aguspurnomosite.blogspot.com

aguspurnomosite.blogspot.com
Berpikir Luas Membuka Cakrawala Kehidupan! Berusaha Memberikan Yang Terbaik Untuk Masa Depan! Katakan "Go Go Go SEMANGAT" !!!

Kamis, 15 November 2012

Menjadi Guru Ideal yang Inovatif


Lembaga pendidikan adalah salah satu harapan bessar bagi negeri ini, agar bisa bangkit dari keterprukan dalam semua aspek kehidupan. Bangsa indonesia yang dilanda krisis sejak 1997 dan sampai sekarang belum mampu keluar dari krisis multidimensional ini membutuhkan lahirnya kader-kader muda andal yang melek ilmu pengetahuan dan teknologi modern.

Dipundak merekalah, kejayaan bangsa ini dipertaruhkan. Namun, kelahiran mereka tidak cukup hanya dinanti, ditunggu dan dibayangkan. Kader-kader muda masa depan tersebut harus direncanakan, diupayakan, dimunculkan dan diperjuangkan dengan usaha maksimal, sistematis, dan terstruktur. Itulah yang selama ini kita kenal secara populer dengan nama sekolah dan pondok pesantren. Kedua lembaga pendidikan ini menjadi tumpuan besar lahirnya kader-kader potensial dimasa depan.

Disamping itu, pendidikan informal dalam keluarga juga berperan penting dalam mendukung keberhasilan lembaga formal dan non formal, khusunya dalam internalisasi iman, takwa dan nilai-nilai moral yang luhur.

Dalam hal ini, guru adalah aktor utama disamping orang tua dan elemen lainnya-kesuksesan pendidikan yang dicanangkan.

Tanpa keterlibatan aktif guru, pendidikan kosong dari materi, esensi dan subtansi. Secanggih apapun kurikulum, visi-misi dan kekuatan finansial, sepanjang gurunya pasif dan stagnan, maka kualitas lembaga pendidikan akan merosot tajam. Sebaliknya, selemah dan sejenak apapun sebuah kurikulum, visi-misi dan kekuatan finansial, jika gurunya inovatif, progresif dan produktif, maka kualitas lembaga pendidikan akan maju pesat. Lebih-lebih jika sistem yang baik ditunjang dengan kualitas guru yang inovatif, maka kualitas lembaga pendidikan semakin dahsyat.

Disinilah letak strategi guru dalam dunia pendidikan. Karena itu, tidak ada pilihan lain guru-guru yang ada harus mampu memosisikan dirinya sebagai guru yang ideal dan inovatif, yakni guru-guru yang mampu menyesuaikan diri denagn tuntunan zaman yang kian maju dan konpetitif, mempunyai kekuatan spritual, intelektual, emosional dan sosial yang tinggi serta kreatif melakukan terobosan dan pembaharuan yang kontinyu dan konsisten.

Fakta yang ada menunjukkan banyak guru dinegeri ini tidak sesuai harapan. Mereka belum mencerminkan diri sebagai guru ideal dan inovatif yang siap mendidik siswa dengan n profesionalisme dan optimisme. Kapasitas intelektual yang rendah, kedisiplinan yang lemah, semangat belajar yang hampir hilang, integritas moral yang menyeleweng dan dedikasi sosial yang rendah adalah sebagai potret buram guru. Hal ini membuat lembaga pendidikan berjalanan stagnan, bahkan terkesan mundur. Terbukti banyak mahasiswa negara lain yang dulu belajar dinegeri ini seperti Malaysia sekarang berbalik. Mahasiswa negara ini justru yang harus belajar dari bekas muridnya. Bukannya negatif, tapi ini menunjukkan bahwa pendidikan di negeri ini mengalami kemunduran dan keterbelakangan, kurang mampu mengantisipasi tantangan masa depan secara akurat, efektif, dan miskin kreatifitas dan inovasi.

Pemerintah sudah berupaya dengan maksimal meningkatkan kompotensi dan kapabilitas intelektual, emosional dan sosial guru dengan program sertifikasi dan stratafikasi S-1 dan D-4, namun hasilnya masih jauh dari harapan. Alih-alih bisa memajukan kualitas para guru, kebijakan ini justru banyak disalahgunakan oleh guru sebagai ajang pembohongan massal yang mencederai integritas moralnya demi mengejar kompensasi materi yang dijanjikan pemerintah. Komersialisasi dan industrialisasi pendidikan marak dimana-mana, asalkan ada uang ijazah dapat dengan muda diperoleh, tidak persoalan apakah ia mengikuti proses pendidikan dan mempunyai kompetensi dalam bidangnya atau tidak. Yang penting gelar,gelar dan gelar, dengan adanya gelar nama menjadi mentereng, harga jual naik drastis dan kompensasi materinya lebih tinggi.

Materi telah membutakan mata hati banyak guru dinegeri ini, sehingga mereka tega menodai esensi pendidikan yang menitikberatkan parameter moral yang agung. Mereka lupa bahwa guru tidak hanya mengajar tapisrkaligus mendidik, mengajar hanya sebatas memeberikan ilmu namun mendidik adalah mentransformasikan pengetahuan sekaligus nilai-niali moral pada anak didik. Proses ini merupakan pekerjaan berat yang membutuhkan keteladanan prima dalam bertutur sapa, sikap, bergaul, belajar dan beraktualisasi di tengah pluralitas dan heterognitas masyarakat.

Dalam konteks ini, tidak ada yang bisa menggugah para guru yang mulia dan agung kecuali diri mereka sendiri. Sebaik apapun sistem, mekanisme, kepemimpinan, sarana prasarana dan fasilitas kalau spirit keilmuan dan kompetensi guru lemah maka tidak akan banyakbermanfaat. Akibatnya agenda melahirkan kader masa depan yang cerdas semakin susah.

Harapan besar masyarakat sangat bergantung kepada bapak/ibu guru yang mulia. Semangat mereka dalam mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intelektulitas, mengasah kapabilitas serta manajamkan kecerdasan emosional, spritual dan fungsi sosialnya yang dinanti oleh jutaan murid, orang tua dan bangsa ini secara keseluruhan. 

Kelebihan dan kekurangan guru adalah dua sisi mata uang logam yang tidak bisa dipisahkan, kelebihan yang ada sangat baik untuk ditingkatkan sehingga menjadi guru yang ideal dan inovatif yang menjunjung tinggi nilai moral, spritual, intelektual, emosional dan sosial. Sementara kelamahan yang ada harus dikurangisedikit demi sedikit sehingga bisa menjadi teladan bagi murid-murid dan lingkungan sosial lainya. 

Menjadi guru ideal dan inovatif yang mengedepankan profesionalisme adalah harapan semua guru dinegeri tercinta ini. Guru yang mampu membimbing dan mendorong anak didiknya sehingga mampu mencapai kualitas bertaraf nasional dan internasional. Peningkatan kualitas dan kompetensi dalam penguasaan materi, metodologi pengajaran dan penguasaan informasi adalah syarat mutlak menggapai cita-cita besar.

Tidak semua guru dinegeri ini mampu melakukan hal ideal, ada banyak kendala, mulai dari ketiadaan biaya, usia yang sudah lanjut, kesibukan dengan alasan lain yang membuat guru tidak mampu memenuhi cita-cita besarnya. Apalagi harus memenuhi persyaratan yang diwajibkan negera dalam hal ini sertifikasi dan stratafikasi S1.

Namun guru-guru muda khususnya, tidak ada alasan yang membuat mereka mundur, melihat dan menuju kebelakang. Sebab masa depan, tantangan dan masa depan sudah ada didepan mata, kalau tidak berani menghadapi tantangan dan mengambil peluang didepan maka orang lain akan mengambilnya, hidup adalah kompotisi. Jadi, barang siapa tidak berani berkompetisi maka secara alamiah, ia akan tersisihkan dan termarginalkan dalam arus perubahan dahsyat diera produktifitas ilmu pengetahuan dan teknologi modern.

Dalam konteks ini, pengembangan kompetensi sesuai dengan bidang keahlian adalah keniscayaan. Satu tujuan banyak cara, artinya tujuan mengembangkan potensi dan kompetensi caranya bermacam-macam. Kalau biaya menjadi kendala sehingga tidak bisa kuliah, maka ada seribu cara lain yang bisa ditempuh untuk meningkatkan kompetensi. Misalnya dengan banyak membaca, menulis, aktif dalam seminar, diskusi, bedah buku, simposium, konferensi, organisasi dan kegiatan ilmiah lainnya.

Jangan mendewakan formalisme dan simbolisme, S1, S2, S3 dan Profesor adalah simbol formal, yang penting bukan simbolnya tapi kedalaman ilmu, luasnya wawasan, produktivitas karya dan hebatnya visi-misi hidup yang dibangun dan dijalaninya, sehingga menjadi inspirasi dan motivasi orang lain.

Semoga para guru dapat tergugah hatinya dalam mendidik murid-murid menjadi kader masa depan bangsa yang memiliki intergritas pribadi yang agung, kapasitas intelektual yang tinggi demi mencerdaskan kehidupan bangsa.

8 Hal Aneh Yang Dilakukan Wanita Saat Jatuh Cinta


Soal cinta, wanita umumnya lebih dipengaruhi oleh sisi emosional ketimbang logika mereka. Maka tidak heran jika terkadang wanita bisa melakukan hal-hal aneh atau jauh dari kebiasaannya ketika sedang jatuh cinta.

Berikut ini delapan hal aneh dan konyol yang bisa dilakukan wanita saat sedang kasmaran, seperti dikutip dari All Women Stalk. Mungkin sebagian dari Anda pernah mengalaminya.

1. Punya Hobi Baru
Tidak sedikit wanita mempunyai hobi baru saat sedang jatuh cinta untuk menarik perhatian sang kekasih atau pria yang ditaksir. Sebagai contoh, si pria idaman sangat senang olahraga atau gym. Dia pun akan berusaha menyukai hobinya untuk membuat sang pria incaran senang. Entah ikut bergabung bersama dia atau hanya sekadar menonton. Bahkan, ada wanita yang mencoba mencintai olahraga yang tidak disukainya.

2. Berani Malu
Wanita bisa lebih percaya diri ketika sedang tergila-gila dengan seseorang. Mereka dapat melakukan apa pun agar pria yang dicintai tidak pergi meninggalkannya. Kepercayaan diri itu muncul saat wanita ingin tampil sempurna di hadapan pasangan atau si dia yang sedang memperhatikan Anda dengan penuh kasih.

3. Lebih Sensual

Saat wanita jatuh hati, dia bisa bersikap sedikit ‘nakal’ untuk menggoda pasangan. Hal ini menjadi ‘bumbu hangat’ dari sebuah hubungan asmara. Wanita ingin tampak sensual di hadapan kekasihnya. Ini merupakan salah satu perubahan wanita ketika sedang tergila-gila dengan seorang pria.

4. Bereksperimen
Wanita akan mudah bereksperimen bila sedang jatuh cinta. Eksperimen di sini adalah melakukan sesuatu yang jarang bahkan belum pernah dilakukannya. Wanita bisa lebih berfantasi ketika perasaannya sedang berbunga-bunga.

5. Suka Memberikan Kejutan
Wanita akan meluapkan ekspresinya ketika mereka mencintai seseorang, seperti datang tiba-tiba ke kantor pasangan untuk membawakannya makan siang atau bolos kerja demi menemani pacar ke suatu acara.

6. Mencoba Berbagai Hal Baru
Hampir sama dengan bereksperimen, wanita yang jatuh cinta biasanya berani mencoba berbagai hal baru bersama pasangannya. Selain hobi, aktivitas lain pun akan dilakukan agar bisa menyenangkan hati si dia. Oleh sebab itu, jangan heran kalau teman wanita Anda berubah karena seorang pria.

7. Lebih Lemah
Wanita yang terlalu tergila-gila dengan kekasihnya akan merasa lebih lemah. Dia bisa menjadi penurut dan takut jika menolak atau membantah perintah sang pujaan hati. Hal itu dilakukan demi kebahagiaan pasangannya. Bahkan, banyak wanita yang rela mengorbankan diri serta perasaannya karena sangat mencintai seseorang.

8. Jadi ‘Pejuang’
Wanita yang sedang mencintai akan mau berkorban demi pasangannya. Mereka mau berbagi kasih, kebahagiaan maupun duka bersama pria pujaannya. Dia pun rela berjuang demi hubungan mereka agar tidak kehilangan sang kekasih.
Reff : www.gaptekupdate.com

Rabu, 14 November 2012

Psikologi Remaja

 
Masa yang paling indah adalah masa remaja.
Masa yang paling menyedihkan adalah masa remaja.
Masa yang paling ingin dikenang adalah masa remaja.
Masa yang paling ingin dilupakan adalah masa remaja. 
Menurut Hurlock (1981) remaja adalah mereka yang berada pada usia 12-18 tahun. Monks, dkk (2000) memberi batasan usia remaja adalah 12-21 tahun. Menurut Stanley Hall (dalam Santrock, 2003) usia remaja berada pada rentang 12-23 tahun. Berdasarkan batasan-batasan yang diberikan para ahli, bisa dilihat bahwa mulainya masa remaja relatif sama, tetapi berakhirnya masa remaja sangat bervariasi. Bahkan ada yang dikenal juga dengan istilah remaja yang diperpanjang, dan remaja yang diperpendek. 

Remaja adalah masa yang penuh dengan permasalahan. Statemen ini sudah dikemukakan jauh pada masa lalu yaitu di awal abad ke-20 oleh Bapak Psikologi Remaja yaitu Stanley Hall. Pendapat Stanley Hall pada saat itu yaitu bahwa masa remaja merupakan masa badai dan tekanan (storm and stress) sampai sekarang masih banyak dikutip orang. 

Menurut Erickson masa remaja adalah masa terjadinya krisis identitas atau pencarian identitas diri. Gagasan Erickson ini dikuatkan oleh James Marcia yang menemukan bahwa ada empat status identitas diri pada remaja yaitu identity diffusion/ confussion, moratorium, foreclosure, dan identity achieved (Santrock, 2003, Papalia, dkk, 2001, Monks, dkk, 2000, Muss, 1988). Karakteristik remaja yang sedang berproses untuk mencari identitas diri ini juga sering menimbulkan masalah pada diri remaja. 

Gunarsa (1989) merangkum beberapa karakteristik remaja yang dapat menimbulkan berbagai permasalahan pada diri remaja, yaitu:
  1. Kecanggungan dalam pergaulan dan kekakuan dalam gerakan.
  2. Ketidakstabilan emosi.
  3. Adanya perasaan kosong akibat perombakan pandangan dan petunjuk hidup.
  4. Adanya sikap menentang dan menantang orang tua.
  5. Pertentangan di dalam dirinya sering menjadi pangkal penyebab pertentangan-pertentang dengan orang tua.
  6. Kegelisahan karena banyak hal diinginkan tetapi remaja tidak sanggup memenuhi semuanya.
  7. Senang bereksperimentasi.
  8. Senang bereksplorasi.
  9. Mempunyai banyak fantasi, khayalan, dan bualan.
  10. Kecenderungan membentuk kelompok dan kecenderungan kegiatan berkelompok. 
Berdasarkan tinjauan teori perkembangan, usia remaja adalah masa saat terjadinya perubahan-perubahan yang cepat, termasuk perubahan fundamental dalam aspek kognitif, emosi, sosial dan pencapaian (Fagan, 2006). Sebagian remaja mampu mengatasi transisi ini dengan baik, namun beberapa remaja bisa jadi mengalami penurunan pada kondisi psikis, fisiologis, dan sosial. Beberapa permasalahan remaja yang muncul biasanya banyak berhubungan dengan karakteristik yang ada pada diri remaja. Berikut ini dirangkum beberapa permasalahan utama yang dialami oleh remaja.

Permasalahan Fisik dan Kesehatan

Permasalahan akibat perubahan fisik banyak dirasakan oleh remaja awal ketika mereka mengalami pubertas. Pada remaja yang sudah selesai masa pubertasnya (remaja tengah dan akhir) permasalahan fisik yang terjadi berhubungan dengan ketidakpuasan/ keprihatinan mereka terhadap keadaan fisik yang dimiliki yang biasanya tidak sesuai dengan fisik ideal yang diinginkan. Mereka juga sering membandingkan fisiknya dengan fisik orang lain ataupun idola-idola mereka. Permasalahan fisik ini sering mengakibatkan mereka kurang percaya diri. Levine & Smolak (2002) menyatakan bahwa 40-70% remaja perempuan merasakan
ketidak-puasan pada dua atau lebih dari bagian tubuhnya, khususnya pada bagian pinggul, pantat, perut dan paha. Dalam sebuah penelitian survey pun ditemukan hampir 80% remaja ini mengalami ketidakpuasan dengan kondisi fisiknya (Kostanski & Gullone, 1998).  

Ketidakpuasan akan diri ini sangat erat kaitannya dengan distres emosi, pikiran yang berlebihan tentang penampilan, depresi, rendahnya harga diri, onset merokok, dan perilaku makan yang maladaptiv (& Shaw, 2003; Stice & Whitenton, 2002). Lebih lanjut, ketidakpuasan akan body image ini dapat sebagai pertanda awal munculnya gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia (Polivy & Herman, 1999; Thompson et al). 

Dalam masalah kesehatan tidak banyak remaja yang mengalami sakit kronis. Problem yang banyak terjadi adalah kurang tidur, gangguan makan, maupun penggunaan obat-obatan terlarang. Beberapa kecelakaan, bahkan kematian pada remaja penyebab terbesar adalah karakteristik mereka yang suka bereksperimentasi dan berskplorasi.

Permasalahan Alkohol dan Obat-Obatan Terlarang

Penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang akhir-akhir ini sudah sangat memprihatinkan. Walaupun usaha untuk menghentikan sudah digalakkan tetapi kasus-kasus penggunaan narkoba ini sepertinya tidak berkurang. Ada kekhasan mengapa remaja menggunakan narkoba/ napza yang kemungkinan alasan mereka menggunakan berbeda dengan alasan yang terjadi pada orang dewasa. Santrock (2003) menemukan beberapa alasan mengapa remaja mengkonsumsi narkoba yaitu karena ingin tahu, untuk meningkatkan rasa percaya diri, solidaritas, adaptasi dengan lingkungan, maupun untuk kompensasi.
  • Pengaruh sosial dan interpersonal: termasuk kurangnya kehangatan dari orang tua, supervisi, kontrol dan dorongan. Penilaian negatif dari orang tua, ketegangan di rumah, perceraian dan perpisahan orang tua.
  • Pengaruh budaya dan tata krama: memandang penggunaan alkohol dan obat-obatan sebagai simbol penolakan atas standar konvensional, berorientasi pada tujuan jangka pendek dan kepuasan hedonis, dll.
  • Pengaruh interpersonal: termasuk kepribadian yang temperamental, agresif, orang yang memiliki lokus kontrol eksternal, rendahnya harga diri, kemampuan koping yang buruk, dll.
  • Cinta dan Hubungan Heteroseksual
  • Permasalahan Seksual
  • Hubungan Remaja dengan Kedua Orang Tua
  • Permasalahan Moral, Nilai, dan Agama
Lain halnya dengan pendapat Smith & Anderson (dalam Fagan,2006), menurutnya kebanyakan remaja melakukan perilaku berisiko dianggap sebagai bagian dari proses perkembangan yang normal. Perilaku berisiko yang paling sering dilakukan oleh remaja adalah penggunaan rokok, alkohol dan narkoba (Rey, 2002). Tiga jenis pengaruh yang memungkinkan munculnya penggunaan alkohol dan narkoba pada remaja: 

Salah satu akibat dari berfungsinya hormon gonadotrofik yang diproduksi oleh kelenjar hypothalamus adalah munculnya perasaan saling tertarik antara remaja pria dan wanita. Perasaan tertarik ini bisa meningkat pada perasaan yang lebih tinggi yaitu cinta romantis (romantic love) yaitu luapan hasrat kepada seseorang atau orang yang sering menyebutnya “jatuh cinta”. 

Santrock (2003) mengatakan bahwa cinta romatis menandai kehidupan percintaan para remaja dan juga merupakan hal yang penting bagi para siswa. Cinta romantis meliputi sekumpulan emosi yang saling bercampur seperti rasa takut, marah, hasrat seksual, kesenangan dan rasa cemburu. Tidak semua emosi ini positif. Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh Bercheid & Fei ditemukan bahwa cinta romantis merupakan salah satu penyebab seseorang mengalami depresi dibandingkan dengan permasalahan dengan teman. 

Tipe cinta yang lain adalah cinta kasih sayang (affectionate love) atau yang sering disebut cinta kebersamaan yaitu saat muncul keinginan individu untuk memiliki individu lain secara dekat dan mendalam, dan memberikan kasih sayang untuk orang tersebut. Cinta kasih sayang ini lebih menandai masa percintaan orang dewasa daripada percintaan remaja. 

Dengan telah matangnya organ-organ seksual pada remaja maka akan mengakibatkan munculnya dorongan-dorongan seksual. Problem tentang seksual pada remaja adalah berkisar masalah bagaimana mengendalikan dorongan seksual, konflik antara mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan, adanya “ketidaknormalan” yang dialaminya berkaitan dengan organ-organ reproduksinya, pelecehan seksual, homoseksual, kehamilan dan aborsi, dan sebagainya (Santrock, 2003, Hurlock, 1991). 

Diantara perubahan-perubahan yang terjadi pada masa remaja yang dapat mempengaruhi hubungan orang tua dengan remaja adalah : pubertas, penalaran logis yang berkembang, pemikiran idealis yang meningkat, harapan yang tidak tercapai, perubahan di sekolah, teman sebaya, persahabatan, pacaran, dan pergaulan menuju kebebasan. 

Beberapa konflik yang biasa terjadi antara remaja dengan orang tua hanya berkisar masalah kehidupan sehari-hari seperti jam pulang ke rumah, cara berpakaian, merapikan kamar tidur. Konflik-konflik seperti ini jarang menimbulkan dilema utama dibandingkan dengan penggunaan obat-obatan terlarang maupun kenakalan remaja. 

Beberapa remaja juga mengeluhkan cara-cara orang tua memperlakukan mereka yang otoriter, atau sikap-sikap orang tua yang terlalu kaku atau tidak memahami kepentingan remaja. 

Akhir-akhir ini banyak orang tua maupun pendidik yang merasa khawatir bahwa anak-anak mereka terutama remaja mengalami degradasi moral. Sementara remaja sendiri juga sering dihadapkan pada dilema-dilema moral sehingga remaja merasa bingung terhadap keputusan-keputusan moral yang harus diambilnya. Walaupun di dalam keluarga mereka sudah ditanamkan nilai-nilai, tetapi remaja akan merasa bingung ketika menghadapi kenyataan ternyata nilai-nilai tersebut sangat berbeda dengan nilai-nilai yang dihadapi bersama teman-temannya maupun di lingkungan yang berbeda. 

Pengawasan terhadap tingkah laku oleh orang dewasa sudah sulit dilakukan terhadap remaja karena lingkungan remaja sudah sangat luas. Pengasahan terhadap hati nurani sebagai pengendali internal perilaku remaja menjadi sangat penting agar remaja bisa mengendalikan perilakunya sendiri ketika tidak ada orang tua maupun guru dan segera menyadari serta memperbaiki diri ketika dia berbuat salah. 

Dari beberapa bukti dan fakta tentang remaja, karakteristik dan permasalahan yang menyertainya, semoga dapat menjadi wacana bagi orang tua untuk lebih memahami karakteristik anak remaja mereka dan perubahan perilaku mereka. Perilaku mereka kini tentunya berbeda dari masa kanak-kanak. Hal ini terkadang yang menjadi stressor tersendiri bagi orang tua. Oleh karenanya, butuh tenaga dan kesabaran ekstra untuk benar-benar mempersiapkan remaja kita kelak menghadapi masa dewasanya. 

Berbagai Sumber

Selasa, 13 November 2012

KUMPULAN SOAL ULANGAN HARIAN MATEMATIKA SMP KELAS IX

Untuk rekan-rekan Guru Matematika pengajar SMP Kelas IX, dibawah ini saya sediakan kumpulan Soal-soal Tes Formatif sebagai alat uji untuk mengukur keberhasilan siswa-siswa Anda dalam setiap bab selama 1 tahun.

Untuk anak-anak SMP Kelas IX, soal-soal ini dapat dijadikan latihan untuk menguasai pokok bahasan yang sedang dibahas oleh guru kalian. Gunakan sebagai bahan latihan, agar kalian benar-benar memahami konsep yang sedang dipelajari. Semoga bermamfaat!

Jangan lupa, kritik dan sarannya, terima kasih!

Silakan unduh beberapa soal dibawah ini sebagai uji komptensi siswa, dalam menghadapi Ulangan Harian, Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester.

Contoh Soal UN BAHASA INGGRIS SMP dan Pembahasannya Secara Efektif


Untuk anak-anak SMP Kelas IX yang akan segera menghadapi UN, disini saya sediakan Contoh Soal UN BAHASA INGGRIS SMP dan Pembahasannya Secara Efektif,pelajari dengan seksama, sehingga kalian tidak akan terkejut lagi dengan tipe dan bobot soal UN Bahasa Inggris yang nantinya akan kalian hadapi. Semoga bermamfaat! 

Download :  4shared atau Mediafire

Tes Formatif "Kemagnetan"



Tes Formatif digunakan untuk mengetahui sampai sejauh mana keberhasilan Proses Belajar Mengajar (PBM) dalam suatu Pokok Bahasan oleh Guru Pengajar. Untuk Siswa dapat djadikan acuan keberhasilan dalam mengusai konsep yang telah diajarkan berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).

Kepada rekan-rekan guru Fisika di SMP, ini saya berikan Soal Tes Formatif yang sudah saya susun sedemikian rupa sehingga cocok digunakan sebagai Soal Uji Kemampuan untuk anak-anak didik Anda, yang mungkin berguna untuk menguji keberhasilan siswa-siswa Anda. Silahkan download pada link yang saya sediakan dibawah ini. Semoga bermamfaat. Tolong berikan masukkan untuk perbaikan selanjutnya. Salam Fisika!

Soal Tes Formatif untuk anak SMP Kelas IX pada Semester GENAP.

Download :  4shared atau Mediafire

Senin, 12 November 2012

Tes Formatif "Tata Surya"



Tes Formatif digunakan untuk mengetahui sampai sejauh mana keberhasilan Proses Belajar Mengajar (PBM) dalam suatu Pokok Bahasan oleh Guru Pengajar. Untuk Siswa dapat djadikan acuan keberhasilan dalam mengusai konsep yang telah diajarkan berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).

Kepada rekan-rekan guru Fisika di SMP, ini saya berikan Soal Tes Formatif yang sudah saya susun sedemikian rupa sehingga cocok digunakan sebagai Soal Uji Kemampuan untuk anak-anak didik Anda, yang mungkin berguna untuk menguji keberhasilan siswa-siswa Anda. Silahkan download pada link yang saya sediakan dibawah ini. Semoga bermamfaat. Tolong berikan masukkan untuk perbaikan selanjutnya. Salam Fisika!

Soal Tes Formatif untuk anak SMP Kelas IX pada Semester GENAP.

Download :  4shared atau Mediafire

Tes Formatif "Induksi Elektromagnetik"



Tes Formatif digunakan untuk mengetahui sampai sejauh mana keberhasilan Proses Belajar Mengajar (PBM) dalam suatu Pokok Bahasan oleh Guru Pengajar. Untuk Siswa dapat djadikan acuan keberhasilan dalam mengusai konsep yang telah diajarkan berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).

Kepada rekan-rekan guru Fisika di SMP, ini saya berikan Soal Tes Formatif yang sudah saya susun sedemikian rupa sehingga cocok digunakan sebagai Soal Uji Kemampuan untuk anak-anak didik Anda, yang mungkin berguna untuk menguji keberhasilan siswa-siswa Anda. Silahkan download pada link yang saya sediakan dibawah ini. Semoga bermamfaat. Tolong berikan masukkan untuk perbaikan selanjutnya. Salam Fisika!

Soal Tes Formatif untuk anak SMP Kelas IX pada Semester GENAP.

Download :  4shared atau Mediafire

4 Paket Prediksi Persiapan UN IPA SMP Tahun 2013


Untuk anak-anak SMP kelas IX yang sebentar lagi akan menghadapi Ujian nasional (UN) tahun 2013, disini saya sediakan 4 Paket Persiapan prediksi UN IPA SMP yang soalnya hampir mirip dengan soal UN berdasarkan urutan atau bobot soalnya. Silahkan download, pelajari, pahami, kuasailah dengan baik, maka kalian akan mampu nantinya mengerjakan soal UN IPA pada tahun 2013 dengan baik. Jika kalian temui kesulitan, silahkan tanyakan pada guru IPA kalian. Semoga bermamfaat. tetap Semangat dan Optimis terus anak-anak. Sukses untuk kalian.

Silahkan Download pada link yang saya sediakan dibawah ini : 
1. Paket Prediksi I Persiapan UN IPA SMP Tahun 2013 4shared, atau Mediafire
2. Paket Prediksi II Persiapan UN IPA SMP Tahun 2013 4shared, atau Mediafire
3. Paket Prediksi III Persiapan UN IPA SMP Tahun 2013 4shared, atau Mediafire
4. Paket Prediksi IV Persiapan UN IPA SMP Tahun 2013 4shared, atau Mediafire

SIFAT ASAM, BASA DAN GARAM

Kali ini kita akan membahas Sifat Asam, basa dan garam, pokok pembahasan ini terdapat pada kelas 7 semester 1. Sebenarnya materi ini lebih cocok masuk dalam kategori kimia dasar, akan tetapi kebanyakan sekolah tingkat SMP hanya membagi materi IPA dalam dua bidang studi, yaitu Fisika dan Biologi. Dan jika ditinjau dari kedua bidang ini, maka materi sifat asam, basa dan garam lebih cocok masuk dalam bidang fisika. 

1. Asam
Buah-buahan yang masih muda pada umumnya berasa masam. Sebenarnya rasa masam dalam buah-buahan tersebut disebabkan karena zat kimia yang terkandung di dalamnya yang biasa disebut asam. Secara kimia, asam adalah zat yang dalam air dapat menghasilkan ion hidrogen (H+). Asam akan terionisasi menjadi ion hidrogen dan ion sisa asam yang bermuatan negatif. Beberapa asam yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti ditunjukkan dalam tabel 2.1 berikut ini.

Tabel 2.1 Beberapa asam yang dikenal
No.
 Nama asam
Terdapat dalam
1. 
Asam asetat
Larutan cuka
2.
Asam askorbat
 Jeruk, tomat, sayuran
3. 
Asam sitrat
Jeruk
4.
Asan karbonat
 Larutan pencuci mata
5.
Asan karbonat
 Minuman berkarbonasi
6.
Asam klorida
 Asam lambung, obat tetes mata
7. 
Asam nitrat
Pupuk, peledak ( TNT )
8. 
Asam fosfat
Deterjen, pupuk
9.
Asam sulfat
Baterai mobil, pupuk
10.
Asam tatrat
Anggur
11.
Asam malat
Apel
12.
Asam formiat
Sengatan lebah
13.
Asam laktat
Keju
14.
Asam benzoat
Bahan pengawet makanan


2. Basa
Basa adalah zat yang dalam air dapat menghasilkan ion hidroksida (OH–). Ion hidroksida terbentuk karena senyawa hidroksida dapat mengikat satu elektron pada saat dimasukkan ke dalam air. Basa dapat menetralisir asam (H+) sehingga dihasilkan air (H2O). Sabun merupakan salah satu zat yang bersifat basa. Perhatikan tabel 2.2 berikut ini!



Tabel 2.2 Beberapa basa yang dikenal

No.
Nama basa
Terdapat dalam
1
Aluminium hidroksida
Deodoran, antasid
2
Kalsium hidroksida
Mortar dan plester
3
Magnesium hidroksida
Obat urus-urus, antasid
4
Natrium hidroksida
Bahan sabun
Sifat asam berbeda dengan sifat basa suatu zat. Perbedaan sifat asam dan basa dapat kamu lihat pada tabel 2.3 berikut ini.  
Tabel 2.3 Perbedaan sifat asam dan sifat basa
No.
Asam
Basa
1
Senyawa asam bersifat korosif.
Senyawa Basa bersifat merusak kulit (kaustik )
2
Sebagian besar reaksi dengan logam menghasilkan H2 Senyawa asam memiliki rasa asam.
Terasa licin di tangan, seperti sabun.
3
Dapat mengubah warna zat yang dimiliki oleh
Senyawa Basa terasa pahit.
4
zat lain (dapat dijadikan indikator asam atau basa).
Dapat mengubah warna zat lain. (warna yang dihasilkan berbeda dengan asam).
5
Menghasilkan ion H+ dalam air.
Menghasilkan ion OH- dalam air.


3. Garam

Garam adalah senyawa yang terbentuk dari reaksi asam dan basa. Terdapat beberapa contoh garam, antara lain: NaCl, CaCl2, ZnSO4, NaNO2, dan lain-lain. Dalam kehidupan sehari–hari tentu kamu tidak asing dengan garam. Contoh garam adalah garam dapur (NaCl) yang biasa digunakan untuk keperluan memasak. Tahukah kamu dari mana garam dapur tersebut diperoleh? Garam dapur dapat diperoleh dari air laut. Petani garam membuatnya dengan cara penguapan dan kristalisasi. Garam yang diperoleh kemudian diproses iodisasi (garam kalium, KI) sehingga diperoleh garam beriodium. Garam dapur juga dapat diperoleh dengan cara mencampur zat asam dan basa. Mengapa demikian? Asam bereaksi dengan basa membentuk zat netral dan tidak bersifat asam maupun basa. Reaksi antara asam dan basa dinamakan reaksi netralisasi. Sebagai contoh asam klorida bereaksi dengan natrium hidroksida (soda api) akan membentuk garam dapur dan air. Jika dengan menggunakan proses penguapan, maka air akan menguap dan tersisa endapan garam dapur saja.  

 HCl + NaOH → NaCl + H2O
Asam Basa Garam dapur + Air   

Reaksi kimia yang dapat menghasilkan garam, antara lain:
• Asam + basa menghasilkan garam + air
• Basa + oksida asam menghasilkan garam + air
• Asam + oksida basa menghasilkan garam + air
• Oksida asam + oksida basa menghasilkan garam
• Logam + asam menghasilkan garam + H2  

Tabel 2.4 Beberapa garam yang dikenal
No.
Nama garam
Rumus
Nama Dagang
Manfaat
1
Natrium klorida
NaCl
Garam dapur
Penambah rasa makan
2
Natrium bikarbonat
NaHCO3
Baking soda
Pengembang kue
3
Kalsium karbonat
CaCO3
Kalsit
Cat tembok dan bahan karet
4
Kalium nitrat
KNO3
Saltpeter
Pupuk, bahan peledak
5
Kalium karbonat
K2CO3
Potash
Sabun dan kaca
6
Natrium fosfat
Na3PO4
TSP
Deterjen
7
Amonium klorida
NH4Cl
Salmiak
Baterai kering

Reaksi penetralan berguna bagi manusia, antara lain produksi asam lambung (HCl) yang berlebihan dapat dinetralkan dengan menggunakan senyawa basa Mg(OH)2. Para petani menggunakan reaksi penetralan agar tanah yang terlalu asam dan tidak baik bagi tanaman dapat menjadi netral dengan menambahkan senyawa basa Ca(OH)2 atau air kapur. Pasta gigi mengandung basa berfungsi untuk menetralkan mulut kita dari asam, yang dapat merusak gigi dan menimbulkan bau mulut.