aguspurnomosite.blogspot.com

aguspurnomosite.blogspot.com
Berpikir Luas Membuka Cakrawala Kehidupan! Berusaha Memberikan Yang Terbaik Untuk Masa Depan! Katakan "Go Go Go SEMANGAT" !!!

Rabu, 31 Juli 2013

Media Pembelajaran Matematika SMP Dengan PowerPoint

Media Pembelajaran MATEMATIKA dengan Power Point mudah-mudahan dapat membantu Anda sebagai guruMATEMATIKA atau mempelajari secara otodidak bagi siswa. Dengan presentasi, materi dapat diulang-ulang tanpa batas dirumah. Bisa dipelajari melalui Tablet atau Laptop Anda. Materi sudah lengkap selama 3 tahun, dari kelas X sampai kelas XII.

Media Pembelajaran
MATEMATIKA dengan Power Point ini mudah-mudahan bermanfaat untuk Anda. Untuk mendownloadnya klik saja "Ambil data Disini". 


Matematika SMP Kelas IX
1. Kesebangunan [Ambil Data Disini]
2. Kongruensi [Ambil Data Disini]
3. Bangun Ruang [Ambil Data Disini]
4. Statistik [Ambil Data Disini]
5. Peluang [Ambil Data Disini]
6. Bilangan Berpangkat [Ambil Data Disini]
7. Pola Barisan [Ambil Data Disini]

Matematika SMP Kelas VIII
1. Bentuk Aljabar [Ambil Data Disini]
2. Fungsi [Ambil Data Disini]
3. Persamaan Garis Lurus [Ambil Data Disini]
4. Sitem Persamaan [Ambil Data Disini]
5. Teorema Phitagoras [Ambil Data Disini]
6. Lingkaran [Ambil Data Disini]
7. Bangun Ruang [Ambil Data Disini]

Matematika SMP Kelas VII
1. Bilangan Bulat [Ambil Data Disini]
2. Perpangkatan [Ambil Data Disini]
3. Bilangan Pecahan [Ambil Data Disini]
4. Bentuk Aljabar [Ambil Data Disini]
5. Persamaan Linear Satu Variabel [Ambil Data Disini]
6. Perbandingan [Ambil Data Disini]
7. Aritmatika Sosial [Ambil Data Disini]
8. Himpunan [Ambil Data Disini]
9. Garis dan Sudut [Ambil Data Disini]
10.Bangun datar [Ambil Data Disini]
11.Putaran Sudut [Ambil Data Disini] 

Source 

Media Pembelajaran Matematika SMA Dengan PowerPoint

Media Pembelajaran MATEMATIKA dengan Power Point mudah-mudahan dapat membantu Anda sebagai guruMATEMATIKA atau mempelajari secara otodidak bagi siswa. Dengan presentasi, materi dapat diulang-ulang tanpa batas dirumah. Bisa dipelajari melalui Tablet atau Laptop Anda. Materi sudah lengkap selama 3 tahun, dari kelas X sampai kelas XII. 

Media Pembelajaran
MATEMATIKA dengan Power Point ini mudah-mudahan bermanfaat untuk Anda. Untuk mendownloadnya klik saja "Ambil data Disini". 


Matematika SMA Kelas XII
1. Integral [Ambil Data Disini]
2. Program Linear [Ambil Data Disini]
3. Matriks [Ambil Data Disini]
4. Vektor [Ambil Data Disini]
5. Transformasi [Ambil Data Disini]
6. Barisan dan Deret [Ambil Data Disini]
7. Persamaan Eksponen dan Logaritma [Ambil Data Disini]

Matematika SMA Kelas XI
1. Statistika [Ambil Data Disini]
2. Peluang [Ambil Data Disini]
3. Trigonometri [Ambil Data Disini]
4. Lingkaran [Ambil Data Disini]
5. Suku Banyak [Ambil Data Disini]
6. Komposisi Fungsi [Ambil Data Disini]
7. Limit Fungsi [Ambil Data Disini]
8. Turunan [Ambil Data Disini]

Matematika SMA Kelas X
1. Bentuk Pangkat, Akar dan Logaritma [Ambil Data Disini]
2. Persamaan dan Fungsi Kuadrat [Ambil Data Disini]
3. Sistem Persamaan Linear [Ambil Data Disini]
4. Pertidaksamaan Linear [Ambil Data Disini]
4. Pertidaksamaan Bentuk Akar [Ambil Data Disini]
4. Pertidaksamaan Harga Mutlak [Ambil Data Disini]
5. Logika Matematika [Ambil Data Disini]
6. Trigonometri [Ambil Data Disini]
7. Geometri [Ambil Data Disini]
Source 

Media Pembelajaran Biologi SMA dengan Power Point

Media Pembelajaran BIOLOGI dengan Power Point mudah-mudahan dapat membantu Anda sebagai guru BIOLOGI atau mempelajari secara otodidak bagi siswa. Dengan presentasi, materi dapat diulang-ulang tanpa batas dirumah. Bisa dipelajari melalui Tablet atau Laptop Anda. Materi sudah lengkap selama 3 tahun, dari kelas X sampai kelas XII. 

Media Pembelajaran BIOLOGI dengan Power Point ini mudah-mudahan bermanfaat untuk Anda. Untuk mendownloadnya klik saja "Ambil data Disini".


Biologi SMA Kelas X
1. Ruang Lingkup Biologi [Ambil Data Disini]
2. Virus [Ambil Data Disini]
3. Archaebacteria dan Eubacteria [Ambil Data Disini]
4. Protista [Ambil Data Disini]
5. Jamur [Ambil Data Disini]
6. Keanekaragaman Hayati [Ambil Data Disini]
7. Tumbuhan [Ambil Data Disini]
8. Hewan [Ambil Data Disini]
9. Ekosistem [Ambil Data Disini]

Biologi SMA Kelas XI
1. Sel [Ambil Data Disini]
2. Jaringan Tumbuhan dan Hewan [Ambil Data Disini]
3. Sistem Gerak Manusia [Ambil Data Disini]
4. Sistem Peredaran Darah [Ambil Data Disini]
5. Sistem Pencernaan Makanan [Ambil Data Disini]
6. Sistem Pernapasan [Ambil Data Disini]
7. Sistem Ekskresi [Ambil Data Disini]
8. Sistem Regulasi Manusia [Ambil Data Disini]
9. Sistem Reproduksi Manusia [Ambil Data Disini]
10. Sistem Pertahanan Tubuh [Ambil Data Disini]

Biologi SMA Kelas XII
1. Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan [Ambil Data Disini]
2. Metabolisme [Ambil Data Disini]
3. Hereditas [Ambil Data Disini]
4. Teori Evolusi [Ambil Data Disini]
5. Bioteknologi [Ambil Data Disini]

Sebelum dipakai ada baiknya dipelajari atau di edit terlebih dahulu. Terimakasih

Media Pembelajaran Kimia SMA Dengan Power Point


Media Pembelajaran KIMIA dengan Power Point mudah-mudahan dapat membantu Anda sebagai guru KIMIA atau mempelajari secara otodidak bagi siswa. Dengan presentasi, materi dapat diulang-ulang tanpa batas dirumah. Bisa dipelajari melalui Tablet atau Laptop Anda. Materi sudah lengkap selama 3 tahun, dari kelas X sampai kelas XII. 

Media Pembelajaran KIMIA dengan Power Point ini mudah-mudahan bermanfaat untuk Anda. Untuk mendownloadnya klik saja "Ambil data Disini".

Kimia SMA Kelas X
1. Pendahuluan [Ambil Data Here]
2. Struktur Atom [Ambil Data Here]
3. Sistem Periodik Unsur-unsur [Ambil Data Here]
4. Ikatan Kimia [Ambil Data Here]
5. Stokiometri [Ambil Data Here]
6. Larutan Elektrolit dan Konsep redoks [Ambil Data Here]
7. Hidrokarbon dan Minyak Bumi [Ambil Data Here]

Kimia SMA Kelas XI
1. Struktur Atom, Sistem Periodik dan Ikatan Kimia [Ambil Data Here]
2. Termokimia [Ambil Data Here]
3. Laju Reaksi [Ambil Data Here]
4. Kesetimbangan Kimia [Ambil Data Here]
5. Larutan Asam dan Basa [Ambil Data Here]
6. Stokiometri Reaksi dan Titrasi Asam-Basa [Ambil Data Here]
7. Larutan Penyangga [Ambil Data Here]
8. Hidrolisis Garam[Ambil Data Here]
9. Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan [Ambil Data Here]
10. Koloid [Ambil Data Here]

Kimia SMA Kelas XII
1. Sifat-sifat Koligatif Larutan [Ambil Data Here]
2. Reaksi redoks dan Elektrokimia [Ambil Data Here]
3. Kimia Unsur [Ambil Data Here]
4. Senyawa Turunan Alkana [Ambil Data Here]
5. Benzena dan Turunannya [Ambil Data Here]
6. Makromolekul [Ambil Data Here]
7. Biomolekul [Ambil Data Here]

Semoga bermanfaat.

Mengendalikan Lidah


Allah menciptakan satu lisan dengan lidahnya dan dua telinga bukan karena kebetulan. Manusia jika ingin bijak, maka diharuskan banyak mendengar dan efektif dalam berbicara bukan malah sebaliknya. Terlalu banyak bicara dan susah/enggan jika disuruh mendengar. 

Banyak orang merasa bangga dengan kemampuan lisannya (lidah) yang begitu fasih berbicara. Bahkan tak sedikit orang yang belajar khusus agar memiliki kemampuan bicara yang bagus. Lisan memang karunia Allah yang demikian besar. Dan ia harus selalu disyukuri dengan sebenar-benarnya. Caranya adalah dengan menggunakan lisan untuk bicara yang baik atau diam. Bukan dengan mengumbar pembicaraan semau sendiri.

"Tiada satu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir." (QS Qaaf [50]: 18)


Lidah tidak bertulang. Petatah itu menggambarkan bagaimana lidah bisa membawa si pemiliknya menuju pintu surga atau menuju pintu neraka. Bahaya yang ditimbulkan oleh lidah sangat besar, dan petaka yang bermula darinya juga luar biasa. Abu Bakar Ash-Shiddiq RA. Pernah memegang lidahnya sambil menangis dan berkata, "Inilah yang mendatangkan berbagai bencana padaku."

Lidah memiliki banyak "penyakit" yang bisa membawa pemiliknya mendapatkan malapetakan seperti perkataan dusta, gosip, adu domba, perkataan kasar, mencela, perkataan kotor, kesaksian palsu, kata-kata laknat, cemoohan, merendahkan orang lain, dan sebagainya. Karena itu tidak aneh jika banyak perkataan yang menghantarkan pelakunya ke neraka, lantaran ia tidak bisa mengontrol lidahnya, dan membiarkan kata-katanya liar.

Lidah laksana binatang buas yang amat berbahaya, ular berbisa, dan api yang meluap-luap. Ibnu Abbas ra, pernah berkata kepada lidahnya sendiri, "Wahai lidah, katakanlah yang baik niscaya engkau akan meraih kebaikan. Atau diamlah, niscaya engkau akan selamat. Semoga Allah merahmati seorang muslim yang menahan lidahnya dari kehinaan, mengikatnya dari gosip, mencegahnya dari ucapan sia-sia, dan menahannya dari kata-kata yang diharamkan."

Dalam hadits shahih disebutkan bahwa Rasulullah saw. bersabda kepada Mu'adz ra. sambil memegang lidah, "Tahanlah ini!" Mu'adz berkata, "Apakah kami akan disiksa karena apa yang kami ucapkan, wahai Rasulullah?" "Ibumu akan kehilangan dirimu wahai Muadz. Tidaklah wajah orang-orang itu dilemparkan ke dalam api neraka melainkan karena hasil perbuatan lidah mereka." (HR Tirmidzi dan Ahmad)


Namun begitu, lidah juga merupakan sarana menuju kebaikan dan bisa mengantarkan pemiliknya ke pintu surga. Maka, alangkah damainya orang yang senantiasa berzikir, memohon ampun, memuji, bertasbih, bersyukur, dan bertobat kepada Allah dengan lidahnya. Dan alangkah malangnya orang yang mengoyak kehormatan
manusia, menodai kesucian, serta mendongkel nilai-nilai kebenaran.

Semoga Allah merahmati orang yang berhati-hati dengan segala ucapannya, mengatur lirikan-lirikan matanya, menghaluskan tutur katanya, dan menimbang-nimbang dahulu apa yang akan diucapkan. Allah SWT berfirman, "Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir." (Qaf [50] : 18)

Dalam hadisnya, Rasulullah SAW juga selalu mengingatkan umatnya untuk selalu menjaga kehormatan lidahnya dalam berbicara. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang menjamin untukku apa yang terletak di antara dua rahangnya (lidah), dan apa yang terletak di antara dua pahanya (kemaluan), maka aku akan menjamin untuknya surga." HR Bukhari dari Sahl bin Sa'ad.

Patut kita sadari, melatih jiwa kita untuk selalu melaksanakan perbuatan-perbuatan yang dianjurkan Allah SWT dan meninggalkan apa yang dilarang-Nya. Ya Allah, kami memohon pada-Mu agar kami memiliki lidah-lidah yang
jujur dan hati yang bersih.

Apa Itu Jujur? Dan Apa Itu Amanah?

JUJUR DALAM ISLAM 

Jujur dalam kehidupan sehari-hari merupakan anjuran dari Allah dan Rasulnya. Banyak ayat Al Qur’an menerangkan kedudukan orang-orang jujur antara lain: QS. Ali Imran (3): 15-17, An Nisa’ (4): 69, Al Maidah (5): 119. Begitu juga secara gamblang Rasulullah menyatakan dengan sabdanya:

“Wajib atas kalian untuk jujur, sebab jujur itu akan membawa kebaikan, dan kebaikan akan menunjukkan jalan ke sorga, begitu pula seseorang senantiasa jujur dan memperhatikan kejujuran, sehingga akan termaktub di sisi Allah atas kejujurannya. Sebaliknya, janganlah berdusta, sebab dusta akan mengarah pada kejahatan, dan kejahatan akan membewa ke neraka, seseorang yang senantiasa berdusta, dan memperhatikan kedustaannya, sehingga tercatat di sisi Allah sebagai pendusta” (HR. Bukhari-Muslim dari Ibnu Mas’ud)


Oleh sebab itu hendaklah kita akan senantiasa jujur. Dan dikatakan kita sebagai orang yang jujur. Orang jujur ada kemungkinan akan teguh dalam memegang amanah. Sedangkan orang yang pendusta atau tidak jujur sama sekali tidak bisa memegang amanah.

Jujur dan amanah adalah serangkaian sifat yang perlu kita sikapi. Sebagaimana rasulullah adalah seorang yang mempunyai sifat jujur, terpercaya [Amanah]. Oleh sebab itu kita patut menjadikan Rasulullah sebagai suri tauladan yang baik.

Sebagaimana Firman allah ta’ala:

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. [QS. Al-Ahzab :21] 

AMANAH DALAM ISLAM 

Kata “amanah” adalah suatu kata yang besar dalam Islam. Bila dilihat berdasarkan syariat, amanah ini pengertiannya sangat luas dan mendalam. Mulai dari “Menyimpan rahasia hingga “menjalankah sesuatu yang menjadi perjanjian atau tugas”.

Amanah adalah akhlak dari para Nabi dan Rasul. Mereka adalah orang-orang yang paling baik dalam menjaga amanah. Tidak heran bila Rasulullah dikenal sebagi orang yang paling terpercaya, terutama dalam menjalankan amanah.

Ada empat elemen penting dalam konsep amanah, yaitu:

  • Menjaga hak Allah SWT
  • Menjaga hak sesama manusia
  • Menjauhkan dari sifat abai dan berlebihan, artinya amanah memang harus disampaikan dalam kondisi tepat, tidak ditambahi atau dikurangi
  • Mengandung sebuah pertanggung jawaban
Islam mengajarkan bahwa tidak ada iman bagi orang yang tidak amanah dan tak ada agama bagi orang yang tak berjanji. Ini berarti amanah adalah bagian dari iman. Sehingga mereka yang tidak menjaga amanah, termasuk pada golongan orang-orang yang tidak beriman. Selain itu, agama juga mengajarkan kita untuk berjanji dan menepatinya karena itu bagian dari kehidupan.

Berbicara amanah juga merujuk pada golongan manusia yang termasuk para pemimpin. Bagaimanapun juga, kita semua merupakan pemimpin, setidaknya bagi diri sendiri dan keluarga. Sehingga, nanti kita pasti akan ditanya dan dimintai pertanggungjawaban tentang kepempinan kita. Hal ini tercantum dalam Alquran surat Al Anfaal ayat 27:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” 

Dari ayat di atas, kita bisa lihat bahwa Allah benar-benar dengan tegas melarang sifat khianat. Rasulullah pun dengan tegas mendidik orang untuk menjalankan amanah, bahkan sedari kecil.

Menjaga amanah itu sangat penting dan memiliki konsekuensi yang besar untuk orang-orang yang mengabaikan amanah. Begitu besarnya, hingga bumi, langit, dan gunung pun takut melanggarnya. Hal ini tercantum dalam Alquran surat Al Ahzab ayat 72:

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh."

Bila mereka saja takut, bukankah kita seharusnya lebih takut? Karena kitalah yang akhirnya dititipi amanah itu dan nantinya akan ditanya tentang pertanggungjawabannya.

Dari uraian tentang kejujuran dan amanah di atas, aku sadar bahwa aku telah melanggar amanah dan berbuat tidak jujur. Dan hal itupun jelas bahwa aku telah bertindak tidak profesional terhadap pekerjaanku saat ini. Maka dari itu aku akan memulainya secara bertahap dari hal-hal terkecil terlebih dahulu.

Hari ini telah belajar tentang arti kejujuran dan amanah. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita. Amin..

Selasa, 30 Juli 2013

Hikmah Tersembunyi dalam Kisah Burung Hud Hud

Sejenak, kita coba membaca dan merenungi kisah tentang burung Hud-hud. Burung kecil yang berbulu indah dan memiliki jambul menarik. Penampakannya seperti terlihat diatas.

Burung ini pernah diceritakan dalam Kitab suci umat Islam, Alqur’an. Ketika pada suatu hari menginspeksi pasukan, Sulaiman ‘alaihissalam tidak menemukan burung hud-hud di posisi yang ditentukan baginya, maka:

” Dia (Sulaiman) berkata: “Mengapa aku tidak melihat burung hud-hud, apakah dia termasuk yang tidak hadir.” (QS. An-Naml: 20)


Maksudnya, mengapa ia tidak berada di tempatnya. Apakah ia tidak terlihat oleh pandanganku?

”Sungguh aku benar-benar akan mengazabnya dengan keras…” (QS. An-Naml: 21)

Dia mengancam dengan suatu siksaan. Dan, para ahli tafsir masih berbeda pendapat dalam masalah tersebut. Maksudnya, hukuman itu benar-benar akan dirasakannya, bagaimanapun adanya.

”… Atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika benar-benar dia datang kepadaku dengan alasan yang terang.” (QS. An-Naml: 21)

Yakni, dengan membawa alasan yang menyelamatkan dirinya dalam kesalahan ini. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

” Maka tidak lama kemudian ….” (QS. An-Naml: 22)

Tidak lama berselang, burung hud-hud itu pun datang.

”….Lalu ia berkata:”….” (QS. An-Naml: 22)

Kepada Sulaiman ‘alaihissalam

”…Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya….” (QS. An-Naml: 22)

Maksudnya, aku melihat apa yang belum pernah engkau lihat.

”…Aku datang kepadamu dari negeri Saba dengan membawa berita penting yang meyakinkan….” (QS. An-Naml: 22)

Yaitu berita yang benar.

” Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar.” (QS. An-Naml: 23)

Dia menceritakan tentang kerajaan besar milik raja-raja Saba’ di Yaman. Lalu salah seorang raja memilih salah seorang wanitanya, untuk memegang kekuasaan, hingga akhirnya mereka mengangkat wanita itu sebagai pemimpin rakyatnya. Ratu ini bernama Balqis.

”… Dan dia dianugerahi segala sesuatu …” (QS. An-Naml: 23)

Yakni di antaranya diberi kerajaan dan kekuasaan.

”…. Serta mempunyai singgasana yang besar .” (QS. An-Naml: 23)

Yakni, singgasana kerajaannya yang dihiasi dengan berbagai macam permata, mutiara, emas, dan perhiasan yang megah.

Kemudian dia menceritakan kekufuran mereka kepada Allah, Mereka menyembah matahari. Dan syaitan telah menyesatkan mereka serta menghalangi mereka dari beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang tiada ilah selain-Nya, yang mengetahui segala sesuatu yang mereka tampakkan dan sembunyikan, baik yang bersifat material maupun immaterial.

” Allah, yang tiada Ilah Yang berhak disembah kecuali Dia, Rabb Yang mempunyai’Arsy yang besar.” (QS. An-Naml: 26)

Maksudnya, Dia mempunyai ‘Arsy yang agung yang tidak ada satu pun makhluk yang lebih besar darinya.

Dari sedikit kutipan cerita diatas, kita ambil 1 pelajaran penting:

Kisah diatas menunjukkan bahwa hewan-hewan itu sesungguhnya mengenal Rabb (Yang menciptakan, memberi dan mengatur rizki) mereka, di mana mereka juga bertasbih memuji dan mentauhidkan-Nya. Mereka mempunyai rasa cinta kepada orang-orang yang beriman dan mereka juga taat kepada Rabbnya. Bahkan mereka juga membenci orang-orang Musyrik dan orang yang mendustakan ajaran Allah dan Rasul-Nya.

Lihatlah bagaimana Hud-hud mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallah yang memiliki arti, pensucian diri dari segala bentuk penghambaan kepada selain Allah dan penetapan bahwa Allah lah yang berhak untuk disembah, sebagai bentuk keheranan hud-hud terhadap kondisi Ratu Balqis dan rakyatnya yang menyembah matahari sehingga dia jadikan sebagai alasan atas ketidak hadirannya dalam barisan burung yang diperiksa Nabi Sulaiman.

Sudah seharusnya kita sebagai manusia jauh lebih mengenal Rabb nya karena kita dibekali akal dan hati oleh Allah. Dan sudah semestinya kita tidak menserikatkan Allah dengan yang lainnya. Masa’ kalah sama Burung Hud-Hud.

Keistimewaan Semut dalam Al Quran

Semut, salah satu serangga yang dimuat bahasannya dalam Al-Qur’an. Lalu, apa istimewanya semut sehingga diabadikan dalam Al-Qur’an? Ini dia pembahasannya:

Semut adalah serangga eusosial yang berasal dari keluarga Formisidae, dan semut termasuk dalam ordo Himenoptera bersama dengan lebah dan tawon. Semut terbagi atas lebih dari 12.000 kelompok, dengan perbandingan jumlah yang besar di kawasan tropis. Semut dikenal dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur, yang terkadang terdiri dari ribuan semut per koloni. Jenis semut dibagi menjadi semut pekerja, semut pejantan, dan ratu semut. Satu koloni dapat menguasai dan memakai sebuah daerah luas untuk mendukung kegiatan mereka. Koloni semut kadangkala disebut superorganisme dikarenakan koloni-koloni mereka yang membentuk sebuah kesatuan.

Semut adalah hewan terkuat didunia. Walaupun tubuhnya kecil, ia mampu menopang benda dengan beban 50 kali dari beban tubuhnya. Jika diadukan dengan hewan sangat besar seperti gajah atau gorilla, yang hanya mampu menopang benda maksimal sampai 3 kali dari beban tubuhnya.

Nah, itulah sekilas tentang semut. Lalu, apa hubungannya dengan Al-Qur’an? Allah SWT berfirman: “Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, “Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.” (QS.An-Naml: 18). Dalam ayat itu, ada 2 hal yang membuktikan kehebatan Al-Qur’an dalam mendeskripsikan semut:

  1. Dalam ayat itu, Allah SWT menggunakan dhomir hiya untuk semut yang memerintah semut2 lainnya. Secara tersirat, Allah ingin menegaskan bahwa semut dipimpin oleh ratu. Hal itu dibuktikan oleh penelitian akhir-akhir ini.
  2. Lalu, ratu itu berinisiatif untuk menyelamatkan semut-semut lainnya dengan memerintahkan semut lainnya untuk masuk ke dalam sarang mereka masing-masing. Hal ini mengindikasikan bahwa semut memiliki rasa sosial dan peduli yang tinggi. Sang ratu tidak menyelamatkan diri sendiri, tapi juga mengajak rakyat-rakyatnya. Bukti itu pun baru terkuak akhir-akhir ini. Rasa peduli ini patut dicontoh oleh pemimpin-pemimpin manapun (bahkan oleh org2 awam seperti kita). Hal ini tergambar dalam doa Nabi Sulaiman AS di ayat selanjutnya: “…Dan dia berdoa,”Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu…”. Wallahu a’lam bish-shawwaab… Semoga bermanfaat. Reff

Sungai 5 Warna Di Columbia

 Sungai ini namanya Cano Cristales, terletak di Kolombia. Sungai ini memiliki 5 warna diairnya. Dikenal juga dengan “Sungai Lima Warna” atau “Sungai Pelangi.” Nah, yang bisa bikin airnya jadi berwarna itu adalah ganggang khusus yang ada pada bebatuan disungai tersebut.

Arus air sungai mengatur jumlah matahari yang bisa mencapai ganggang, dan selama musim hujan, arus tersebut menjauhkan sinar matahari dari dasar sungai. Pada musim kemarau, airnya terlalu dangkal jadi tidak akan mengeluarkan warna-warna tersebut. Tapi saat-saat diantara kedua musim tersebut merupakan waktu yang tepat bagi Cano Cristales untuk memamerkan warnanya.

Selama waktu-waktu tersebut, dasar sungai ditutupi oleh berbagai warna, mulai dari biru, hingga hijau dan merah, dengan banyak gradasi warna. Sayangnya keindahan ini hanya bertahan beberapa hari, antara musim hujan dan musim kemarau. Tapi hal itu yang justru membuat sungai ini menjadi lebih spesial.

Sayangnya, atau mungkin untungnya, sungai ini terletak didaerah yang terpencil, didekat kota La Macarena. Sungai dengan lebar 20 meter dan panjang 100 meter ini hanya bisa dicapai dengan menggunakan kuda atau bagal dan hanya sedikit agen perjalanan yang menawarkan perjalanan kesana. 











  
Sumber: www.kaskus.us 

Silahkan di Share, Copas, Dan Lain-Lain, Dengan Tetap Mencantumkan Sumbernya.

“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.” (HR Muslim no. 2674). 

Batas Siang dan Malam

Gambar berikut ini adalah foto yang diambil oleh beberapa satelit Wahana Luar Angkasa Amerika Serikat, NASA, tepat diatas Benua Afrika bagian utara dan Eropa. Nampak lampu-lampu masih menyala di bagian Bumi yang masih gelap… 

 

Foto ini memberikan gambaran yang menakjubkan tentang fenomena “bercampurnya” antara siang dan malam. Ada benang yang sangat tipis yang memisahkan malam dan siang di perbatasan antara keduanya. Fenomena yang membuat kagum para ilmuwan. Dan tidak ada bahasa yang cocok untuk menggambarkan fenomena unik ini kecuali firman Allah Ta’ala : 

”Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah (berkuasa) memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan bahwasannya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. 

(Kuasa Allah) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah, Dia-lah (Tuhan) Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar”.
[QS. Al Hajj ayat 61-62]


Subhanaallah…