aguspurnomosite.blogspot.com

aguspurnomosite.blogspot.com
Berpikir Luas Membuka Cakrawala Kehidupan! Berusaha Memberikan Yang Terbaik Untuk Masa Depan! Katakan "Go Go Go SEMANGAT" !!!

Senin, 14 Januari 2013

Inspirasi Kesuksesan “Anak singkong” Indonesia

 
Seorang anak dilahirkan dalam keluarga sederhana atau bahkan miskin, masa kecil dilewati di kampung dengan segala keterbatasan. Walaupun begitu ia tetap berprestasi, sampai akhirnya dengan perjuangan yang tak kenal lelah, ia bisa sekolah ke kota hingga menjadi sarjana. Waktu berjalan dan ia terus berjuang. Singkat cerita, ia sekarang telah menjadi salah satu orang yang terpandang di masyarakat karena kesuksesanya. Sekilas pola ini memang mirip sinetron atau film yang direkayasa. Akan tetapi bila kita baca biografi beberapa tokoh bangsa Indonesia saat ini, memang begitu alurnya. Entah para sutradara yang mengamati fenomena ini, lalu dibuat film, atau anak-anak singkong ini yang termotivasi dan sengaja meniru perjalanan hidup para tokoh di film, yang jelas kisah hidup mereka begitu menginspirasi.

Tulisan ini sebenarnya berawal ketika saya membaca buku “Chairul Tanjung Si Anak Singkong”. Saya begitu terinspirasi dengan kisah beliau. Chairul tanjung kecil adalah anak yang pernah tinggal di losmen dengan 8 orang sekamar, bahkan pernah tinggal di perkampungan kumuh Jakarta, sekarang beliau adalah pengusaha sukses dengan Trans TV, Trans 7, DetikNews, Trans studio, Bank Mega, Carefour dan sebagainya. Lalu saya coba cari tokoh-tokoh lain yang menginspirasi, ternyata banyak yang masa kecilnya seperti beliau. Berikut saya rangkumkan beberapa “anak singkong” lain yang saat ini menjadi orang-orang hebat di negeri ini,  

 

1. Dahlan Iskan

Menteri yang paling sering muncul di TV ini bukan berasal dari keluarga kaya. Ia dibesarkan di lingkungan pedesaan di Magetan, Jawa Timur. Bahkan waktu masa sekolah Dahlan berjalan kaki sejauh 6 km tanpa sepatu. Beliau baru punya sepatu saat kelas 3 SMA. Sekarang, kita bisa lihat, Dahlan adalah salah satu pengusaha sukses bahkan dipercaya menjadi menteri BUMN. Banyak gebrakan yang dilakukannya, salah satunya dalam perombakan manajemen BUMN dan produksi mobil listrik. Berikut biografi lengkap Dahlan http://kolom-biografi.blogspot.com/2012/03/biografi-dahlan-iskan.html  



2. Ahmad Heryawan

Gubernur Jawa Barat yang akrab dengan sapaan Aher ini dulunya juga anak kampung, beliau sekolah di SD Salaawi, lalu melanjutkan ke SMP Sukaraja dan SMA 3 Sukabumi. Latar belakang rakyat biasa ternyata tidak membuat beliau biasa-biasa saja dalam memimpin Jabar. Hingga saat ini sudah lebih dari 90 prestasi beliau yang mendapat apresiasi baik dari media, lembaga pemerintah, lembaga pendidikan maupun lembaga lain. 

Banyak sekali prestasi beliau bersama Jabar sehingga terlalu panjang bila saya tulis satu persatu. Dua diantaranya, penghargaan presiden RI tahun 2010 sebagai provinsi dengan produksi padi tertinggi tingkat nasional dan penghargaan dari kementrian pekerjaan umum atas pembangunan infrastruktur bina marga, khususnya pembangunan lingkar nagreg untuk mengatasi kemacetan. Tahun ini beliau mencalonkan kembali dalam pilgub jabar bersama Dedy Mizwar untuk melanjutkan prestasi-prestasinya yang luar biasa. Lebih lengkap lagi bisa dilihat di biografi Ahmad heryawan berikut http://biografi.rumus.web.id/biografi-ahmad-heryawan-kang-aher/ 



3. Joko Widodo

Gubernur baru Jakarta ini dari segi fisik memang terlihat ndeso, namun dari segi prestasi jangan ditanya lagi, media sudah sangat banyak memberitakannya. Alumni UGM ini bukanlah anak pejabat atau jenderal, dia “hanya” anak pedagang kayu yang hidup di bantaran sungai. Salah satu prestasinya saat memimpin solo yang sering muncul di media adalah merelokasi pedagang kaki lima dengan jalan damai. Merakyat adalah salah satu kelebihan Jokowi, meskipun banyak orang yang mengkritik ia tidak bisa menyelesaikan masalah makro karena sibuk mengurusi langsung hal-hal kecil dan teknis bahkan disebut terlalu banyak pencitraan, namun rakyat tetap mencintai dia. Selengkapnya biografi Jokowi disini http://biografi.rumus.web.id/biografi-jokowi-joko-widodo/

Begitulah, mungkin seorang pemimpin yang baik memang harus berasal dari keluarga sederhana yang masa kecilnya jauh dari kemewahan dunia sehingga ia akan lebih peka pada kehidupan rakyatnya. Maju terus “anak singkong” Indonesia!

Kisah Belalang

 
Belalang merupakan hewan yang sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Warna yang hijau seringkali membuat mata kita tersamar akan kehadirannya. Lalu apa istimewanya belalang ? Belajar dari belalang dapat memberikan kita banyak sekali inspirasi.

Belalang merupakan hewan yang tergolong dalam jenis serangga. Belalang mampu melompat 100 kali lebih dari panjang badannya. Hebat bukan ? Hebatnya lagi ada sebuah perguruan tinggi yang ingin meneliti tentang kecanggihan lompatan belalang. Perguruan tinggi tersebut menangkap satu belalang lalu ditempatkan dalam kotak kaca yang berlubang. Mulailah dilakukan eksperimen untuk mengamati lompatan belalang tersebut.

Hari pertama eksperimen dilakukan dengan melihat lompatan belalang terhadap kaca tersebut. Saking tingginya lompatan belalang, sampai2 kepalanya membentur atap kotak kaca tempat ia bernaung. Karena terus-menerus kepalanya menabrak kaca, belalang tersebut merasakan kesakitan, sehingga ia pun mulai menyesuaikan tinggi lompatanya sesuai dengan tinggi atap kotak kaca. Selang beberapa hari, tidak terdengar lagi suara benturan pada atap kaca. Belalang masih sering melompat hanya tidak setinggi atap kotak kaca dan tidak pernah menyentuh atap tersebut sama sekali.

Setelah si belalang tidak pernah menyentuh atap kotak kaca tadi, si peneliti menurunkan ketinggian atap kaca menjadi setengahnya. Sesuai dugaan si belalang tadi lagi-lagi menabrak atap kotak kaca tersebut berulang kali. Karena kesakitan maka belalang tersebut menyesuaikan kembali lompatannya sehingga setinggi atap kaca. Dan beberapa hari kemudian, belalang tersebut masih sering melompat namun tidak pernah lagi menabrak atap kaca tersebut.

Saking penasarannya si peneliti, akhirnya ia memutuskan untuk menurunkan ketinggian atap kaca sesuai dengan ketinggian belalang. Alhasil, si belalang hanya mampu berjalan mondar-mandir ke sana kemari tanpa pernah bisa melompat. Hingga suatu hari peneliti tersebut melepaskan belalang di alam, dan tau apa yang terjadi ? Belalang tersebut sama sekali tak bisa melompat. Satu inci pun ia tak pernah melompat.Yang dilakukannya hanya berjalan dan tak pernah melompat.

Lantas apa yang dipelajari dari cerita belalang tersebut? Ternyata kehidupan kita sama seperti belalang tadi. Kita sering mendapat halangan dan rintangan yang kadang membuat ktia tak mampu melompat lebih tinggi. Kenyamanan yang kita terima seringkali menjebak kita dalam zona nyaman yang sulit sekali ditinggalkan. Padahal jika menelisik lebih dalam, saat kita kecil dulu kita justru selalu melompat lebih tinggi. Saat kita belajar menaiki sepeda, kita sering mengalami jatuh, menangis, tapi segera bangkit dan belajar lagi. Sayang seiring dengan perkembangan manusia, terkadang banyak pengaruh dari lingkungan yang menyatakan bahwa hal tersebut sulit, tidak mungkin atau bahkan sering membuat kita lebih cenderung pasrah terhadap kenyataan.

Kita adalah manusia, yang sejatinya tidak ingin menjadi seperti belalang tersebut yang tidak pernah bisa melompat lebih tinggi. Manusia merupakan mahluk yang paling sempurna yang diciptakan dengan berbagai kelebihan, yang diberi akal untuk dapat belajar dari kesalahan sehingga saat gagal kita mampu bangkit dan terus maju dalam menghadapi segala rintangan yang ada. Jangan pernah kita terjebak dalam zona nyaman dan harus terus maju untuk meraih impian.
Reff : abusyams.blogspot.com

INTISARI KIMIA SMA LENGKAP dan LATIHAN SOAL.



Untuk anak-anak SMA kelas XII, persiapan kalian menghadapi UN semakin sempit waktunya. Kurangi bermain atau kegiatan yang tidak berguna lainnya. Saatnya fokus mempersiapkan UN yang semakin dekat dan bervariasi tipe soalnya. Jangan kuatair, untuk anak-anak yang selalu semangat, giat belajar, UN bukanlah hal yang menakutkan meski nantinya terdiri dari 20 paket soal. 


Berikut ini saya sediakan file  INTISARI KIMIA SMA LENGKAP dan LATIHAN SOAL. File ini berasal dari http://pak-anang.blogspot.com

Jadi tunggu apalagi, cepat download, pelajari, kalau tidak jelas tanyakan pada guru kalian. Semoga sukses selalu untuk kalian! 

Untuk download klik pada tautan yang saya sediakan dibawah ini :  

Minggu, 13 Januari 2013

Karakteristik Sekolah Efektif

 
Disini saya menggunakan istilah Sekolah Efektif, bukan Sekolah Unggul. Sebutan sekolah unggulan itu sendiri kurang tepat. Kata “unggul” menyiratkan adanya superioritas dibanding dengan yang lain. Kata ini menunjukkan adanya “kesombongan” intelektual yang sengaja ditanamkan di lingkungan sekolah. Di negara-negara maju, untuk menunjukkan sekolah yang baik tidak menggunakan kata unggul (excellent) melainkan effective, develop, accelerate, dan essential.

Terkait dengan pemahaman sekolah unggul (effective) berbagai pendapat teori dari ahli pedidikan menegaskan beberapa indikatornya sebagai berikut : 

David A. Squires,(1983) ciri-ciri sekolah efektif yaitu : 
  1. Adanya standar disiplin yang berlaku bagi kepala sekolah, guru, siswa, dan karyawan di sekolah
  2. Memiliki suatu keteraturan dalam rutinitas kegiatan di kelas;
  3. Mempunyai standar prestasi sekolah yang sangat tinggi;
  4. Siswa diharapkan mampu mencapai tujuan yang telah direncanakan;
  5. Siswa diharapkan lulus dengan menguasai pengetahuan akademik;
  6. Adanya penghargaan bagi siswa yang berprestasi;
  7. Siswa berpendapat kerja keras lebih penting dari pada faktor keberuntungan dalam meraih prestasi;
  8. Para siswa diharapkan mempunyai tanggungjawab yang diakui secara umum;
  9. Kepala Sekolah mempunyai program inservice, pengawasan, supervisi, serta menyediakan waktu untuk membuat rencana bersama-sama dengan para guru dan memungkinkan adanya umpan balik demi keberhasilan prestasi akademiknya.
Jaap Scheerens (1992) sekolah yang efektif mempunyai lima ciri penting yaitu : 
  1. Kepemimpinan yang kuat; 
  2. Penekanan pada pencapaian kemampuan dasar;
  3. Adanya lingkungan yang nyaman;
  4. Harapan yang tinggi pada prestasi siswa;
  5. Penilaian secara rutin mengenai program yang dibuat siswa. 
Mackenzie (1983) mengidentifikasikan tiga dimensi pendidikan efektif yaitu kepemimpinan, keefektifan dan efisiensi serta unsur pokok dan penunjang masing-masing dimensi tersebut.

Edmons (1979) lima karakteristik sekolah efektif yaitu : 
  1. Kepemimpinan dan perhatian kepala sekolah terhadap kualitas pengajaran,
  2. Pemahaman yang mendalam terhadap pengajaran,
  3. Iklim yang nyaman dan tertib bagi berlangsungnya pengajaran dan pembelajaran,
  4. Harapan bahwa semua siswa minimal akan menguasai ilmu pengetahuan tertentu, dan
  5. Penilaian siswa yang didasarkan pada hasil pengukuran hasil belajar siswa.
Townsend (1994). mengidentifikasikan sekolah yang efektif adalah : 
  1. Penggunaan standar tes,
  2. Pendekatan reputasi, dan
  3. Penggunaan evaluasi sekolah serta pengembangan berbagai aktifitas.
Pengetahuan lain mengenai sekolah efektif adalah sebagai berikut : 
  1. Mampu mendemontrasikan kebolehannya mengenai seperangkat kriteria ;
  2. Menetapkan sasaran yang jelas dan upaya untuk mencapainya;
  3. Adanya kepemimpinan yang kuat ;
  4. Adanya hubungan yang baik antara sekolah dengan orangtua siswa; dan
  5. Pengembangan staf dan iklim sekolah yang kondusif untuk belajar  
Departemen Pendidikan Nasional telah menetapkan sejumlah kriteria yang harus dimiliki Sekolah "Unggul" baca Efektif. Meliputi : 
  1. Masukan (input) yaitu siswa diseleksi secara ketat dengan menggunakan kriteria tertentu dan prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan. Kriteria yang dimaksud adalah : (1) Prestasi belajar superior dengan indicator angka rapor, Nilai Ebtanas Murni (NEM), dan hasil tes prestasi akademik, (2) Skor psikotes yang meliputi intelgensi dan kreativitas, (3) Tes fisik, jika diperlukan.
  2. Sarana dan prasarana yang menunajang unutk memenuhi kebutuhan belajar siswa serta menyalurkan minat dan bakatnya, baik dalam kegiatan kurikuler maupun ekstra kurikuler.
  3. Lingkungan belajar yang kondusif untuk berkembangnya potensi keunggulan menjadi keunggulan yang nyata baik lingkung fisik maupun social-psikologis.
  4. Guru dan tenaga kependidikan yang menangani harus unggul baik dari segi penguasaan materi pelajaran, metode mengajar, maupun komitmen dalam melaksanakan tugas.Untuk itu perlu diadakan insentif tambahan guru berupa uang maupun fasilitas lainnya seperti perumahan.
  5. Kurikulum dipercaya dengan pengembangan dan improvisasi secara maksimal sesuai dengan tuntutan belajar peserta didik yang memiliki kecepatan belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa seusianya.
  6. Kurun waktu belajar lebih lama dibandingkan sekolah lain. Karena itu perlu ada asrama untuk memaksimalkan pembinaan dan menampung para siswa dari berbagai lokasi. Di kompleksasrama perlu adanya sarana yang bisa menyalurkan minat danbakat siswa seperti perpustakaan, alat-alat olah raga,kesenian dan lain yang diperlukan.
  7. Proses belajar mengajar harus berkulitas dan hasilnya dapat diertanggungjawabkan (accountable) baik kepada siswa, lembaga maupun masyarakat.
  8. Sekolah unggul tidak hanya memberikan manfaat kepada peserta didikdi sekolah tersebut, tetapi harus memiliki resonansi social kepada lingkungan sekitarnya.
  9. Nilai lebih sekolah unggul terletak pada perlakuan tamban di luar kurikulum nasional melalui pengembangan kurikulum, program pengayaan dan perluasan, pengajaran remedial, pelayanan bimbingn dan konseling yang berkualitas, pembinaan kreatifitas dan disiplin.
Menurut Usman, memiliki 13 karakteristik, sebagai berikut :
  1. Kinerja (performa); berkaitan dengan aspek fungsional sekolah.
  2. Waktu ajar (time liness): selesai dengan waktu yang wajar.
  3. Handal (reliability); usia pelayanan prima bertahan lama.
  4. Daya tahan (durability): tahan banting
  5. Indah (asetetics)
  6. Hubungan manusiawi (personal interface): menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan profesionalisme.
  7. Mudah penggunaannya (easy of use) sarana dan prasarana dipakai.
  8. Bentuk khusus (feature) keunggulan tertentu.
  9. Standar tertentu (conformance to specification) memenuhi standar tertentu.
  10. Konsistensi (consistency) keajegan, konstan, atau stabil
  11. Seragam (uniformity): tanpa variasi, tidak tercampur.
  12. Mampu melayani (serviceability): mampu memberikan pelayanan prima.
  13. Ketepatan (acruracy) ketepatan dalam pelayanan.
Reff : muhfathurrohman.wordpress.com

Profesionalisme Pendidik dalam Islam

 
Dari hasil analisis terhadap sejumlah literatur, secara umum syarat Profesionalisme Guru
sebagai Pendidik menurut Islam adalah :  


1. Bertaqwa
Dalam kamus Munjid (1986: 915), kata Taqwa berasal dari kata”Waqo-Yaqy-Wiqoyah”
yang berarti menjaga, menghindari, menjauhi, takut, dan berhati-hati. Dengan demikian, Taqwa bukan hanya sekedar takut, akan tetapi juga merupakan kekuatan untuk taat kepada perintah Allah SWT. Dengan kesedaran ini, membuat kita menyadari dan meyakini dalam hidup ini bahwa tidak ada jalan menghindar dari Allah, sehingga mendorong kita untuk selalu berada dalam garis-garis yang yang telah Allah tentukan.   

2. Berilmu Pengetahuan Luas
Islam mewajibkan kepada ummatnya untuk menuntut ilmu, Allah sangat senang kepada
orang yang suka mencari ilmu. Oleh karena itu seorang guru harus menambah perbendaharaan keilmuannya. Karerna dengan ilmu orang akan bertambah keimanan dan derajatnya di hadapan Allah.

“Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”.
(QS. Al-mujadilah 11)  


3. Berlaku Adil
Secara harfiah, adil berarti lurus dan tegak, bergerak dari posisi yang salah menuju posisi
yang diinginkan, adil juga berarti seimbang (balance)dan setimbang (equilibrium), sedangkan menurut Aminudin (Muhammad Nurdin, 2004: 173) adil adalah meletakan sesuatu pada tempatnya. Maksudnya tidak termasuk memihak antara yang satu dengan yang lain. Dengan kata lain, bertindak atas dasar kebenaran, bukan mengikuti nafsunya.

4. Berwibawa

Guru yang berwibawa dilukiskan oleh Allah dalam Al-Qur’an, surat Al-Furqon ayat 63 dan 64 :

“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan”.

“Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka” 


5. Ikhlas
Ikhlas artinya bersih, murni, dan tidak bercampur dengan yang lain. Sedangkan ikhlas
menurut istilah adalah ketulusan hati dalam melaksanakan suatu amal yang baik, yang semata-mata karena Allah. 

Ikhlas dengan sangat indah digambarkan oleh dalam Al-Qur’an surat Al-An’am ayat 162 :
“Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam”.  

6. Mempunyai Tujuan yang Rabbani
Hendaknya guru mempunyai tujuan yang rabbani, di mana segala sesuatunya bersandar
kepada Allah dan selalu mentaati-Nya, mengabdi kepada-Nya, mengikuti syari’at-Nya, dan mengenal sifat-sifta-Nya. Jika guru telah mempunyai sifat rabbani, maka dalam segala kegiatan pendidikan muridnya akan menjadi Rabbani juga, yaitu orang-orang yang hatinya selalu bergetar ketika disebut nama Allah dan merasakan keagungan-Nya pada setiap rentetan peristiwa sejarah peristiwa melintas dihadapannya.

“Sesungguhnya orang-orang yang berimanialah mereka yang bila disebut nama Allah[595] gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal”. (QS. Al-Anfaal ayat 2)  


7. Mampu Merencanakan dan Melaksanakan Evaluasi Pendidikan
Perencanaan adalah suatu pekerjaan mental yang memerlukan pemikiran, imajinasi dan
kesanggupan melihat ke depan. Dengan demikian seorang guru harus mampu merencanakan proses belajar mengajar dengan baik. Guru yang dapat membuat perencanaan adalah sama pentingnya dengan orang yang melaksanakan rencana tersebut. Oleh karena sebuah perencanaan yang matang dalam sebuah proses belajar mengajar membutuhkan suatu pemikiran dan kesanggupan dalam melihat masa depan, yang akan berhasil manakala rencana tersebut dilaksanakan dengan baik. 

Istiah evaluasi berasal dari bahasa Inggris yaitu “Evalution”. Evaluasi adalah suatu proses untuk menentukan nilai dari sesuatu. Evaluasi diartikan juga segala sesuatu tindakan atau proses untuk menentukan nilai segala sesuatu dalam dunia pendidikan atau yang ada hubungannya dengan dunia pendidikan. 

Tujuan evaluasi adalah mengetahui kadar pemahaman murid terhadap mata pelajaran, untuk melatih keberanian dan mengajak murid untuk mengingat kembali pelajaran tertentu yang telah diberikan. Jenis-jenis evaluasi yang dapat dierapkan oleh seorang guru dalam pendidikan Islam yaitu “Evaluasi forrmatif, Evaluasi sumatif, Evaluasi penempatan, dan Evaluasi diagnostic”. Syarat-syarat yang dapat dieprgunakan dalam evaluasi pendidikan Islam adalah : “Validity, Reliable, dan Efisien”. Jenis-jenis evaluasi yang biasanya diterapkan adalah ters tertulis (written test), tes lisan (oral test), tes perbuatan (Performance test)  

8. Menguasai Bidang yang Ditekuni

Guru harus cakap dalam mengajarkan ilmunya, karena seorang guru hidup dengan
ilmunya. Guru tanpa ilmu yang dikuasasinya bukanlah guru lagi. Oleh karena itu kewajiban seorang guru adalah selalu menekuni dan menambah ilmu pengetahuannya. Yang dimaksud dengan menguasai bidang yang ditekuni adalah seorang guru yang ahli dalam mata pelajaran tertentu. Tidak menutup kemungkinan seorang guru mampu mengajar muridnya sampai dua mata pelajaran, yang penting dia professional dan menguasai keilmuannya.
Reff : yoesalazhar.blogspot.com

Profesi Pengemis

 
Begitu banyak saat ini yang menjadikan mengemis sebagai profesi, kadang disadari maupun tanpa disadari. Padahal ia masih muda dan bisa memikul beras, sehat dan dapat bekerja dengan tenaganya, bahkan kadang orang yang sudah mapanpun, tanpa disadari berperilaku sebagai pengemis. Tetapi karena dasar pemalas, jadinya mengemis dijadikan jalan mudah. Karena menengadahkan tangan, maka secarik kertas rupiah didapat. Padahal profesi pengemis adalah profesi yang tercela, begitu hina di dunia apalagi diakhirat.

Bekerja Keraslah

Islam sendiri memerintahkan pada kita untuk bekerja keras dan meminta-minta alias pengemis adalah suatu pekerjaan yang hina.

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 
“Lebih baik seseorang bekerja dengan mengumpulkan seikat kayu bakar di punggungnya dibanding dengan seseorang yang meminta-minta (mengemis) lantas ada yang memberi atau enggan memberi sesuatu padanya.” (HR. Bukhari no. 2074)

Bekerja keras dengan menggunakan tangan, itu adalah salah satu pekerjaan terbaik bahkan inilah cara kerja para nabi ‘alaihimush sholaatu wa salaam. Dari Al Miqdam, dari Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
“Tidak ada seseorang memakan suatu makanan yang lebih baik dari makanan hasil kerja keras tangannya sendiri. Dan Nabi Daud ‘alaihis salam makan dari hasil kerja keras tangannya.” (HR. Bukhari no. 2072)

Ancaman Bagi Pengemis

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar, ia berkata bahwa Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika seseorang meminta-minta (mengemis) pada manusia, ia akan datang pada hari kiamat tanpa memiliki sekerat daging di wajahnya.” (HR. Bukhari no. 1474 dan Muslim no. 1040)

Dari Hubsyi bin Junadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa meminta-minta padahal dirinya tidaklah fakir, maka ia seakan-akan memakan bara api.” (HR. Ahmad 4/165. Syaikh Syu’aib Al Arnauth berkata bahwa hadits ini shahih dilihat dari jalur lain)

Dari Samuroh bin Jundub, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Meminta-minta adalah seperti seseorang mencakar wajahnya sendiri kecuali jika ia meminta-minta pada penguasa atau pada perkara yang benar-benar ia butuh.” (HR. An Nasai no. 2600, At Tirmidzi no. 681, dan Ahmad 5/19. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Hanya tiga orang yang diperkenankan boleh meminta-minta sebagaimana disebutkan dalam hadits Qobishoh, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Wahai Qobishoh, sesungguhnya meminta-minta itu tidak halal kecuali untuk tiga orang: 
  1. Seseorang yang menanggung hutang orang lain, ia boleh meminta-minta sampai ia melunasinya, 
  2. Seseorang yang ditimpa musibah yang menghabiskan hartanya, ia boleh meminta-minta sampai ia mendapatkan sandaran hidup, dan 
  3. Seseorang yang ditimpa kesengsaraan hidup sehingga ada tiga orang yang berakal dari kaumnya berkata, ‘Si fulan benar-benar telah tertimpa kesengsaraan’, maka boleh baginya meminta-minta sampai mendapatkan sandaran hidup. 
Meminta-minta selain ketiga hal itu, wahai Qobishoh adalah haram dan orang yang memakannya berarti memakan harta yang haram.” (HR. Muslim no. 1044)

Jangan Manjakan Pengemis

Kami hanya nasehatkan jangan manjakan pengemis apalagi pengemis yang malas bekerja seperti yang berada di pinggiran jalan. Kebanyakan mereka malah tidak jelas agamanya, shalat juga tidak, begitu pula hanya sedikit yang puasa. Carilah orang yang sholeh yang lebih berhak untuk diberi, yaitu orang yang miskin yang sudah berusaha bekerja namun tidak mendapatkan penghasilan yang mencukupi kebutuhan keluarganya. Dari Abu Hurairah, ia berkata,
“Namanya miskin bukanlah orang yang tidak menolak satu atau dua suap makanan. Akan tetapi miskin adalah orang yang tidak punya kecukupan, lantas ia pun malu atau tidak meminta dengan cara mendesak.” (HR. Bukhari no. 1476)

Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah. Semoga Allah senantiasa memberikan kita rizki yang halal dan semangat untuk bekerja keras.
Reff : Muslim.Or.Id

Berdetak 31.104.000 kali

 
Konon, …
Seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. “Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?” “Ha?,” kata jam terperanjat, “Mana sanggup saya?”
“Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?”
“Delapan puluh ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?” jawab jam penuh keraguan.
“Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?”
“Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? Banyak sekali itu” tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya
Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam, “Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?”
“Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!” kata jam dengan penuh antusias.
Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik.
Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti.
Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali

Renungan :
Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang begitu terasa berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita teryata mampu. Bahkan yang semula kita anggap impossible untuk dilakukan sekalipun. Jangan berkata “tidak” sebelum Anda pernah mencobanya 

Kata Bijak :
Ada yang mengukur hidup mereka dari hari dan tahun, yang lain dengan denyut jantung, gairah, dan air mata. Tetapi ukuran sejati adalah apa yang telah engkau lakukan dalam hidup ini.

Air dan Besi

 
Ada dua benda yang bersahabat karib yaitu besi dan air. Besi seringkali berbangga akan dirinya sendiri. Ia sering menyombong kepada sahabatnya, "Lihat ini aku, kuat dan keras. Aku tidak seperti kamu yang lemah dan lunak." Air hanya diam saja mendengar tingkah sahabatnya.

Suatu hari besi menantang air berlomba untuk menembus suatu gua dan mengatasi segala rintangan yang ada di sana . Aturannya, "Barang siapa dapat melewati gua itu dengan selamat tanpa terluka maka ia dinyatakan menang." Besi dan air pun mulai berlomba. Rintangan pertama mereka ialah mereka harus melalui penjaga gua itu yaitu batu-batu yang keras dan tajam. Besi mulai menunjukkan kekuatannya, Ia menabrakkan dirinya ke batu-batuan itu.Tetapi karena kekerasannya, batu-batuan itu mulai runtuh dan besi pun banyak terluka di sana sini karena melawan batu-batuan itu.

Air melakukan tugasnya, ia menetes sedikit demi sedikit untuk melawan bebatuan itu, ia lembut mengikis bebatuan itu sehingga bebatuan lainnya tidak terganggu dan tidak menyadarinya, ia hanya melubangi seperlunya saja untuk lewat tetapi tidak merusak lainnya.

Score air dan besi 1 : 0 untuk rintangan ini. Rintangan kedua mereka ialah mereka harus melalui berbagai celah sempit untuk tiba di dasar gua. Besi menggunakan kekuatannya, ia mengubah dirinya menjadi mata bor yang kuat dan ia mulai berputar untuk menembus celah-celah itu. Tetapi celah-celah itu ternyata cukup sulit untuk ditembus, semakin keras ia berputar, memang celah itu semakin hancur, tetapi ia pun juga semakin terluka.

Air dengan santainya merubah dirinya mengikuti bentuk celah-celah itu. Ia mengalir santai dan karena bentuknya yang bisa berubah ia bisa dengan leluasa tanpa terluka mengalir melalui celah-celah itu dan tiba dengan cepat di dasar gua. Score air dan besi 2 : 0

Rintangan ketiga ialah mereka harus dapat melewati suatu lembah dan tiba di luar gua. Besi kesulitan mengatasi rintangan ini, ia tidak tahu harus berbuat apa, akhirnya ia berkata kepada air, "Score kita 2 : 0, aku akan mengakui kehebatanmu jika engkau dapat melalui rintangan terakhir ini!"

Air pun segera menggenang. Sebenarnya, ia pun kesulitan mengatasi rintangan ini,tetapi kemudian ia membiarkan sang matahari membantunya untuk menguap. Ia terbang dengan ringan menjadi awan, kemudian ia meminta bantuan angin untuk meniupnya ke sebarang dan mengembunkannya. Maka air turun sebagai hujan. Air menang telak atas besi dengan score 3 : 0.

PESAN MORAL :

Jadikanlah hidupmu seperti air. Ia dapat memperoleh sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan. Karena dengan sedikit demi sedikit ia bergerak tetapi ia dapat menembus bebatuan yang keras. Ingat, hati seseorang hanya dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih, bukan dengan paksaan dan kekerasan.Kekerasan hanya menimbulkan dendam dan paksaan hanya menimbulkan keinginan untuk membela diri.

Air selalu merubah bentuknya sesuai dengan lingkungannya, ia flexibel dan tidak kaku karena itu ia dapat diterima oleh lingkungannya dan tidak ada yang bertentangan dengan dia. Air tidak putus asa, Ia tetap mengalir meskipun melalui celah terkecil sekalipun. Ia tidak putus asa. Dan sekalipun air mengalami suatu kemustahilan untuk mengatasi masalahnya, padanya masih dikaruniakan kemampuan untuk merubah diri menjadi uap. 

Semoga Kisahh dapat memberikan Pesan Moral yang mampu membuat kita sadar akan Sifat-sifat kita sebagai manusia.

Ciri-ciri Anak Soleh dan Solehah Kepada Orang Tua

 
Anak Soleh dan Soleha adalah dambaan bagi semua orang terutama buat orang tua. Anak Soleh dan Soleha tak sembarang anak sekarang bisa mempunyai sifat siafat seperti itu malah kebanyakan anak jaman sekarang banyak sekali kasus -kasus tentang kedurhakaan Seorang anak kepada orang tua ataupun Sebaliknya. Jadi kita sebagai seorang muslim yang patut menjunjung tinggi dan menghormati kedua orang tua kita ... setidaknya janganlah mengecewakan mereka. Saya sendiripun sedang berlatih untuk itu setidaknya dapat 2 dari 12 Ciri-ciri Anak Soleh dan Solehah di bawah sini. 

Berikut adalah Ciri-ciri Anak Soleh dan Solehah Kepada Orang Tua : 
  1. Anak Sholeh Itu Sangat Taat Kepada ALLAH & Orang Tuannya. 
  2. Selalu Berdoa Untuknya.
  3. Bicara Dengan Baik Tidak Menatapnya (QS 17:23-24).
  4. Tidak Mengeluhkannya Kekurangaanya.
  5. Tidak Berhitung (Kebaikan/Harta).
  6. Selalu Mudah Memaafkan Kesalahannya "Inggat ! Kesalahannya tidak menutupi jasa besarnya dalam hidup kita".
  7. Sampai Berbeda Agama Sekalipun Tetap Berbhakti Padanya Tanpa Harus Mengikuti Agamanya (QS 31:15).
  8. Merawatnya Diusia Senja,
  9. Kalau Ada Nasehat Untuk Orang Tuanya, Ia Sampaikan Dengan Pelan-pelan Lemah-lembut.
  10. Kalau Ternyata Orang Tua Selalu Menyakiti, Ia Balas Dengan Sabar, Doa, Tetap Sayang, Baik sangka & Tawakkal.
  11. Senang Memberi Hadiah Untuknya.
  12. Selalu Membuatnya Senyum. 
"Ya Rabbana ampunilah semua dosa kami, dosa kedua orang tua kami, rahmatilah/sayangilah kedua orang tua kami sebagaimana keduanya menyayangi kami sewaktu kecil, wafatkan keduanya husnul khotimah & jadikan kuburan keduanya Taman diantara Taman taman SyurgaMu ya Allah...aamiin".  
Demikian apa yang bisa saya sampaikan bila ada tutur kata yang kurang pas saya Mohon Maaf yang sebesar besarnya. Semoga bermamfaat.

LEO WATTIMENA PILOT JENIUS SEKALIGUS "EDAN"

  
Dari 60 kader yang dikirim pemerintah Indonesia untuk mengikuti pendidikan penerbang Trans Ocean Airlines Oakland Airport (TOLOA), beberapa diantaranya memiliki karier yang menonjol di kemudian hari. Salah satunya adalah Leo Wattimena. Dia menyandang segudang gelar yang melekat pada dirinya. Mulai dari "orang gila", pemberani, good pilot, penerbang yang cerdik, jenius, orang yang sangat memahami pesawat terbang, sampai julukan "G maniac" yang diberikan oleh penerbang-penerbang pesawat tempur India, karena kagumnya kepada Leo. 

Bakatnya Sudah Terlihat Sejak Tamat SMA
Bakat terbang Leo, anak ke empat pasangan keluarga protestan HL Wattimena dan UR Wattimena yang lahir di Jakata, 3 Juli 1927 sudah terlhat bakatnya sejak tamat SMA di Jakarta tahun 1950. Le, panggilan akrabnya, kemudian mencalonkan diri menjadi penerbang saat Markas Besar AURI membuka kesempatan pada tahun itu. Bersama kadet lainnya, bulan November 1950 Leo di berangkatkan ke California untuk mengikuti pendidikan di Trans Ocean Airlines Oakland Airport (TALOA). 

Dalam pendidikan di California itu, Leo telah menunjukan bakatnya sebagai penerbang unggul. Dia merupakan lulusan terbaik dari 45 kadet yang menjadi penerbang, dan selebihnya menjadi navigator. Predikat lulus terbaik mempunyai arti bagi dirinya. Bersama 18 koleganya, Leo diharuskan melanjutkan pendidikan instruktur selama tujuh bulan di TALOA. Sekembalinya, Leo bertugas di Skadron 3 LanudHalim Perdanakusuma sebagai pilot tempur merangkap instruktur pesawat P-51 Mustang. 

Pilot Asing pun "Angkat Topi" dengan Leo
Tiga tahun kemudian, Leo bersama Rusdin Nurjadin dikirim ke Inggris untuk mengikuti pendidikan instruktur lanjutan di Royal Air Force dan lulus dengan predikat satu. Indonesia saat itu sedang memesan delapan jet tempur de Havilland DH-115 Vampire, pesawat jet pertama AURI. Leo Wattimena dan Rusmin Nurjadin diarahkan untuk menjadi pilot-pilot pertama dengan pesawat tersebut.

Mungkin karena memang sangat berbakat dan bersemangat menerbangkan pesawat terbang, begitu diberi kesempatan mencoba Vampire, Leo sudah mengundang decak kagum pilot tempur Inggris dengan manuver-manuver yang hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sudah mengumpulkan ribuan jam terbang. Padahal jam terbang Leo dengan pesawat tempur buatan Inggris itu baru "seumur jagung". Tak heran jika dengan bakatnya Leo bisa mendapatkan multi ranting. Mulai dari L-4J Piper Club, P-51 Mustang, DH-115 Vampire sampai Mig-17 dan jet tempur supersonik MiG-21 Fishbed. 

"Tak heran jika dengan bakatnya Leo bisa mendapatkan multi ranting. Mulai dari L-4J Piper Club, P-51 Mustang, DH-115 Vampire sampai Mig-17 dan jet tempur supersonik MiG-21 Fishbed" 

Bakat luar biasa yang ditunjukan saat menerbangkan DH-115 Vampire untuk pertama kalinya itu, mengantarkan Leo untuk kemudian dipercaya memimpin armada Vampire Skadron 11 Lanud Kemayoran (1 Juni 1957). Tercatat bahwa waktu itu Indonesia sudah memiliki 16 jet tempur buatan Inggris ini. 


   
P-51 Mustang adalah pesawat petarung jarak jauh buatan Amerika Serikat
Predikat "sangat paham pesawat terbang" memang bukan omong kosong bagi Leo. Dia tunjukan ketika Sumarsono, penerbang MiG-21 Fishbed Skadron Udara 12 jatuh di Kemayoran. Keesokan harinya, Leo bersama Rusmin segera turun tangan untuk menyelidiki penyebab Sumarsono gugur. Leo lalu menerbangkan pesawat buatan Uni Soviet itu, tapi baru sekali take off and landing. Leo sudah turun. Leo pun langsung berkomentar : "Ini pesawat jelek". Meskipun begitu, dia tetap menerbangkan pesawat supersonik delta tersebut. Saat itu, supersonik delta merupakan pesawat unggulan Uni Soviet.

Di luar negeri Beruang Merah (UNI Soviet), hanya Indonesia yang punya hingga dan sanggup membuat tetangga down-under Australia ketar-ketir. Ditambah lagi AURI diperkuat dengan pesawat Tupolev Tu-16 Badger (bomber). Konon Katanya karena pesawat itu unggulan Uni Soviet, Amerika ingin memilikiya untuk mempelajari kelemahan pesawat tersebut. Karena politik Indonesia yang berubah dan di embargo oleh Uni Soviet, pesawat ini pun sempat berpindah tangan beberapa unit ke Amerika dengan persyaratan pembelian pesawat dan akan "diganti" pesawat F-86 Sabre. 

Terbang di Bawah Kolong Jembatan Ampera
Kemahiran menerbangkan pesawat ditunjukan Leo dalam suatu kesempatan dengan MiG-17. Dia terbang di kolong jembatan Ampera Sungai Musi, Palembang. Saat itu Leo terbang dengan wingman-nya, Marsda (Pur) Sudjatio Adi. Dibawanya pesawat seperti menukik mau menghujam dasar sungai Musi, lalu pull up sebelum mencapai permukaan air dan terbang menyambar dibawah Jembatan Ampera. Tak hanya itu "terbang gila" penuh bahaya yang Leo lakukan. Dia juga pernah terbang menyalip diantara tower dan tiang bendera lanud Adisutjipto, Yogyakarta. Bila Leo terbang straight and level, pasti menabrak. Jadi untuk dapat lolos, ujung sayap yang satu ditarik Leo ke bawah. Alhasil, pesawat dengan indahnya menyalip terbang diantara dua penghalang tersebut. 

Bisa anda lihat betapa "sempitnya" kolong jembatan Ampera 

Mereka yang se-jaman dengan penerbang ulung ini, mengatakan, "Leo itu identik dengan Mustang", kenang Marsma (Pur) Agustinus Andy Andoko tentang rekannya. Sampai-sampai berangkat kerja dari Bandung ke Jakarta, Leo menggunakan Mustang. Begitu sayangnya dia dengan Mustang ini, seorang sopir truk pernah dihajar telak wajahnya hanya gara-gara truknya melintas dekat landasan sehingga debu berterbangan mengotori P-51 Mustang Leo.


"Salah sedikit, pukul. Meja kotor, pukul. Tidak disiplin, pukul. Tapi Leo tidak akan menghajar orang skadronnya, esprit de corps-nya tinggi." kisah (alm) Marsekal (Pur) Ashadi Tjahyadi kepada Angkasa. 

Jabatan dan Misi Tempur Leo
Sebagai fighter pilot, Leo kenyang asam garam perang udara. Dia pernah memimpin serangan di Indonesia Timur melawan Permesta (14 Mei 1958) menggunakan Mustang serta empat pembom B-25 Mitchell. Dia juga dipercaya menjabat Wakil II Panglima Komando Mandala merangkap Panglima AU Mandala pada masa Trikora.

Dalam operasi tempur perebutan Irian Barat tahun 1962, Leo menjadi Jenderal pertama yang menginjakkan kakinya di bumi Irian Barat. Dia dikenal rekan-rekannya sangat tekun dan serius dalam mengemban tanggung jawab. "Kalau perlu dia tidak tidur sampai tiga hari," kenang Kolonel (Pur) Suparno, mantan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara yang pernah melayani Leo. Sebagai penerbang ada yang mengatakan, dia sangat menyatu dengan udara. Kalau dia terbang, semua untuk dia. Leo terbang tidak lagi dengan raganya, tapi dengan jiwanya.

Sebelum mengundurkan diri dari dinas militer tanggal 15 Agustus 1971 sebagai Marsekal berbintang dua, Leo yang ditangan kanannya suka memakai gelang akar bahar, pernah menjadi Panglima Komando Operasi AURI (1963), Panglima Komando Pertahanan Udara (1966), anggota MPRS (1966), dan Deputi Operasi/ Panglima AU serta Duta Besar RI untuk Italia (1969). 

Sang Petarung pun Tiada
Kesehatan Leo kemudian terus menurun. Diperparah lagi dengan gangguan asma yang akhirnya menghentikan perjalanan penuh seorang fighter pilot. Tepat tanggal 18 April 1976, Marsda (Pur) Leonardus Willem Johanes Wattimena, yang akrab di panggil Le, menghembuskan nafasnya yang terakhir di rumahnya di kawasan Pasar Minggu. Leo Wattimena dimakamkan bersebelahan denganIgnatius Dewanto di taman makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.
Sumber : www.artileri.org