aguspurnomosite.blogspot.com

aguspurnomosite.blogspot.com
Berpikir Luas Membuka Cakrawala Kehidupan! Berusaha Memberikan Yang Terbaik Untuk Masa Depan! Katakan "Go Go Go SEMANGAT" !!!

Senin, 20 Mei 2013

Marah Sebabkan Penyakit Jantung Dan Paru-Paru

Hati-hati dengan marah, sebab marah ternyata sangat berbahaya untuk kesehatan. Setiap orang tentumya pernah marah dan itu manusiawi, sebab kita bi berikan oleh Alloh nafsu. Marah akan menyebabkan penyakit apabila kita tidak bisa mengendalikanya. Dan banyak sekali cara dan metode untuk mengendalikan marah. Di sinilah orang harus bisa membedakan marah yang membahayakn atau tidak sebab marah kadang diperlukan dalam situasi tertentu.

Sungguh, tak ada satu pun perkara di dunia ini yang luput dari pengetahuan Allah. Setiap perintah-Nya selalu meninggalkan hikmah. Tak terkecuali perintah untuk saling memaafkan kesalahan dan menahan amarah.

Ilmuwan modern semakin menemukan pentingnya sikap menahan marah. Berlimpah bukti ilmiah telah mengukuhkan bahwa marah merusak jantung dan fungsi paru-paru.

Anjuran Tidak Marah 

Kehidupan manusia takkan lepas dari salah dan alpa, termasuk ketika bergaul dengan sesamanya. Ketika orang berbuat salah, sebaiknya ia segera meminta maaf. Sebaliknya, bila ia didzalimi, hendaknya kemarahan tidak dibiarkan terus membara. Langkah terbaik adalah segera memberi maaf. Sikap ini sangatlah dianjurkan Allah dalam firman-Nya:

“(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”. (QS. Ali Imron 3:134)

Bahkan, lantaran pentingnya menahan marah, Rasulullah sampai berpesan melalui sabdanya:

Dari Abu Hurairah r.a bahwa seorang lelaki telah berkata kepada nabi SAW yang maksudnya: ”Berwasiatlah kepada ku.” Sabda Rasulullah SAW: “Jangan kamu marah.” Maka lelaki itu mengulangi kata-katanya berulang kali. Sabda Rasulullah SAW: ”Jangan kamu marah”. (HR. Bukhari) 

Merusak Jantung 

Baru-baru ini, Journal of the American College of Cardiology mengeluarkan karya ilmiah bertajuk hubungan antara marah dengan penyakit jantung.

Yoichi Chida, MD, Ph.D dari Departemen Epidemiologi dan Kesehatan Masyarakat, University College, London mengemukakan bahwa marah dan sikap permusuhan dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner sebesar 19% pada orang sehat. Pada mereka yang sudah punya riwayat penyakit jantung sebelumnya, peningkatan ini mencapai 24%.

Risiko terkena serangan jantung semakin besar bagi seorang laki-laki. Kesimpulan ini didasarkan pada penelitian Steven Boyle, Ph.D dari Duke University Medical Center terhadap 313 laki-laki. Penelitian tersebut menunjukkan adanya peningkatan jumlah protein yang dinamakan C3 dan C4. Kedua protein yang ada dalam sistem kekebalan tubuh ini merupakan penanda terjadinya peradangan dan luka.

Perubahan jumlah protein dalam sistem C3 dan C4 berkaitan dengan sejumlah penyakit, seperti gangguan arteri hati. Pada pria yang memiliki rasa permusuhan, gejala perasaan tertekan, dan keadaan marah dengan tingkat tertinggi mengalami peningkatan kadar C3 sampai 7.1%.

Dapatkah terapi psikologis mengurangi kadar C3? “Saat ini, kami belum mengetahui apakah campur tangan dalam mengurangi sikap permusuhan dan marah dapat menurunkan kadar C3 atau penanda peradangan lainnya”, kata Boyle. Akan tetapi, ia menambahkan, “Bahkan seandainya peradangan tidak dapat berkurang dengan campur tangan seperti itu, sikap permusuhan dan marah dengan tingkat rendah berkemungkinan berdampak pada hubungan (antar-manusia) yang lebih baik dan kesehatan yang meningkat”.

Membahayakan Paru-Paru 

Selain dengan penyakit jantung, marah dan sikap permusuhan juga berkaitan dengan kematian, asma, dan paru-paru. Tingkat sikap permusuhan yang tinggi semakin mempercepat terjadinya penurunan alami fungsi paru-paru. Kesimpulan tersebut merupakan hasil analisis terhadap penelitian US Normative Aging Study kepada 670 laki-laki.

Setiap kenaikan satu poin skor permusuhan (satuan tingkat permusuhan), setara dengan hilangnya FEV1 sebanyak 9 ml pertahun. FEV1 merupakan ukuran kekuatan paru-paru,yang dihitung dari volume udara yang dapat dihembuskan paru-paru per detik.

Dalam pengantar hasil penelitian tersebut, Dr. Paul Lehrer dari University of Medicine and Dentistry di New Jersey, Amerika Serikat menuliskan, “Sungguh sangat sulit menemukan suatu penyakit yang sama-sekali tidak dipengaruhi oleh emosi atau stres dalam hal keparahan gejala, keseringan atau kekuatan kambuhnya”. Pernyataan tersebut semakin mempertegas hubungan marah dan sikap permusuhan dengan penurunan fungsi paru-paru.

Demi Kebaikan Manusia 

Demikian sekilas rahasia di balik perintah menahan marah. Dahulu, siapa mengira marah dapat menimbulkan sakit jantung dan melemahkan kerja paru-paru? Bahkan sebagaimana dikutip di atas, ilmuwan modern pun membuat anjuran mengurangi marah dan sikap memusuhi, selaras anjuran Al Quran dan Hadits. Hal ini membuktikan kebesaran Allah atas segala hikmah dibalik perintah-Nya.

Dengan terkuaknya rahasia ini, manusia diharapkan semakin memahami bahwa Allah memerintahkan sesuatu demi kebaikan manusia itu sendiri, sebagaimana dinyatakan Allah: “Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertaqwa: apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu? Mereka menjawab: (Allah telah menurunkan) kebaikan… (QS. An Nahl, 16:30)”. Karena itu, sepatutnya-lah manusia semakin ta’at dan mendekat kepada-Nya

Cara Meningkatkan Kesehatan Dengan Sikap Optimis

Banyaknya tekanan hidup yang harus dialami seseorang membuat kebanyakan orang mengalami frustasi. Beberapa orang karena menghadapi beban pekerjaan yang berat harus mengalami stres pekerjaan. Problem lainnya seperti bencana alam dan kematian orang dekat juga bisa membuat depresi dan frustasi. Hanya sedikit orang yang sanggup menghindari tekanan hidup sehari-hari yang dapat membuat orang frustrasi dan berpandangan pesimistis. Namun, meski menghadapi kesukaran dan tekanan hidup, berpikir secara optimis bermanfaat khususnya untuk kesehatan. Apa saja manfaatnya? Serta bagaimana cara memupuk sikap optimistis?  

Optimisme 

Apa yang dimaksud dengan optimisme atau bersikap optimis? Optimisme merupakan sikap selalu mempunyai harapan baik dalam segala hal serta kecenderungan untuk mengharapkan hasil yang menyenangkan. Optimisme dapat juga diartikan berpikir positif. Jadi optimisme lebih merupakan paradigma atau cara berpikir.

Sewaktu mengalami kegagalan atau tekanan hidup, bagaimana perasaan seorang optimis? Seorang yang berpikiran positif atau berpikir secara optimis tidak menganggap kegagalan itu bersifat permanen. Hal ini bukan berarti bahwa ia enggan menerima kenyataan. Sebaliknya, ia menerima dan memeriksa masalahnya. Lalu, sejauh keadaan memungkinkan, ia bertindak untuk mengubah atau memperbaiki situasi.

Bertolak belakang dengan optimisme, pandangan pesimistis akan menganggap kegagalan dari sisi yang buruk. Umumnya seorang pesimis sering kali menyalahkan diri sendiri atas kesengsaraannya. Ia menganggap bahwa kemalangan bersifat permanen dan hal itu terjadi karena sudah nasib, kebodohan, ketidakmampuan, atau kejelekannya. Akibatnya, ia pasrah dan tidak mau berupaya.

Berpikir positif juga menjadi kunci sukses untuk mengelola stres. Optimisme akan membuat seseorang menghadapi situasi tidak menyenangkan dengan cara positif dan produktif.

Manfaat Berpikir Positif 

Para ilmuwan telah membuat kesimpulan atas riset selama puluhan tahun tentang manfaat berpikir positif dan optimisme bagi kesehatan. Hasil riset menunjukkan bahwa seorang optimis lebih sehat dan lebih panjang umur dibanding orang lain apalagi dibanding dengan orang pesimis. Para peneliti juga memperhatikan bahwa orang yang optimistis lebih sanggup menghadapi stres dan lebih kecil kemungkinannya mengalami depresi. Berikut ini beberapa manfaat bersikap optimis dan sering berpikir positif.

  • Lebih panjang umur
  • Lebih jarang mengalami depresi
  • Tingkat stres yang lebih kecil
  • Memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik terhadap penyakit
  • Lebih baik secara fisik dan mental
  • Mengurangi risiko terkena penyakit jantung
  • Mampu mengatasi kesulitan dan menghadapi stres 
Mengapa manfaat ini bisa diperoleh bagi orang yang optimis dan berpikiran positif? Karena biasanya orang yang optimis akan menghindari kegiatan yang dilakukan orang yang pesimis dalam menghadapi stres dan tekanan hidup. Orang pesimis ketika menghadapi stres akan mengalihkan perhatian dengan kegiatan seperti merokok, konsumsi alkohol, dan menikmati makanan tanpa terkendali. Sedangkan seorang optimis akan melakukan lebih banyak aktivitas fisik, mengikuti diet sehat, serta mengurangi rokok dan alkohol.

Cara untuk Bersikap Lebih Optimistis 

Jika Anda sering berpikir secara negatif terhadap orang lain ataupun terhadap situasi yang berat, bukan berarti Anda tidak dapat berpikir positif. Anda dapat mengubah cara berpikir negatif menjadi positif. Tidaklah sulit untuk melakukannya, namun membutuhkan waktu dan latihan untuk membuat kebiasaan baru ini. Berikut ini beberapa cara untuk lebih optimistis dan memiliki pikiran dan sikap yang positif.

• Periksa diri Anda 
Sewaktu Anda berpikir bahwa Anda tidak akan bisa menikmati suatu peristiwa buruk atau tidak akan sukses melakukan suatu tugas, segera singkirkan pikiran itu. Berfokuslah pada hal positif yang akan dihasilkan.

Lakukan pemeriksaan secara berulang. Jika pikiran negatif lebih banyak, maka segera alihkan dengan pikiran positif.

• Ikuti gaya hidup sehat 
Berolahraga tiga kali sehari dapat mengubah suasana hati menjadi positif dan mengurangi stres. Pola makan yang sehat juga mempengaruhi pikiran dan tubuh. Serta coba mengelola stres Anda. 

• Nikmati pekerjaan 
Berupayalah menikmati pekerjaan Anda. Tidak soal pekerjaan Anda, carilah aspek-aspek yang menyenangkan Anda.  

• Cari teman yang positif 
Carilah teman-teman yang memandang kehidupan dengan positif. Orang-orang demikian adalah orang yang optimis dan selalu mendukung Anda dengan memberi saran yang baik.

Sebaliknya jika Anda dikelilingi oleh orang-orang pesimis, akan meningkatkan stres Anda bahkan membuat Anda ragu untuk mengelola stres dengan cara yang sehat.

• Hadapi dan terima 
Hadapilah situasi yang dapat Anda kendalikan; berupayalah menerima situasi yang tidak dapat Anda kendalikan.

• Miliki rasa humor 
Cobalah untuk tersenyum dan tertawa khususnya saat menghadapi saat yang sangat sulit. Carilah kejadian yang mengundang tawa dalam kegiatan sehari-hari. Rasa humor yang baik membantu seseorang memiliki pikiran, emosi, dan perilaku yang lebih positif.

• Catat hal baik 
Setiap hari, catatlah tiga hal baik yang Anda alami.

• Aturan sederhana 
Jangan katakan apapun kepada diri Anda sesuatu yang tidak ingin Anda katakan ke orang lain. 

Memang untuk bersikap optimistis sangatlah tidak mudah. Bencana alam, beban hidup, dan juga musibah bisa terjadi yang membuat banyak orang merasa sulit untuk berpikiran positif. Namun dengan berupaya bersikap optimis dan berpikir positif akan menghasilkan kehidupan yang lebih sehat dan lebih memuaskan. 
Reff 

Penemuan Jutaan Lubang Hitam

Sebuah teleskop luar angkasa menangkap adanya jutaan lubang hitam berukuran raksasa dan galaksi-galaksi bersuhu tinggi.

Benda-benda antariksa itu tertutup debu tebal sebelum ditemukan oleh teleskop milik Nasa bernama Wide-Field Infrared Survey Explorer (Wise).

Namun penglihatan Wise menembus gelombang panas dan memberikan gambar obyek-obyek paling cemerlang di jagad raya.

Penemuan ini akan membantu ahli astronomi mengetahui bagaimana galaksi dan lubang hitam terbentuk.

Diketahui bahwa kebanyakan galaksi besar memiliki lubang hitam tepat di pusatnya. Lubang hitam itu menelan gas, debu dan bintang-bintang serta terkadang mengeluarkan cukup energi untuk menghentikan formasi bintang tersebut.

Bagaimana keduanya berevolusi, tetap menjadi misteri dan data Wise sudah menunjukkan sejumlah kejutan.

Keberhasilan ini membuat Wise sekarang dikenal sebagai pemburu lubang hitam."Kami telah mengepung lubang hitam," kata Daniel Stern dari Nasa."Wise menemukan lubang hitam di seluruh penjuru langit," katanya.Data dari misi Wise akan dipublikasikan agar para ilmuan di luar Nasa dapat melakukan penelitian mereka sendiri, sehingga di masa depan akan ada banyak hasil riset dari sudut-sudut antariksa yang selama ini tersembunyi. (Erabaru/bbc.co.uk/sua)

Dinginnya Alam Semesta

Alam semesta ini tempat yang dingin. Bayangkan kalian naik bis wisata yang akan mengantar kalian berjalan-jalan ke penjuru jagad raya, kalian akan melewati atraksi ‘panas’, seperti Matahari, monster lubang hitam, dan milyaran bintang berkilauan. 

Tapi, sebagian besar ruang angkasa sangatlah dingin. Kegelapan yang mengisi sebagian besar alam semesta ini bertemperatur rata-rata -270°C! Hanya beberapa derajat di atas temperatur “nol mutlak”, yang besarnya -273°C, temperatur terdingin yang bisa terjadi! 

 

Objek kece dalam foto ini juga lumayan “dingin”, lho. Memang tampaknya seperti pita api yang membentang di angkasa, tapi sebenarnya adalah awan gas dan debu yang dingin, temperaturnya -250 °C! Dingiiiiiiiiin!

Warna merahnya merupakan pancaran cahaya yang tidak bisa kita lihat. Ini akan lebih mudah dipahami bila kalian mengibaratkan cahaya itu suara: ada suara yang terlalu pelan untuk bisa didengar telinga kita, tapi binatang tertentu, misalnya ikan paus, masih bisa mendengarnya. Cahaya tak kasat mata yang dipancarkan oleh awan merah pada foto ini disebut radio, cahaya yang sama dengan yang digunakan untuk mengirimkan informasi ke radio atau telepon seluler kalian. Sebagaimana telinga kita tidak bisa mendengar suara yang sangat pelan, mata kita juga tidak bisa melihat cahaya radio. Tetapi, ada teleskop-teleskop tertentu yang bisa melihatnya. Para astronom mengumpulkan foto-foto dari data yang dikumpulkan teleskop-teleskop tersebut lalu mewarnainya, sehingga kita bisa menikmati objek yang tak tampak ini.

Memang terdengar aneh kalau mereka memilih merah untuk mewarnai objek yang begitu dingin. Biasanya kita mengasosiasikan merah dengan sesuatu yang panas, seperti misalnya keran air panas atau api, dan biru dengan sesuatu yang dingin. Tapi, di angkasa hal itu jadi berlawanan. Titik-titik biru terang yang tersebar di foto tadi adalah bintang-bintang yang muda dan sangat panas. Kalau bintang-bintang itu nanti mendingin, mereka akan berubah warma menjadi merah.

Fakta menarik : Di manakah tempat terdingin di alam semesta? Bukan Kutub Selatan, yang temperaturnya ‘cuma’ -62°C. Masih kalah dingin deh dari tempat terdingin di ruang angkasa. Tapi menurut para ilmuwan temperatur paling rendah benar-benar ada di Bumi! Para ilmuwan di laboratorium mencoba mendapatkan temperatur yang mendekati nol mutlak!

Minggu, 19 Mei 2013

Kurang Tidur Bisa Pengaruhi Prestasi Murid di Sekolah

Kurang tidur merupakan faktor penting di balik menurunnya prestasi anak di sekolah. Demikian temuan para peneliti yang mengkaji lamanya anak tidur dan prestasi mereka di sekolah di berbagai negara.

Anak-anak yang kurang tidur terutama di jumpai di negara-negara maju dan para ahli mengkaitkan kecenderungan ini dengan makin seringnya anak berinteraksi dengan komputer dan telepon genggam pintar.

Banyak anak di negara maju yang menggunakan ponsel pintar atau komputer hingga larut malam.

Kurang tidur terbukti sangat mengganggu konsentrasi anak, sehingga guru harus melambatkan penyampaikan materi pelajaran.

Tidur sangat diperlukan

Kajian yang dilakukan para peneliti di Boston College menunjukkan jumlah terbesar anak yang kurang tidur ada di Amerika Serikat yang mencapai 73% di antara anak usia 9-10 tahun, sementara yang berusia 13-14 tahun angkanya mencapai 80%.

Rata-rata internasional untuk dua kelompok usia tersebut masing-masing adalah 47% dan 57%.

Anak-anak di Selandia Baru, Arab Saudi, Australia, Inggris, Irlandia, dan Prancis juga tergolong kurang tidur.

Sementara anak di Azerbaijan, Kazakhstan, Portugal, Republik Ceko, Jepang, dan Malta masuk ke daftar yang mendapatkan waktu tidur yang cukup.

"Anak sangat memerlukan tidur. Jika guru melaporkan sebagian murid di kelas kekuarangan tidur, jelas ini akan berpengaruh terhadap prestasi secara keseluruhan," kata Chad Minnich, peneliti di Boston College dikutip BBC Indonesia.*
Source 

Berapa Ketinggian Satelit Yang Mengorbit Bumi?


Satelit merupakan obyek yang berada di orbit dan bergerak mengelilingi sebuah planet. Ada satelit alam seperti Bulan yang mengitari Bumi ataupun satelit yang mengitari planet-planet lain. Satelit yang diluncurkan untuk mengorbit Bumi memiliki ketinggian yang berbeda-beda. Dan jika diklasifikasikan maka satelit-satelit buatan tersebut ditempatkan pada 3 ketinggian yang berbeda. Low Earth Orbit (LEO) yakni satelit yang ditempatkan pada ketinggian antara 0 – 2000 km. Satelit berada di luar atmosfer Bumi namun masih cukup dekat sehingga satelit-satelit di LEO masih bisa memotret permukaan Bumi dari luar angkasa ataupun memfasilitasi komunikasi. Medium Earth Orbit (MEO) yakni satelit yang ditempatkan pada ketinggian antara 2000 km – 35786 km.   

High Earth Orbit (HEO) yakni satelit yang berada pada ketinggian lebih dari 35786 km Satelit yang berada pada ketinggian 35786 km disebut juga Satelit GEO atau Geostationary Satellites atau Satelit Geosynchronous.   

Untuk bisa mengorbit Bumi, satelit diluncurkan dengan roket ke ketinggian yang dituju dan selanjutnya ia akan memanfaatkan gaya gravitasi Bumi untuk mengorbit. Saat ini ada sekitar 8000 satelit yang berada di orbit dan hanya 3000 di antaranya yang masih beroperasi. Artinya sisanya merupakan satelit yang sudah tidak digunakan dan sekarang menjadi sampah antariksa. Satelit diluncurkan pada ketinggian orbit yang berbeda berdasarkan misinya masing-masing. Salah satu orbit yang sering dituju adalah orbit geosynchronous dimana satelit membutuhkan 24 jam untuk mengorbit Bumi sama seperti waktu yang dibutuhkan Bumi untuk berotasi pada sumbunya.    
 Pada dasarnya, Satelit memiliki fungsi yang beragam berdasarkan misi dibuatnya satelit tersebut. Di antaranya, ada satelit yang dibuat untuk melakukan penelitian ilmiah, mengukur gaya gravitasi bumi, memantau gunung berapi, memantau cuaca, kebutuhan militer, navigasi, pencitraan Bumi, dan komunikasi. Untuk memotret bumi ada satelit khusus yang bertugas memantau seluruh permukaan bumi dan merekam peristiwa rotasinya. 
Sumber:   

UAN Hasilkan Siswa Bermentalitas Tidak Jujur

Ujian akhir nasional (UAN) sejatinya bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami apa yang dipelajarinya selama ini disebuah institusi pendidikan. Namun dewasa ini UAN seakan menjadi teror dan momok yang menakutkan bagi seorang siswa.

Bayang-bayang ketidak-lulusan menjadi faktor terbesar yang membuat seorang siswa tertekan secara psikologis. Perasaan malu terhadap teman- teman dan takut mendapat amarah dari orang tua selalu menghantui dalam benak dan pikiran mereka.

Tekanan dan tuntutan yang begitu besar tersebut melahirkan pemecahan permaslahan yang berbeda-beda di kalangan siswa. Cara positif tentu dengan giat belajar dan mengikuti bimbingan belajar. Namun cara negatif pun kerap ditempuh siswa untuk mendapatkan kesuksesan dengan cara instan. Salah satunya adalah dengan mengandalkan bocoran kunci jawaban.

Cara terakhir tersebut yang pada akhirnya mencetak siswa dengan mentalitas yang tidak jujur. Lewat UAN mereka belajar bagaimana berhasil dengan menghalalkan segala cara, melalui UAN mereka paham bagaimana berhasil lewat cara-cara instan, dan pada akhirnya mentalitas tidak jujur inilah yang diwarisi sekolah sebagai bekal hidupnya siswanya di kemudian hari.

Kedaan tersebut terasa sangat ironis, mengingat merekalah para penerus dan calon pemimpin bangsa ini di kemudian hari. Bisa dibayangkan betapa akan hancurnya suatu bangsa bila pemimpinya diisi dengan orang-orang bermentalitas, ambisius, opportunis, yang cenderung memanfaatkan cara negatif dengan menghiraukan nilai kejujuran.

Sudah saatnya Dekdibud mengevaluasi UAN sebagai parameter kelulusan siswa. Cara tersebut terbukti hanya membuat siswa tertekan, dan cenderung memanfaatkan cara-cara curang sebagai jalan keluar untuk menyelamatkan mereka dari ketidaklulusan. Usia mereka yang masih sangat muda cenderung mendorong mereka lebih memilih cara instan yang dianggap lebih ampuh untuk mengaransi mereka untuk sebuah kata yang disebut “kelulusan.”

Sebaiknya Dekdibud menjadikan UAN sebagai alat untuk pemetaan, guna mengetahui daerah mana yang nilai siswanya masih rendah dibanding daerah lain. Kemudian dengan informasi tersebut mereka meningkatkan kualitas guru, dengan melakukan pelatihan yang bertujuan meningkatkan cara mengajar dan pengetahuan para guru. Hingga akhirnya para siswa menjadi lebih mudah mengerti dan memahami suatu materi pelajaran.

Melalui proses belajar dan mengajar yang baik, pada akhirnya bangsa ini akan mencetak generasi muda yang unggul dengan mentalitas yang kuat, dan jujur. Karena akan percuma jika sebuah institusi pendidikan berhasil mencetak seribu siswa yang pintar tetapi tidak jujur. Korupsi yang merajalela, pada setiap sendi kehidupan saat ini, adalah gambaran bahwa kejujuran itu terasa begitu penting. Jika sekolah gagal menamkan nilai kejujuran pada siswanya sejak dini, sama saja dengan membiarkan lahirnya calon-calon koruptor masa depan.
Reff 

Guru yang Bisa Memberi Inspirasi

Sebagian orang berpendapat bahwa guru yang “baik“ adalah guru yang bisa memberikan inspirasi kepda seseorang sehingga memiliki kesadaran diri untuk mengubah dirinya untuk ke arah yang lebih baik. Inspirasi ini bisa berupa dorongan untuk mengubah seseorang dalam mendapatkan ilmu pengetahuan. Namun, da pula yang berbentuk dorongan untuk mengubah jalan hidupnya dari dahulu yang dianggap sebagai “anak nakal“ menjadi anak yang baik sehingga tercermin ke dalam perilaku dan akhlaknya yang mulia. Inspirasi dalam bentuk terakhir inilah yang barangkali sangat sejalan dengan sabda Rasulullah SAW ”Sesungguhnya , aku diutus sebagai pendidik.“ ( HR. Ibnu Majah ).

Guru yang “baik“ dalam bentuk pertama adalah guru yang bisa memberi Inspirasi murid – muridnya, sehingga mereka mendapatkan kemajuan dalam berbgai ilmu pengetahuan. Pada saat ini guru juga bisa sebagai sumber untuk belajar, si muridpun bisa mendapatkan cara-cara yang mudah untuk mempelajari. “Hal yang paling berharga dalam belajar adalah bagaimana cara belajar, “demikian kata Bobbi De Porter dan Mike Hernacki dalam bukunya yang cukup terkenal Quantum Learning.

Mengenai guru ini barangkali persis seperti yang diutarakan oleh Paulo Freire, “ …..Para pendidik ( guru yang baik adalah mereka yang bisa ) mencarikan kata yang tepat bagi peserta didik yang untuk belajar, selain bantuan paling baik yang bisa ditawarkan kepada peserta didik. Sehingga mereka dapat memerankan diri sebagai subyek belajar selama mengikuti pendidikan untuk memberantas buta huruf. Pendidik harus secara konsisten menemukan dan terus mencari cara - cara yang memudahkan peserta didik untuk melihat obyek yang harus diketahui dan akhirnya dipelaja, sebagai sebuah masalah.“

Lebih jauh kata Freire, “tugas pendidik ini bukannya menggunakan alat dan cara tersebut untuk menemukan obyek pengetahuan dan kemudian menawarkannya sacara paternalistik kepada peserta didik, karena ini berarti mengingkari usaha peserta didik untuk memperoleh pengetahuan. Dalam hubungan antara pendidik dan peserta didik yang dimediatori oleh obyek pengetahuan yang harus disingkap, maka faktor-faktor yang paling penting adalah pekembangan sikap kritis terhadap obyek, bukannya apa yang diajarkan pendidik tentang obyek. Maka ketika pendidik dan peserta didik secara bersama-sama mendekati obyek untuk dianalisis guna menemukan maknanya, mereka menemukan informasi untuk mendapatkan hasil analisis yang tepat“ .

Setidaknya dari gambaran di atas kita dapat menyimpulkan bahwa pendidik (guru) yang baik adalah dia yang bisa memberi inspirasi muridnya untuk selalu meningkatkan ilmu pengetahuannya, sekaligus membimbing (midiator) dalam mencari jalan atau cara-cara belajar yang tepat, sehingga si murid mudah menguasai ilmu pengetahuan tersebut. Inilah pendapat tentang guru yang “baik“ bagi yang mengatakan bahwa guru yang “baik“ adalah guru bisa memberi inspirasi muridnya.

Sementara pendapat yang lain mengatakan bahwa guru yang “baik“ adalah guru yang bisa memberi inspirasi, sehingga seseorang bisa memiliki kesadaran hidup menuju ke arah yang lebih baik. Meskipun guru itu tidak bisa memberikan peningkatan dalam masalah ilmu pengetahuannya, guru tersebut bisa memberi inspirasi muridnya untuk memiliki kesadaran diri menuju jalan hidup yang lebih atau lebih bermakna. Guru dalam kelompok ini mungkin tidak hanya sebatas guru formal yang mengajar di sekolah-sekolah. Namun ada kemungkinan lebih banyak “bertebaran“ dalam kehidupan sehari-hari, dan bisa kita temukan di rumah atau sekitar kita.

Demikianlah, guru sejati yang terbaik, Ternyata guru yang demikian tidak hanya bisa di jumpai di sekolah-sekolah atau kampus, namun banyak pula yang “bertebaran“ di sekitar kita. Merekalah “guru“ yang mampu menginspirasi kita untuk memiliki kesadaran diri untuk mengubah diri ke arah hidup yang lebih bermakna .

Allah SWT berfirman: 

“ Allah menganugerahkan al – hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki, Dan barang siapa yang dianugerahi al – hikmah itu, “ ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan tak ada  yang dapat mengambil pelajaran kecuali ulul albab, “ ( Qs. Al Baqarah : 269 )
Reff 

Sabtu, 18 Mei 2013

Manfaat Air Putih dan Pentingnya Diminum Setiap Hari

Minum air putih sering kali diabaikan sebagian orang. Perlu Anda ketahui bahwa manfaat minum air putih memiliki manfaat yang sangat luar biasa. Selain dapat menghilangkan rasa haus, juga dapat mencegah Anda makan terlalu banyak karena dengan sering minum air putih membuat Anda kenyang lebih lama, dan ini cocok bagi yang ingin melangsingkan badan khususnya para wanita yang ingin tubuhnya tampil langsing. Manfaat minum air putih lainnya yaitu dapat membuat kulit akan lebih halus disebabkan adanya ketersediaan cairan dalam tubuh.

Sebenarnya masih banyak lagi manfaat minum air putih yang tidak kita ketahui. Yang jelasnya dengan minum air putih memberikan efek yang luar biasa bagi kesehatan tubuh kita. Oleh karena itu, tidak ada alasan lagi untuk tidak mengkonsumsi air putih. Minumlah air putih secara kontinyu tiap harinya 2 liter atau bisa juga lebih, itu akan membantu kelancaran metabolisme tubuh.

Berikut beberapa manfaat pentingnya minum air putih

Dapat Meningkatkan Ketajaman Otak

Berdasarkan hasil penelitian bahwa jika terjadi dehidrasi satu persen saja dari berat badan Anda, itu sudah bisa mengurangi fungsi-fungsi berpikir Anda. Otak sangat membutuhkan begitu banyak oksigen supaya otak tersebut dapat berfungsi pada tingkat optimal. Maka dengan itu, dengan minum banyak air putih membantu terpenuhinya kebutuhan pada otak. Bahkan dengan minum 8-10 cangkir air putih tiap harinya dapat memperbaiki tingkat performa kognitif sebanyak 30 persen.

Dapat Melindungi Jantung

Minum air putih lebih dari lima gelas sehari diperkirakan dapat menurunkan serangan jantung hingga 41 persen jika dibandingkan dengan mereka yang hanya minum kurang dari dua gelas air putih tiap hari. Ada lagi, mereka yang sering minum air putih tiap hari minimal 5 gelas akan dapat membantu mengurangi resiko terjadinya kanker. Karena cairan dalam tubuh dapat mengurangi resiko kanker usus 45 persen, kanker kandung kemih 50 persen, dan juga mengurangi resiko terjadinya kanker payudara.

Dapat Mencegah Sakit Kepala

Bagi Anda yang sering mengalami sakit kepala atau migrain cobalah untuk manfaatkan dengan minum air putih. Menurut hasil penelitian, minum air putih tujuh gelas tiap hari dapat meredakan sakit kepala. Pada saat Anda ingin minum obat ada baiknya untuk minum air putih terlebih dahulu karena akan membantu mengurangi rasa sakit kepala Anda. Dari hasil uji coba mereka yang minum 1,5 liter air sakit kepalanya berkurang 21 jam, demikian pula dengan intensitas rasa sakitnya.

Membuat Anda tetap waspada.

Dehidrasi adalah penyebab utama rasa lelah yang terjadi sepanjang hari. Jika rasa letih yang Anda rasakan lebih seperti dorongan kuat untuk tidur siang, coba minum segelas air. Minum cukup air putih akan membuat Anda bekerja lebih baik, paling tidak bisa mencegah Anda merasa sulit konsentrasi. Perlu Anda tahu, tingkat dehidrasi sebesar dua persen bisa memicu masalah memori jangka pendek. Anda juga akan mengalami kesulitan berfokus pada apa yang sedang Anda baca di layar komputer. 

Cara-Cara Untuk Melatih Kecerdasan Otak

Para ilmuwan dari University of California, Berkeley, AS, pernah meneliti otak tikus. Mereka menemukan, otak tikus tumbuh sebesar 4 persen saat mereka dipaksa menjalankan tugas mental setiap hari, misalnya mencari jalan keluar dari lorong yang berliku, memanjat tangga, dan bersosialisasi dengan tikus lain.

Nah, otak tikus saja bisa dilatih untuk tumbuh, apalagi otak manusia. Makin dilatih, otak kita pasti kian tajam. Kehilangan daya ingat dalam jumlah tertentu pada usia berapa pun adalah wajar, sama seperti terjadinya perubahan pada organ tubuh lain. Yang penting, jangan malas untuk rajin melatih otak kita agar daya ingat tetap kuat sepanjang masa.

Inilah 11 Cara membuat Otak Anda Lebih Cerdas:

1. Latih kemampuan mengamati. Perhatikan lingkungan sekitar. Rekam dalam pikiran apa yang Anda lihat, mulai dari yang paling sederhana dan diteruskan dengan observasi yang lebih rumit.

2. Asah indra. Bisa dilatih dengan membedakan rasa makanan yang disukai dan yang tidak. Menyadari bau dan aroma di sekitar atau bunyi-bunyian yang ada di jalan atau mungkin rasa panas atau dingin udara di sekitar Anda.

3. Hafalkan nama teman-teman dan pasangkan nomor teleponnya. Ada berapa yang bisa diingat? Latih supaya bisa mengingat lebih banyak.

4. Pelajari sesuatu yang baru. Banyak membaca dan berkenalan dengan hal- hal lain yang mungkin bukan bidang Anda, bisa bahasa asing, pengetahuan tentang komputer, dan lain-lain.

5. Gunakan tangan supaya mengikuti petunjuk otak. Misalnya bermain gitar, mengetik tanpa melihat tuts, mengerjakan prakarya dari kayu, atau berlatih menulis halus.

6. Tekuni hobi. Gunakan kesempatan untuk mengembangkan hobi Anda.

7. Pelajari dan hafalkan tanggal-tanggal penting, menyangkut anggota keluarga, teman, atau perayaan tertentu.

8. Hafalkan sesuatu yang Anda sukai. Bisa jadi itu puisi, lagu, kalimat dari sebuah buku atau kata-kata seseorang. Sebisa mungkin juga usahakan agar kalimat yang digunakan adalah bahasa asing.

9. Latihan menghafal urutan angka berderet panjang, misalnya 32145687390282930498. Ini adalah bentuk latihan memperbaiki daya ingat jangka pendek. Lakukan dengan mengelompokkan atau memecah bilangan itu menjadi beberapa bagian, misalnya 3214568 kemudian 7390282 dan terakhir 930498.

10. Ingat perjalanan pribadi. Apa yang sedang Anda kerjakan satu jam lalu, minggu lalu pada hari Rabu pukul 10.00, misalnya. Dengan siapa, di mana, dan seterusnya.

11. Ingat dan teliti ulang pengeluaran harian. Apa yang Anda beli kemarin? Berapa uang yang ada dalam dompet Anda sekarang? Kapan Anda terakhir mengambil uang tunai, dan seterusnya.

Latihan-latihan ini akan memungkinkan sel otak tetap aktif dan jaringan penghubung antarsel otak semakin rapat. Kegiatan mental yang menantang meningkatkan jumlah sirkuit aktif atau sinapsis dalam otak. Semakin banyak sirkuit, semakin banyak asosiasi, makin besar pula kemampuan mengingat.
Reff