aguspurnomosite.blogspot.com

aguspurnomosite.blogspot.com
Berpikir Luas Membuka Cakrawala Kehidupan! Berusaha Memberikan Yang Terbaik Untuk Masa Depan! Katakan "Go Go Go SEMANGAT" !!!

Kamis, 15 November 2012

Materi Biologi Audio MP3

Siswa yang bertipe auditori mengandalkan kesuksesan belajarnya melalui telinga ( alat pendengarannya ), untuk itu maka guru sebaiknya harus memperhatikan siswanya hingga ke alat pendengarannya. Anak yang mempunyai gaya belajar auditori dapat belajar lebih cepat dengan menggunakan diskusi verbal dan mendengarkan apa yang guru katakan. Anak auditori dapat mencerna makna yang disampaikan melalui tone suara, pitch (tinggi rendahnya), kecepatan berbicara dan hal-hal auditori lainnya. 

Informasi tertulis terkadang mempunyai makna yang minim bagi anak auditori mendengarkannya. Anak-anak seperti ini biasanya dapat menghafal lebih cepat dengan membaca teks dengan keras dan mendengarkan kaset. Oleh karena itu, saya sediakan media pembelajaran Biologi dalam format mp3, yang dibuat oleh Sony Sugema College, salah satu Bimbingan Belajar terbesar di negara ini. 

Silahkan di Download DENGAN MENGKLIK tautan dibawah ini, semoga bermamfaat bagi kalian.

1. Struktur dan fungsi sel.mp3
Sumber : biologipedia.blogspot.com

100 Fakta Unik Biologi

 
  1. Sekitar 14% pecandu yang menggunakan jarum suntik, positif HIV.
  2. Kalimat yang bisa dibaca sama dari depan dan belakang (racecar, kayak, tamat) disebut “palindrome” .
  3. Siput bisa tidur selama 3 tahun
  4. Diatas khatulistiwa melintas sekitar 200 satelit asing, termasuk satelit mata-mata
  5. Orang di Cina lebih banyak yang berbahasa Inggris dari pada orang di Amerika
  6. Karena pengaruh rotasi bumi, kalau kita melempar kearah barat, lemparan kita akan lebih jauh jatuhnya dari pada kearah timur
  7. Satu dari 9000 orang menderita albino
  8. Kursi listrik ditemukan oleh seorang dokter gigi
  9. Kita berulang tahun bersama 9 juta orang dari seluruh dunia
  10. Setiap manusia dalam hidupnya rata-rata habis untuk menunggu dilampu merah selama 2 minggu
  11. Botol aqua dan tempat makan plastik baru bisa terurai dengan sempurna dalam tanah setelah 50.000 tahun
  12. Kucing bisa membuat lebih dari 100 bunyi vokal, anjing hanya bisa sekitar 10
  13. Gigi berang-berang tak pernah berhenti tumbuh
  14. Kelelawar adalah satu-satunya mamalia yang bisa terbang
  15. Jika boneka Barbie adalah manusia, ukurannya adalah 39-23-33 (99-58,5-84 cm). Tingginya sekitar 215 cm dan punya leher 2kali lebih panjang daripada manusia normal
  16. Tikus beranakpinak sangat cepat dan dalam waktu 18 bulan, dua tikus dapat memiliki lebih dari 1 juta keturunan.
  17. Memakai Headphone selama 1 jam dapat mengembangbiakan bakteri dalam kuping 700 kali lebih cepat.
  18. Seekor Babon bernama ‘Jackie’ menjadi prajurit resmi dalam angkatan bersenjata Afrika Selatan pada Perang Dunia I
  19. Bibliophile adalah sebutan untuk kolektor buku-buku langka. Bibliopole adalah penjual buku-buku langka
  20. Jantung ikan paus biru berdenyut 9 kali dalam semenit
  21. Arabic numerals bukan berasal dari Arab, tapi diciptakan di India.
  22. Kupu-kupu melihat dengan 12000 mata
  23. Bulan February tahun 1865 adalah satu-satunya bulan dalam catatan sejarah yang tidak sempat mengalami bulan purnama.
  24. Ayam yang sudah terpenggal lehernya masih mampu lari sepanjang lapangan bola sebelum benar-benar mati.
  25. Kecoak bisa hidup 9 hari tanpa kepala, dan akan mati karena kelaparan
  26. Di Bumi, satu tahun adalah 365 hari. Di planet Merkurius satu tahun adalah 2 hari
  27. Umur dari capung adalah 24 jam
  28. Pada Usia 3 bulan janin manusia mulai terbentuk sidik jari.
  29. Butuh waktu 6 bulan untuk kuku kaki tumbuh dari bawah paling bawah sampai ujung kuku.
  30. Daya ingat ikan hanya 3 detik
  31. Bulan purnama 9 kali tebih terang daripada bulan setengah.
  32. Untuk setiap patung memorial orang diatas kuda, jika 2 kaki depan kuda mengangkat, maka orang tersebut tewas dalam pertempuran, jika satu kaki kuda yang terangkat, maka orang tersebut meninggal karena luka dalam pertempuran, jika 4 kakinya menginjak tanah, orang tersebut meninggal secara normal.
  33. Beruang dewasa dapat lari secepat kuda
  34. Tulang kuda lebih banyak 18 buah dari tulang manusia
  35. Ubur-ubur terdiri dari 95% air
  36. Kulit Zebra adalah putih yang bergaris hitam
  37. Kecuali manusia dan monyet, semua mamalia buta warna
  38. Biji apel mengandung sianida
  39. Tikus dan kuda tidak bisa muntah
  40. Penguin adalah burung yang tidak bisa terbang tapi bisa berenang.
  41. Astronot dilarang mengkonsumsi kacang sebelum menjelajah ruang angkasa karena jika buang angin dalam baju khusus astronot dapat membahayakan mereka.
  42. Winston Churchill lahir di toilet wanita saat acara dansa
  43. Sebelum ada pesawat jet, Jetlag disebut Boatlag
  44. Kucing berkeringat melalui telapak kakinya (terutama saat mendengar gonggongan anjing)
  45. Kucing tidak bisa merasakan rasa manis
  46. Coklat meleleh dalam mulut karena titik lelehnya adalah 35 derajat celcius
  47. Dalam perang dahulu, orang yang buta warna dibutuhkan dalam tim pendeteksi kamuflase di militer
  48. Sapi tidak punya gigi atas
  49. Hedenophobic berarti takut akan kesenangan.
  50. Pendeta Mesir kuno mencabuti setiap helai rambut dan bulu dari badan mereka.
  51. Buaya tidak bisa menjulurkan lidah.
  52. Kentut sapi termasuk penyebab utama global warming
  53. Semut selalu jatuh miring ke kanan jika diberi racun serangga
  54. Kucing rumah benci bau lemon dan semua yang berbau sitrus
  55. Donal Bebek dilarang beredar di Finlandia karena Donal tidak pakai celana
  56. Nama asli Donal bebek adalah Donald Flauntleroy Duck
  57. Indra perasa kupu-kupu ada dikakinya
  58. Dry Ice tidak meleleh, tapi menguap
  59. Mata burung unta lebih besar dari otaknya
  60. Bintang laut tidak memiliki otak
  61. Tiap manusia memiliki telinga yang berbeda
  62. Telur segar tenggelam diair, telur yang kadaluarsa akan mengambang
  63. 80% dari seluruh binatang di dunia adalah serangga
  64. Kacang adalah salah satu bahan untuk membuat dinamit
  65. Ratu Elizabeth I menderita Anthophobia (takut akan mawar)
  66. RSVP adalah Respondez s’il Vous Plait (bahasa Prancis) yang artinya ‘mohon jawaban’
  67. Mata manusia yang sehat (tidak buta warna) dapat menbedakan 500 jenis warna abu-abu.
  68. Ikan mas yang bunting disebut ‘twit’.
  69. Eropa adalah benua tanpa padang pasir
  70. Lalat meloncat mundur saat akan terbang
  71. Seekor kucing memiliki 32 otot pada tiap telinganya
  72. Lebah madu dapat terbang dengan kecepatan 15 mil per jam
  73. Macan mempunyai kulit yang belang,bukan hanya bulu yang belang.
  74. “jiffy” adalah nama ilmiah dari 1/1000 detik.
  75. Hanya 3 malaikat, Gabriel, Michael dan Lucifer yang disebut dalam injil
  76. Kambing mempunya pupil mata segi empat
  77. Novel pertama yang menggunakan mesin ketik adalah Tom Sawyer
  78. Hamster sangat suka makan jangkrik
  79. Pematik ditemukan sebelum korek api
  80. Rata-rata dalam setiap batang permen coklat terdapat serangga yang meleleh bersamanya.
  81. Tanduk badak terbuat dari rambutnya yang mengeras
  82. Perang paling singkat dalam sejarah adalah perang Zanzibar and England tahun 1896. Zanzibar menyerah setelah 38 menit.
  83. Kutu rambut sebenarnya lebih suka hidup di kulit kepala yang bersih dari pada yang kotor
  84. Kulit beruang kutub sebenarnya hitam. Bulunya berwarna bening, dan tampak putih di salju.
  85. Elvis mempunyai saudara kembar bernama Garon, yang meninggal saat lahir, maka nama tengah Elvis adalah Aron, untuk menghormati saudaranya.
  86. Landak punya sidik jari yang mirip manusia.
  87. Kuda Nil kentut lewat mulut.
  88. Shakespeare yang menemukan kata “assassination” dan “bump.”
  89. Mahluk yang bisa tersipu-sipu hanya manusia
  90. Jika kita memelihara ikan mas dalam ruangan yang gelap, warnanya akan berubah putih.
  91. Wanita berkedip dua kali lebih banyak dari pria.
  92. Nama Jeep (jip) diampil dari singkatan “GP”, bahasa militer untuk General Purpose.
  93. Orang yang menggunakan tangan kanan, kira-kira, 9 tahun lebih panjang umur dari orang kidal
  94. Jika semua emas dalam laut ditambang, setiap manusia didunia bisa mendapat emas 20 kg.
  95. Jika lever manusia berhenti bekerja, manusia akan mati dalam 8 samapai 24 jam
  96. Seorang “quidnunc” adalah sebutan untuk orang yang selalu ingin tahu gosip terbaru.
  97. Jika matahari tiba-tiba padam, butuh 8 menit bagi manusia untuk menyadarinya.
  98. Leonardo Da Vinci yang menemukan gunting, helikopter, dan banyak alat lainnya.
  99. Dalam 4000 tahun, tidak ada jenis binatang peliharaan baru.
  100. 25% dari tulang manusia ada di kaki.

Catatan Hati Seorang Muridku


Lembayung senja kembali menyapa, membuat pipiku kembali merona. Aku selalu jatuh cinta jika melihat kilau keemasan nya, mengingatkanku pada sesosok lelaki yang perlahan merubah jalan hidupku, mewarnai hariku, dan bahkan membuatku cemburu dengan anugerah Tuhan yang ada pada dirinya. Yah..Siluet senja kali ini kembali mengaburkan langkah sosok tegap yang bayangannya selalu hilang ditelan titik bias. Lelaki itu, yang selalu aku tunggu kehadirannya, hingga ia berlalu dan tak nampak lagi di bola mata ku. Sosok tegap yang selalu hadir ketika senja tiba, melintasi alam pikiranku lalu terbang menuju nirwana. Ah..entah untuk yang keberapa kali nya aku hanya berani menatap wajahnya, tanpa pernah menyapa sang lelaki senja.

Kegilaan ini dimulai ketika aku mencoba membuka kotak pandora yang selama ini aku simpan rapat-rapat dalam diam. Kau yang memulai menyapa dan perlahan merayap masuk mengetuk pintu hatiku yang entah dimana kusimpan kuncinya. Masih terbayang dibenakku ketika pertamakalinya kau menyebut namaku dengan fasih, ada sebersit rasa bahagia ketika kau menyebut namaku dengan benar. Ah tuan, dari awal kita berjumpa aku tau engkau mampu menemukan kunci hatiku. Sayangnya, engkau kembali berlalu dan menghilang setelah pertemuan pertama kita. Tuan, sadarkah engkau jika aku setiap hari menanti senja hanya untuk kembali menatap wajahmu?. Aku kembali terhuyung menatap lembayung senja yang kini perlahan pudar ditelan kegelapan.

Apalah artinya sebuah rasa dari seorang perempuan biasa yang bahkan menyebut namanya sendiri pun hampir tak kuasa menahan rasa malu. Aku hanya budak teori, yang setiap harinya dipaksa memahami teori hasil pemikiran oranglain, yang bahkan aku tak pernah mengerti mengapa ada orang iseng yang memikirkan teori semacam itu. Yah..aku hanya murid biasa, tak seperti dirimu yang selalu mengusung kebenaran. Entah..kebenaran macam apa yang kau cari, yang aku tahu, engkau adalah lelaki senjaku, guru terbaikku.


Jika berbicara mengenai kebenaran wahai lelaki senjaku, aku tahu engkau lebih fasih dalam mendefinisikan kebenaran. Entahlah, aku hanya masih heran dengan segala yang ada pada dirimu, kebenaran yang hakiki terus kau kejar, tapi kebenaran dalam hatimu, masih kau simpan rapat-rapat, tanpa berani kau sentuh. Aku selalu tersenyum, acapkali melihat kau terhenyak akan ulah kebenaran kecil di hatimu. Si kecil yang sederhana, namun berhasil membuatmu kebakaran jenggot, layaknya pejabat yang tertangkap basah sedang berselingkuh dengan asisten pribadinya. 

  
Lelaki senjaku, dalam hidupmu yang penuh dengan intrik, aku memang hanya setitik debu yang beruntung dapat mengiringi setiap langkahmu, entah itu kau sadari atau tidak. Setia disampingmu kapanpun engkau lelah, menjadi peredam di hatimu kapanpun amarahmu meledak. Ah..sungguh lelaki senjaku, aku bahagia walaupun hanya menjadi setitik debu. Aku bisa menangis sejadi-jadinya ketika kau abaikan, tanpa harus takut engkau ketahui. Aku bisa marah karena cemburu melihatmu bercengkrama dengan keturunan hawa lainnya, tanpa takut kau akan melihat amarahku. Aku bisa tertawa sepuas-puasnya ketika melihat engkau bahagia tanpa perlu khawatir engkau akan mendengar tawaku. 

Kau tahu, wahai lelaki senjaku, tanpa kau sadari kau memberiku banyak jawaban akan pertanyaan yang selama ini menggantung dalam benakku, merubah jalan hidupku yang awalnya bingung hendak dibawa kemana langkah ini. Terimakasih lelaki senjaku, kau seperti mata air inspirasiku, tak pernah kering dan tak akan lekang oleh waktu. Idealisme mu, pemikiranmu, dan bahkan sejuta gagasanmu membuatku merasa hidup untuk yang kedua kalinya. Yah..aku sungguh telah jatuh ke dalam lubang hitam yang tak berdasar yang lantas membuatku hidup diantara dua dunia. Kau membawa kembali kunci yang selama ini hampir aku lupakan. 

Lelaki senjaku, seiring menghilangnya sang lembayung, saat itulah harapanku tentangmu akan sirna. Aku hanya tinggal menunggu senja kembali hadir untuk menjemput harapan yang nantinya akan hilang kembali. Asal kau tahu lelaki senjaku, aku tidak akan pernah bosan menunggu senja kembali datang, hingga Tuhan bosan menciptakan senja.

Engkau akan selalu menjadi lelaki senjaku, guru terbaikku!

KAPITALISME dan LUNTURNYA NASIONALISME BANGSA

 
Kapitalisme adalah bentuk penjajahan baru dengan bingkai kebebasan. Bola liar kapitalis yang selama beberapa dekade ini menguasai Indonesia, tidak hanya menyerang sektor ekonomi saja. Akan tetapi, sistem kapitalis juga menyerang hal yang vital dari bangsa kita, yaitu rasa Nasionalisme. Sistem Kapitalis yang lebih berorientasi kepada materi, lambat laun mengakibatkan lunturnya rasa Nasionalisme bangsa. Bingkai Nasionalisme yang seharusnya mengedepankan kepentingan bangsa, dengan mudahnya luntur tergerus arus kapitalis. 

Konsep Kapitalisme

Heilbroner (1991) secara dinamis menyebut kapitalisme sebagai formasi sosial yang memiliki hakekat tertentu dan logika yang historis-unik. Logika formasi sosial yang dimaksud mengacu pada gerakan-gerakan dan perubahan-perubahan dalam proses-proses kehidupan dan konfigurasi-konfigurasi kelembagaan dari suatu masyarakat. Dalam Legitimation Crisis (1988), Habermas menyebut kapitalisme sebagai salah satu empat formasi sosial (primitif, tradisional, kapitalisme, post-kapitalisme).

Dalam paham kapitalisme, ada tiga faktor produksi yang sangat penting untuk dikuasai yaitu Tanah, Mesin dan peralatan, serta tenaga kerja (buruh). Umumnya buruh tidak memiliki modal, selain tenaga kerja. Maka tenaga kerja merupakan komoditi milik buruh yang dapat dijual dan dibeli oleh Kapital.

Kapital akan berusaha mengeksploitasi keuntungan secara optimal melalui sistem produksi yang akan dikuasainya, Kapital akan menguras sumber daya alam ( seperti pertambangan, migas, dll). Tujuanya tidak lain adalah memproduksi keuntungan sebesar-besarnya dengan modal sekecil-kecilnya.

Berikut ini adalah bentuk sistem produksi yang dilakukan oleh sistem Kapital :

a. Kapital akan membeli atau menyewa tanah konsesi dari Pemerintah

b. Setelah itu, Kapital akan membeli mesin-mesin dan berbagai peralatan

c. Untuk menjalankan sistem produksi itu kapital harus membeli tenaga kerja dan pekerja.

Setelah memiliki ketiga sektor itu, kapital akan mengulang lagi dari tahapan pertama, hingga bola liar kapitalisme akan terus membesar dan tak terkendali.Bahkan, lama kelamaan Kapitalisme akan menguasai negara dan kebijakan-kebijakan pemerintah di negara yang kapital ”jajah”.

Rumusan Uang-Komoditi-Uang yang diskemakan oleh sistem kapitalis semakin memperkokoh kekuatan kapitalis. Berbeda dengan rumusan yang diterapkan kepada para buruh, yang memiliki modal tenaga sebagai komoditi yang dapat dijual.  


Efek dari Sistem Kapitalis

Sistem kapitalis dalam aplikasinya, menjadikan negara-negara berkembang sebagai sasaran utamanya. Karena kondisi ekonomi pada Negara-negara berkembang, jarang mampu bertahan menghadapi sistem kapital ini, bahkan sering terjadi sebaliknya. Disebabkan oleh beberapa hal sbb :

  1. Karena uang begitu berperan dalam sistem politik di negara-negara miskin dan berkembang, dimana kapital dapat memberikan investasi politik
  2. Bila terjadi gejolak sosial politik, Kapital dapat pergi dengan mudah. Masyarakat pekerja akan menjadi panik, sehingga pemerintah terpaksa memberikan bargaining position yang akhirnya membuat kapital mengendalikan sektor-sektor tertentu dalam pemerintahan.
  3. Investasi dari kapital, dianggap menjadi salah satu alternatif untuk membantu menyelesaikan permasalahan pengangguran

Dengan adanya sistem kapitalsi tersebut, menjadikan bangsa kita bangsa yang bermental buruh, dan menjadikan kesejahteraan rakyat tidak merata. Adanya UMR ( upah minimum regional) merupakan salah satu akibat dari sistem kapitalis. 


Melunturnya Nasionalisme Bangsa

Menurut Hans Kohn, Nasionalisme secara fundamental timbul dari adanya National Counciousness. Dengan perkataan lain nasionalisme adalah formalisasi (bentuk) dan rasionalisasi dari kesadaran nasional berbangsa dan bernegara sendiri.

Makna Nasionalisme secara politis merupakan manifestasi kesadaran nasional yang mengandung cita-cita dan pendorong bagi suatu bangsa, baik untuk merebut kemerdekaan atau mengenyahkan penjajahan maupun sebagai pendorong untuk membangun dirinya maupun lingkungan masyarakat, bangsa dan negaranya. Nasionalisme juga berarti rasa memiliki terhadap nusa dan bangsa, serta rasa tanggung jawab untuk memajukan kehidupan bangsa kita ke arah yang lebih baik.

Berkembangya sistem kapitalis di Indonesia, rasa nasionalisme yang terpupuk selama ini lambat laun menjadi luntur. Bangsa kita berlomba-lomba untuk memperkaya diri sendiri, dan melupakan kepentingan bangsa.

Dalam pasal 33 ayat 2 UUD 1945 disebutkan bahwa Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Tetapi, karena terpengaruh oleh sistem kapitalis, alur pengelolaan Sumber daya alam tidak lagi sepenuhnya dikuasai oleh negara. Adanya privatisasi yang dilakukan oleh pemerintah terhadap aset-aset strategis bangsa menjadi salah satu bukti, lunturnya nasionalisme bangsa ini.

Pemerintah yang seharusnya lebih memiliki sikap nasionalisme, justru menjadikan Sumber Daya Alam Indonesia sebagai komoditi utama untuk mendapatkan keuntungan-keuntungan kantong pribadi mereka.

Belum lagi Undang-undang mengenai investasi asing yang disahkan oleh pemerintah semakin mempermudah kapitalis untuk menguasai negeri ini. Tidak hanya sumber daya alam yang dikuasai oleh kapitalis, akan tetapi sumber daya manusia pun di eksploitasi. Banyak dari Putra-putri terbaik bangsa kita, yang justru dipekerjakan oleh asing, dan memberikan keuntungan kepada mereka. Padahal jika nasionalisme masih dipegang teguh, hal ini tidak akan terjadi.Kapitalisme adalah bentuk penjajahan baru dengan mengatasnamakan kebebasan dan keuntungan sebesar-besarnya. Untuk kesejahteraan rakyat dan menyelamatkan rasa nasionalisme bangsa yang sudah mulai meluntur, ada baiknya kita tolak sistem kapitalis berkembang di negara kita. Menolak penjajahan baru dengan bingkai apapun. Merasakan dengan makna yang menjiwa, bahwa saat ini kita harus bergerak dan berjuang tanpa henti.

Inilah 23 Kriteria Guru Idaman Pelajar

  
Bapak/ibu guru/dosen yang terhormat, selamat kepada anda yang sudah berhasil meraih sertifikat pendidik. Itu artinya anda sudah diakui secara formal oleh negara bahwa anda adalah tenaga pendidik professional. Juga berbahagialah anda karena dengan modal sertifikat pendidik itu anda berhak mendapat tunjangan profesi, yang lumayan besarnya, sehingga sempat membuat iri golongan perofesi lainnya.

Namun demikian, mengapa setelah lima tahun program sertifikasi ini berjalan dan mayoritas guru dan dosen telah tersertifikasi, suara-suara sumbang terhadap kualitas pendidikan masih tinggi? Apa sesungguhnya yang terjadi?

Tidak usahlah kita menunjuk komponen pendidikan lain (sarana dan prasarana misalnya) yang serba terbatas sebagai kambing hitam. Bila memang para guru/dosen sudah menjalankan fungsinya dengan baik dan benar, jangankan pakar pendidikan, orang awampun percaya bahwa kualitas pendidikan pasti akan baik.

Pertanyaannya: sudahkah fungsi guru/dosen itu dijalankan dengan baik dan benar?

Mungkin, secara legal formal banyak yang bisa berkelit dan lolos dari pertanyaan ini. Sebab, secara legal formal untuk disebut berkinerja baik itu guru/dosen cukup melengkapi dokumen-dokumen formal saja (silabus, RPP, daftar hadir, berkas-berkas soal, piagam penghargaan, makalah atau diktat yang pernah ditulis).

Tetapi dapatkah anda atau kita semua (termasuk pengamat/kritikus pendidikan) layak disebut pendidik professional jika yang mengukurnya adalah para pelajar menggunakan kriteria pada tabel berikut ini?

Variabel dan indikator kualitas guru yang baik : 
1 Ramah dan Riang

  • Murah senyum, menyapa, memulai pembicaraan, memancing pertanyaan, tanggap dengan penuh perhatian dan hormat terhadap komentar siswa.
  • Menceritakan leucon, tertawa bersama siswa  
2 Penuh Keakraban  
  • Pandai membuat lelucon, mendorong dan memulai diskusi, hafal nama-nama siswa, berinteraksi dengan siswa sebelum dan setelah pembelajaran berlangsung 
3 Berwibawa dan Percaya Diri  
  • Menerapkan tata tertib belajar yang jelas, menjaga ketertiban kelas, berbicara dengan suara lantang dan jelas.
  • Berbicara jelas, menatap (kontak) mata siswa, menjawab pertanyaan dengan benar. 
4 Rendah hati dan peduli  
  • Mengakui kesalahan, tidak sombong, tidak mendompleng sukses orang lain, dan tidak merendahkan perestasi/sukses orang.lain
  • Menghargai karya siswa yang baik,. membantu siswa yang membutuhkan bantuan, hafal nama-nama siswa, menawarkan bonus atau nilai tambahan terhadap prestasi siswa yang tinggi. 
5 Hormat/Menghargai     
  • Tidak melecehkan dan mempermalukan siswa di kelas, ramah pada siswa, mengucapkan kata minta tolong dan terima kasih terima kasih atas tindakan siswa yang diminta, tidak memotong pembicaraan siswa, tidak mebentak atau mengeluarkan kata-kata kasar pada siswa. 
6 Pendengar yang Baik  
  • Tidak memotong pembicaraan siswa, selalu mengadakan kontak mata, menanyakan inti pertanyaan yang diajukan siswa. 
7 Profesional dalam Penampilan  
  • Berpakaian rapih, bersih, tidak kusut dan kotor 
8 Antusias dalam Mengajar  
  • Murah senyum saat mengajar, menyajikan kegiatan belajar yang menarik, menampilkan ekspresi gerak dan mimik untuk pernyataan atau hal-hal penting, datang tepat waktu. 
9 Mengelola Waktu Pembelajaran dengan Baik  
  • Tiba tepat waktu atau lebih awal, mengakhiri pembelajarn tepat waktu, menyajikan bahan ajar yang relevan, memberikan kesempatan (waktu) untuk pertanyaan, menepati janji, mengembalikan pekerjaan siswa tepat waktu 
10 Kreatif dan Menarik
  • Melakukan eksperimen metode mengajar, menggunakan produk teknologi untuk mendukung dan meningkatkan kualitas pengajaran, menggunakan contoh yang relevan, menarik, tidak monoton 
11 Komunikator Efektif  
  • Berbicara lantang dan jelas, menggunakan kata/istilah baku, memberikan contoh yang jelas dan relevan. 
12 Menetapkan Sasaran Belajar Harian
  • Menyiapkan dan mengikuti silabus dan RPP setiap kali melakukan pengajaran dan pembelajaran. 
13 Melek dan Terampil Tteknologi
  • Mampu menggunakan komputer, mampu melakukan surat-menyurat melalui e-mail, mampu menggunakan alat tayang seperti OHP, LCD, dll. 
14 Menguasai Materi Ajar    
  • Mampu menjawab dengan mudah pertanyaan siswa, tidak membaca langsung dari buku atau catatan, dan memberikan contoh yang jelas dan mudah dimengerti. 
15 Menyajikan Informasi Terkini  
  • Mengaitkan topik pembelajaran dengan situasi nyata terkini, menggunakan rujukan (buku, majalah, video dll) mutakhir  
16 Selalu Siap
  • Membawa benda/bahan yang diperlukan dalam pembelajaran, tidak pernah terlambat datang ke kelas, memberikan kerangka kegiatan belajar (diskusi dsb). 
17 Merangsang Diskusi
  • Mengajukan pertanyaan menantang dan kontroversial saat pembelajaran, mengarahkan siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran 
18 Merangsang Tumbuhnya Pikiran Kritis/Rangsangan Intelektual
  • Mengajukan pertanyaan cerdas/mendalam/bijak, menggunakan soal essay dalam kuis atau ujian, memberikan tugas rumah, mendorong diskusi/kerja kelompok
19 Memberikan Umpan Balik Konstruktif
  • Memberi komentar pada kertas kerja siswa, menjawab pertanyaan siswa, memberi saran
20 Menerapkan Ujian yang Berkeadilan
  • Memberikan garis-garis besar bahan yang akan diujikan, soal ujiam relevan, tidak membebani siswa dengan bahan bacaan, memberikan materi ajar yang sesuai dengan tingkatan mayoritas siswa, 
21 Peka dan Teguh Hati
  • Meyakinkan diri bahwa siswa telah menguasai materi ajar sebelum berpindah ke materi baru, memberikan pelajaran tambahan, mengulangi penjelasan bila perlu, menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman siswa.
22 Berusaha Menjadi Guru yang Lebih Baik
  • Meminta umpan balik atas kinerjanya dari siswa, selalu belajar (mengikuti seminar, pelatihan dll), menggunakan metode mengajar tebaru 
23 Kesaling-mengertian
  • Mau menerima alasan yang sah siswa yang ingin meniggalkan pelajaran, tidak kehilangan kendali diri (marah) terhadap siswa, menyediakan waktu tambahan untuk mendiskusikan materimateri yang sulit.

Jika belum, apa alasan anda? Jangan katakan: “Itu kan kriteria guru ideal yang setara malaikat” atau “Tidak semua orang (guru) memiliki karakter ideal seperti itu?


Jika itu jawaban anda. Maka segera kita usulkan pada pemerintah untuk menutup seluruh fakultas, sekolah tinggi, atau institut ilmu pendidikan dan keguruan di republik ini. Mengapa?

Sebab jika kriteria guru ideal itu tidak dapat diadopsi oleh orang yang sudah lulus ilmu pendidikan dan keguruan (terlebih guru yang sudah certified) maka itu artinya ilmu pendidikan tidak applicable. Jika demikian, buat apa diajarkan? Buat apa pula dipelajari?Semoga bermanfaat.  
Reff : Opini edukasi.kompasiana.com

Surat Terbuka Untuk Guru Terbaikku


Assalamualaikum Wr. Wb,

Saya tulis surat ini, untuk seorang guru terbaik yang pernah saya temui dalam perjalanan saya menuntut ilmu. Dalam perjalanan menuntut ilmu, yang meninggalkan sepotong episode masa lalu dan kenangan. Guru terbaik, yang selalu berhasil menjadi motivator yang hebat untuk murid-muridnya. Walaupun semua orang juga tahu, guru SD adalah profesi guru yang berat karena harus mengajarkan banyak mata pelajaran.

Tetapi guruku selalu berusaha menyajikan yang terbaik semua ilmu-ilmu tersebut kepadaku. Bapak Niti Asmono, engkau telah mengajarkan Matematika kepadaku memang sudah 32 tahun yang lalu, tetapi sampai sekarang cara-cara yang engkau ajarkan masih begitu kuat melekat di otakku, sampai sekarang saya masih mampu berhitung dengan cepat karena ajaranmu.

Beliau tidak pernah menyerah untuk berusaha mengembangkan bidang ilmu tersebut di sekolah saya, merelakan segenap waktu nya untuk memberikan kemampuanterbaik kepada murid-murid nya. Sikap beliau yang selalu ramah, dan memperlakukan murid-muridnya seperti teman, sahabat, bahkan terkadang seperti partner kerja, yang harus saling menghormati dan memecahkan masalah bersama. Bila melakukan kesalahan, beliau tidak pernah sungkan untuk meminta maaf. 

Masih teringat betul tawaranmu ditengah minimnya gajimu, karena begitu sayangnya kamu dengan muridmu engkau tawarkan kambing untuk saya pelihara, dan hasilnya dibagi bersama.

Masih begitu kuat kurasakan, betapa usapan tangan berwibawamu begitu menyejukkan isi dadaku. Menghilangkan segala kegalauan jiwaku, membangkitkan semangat hidupku yang selalu dikurung dalam kemiskinan sebagai anak yang lahir didesa,dengan gaji ayah saya yang begitu kecil dengan jumlah saudara yang begitu besar.

Beliau termasuk tipe Guru yang tidak pernah mengenal waktu untuk memberikan pelayanan pada murid-murid nya. Sosok pekerja keras yang tak pernah pantang menyerah, itulah yang menjadi inspirasi untuk hidup saya. Dengan cara mengajar yang seringkali menggunakan cara yang unik, tak heran membuat beliau menjadi guru favorit untuk semua murid di sekolah saya. Semua murid berlomba-lomba untuk menjadi “sahabat” dekat beliau. Saya termasuk anak yang cukup beruntung, bisa dekat dengan beliau. 

Dalam mengajar engkau tak lupa berikan nasehat-nasehat kehidupan yang sangat berguna untuk membentuk kepribadian yang kuat, yang selalu tegar untuk menjalani kehidupanku kelak.

Selama beberapa tahun dekat dengan beliau, banyak perubahan yang beliau “tularkan” kepada saya. Cara pandang saya mengenai hidup, menjadi lebih bermakna, dan tidak memandang dari satu sisi saja. Saya bisa menjadi seperti sekarang, merupakan salah satu hasil didikan beliau. Hingga saat ini pun, saya masih terus menjalin silaturahmi dengan beliau.

Bercermin dari hal tersebut, saya menarik kesimpulan Seorang guru adalah saksi terasing, namun setelah mendidik murid-muridnya, ia tetap tidak akan melupakan mereka, dan tidak akan melepaskan cintanya dari mereka. 

Sekarang saya juga menjadi seorang guru, maka saya berusaha warisi karaktermu guru terbaikku. Saya akan selalu berusaha menjadi guru terbaik dikelas, sahabat terbaik diluar kelas bagi siswa-siswa saya. Sayapun akan selalu kobarkan semangat pantang menyerah kepada murid-muridku,sayapun akan selalu berusaha menjadi inspirasi bagi murid-murid saya, agar mereka sadar guru ditengah keterbatasannya masih ada yang begitu peduli, masih mau mengajar dengan hati untuk siswa-siswanya.

Ya Alloh, catatlah segala amal baiknya sewaktu menjadi guru sebagai ibadah yang datangkan surga disisiMu.

Sekian surat dari saya, seorang murid yang sedang ditempa untuk menjadi guru yang akan melanjutkan jejak perjuangan dan pengabdianmu. Menjadi guru yang tepat untuk siswa-siswa saya, mampu menjadi guru yang bisa jadi orang tua, kakak dan sahabat bagi murid-murid saya. Dan jadi guru yang baik dan benar juga tentunya. Guru yang mampu menjadi inspirasi bagi murid-muridnya agar menjadi insan-insan hebat yang akan warisi negeri ini. Amin

Wassalamualaikum Wr. Wb,
Agus Purnomo
NIP. 19680627 199601 1 001

Profesi Guru Menurutku

 

Banyak pakar pendidikan yang mendefinisikan guru sebagai tenaga pengajar, pendidik, pembina dan pembimbing. Memang faktanya demikian. Ketika guru diposisikan sebagai tenaga pendidik, pengajar, pembina dan pembimbing, maka ada sisi lain yang harus dimiliki oleh guru, ialah moralitas (kepribadian). 

Ketika memutuskan untuk menjadi seorang guru, secara tak langsung tanggung jawab besar yang dipikul oleh seorang guru telah menanti di depan mata. Guru adalah profesi yang sangat mulia, seorang guru merupakan “penjaga” norma dan pencetak generasi bangsa, yang nantinya akan dituntut untuk memperbaiki bangsa agar tidak hancur ditelan zaman. 

Fakta menunjukan bahwa lembaga pendidikan pada saat ini, hanya mengacu pada kesuksesan di bidang kognitif saja. Seringkali lembaga pendidikan hanya memfokuskan indikator penilaian pada aspek sejauh mana anak didik itu mendapatkan nilai yang memuaskan pada ujian akhir, atau pada ujian nasional. Tanpa melihat apakah anak didik tersebut berkelakuan baik, ataukah tidak, tidak mengherankan apabila banyak terjadi kekerasan bahkan tindakan asusila yang dilakukan oleh anak didik. 

Gambaran seperti itu yang seharusnya menjadi bahan refleksi untuk para pendidik, khususnya guru, sebagai hasil dari pola pengajaran yang selama ini diterapkan oleh para pendidik. Hasil dari pola pengajaran seorang guru yang hanya mentranfer ilmunya kepada anak didiknya. Bahkan dalam mentransfer ilmunya banyak guru yang tidak mempedulikan apakah anak didiknya telah menerima ilmunya dengan baik, atau bahkan masa bodoh, sehingga menjadi peserta didik yang pasif, yaitu peserta didik yang hanya hadir di kelas, karena memenuhi tuntutan orang tua, atau gengsi dengan teman lainnya jika tidak sekolah. 

Maka guru dalam pandangan konvensional hanya menyampaikan ilmu yang bersifat kognitif saja kepada peserta didiknya sesuai dengan kompetensi-komptensi yang telah di tentukan dalam kurikulum. Hanya dengan mempertimbangkan indikator, apakah peserta didik mengerti atau tidak, terhadap materi yang disampaikan, tanpa mempertimbangkan hal lain seperti ideologi, hukum, ataupun moral yang menjadi esensi dari kompetensi materi yang disampaikan.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan guru itu memiliki pekerjaan sebagai pendidik, pengajar, Pembina dan pembimbing. Maka output yang dihasilkan itu haruslah manusia yang memiliki pendidikan, pengajaran, pembinaan dan bimbingan menuju “kesempurnaan” manusia (sesuai dengan tujuan pendidikan yaitu memanusiakan manusia). Dan manusia yang “sempurna” itu adalah sosok manusia yang memiliki ideology yang jelas, dan memiliki kepribadian yang kokoh, yang mampu membangun karakter dalam dirinya. 

Jika seorang guru melaksanakan tugasnya sebagai guru yang melaksanakan pendidikan, pengajaran, pembinaan dan bimbingan, namun tidak menghasilkan manusia sempurna, maka guru itu tersebut dinyatakan gagal dalam melaksanakan tugasnya.

Untuk mencapai tujuan yang begitu berat tersebut, seorang guru harus mampu menjadi pengajar profesional di dalam kelas, motivator yang selalu membnagkitkan semangat siswa-siswanya, fasilitator yang memberikan kemudahan siswa menggapai mimpi-mimpinya, moderator yang membimbimg siswa menjalalani kehidupan ilmiahnya, inspirator yang menjadikan panutan untuk kehidupan siswa-siswanya.  
  • Guru yang mengajar baik di kelas adalah Guru Biasa!
  • Guru yang bisa menjadi Inspirasi siswa-siswanya adalah Guru Luar Biasa!

Mengapa mutu pendidikan Finlandia terbaik di dunia?

  
Sistem pendidikan Finlandia adalah yang terbaik di dunia. Rekor prestasi belajar siswa yang terbaik di negara-negara OECD dan di dunia dalam membaca, matematika, dan sains dicapai para siswa Finlandia dalam tes PISA. Amerika Serikat dan Eropa, seluruh dunia gempar.

Untuk tiap bayi yang lahir kepada keluarganya diberi maternity package yang berisi 3 buku bacaan untuk ibu, ayah, dan bayi itu sendiri. Alasannya, PAUD adalah tahap belajar pertama dan paling kritis dalam belajar sepanjang hayat. Sebesar 90% pertumbuhan otak terjadi pada usia balita dan 85% brain paths berkembang sebelum anak masuk SD (7 tahun).

Kegemaran membaca aktif didorong. Finlandia menerbitkan lebih banyak buku anak-anak daripada negeri mana pun di dunia. Guru diberi kebebasan melaksanakan kurikulum pemerintah, bebas memilih metode dan buku teks. Stasiun TV menyiarkan program berbahasa asing dengan teks terjemahan dalam bahasa Finish sehingga anak-anak bahkan membaca waktu nonton TV.

Pendidikan di sekolah berlangsung rileks dan masuk kelas siswa harus melepas sepatu, hanya berkaus kaki. Belajar aktif diterapkan guru yang semuanya tamatan S2 dan dipilih dari the best tenlulusan universitas. Orang merasa lebih terhormat jadi guru daripada jadi dokter atau insinyur. Frekuensi tes benar-benar dikurangi. Ujian nasional hanyalah Matriculation Examination untuk masuk PT. Sekolah swasta mendapatkan dana sama besar dengan dana untuk sekolah negeri.

Sebesar 25% kenaikan pendapatan nasional Finlandia disumbangkan oleh meningkatnya mutu pendidikan. Dari negeri agraris yang tak terkenal kini Finlandia maju di bidang teknologi. Produk HP Nokia misalnya merajai pasar HP dunia. Itulah keajaiban pendidikan Finlandia.


Kemajuan sebuah bangsa lebih ditentukan oleh karakter penduduknya dan karakter penduduk dibina lewat pendidikan yang bermutu dan relevan.

Bagaimana Indonesia?

Ada yang berpendapat, keunggulan mutu pendidikan Finlandia itu tidak mengherankan karena negeri ini amat kecil dengan jumlah penduduk sekitar 5 juta jiwa, penduduknya homogen, dan negaranya sudah eksis sekian ratus tahun. Sebaliknya, penduduk Indonesia lebih dari 220 juta jiwa, amat majemuk terdiri dari beragam suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial. Indonesia baru merdeka 66 tahun.

Pendapat senada dikemukakan oleh tokoh-tokoh dan pemerhati pendidikan Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jepang, dan negara-negara lain dibandingkan dengan negaranya. Yang paling malu AS karena unit cost anggaran pendidikannya jauh melebihi Finlandia tapi siswanya mencapai ranking 17 dan 24 dalam tes PISA, sedangkan siswa Shanghai China ranking 1, Finlandia 2, dan Korea Selatan 3. Soal siswa di Shanghai China juara masih diragukan karena belum menggambarkan keadaan mutu seluruh pendidikan China. Kalau Finlandia sebagai negara kecil bisa juara mengapa negara kecil yang sudah established seperti Islandia, Norwegia, New Zealand tak bisa?

Akhirnya semua mengakui bahwa sistem pendidikan Finlandia yang terbaik di dunia karena kebijakan-kebijakan pendidikan konsisten selama lebih dari 40 tahun walau partai yang memerintah berganti. Secara umum kebijakan-kebijakan pendidikan China dan Korea Selatan (dan Singapura) juga konsisten dan hasilnya terlihat sekarang.

Kebijakan-kebijakan pendidikan Indonesia cenderung tentatif, suka coba-coba, dan sering berganti.

Lalu bagaimana dengan kebijakan pendidikan Indonesia jika dibandingkan dengan Finlandia?

1. Kita masih asyik memborbardir siswa dengan sekian banyak tes (ulangan harian, ulangan blok, ulangan mid-semester, ulangan umum / kenaikan kelas, dan ujian nasional). Finlandia menganut kebijakan mengurangi tes jadi sesedikit mungkin. Tak ada ujian nasional sampai siswa yang menyelesaikan pendidikan SMA mengikuti matriculation examination untuk masuk PT.

2. Kita masih getol menerapkan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) sehingga siswa yang gagal tes harus mengikuti tes remidial dan masih ada tinggal kelas. Sebaliknya, Finlandia menganut kebijakanautomatic promotion, naik kelas otomatis. Guru siap membantu siswa yang tertinggal sehingga semua naik kelas.

3. Kita masih berpikir bahwa PR amat penting untuk membiasakan siswa disiplin belajar. Bahkan, di sekolah tertentu, tiada hari tanpa PR. Sebaliknya, di Finlandia PR masih bisa ditolerir tapi maksimum hanya menyita waktu setengah jam waktu anak belajar di rumah.


4. Kita masih pusing meningkatkan kualifikasi guru SD agar setara dengan S1, di Finlandia semua guru harus tamatan S2.

5. Kita masih menerima calon guru yang lulus dengan nilai pas-pasan, sedangkan di Finlandia the best ten lulusan universitas yang diterima menjadi guru.

6. Kita masih sibuk memaksa guru membuat silabus dan RPP mengikuti model dari Pusat dan memaksa guru memakai buku pelajaran BSE (Buku Sekolah Elektronik), di Finlandia para guru bebas memilih bentuk atau model persiapan mengajar dan memilih metode serta buku pelajaran sesuai dengan pertimbangannya.

7. Hanya segelintir guru di tanah air yang membuat proses belajar-mengajar itu menyenangkan (learning is fun) melalui penerapan belajar aktif. Terbanyak guru masih getol mengajar satu arah dengan metode ceramah amat dominan. Sedangkan, di Finlandia terbanyak guru menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui implementasi belajar aktif dan para siswa belajar dalam kelompok-kelompok kecil. Motivasi intrinsik siswa adalah kata kunci keberhasilan dalam belajar.

 
Apakah benda ini melayang, terapung atau tenggelam?

8. Di tanah air kita terseret arus mengkotak-kotakkan siswa dalam kelas reguler dan kelas anak pintar, kelas anak lamban berbahasa Indonesia dan kelas bilingual (bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar) dan membuat pengkastaan sekolah (sekolah berstandar nasional, sekolah nasional plus, sekolah berstandar internasional, sekolah negeri yang dianakemaskan dan sekolah swasta yang dianaktirikan). Sebaliknya di Finlandia, tidak ada pengkotakan siswa dan pengkastaan sekolah. Sekolah swasta mendapatkan besaran dana yang sama dengan sekolah negeri.

9. Di Indonesia bahasa Inggris wajib diajarkan sejak kelas I SMP, di Finlandia bahasa Inggris mulai diajarkan dari kelas III SD. Alasan kebijakan ini adalah memenangkan persaingan ekonomi di Eropa, membuka kesempatan kerja lebih luas bagi lulusan, mengembangkan wawasan menghargai keanekaragaman kultural.

10. Di Indonesia siswa-siswa kita ke sekolah sebanyak 220 hari dalam setahun (termasuk negara yang menerapkan jumlah hari belajar efektif dalam setahun yang tertinggi di dunia). Sebaliknya, siswa-siswa Finlandia ke sekolah hanya sebanyak 190 hari dalam satu tahun. Jumlah hari liburnya 30 hari lebih banyak daripada di Indonesia. Kita masih menganut pandangan bahwa semakin sering ke sekolah anak makin pintar, mereka malah berpandangan semakin banyak hari libur anak makin pintar. 
Reff : sbelen.wordpress.com 

Menjadi Guru Ideal yang Inovatif


Lembaga pendidikan adalah salah satu harapan bessar bagi negeri ini, agar bisa bangkit dari keterprukan dalam semua aspek kehidupan. Bangsa indonesia yang dilanda krisis sejak 1997 dan sampai sekarang belum mampu keluar dari krisis multidimensional ini membutuhkan lahirnya kader-kader muda andal yang melek ilmu pengetahuan dan teknologi modern.

Dipundak merekalah, kejayaan bangsa ini dipertaruhkan. Namun, kelahiran mereka tidak cukup hanya dinanti, ditunggu dan dibayangkan. Kader-kader muda masa depan tersebut harus direncanakan, diupayakan, dimunculkan dan diperjuangkan dengan usaha maksimal, sistematis, dan terstruktur. Itulah yang selama ini kita kenal secara populer dengan nama sekolah dan pondok pesantren. Kedua lembaga pendidikan ini menjadi tumpuan besar lahirnya kader-kader potensial dimasa depan.

Disamping itu, pendidikan informal dalam keluarga juga berperan penting dalam mendukung keberhasilan lembaga formal dan non formal, khusunya dalam internalisasi iman, takwa dan nilai-nilai moral yang luhur.

Dalam hal ini, guru adalah aktor utama disamping orang tua dan elemen lainnya-kesuksesan pendidikan yang dicanangkan.

Tanpa keterlibatan aktif guru, pendidikan kosong dari materi, esensi dan subtansi. Secanggih apapun kurikulum, visi-misi dan kekuatan finansial, sepanjang gurunya pasif dan stagnan, maka kualitas lembaga pendidikan akan merosot tajam. Sebaliknya, selemah dan sejenak apapun sebuah kurikulum, visi-misi dan kekuatan finansial, jika gurunya inovatif, progresif dan produktif, maka kualitas lembaga pendidikan akan maju pesat. Lebih-lebih jika sistem yang baik ditunjang dengan kualitas guru yang inovatif, maka kualitas lembaga pendidikan semakin dahsyat.

Disinilah letak strategi guru dalam dunia pendidikan. Karena itu, tidak ada pilihan lain guru-guru yang ada harus mampu memosisikan dirinya sebagai guru yang ideal dan inovatif, yakni guru-guru yang mampu menyesuaikan diri denagn tuntunan zaman yang kian maju dan konpetitif, mempunyai kekuatan spritual, intelektual, emosional dan sosial yang tinggi serta kreatif melakukan terobosan dan pembaharuan yang kontinyu dan konsisten.

Fakta yang ada menunjukkan banyak guru dinegeri ini tidak sesuai harapan. Mereka belum mencerminkan diri sebagai guru ideal dan inovatif yang siap mendidik siswa dengan n profesionalisme dan optimisme. Kapasitas intelektual yang rendah, kedisiplinan yang lemah, semangat belajar yang hampir hilang, integritas moral yang menyeleweng dan dedikasi sosial yang rendah adalah sebagai potret buram guru. Hal ini membuat lembaga pendidikan berjalanan stagnan, bahkan terkesan mundur. Terbukti banyak mahasiswa negara lain yang dulu belajar dinegeri ini seperti Malaysia sekarang berbalik. Mahasiswa negara ini justru yang harus belajar dari bekas muridnya. Bukannya negatif, tapi ini menunjukkan bahwa pendidikan di negeri ini mengalami kemunduran dan keterbelakangan, kurang mampu mengantisipasi tantangan masa depan secara akurat, efektif, dan miskin kreatifitas dan inovasi.

Pemerintah sudah berupaya dengan maksimal meningkatkan kompotensi dan kapabilitas intelektual, emosional dan sosial guru dengan program sertifikasi dan stratafikasi S-1 dan D-4, namun hasilnya masih jauh dari harapan. Alih-alih bisa memajukan kualitas para guru, kebijakan ini justru banyak disalahgunakan oleh guru sebagai ajang pembohongan massal yang mencederai integritas moralnya demi mengejar kompensasi materi yang dijanjikan pemerintah. Komersialisasi dan industrialisasi pendidikan marak dimana-mana, asalkan ada uang ijazah dapat dengan muda diperoleh, tidak persoalan apakah ia mengikuti proses pendidikan dan mempunyai kompetensi dalam bidangnya atau tidak. Yang penting gelar,gelar dan gelar, dengan adanya gelar nama menjadi mentereng, harga jual naik drastis dan kompensasi materinya lebih tinggi.

Materi telah membutakan mata hati banyak guru dinegeri ini, sehingga mereka tega menodai esensi pendidikan yang menitikberatkan parameter moral yang agung. Mereka lupa bahwa guru tidak hanya mengajar tapisrkaligus mendidik, mengajar hanya sebatas memeberikan ilmu namun mendidik adalah mentransformasikan pengetahuan sekaligus nilai-niali moral pada anak didik. Proses ini merupakan pekerjaan berat yang membutuhkan keteladanan prima dalam bertutur sapa, sikap, bergaul, belajar dan beraktualisasi di tengah pluralitas dan heterognitas masyarakat.

Dalam konteks ini, tidak ada yang bisa menggugah para guru yang mulia dan agung kecuali diri mereka sendiri. Sebaik apapun sistem, mekanisme, kepemimpinan, sarana prasarana dan fasilitas kalau spirit keilmuan dan kompetensi guru lemah maka tidak akan banyakbermanfaat. Akibatnya agenda melahirkan kader masa depan yang cerdas semakin susah.

Harapan besar masyarakat sangat bergantung kepada bapak/ibu guru yang mulia. Semangat mereka dalam mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intelektulitas, mengasah kapabilitas serta manajamkan kecerdasan emosional, spritual dan fungsi sosialnya yang dinanti oleh jutaan murid, orang tua dan bangsa ini secara keseluruhan. 

Kelebihan dan kekurangan guru adalah dua sisi mata uang logam yang tidak bisa dipisahkan, kelebihan yang ada sangat baik untuk ditingkatkan sehingga menjadi guru yang ideal dan inovatif yang menjunjung tinggi nilai moral, spritual, intelektual, emosional dan sosial. Sementara kelamahan yang ada harus dikurangisedikit demi sedikit sehingga bisa menjadi teladan bagi murid-murid dan lingkungan sosial lainya. 

Menjadi guru ideal dan inovatif yang mengedepankan profesionalisme adalah harapan semua guru dinegeri tercinta ini. Guru yang mampu membimbing dan mendorong anak didiknya sehingga mampu mencapai kualitas bertaraf nasional dan internasional. Peningkatan kualitas dan kompetensi dalam penguasaan materi, metodologi pengajaran dan penguasaan informasi adalah syarat mutlak menggapai cita-cita besar.

Tidak semua guru dinegeri ini mampu melakukan hal ideal, ada banyak kendala, mulai dari ketiadaan biaya, usia yang sudah lanjut, kesibukan dengan alasan lain yang membuat guru tidak mampu memenuhi cita-cita besarnya. Apalagi harus memenuhi persyaratan yang diwajibkan negera dalam hal ini sertifikasi dan stratafikasi S1.

Namun guru-guru muda khususnya, tidak ada alasan yang membuat mereka mundur, melihat dan menuju kebelakang. Sebab masa depan, tantangan dan masa depan sudah ada didepan mata, kalau tidak berani menghadapi tantangan dan mengambil peluang didepan maka orang lain akan mengambilnya, hidup adalah kompotisi. Jadi, barang siapa tidak berani berkompetisi maka secara alamiah, ia akan tersisihkan dan termarginalkan dalam arus perubahan dahsyat diera produktifitas ilmu pengetahuan dan teknologi modern.

Dalam konteks ini, pengembangan kompetensi sesuai dengan bidang keahlian adalah keniscayaan. Satu tujuan banyak cara, artinya tujuan mengembangkan potensi dan kompetensi caranya bermacam-macam. Kalau biaya menjadi kendala sehingga tidak bisa kuliah, maka ada seribu cara lain yang bisa ditempuh untuk meningkatkan kompetensi. Misalnya dengan banyak membaca, menulis, aktif dalam seminar, diskusi, bedah buku, simposium, konferensi, organisasi dan kegiatan ilmiah lainnya.

Jangan mendewakan formalisme dan simbolisme, S1, S2, S3 dan Profesor adalah simbol formal, yang penting bukan simbolnya tapi kedalaman ilmu, luasnya wawasan, produktivitas karya dan hebatnya visi-misi hidup yang dibangun dan dijalaninya, sehingga menjadi inspirasi dan motivasi orang lain.

Semoga para guru dapat tergugah hatinya dalam mendidik murid-murid menjadi kader masa depan bangsa yang memiliki intergritas pribadi yang agung, kapasitas intelektual yang tinggi demi mencerdaskan kehidupan bangsa.

8 Hal Aneh Yang Dilakukan Wanita Saat Jatuh Cinta


Soal cinta, wanita umumnya lebih dipengaruhi oleh sisi emosional ketimbang logika mereka. Maka tidak heran jika terkadang wanita bisa melakukan hal-hal aneh atau jauh dari kebiasaannya ketika sedang jatuh cinta.

Berikut ini delapan hal aneh dan konyol yang bisa dilakukan wanita saat sedang kasmaran, seperti dikutip dari All Women Stalk. Mungkin sebagian dari Anda pernah mengalaminya.

1. Punya Hobi Baru
Tidak sedikit wanita mempunyai hobi baru saat sedang jatuh cinta untuk menarik perhatian sang kekasih atau pria yang ditaksir. Sebagai contoh, si pria idaman sangat senang olahraga atau gym. Dia pun akan berusaha menyukai hobinya untuk membuat sang pria incaran senang. Entah ikut bergabung bersama dia atau hanya sekadar menonton. Bahkan, ada wanita yang mencoba mencintai olahraga yang tidak disukainya.

2. Berani Malu
Wanita bisa lebih percaya diri ketika sedang tergila-gila dengan seseorang. Mereka dapat melakukan apa pun agar pria yang dicintai tidak pergi meninggalkannya. Kepercayaan diri itu muncul saat wanita ingin tampil sempurna di hadapan pasangan atau si dia yang sedang memperhatikan Anda dengan penuh kasih.

3. Lebih Sensual

Saat wanita jatuh hati, dia bisa bersikap sedikit ‘nakal’ untuk menggoda pasangan. Hal ini menjadi ‘bumbu hangat’ dari sebuah hubungan asmara. Wanita ingin tampak sensual di hadapan kekasihnya. Ini merupakan salah satu perubahan wanita ketika sedang tergila-gila dengan seorang pria.

4. Bereksperimen
Wanita akan mudah bereksperimen bila sedang jatuh cinta. Eksperimen di sini adalah melakukan sesuatu yang jarang bahkan belum pernah dilakukannya. Wanita bisa lebih berfantasi ketika perasaannya sedang berbunga-bunga.

5. Suka Memberikan Kejutan
Wanita akan meluapkan ekspresinya ketika mereka mencintai seseorang, seperti datang tiba-tiba ke kantor pasangan untuk membawakannya makan siang atau bolos kerja demi menemani pacar ke suatu acara.

6. Mencoba Berbagai Hal Baru
Hampir sama dengan bereksperimen, wanita yang jatuh cinta biasanya berani mencoba berbagai hal baru bersama pasangannya. Selain hobi, aktivitas lain pun akan dilakukan agar bisa menyenangkan hati si dia. Oleh sebab itu, jangan heran kalau teman wanita Anda berubah karena seorang pria.

7. Lebih Lemah
Wanita yang terlalu tergila-gila dengan kekasihnya akan merasa lebih lemah. Dia bisa menjadi penurut dan takut jika menolak atau membantah perintah sang pujaan hati. Hal itu dilakukan demi kebahagiaan pasangannya. Bahkan, banyak wanita yang rela mengorbankan diri serta perasaannya karena sangat mencintai seseorang.

8. Jadi ‘Pejuang’
Wanita yang sedang mencintai akan mau berkorban demi pasangannya. Mereka mau berbagi kasih, kebahagiaan maupun duka bersama pria pujaannya. Dia pun rela berjuang demi hubungan mereka agar tidak kehilangan sang kekasih.
Reff : www.gaptekupdate.com