aguspurnomosite.blogspot.com

aguspurnomosite.blogspot.com
Berpikir Luas Membuka Cakrawala Kehidupan! Berusaha Memberikan Yang Terbaik Untuk Masa Depan! Katakan "Go Go Go SEMANGAT" !!!

Rabu, 23 Januari 2013

FILM-FILM INSPIRATIF


Film tidak selamanya berorientasi pada hiburan semata, banyak film-film khususnya drama yang mengetengahkan cerita yang dapat memberikan inspirasi maupun melahirkan motivasi bagi penontonnya. Film-film berikut memuat nilai-nilai pendidikan yang dapat menjadi media pembelajaran bagi guru, orangtua dan murid. Menonton film-film seperti mengandung banyak mamfaat bagi yang mau memahami dan mengambil hikmah didalamnya.  
Beberapa film-film yang saya maksud diatas, contohnya sebagai berikut :
Miracle Worker
Miracle Worker
THE MIRACLE WORKER
Ungkapan Profesor Yohannes Surya dalam acara Kick Andy bahwa “tidak ada anak bodoh, yang ada adalah anak yang tidak mendapatkan guru yang baik dan memberi pengajaran yang baik”. 


Film ini diangkat dari kisah nyata mengenai seorang anak tuna rungu. Kekurangannya menyebabkan ia dianggap tidak ‘mampu’ dan harus diperlakukan berbeda. Namun di tangan seorang perempuan dewasa yang memiliki visi dan insting ‘guru’, anak itu akhirnya mampu hidup layaknya manusia normal, bahkan ia menjadi pengacara yang cukup dikenal. Film ini layak ditonton oleh semua kalangan, khususnya tenaga pendidik. 

Freedom Writers
Freedom Writers
FREEDOM WRITERS
Ath-thariqatu ahammu min al-maddah, wa al-ustadzu ahammu min ath-thariqah (Metodologi lebih penting dibandingkan materi pengajaran, tetapi sosok guru yang kompeten lebih baik tinimbang metodologi yang sempurna). Adagium ini mungkin tepat bila dikaitkan dengan film Freedom Writers. Film yang didasarkan atas kisah nyata kehidupan seorang guru di Long Beach, California, Erin Gruwell. Erin berprofesi sebagai guru bahasa Inggris ketika isu rasisme dan kekerasan di Amerika begitu hegemonik. 

Keduanya menciptakan kecurigaan dan segregasi sosial di antara murid-muridnya, sebagian besar murid-muridnya bukan hanya menjadi objek, bahkan menjadi subjek kekerasan. Fenomena ini menjadikan murid-muridnya apatis terhadap kehidupannya, mereka kehilangan visi dan cita-cita. 

Untuk mendekati dan menyelami kehidupan mereka, Erin memberikan buku harian yang harus diisi setiap harinya. Mereka bebas menuliskan apapun dan bila Erin diperbolehkan membaca, maka buku tersebut harus diletakkan di lemari kelas. Pada akhirnya buku harian tersebut menjadi proyek akhir bersama dan di bawah bimbingannya, buku harian tersebut akhirnya diterbitkan menjadi sebuah buku yang berjudul The Freedom Writers Diary. 

a Beautiful Mind
a Beautiful Mind
BEAUTIFUL MIND
Film ini menceritakan kisah hidup profesor Jhon Nash, seorang ahli matematika yang mendapat hadiah nobel. Ia terkena penyakit skizofrenia yang menyebabkan dirinya mengalami delusi yang sangat hebat. Delusi yang tampak di mata John adalah teman satu kamarnya sejak saat pertama kuliah di Preston university, Hanson. Delusinya kembali semakin parah, ia melihat semua majalah adalah kode-kode konspirasi dari orang Rusia yang harus dipecahkan. Nash pikir itu adalah kode yang akan menuntunnya pada lokasi bom yang diletakkan oleh soviet. Adapula delusi orang militer bernama Parcher yang mengancamnya bekerja pada militer memecahkan kode-kode tersebut. Berkat ketabahan istrinya yang membimbing sang suami, akhirnya Nash berhasil mengalihkan perhatiannya pada delusinya sendiri, walaupun bayangan Hanson, Parcher dan sepupu Hanson tidak pernah hilang hingga usia senjanya. 

The Bucket List
The Bucket List
THE BUCKET LIST
Film ini menceritakan akhir kehidupan dua orang penderita kanker yang divonis hidup hanya beberapa bulan saja. Keduanya memiliki kepribadian yang berbeda begitupun latarbelakang ekonomi sosialnya. Pada satu saat Cole melihat Carter yang menulis pesan kematiannya dalam The Bucket List (Ember Cita-cita) yang begitu pesimis, Carter menambahkan beberapa catatan dan memutuskan untuk mengajak temannya melakukan keinginan keduanya seperti yang mereka tulis tersebut. 

Kekuatan film ini ada pada dialog-dialog yang mengalir secara dalam, kerena ditunjang oleh dua aktor kawakan yaitu Morgan Freeman dan Jack Nicholson. 

Le Grand Voyage
Le Grand Voyage
LE GRAND VOYAGE (ar-Rihlah ath-Thawilah)
Film ini adalah film Perancis yang menceritakan perjalanan panjang seorang Ayah untuk menunaikan ibadah haji. Awalnya saya menonton film ini karena mobil yang digunakan adalah Peugeot –mobil idola saya. Tapi kisah dan dialog di film ini sarat dengan makna. 

Reda, seorang remaja Perancis keturunan Maroko yang tiba-tiba mendapat tugas untuk mengantarkan sang Ayah menunaikan haji dengan jalan darat. Perjalanan panjang yang menyusuri banyak negara, seperti Italia, Serbia, Turki, Syria, Jordania dan akhirnya Saudi Arabia menciptakan ketegangan antara Ayah dan anak. Di sini kita akan melihat bagaimana pertarungan nilai dari perbedaan kultur antara Ayah –imigran muslim di Perancis yang dilahirkan dan besar di Maroko dengan anak yang juga muslim, tetapi lahir dan dibesarkan di Perancis yang memiliki kultur yang sangat berbeda dengan Timur Tengah. 

Three Idiots
Three Idiots
THREE IDIOTS
Jangan terjebak dengan judul yang digunakan untuk film ini. Sebagai film India yang bergenre komedi, film ini jauh dari kesan film India lainnya. Film ini memiliki visi dan nilai yang disampaikan kepada penonton. Bagaimana anak-anak di film ini terjebak dalam keinginan para orang tua mereka yang menginginkan anaknya menjadi insinyur. Dan seorang anak yang cerdas tetapi berasal dari keluarga yang tidak memiliki apa-apa. Di sini kita banyak di ajarkan untuk keluar dari yang biasa-biasa saja (out of the box) dan menjadi seseorang yang kreatif dengan metode belajar yang berbeda. Sehingga kita tidak hanya menjadi ‘manusia teknologis’ sebagaimana yang dikatakan Heidegger.  

Film Baraka
BARAKA
Ini ini sangat inspiratif karena menyorot kehidupan manusia dari beragam aspek. Apa yang dicap sebagai budaya primitif atau terbelakang sesungguhnya menjadi bagian dari budaya manusia modern. Film ini juga menyindir tentang apa yang disebut kemajuan ummat manusia. Film ini juga tidak memuat dialog, lebih-lebih sebuah cerita atau plot, film ini menggunakan tema untuk menyajikan perspektif baru dan membangkitkan emosi murni melalui bioskop. 

Film ini dibuat di 152 lokasi di 24 negara: Argentina, Australia, Brasil, Kamboja, Cina, Ekuador, Mesir, Perancis, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Israel, Italia, Jepang, Kenya, Kuwait, Nepal, Polandia, Arab Saudi, Tanzania, Thailand, Turki, dan Amerika Serikat. 

Life is Beautiful
Life is Beautiful
LIFE IS BEAUTIFUL
Film ini merupakan salah satu film terbaik, maka tidak heran bila mendapatkan 3 academy award dan best actor bagi pemain utamanya. Film ini menceritakan upaya seorang ayah yang tidak ingin anaknya mengetahui kekejaman yang terjadi di tempat penampungan Nazi Jerman di mana mereka disekap. Untuk itu ayah tersebut harus selalu menciptkan cerita seakan-akan semuanya merupakan bagian dari permainan dan pemenangnya akan diganjar sebuah tank seperti yang diidam-idamkan anaknya. Film ini diproduseri oleh Ceci Gori, pemilik klub Fiorentina sebelum klub ini turun kasta ke seri B pada awal tahun 2000-an.

Others
Others
Film-film lain yang terkait dengan Dunia Pendidikan adalah :
01. A Head of the Class
02. Coach Carter
03. Denias, Senandung di atas Awan
04. Gokusen (Jepang)
05. Great Teacher Onizuka (Jepang)
06. The Great Debaters
07. Finding Forrester
08. Dead Poets Society
09. Dangerous Minds
10. I Not Stupid
11. Laskar Pelangi
12. Les Choristes
13. Ron Clark Story
14. School of Life
15. Lean on Me
16. School of Rock
17. Spelling Bee
18. Take the Lead
19. The Class (Perancis)
20. The Music of the Heart
21. Garuda di Dadaku
22. Negeri 5 Menara
Dan lain sebagainya yang belum saya ketahui.

10 Ciri Guru yang Matang dalam Merencanakan Pembelajarannya

Dunia Belajar Mengajar adalah dunia yang terus berkembang. Seorang guru yang terus menerus gunakan metode dan pendekatan yang sama saat mengajar, akan terlihat menjadi guru yang hanya menjalankan rutinitas. Terbayanglah sudah jika seorang individu hanya menjalankan rutinitas belaka, maka ia sendiri sebagai pelaku akan mudah terjebak untuk menjadi jenuh dan cepat jadi bosan pada profesi yang menjadi pilihannya. Jika ia tidak bosan maka yang terjadi individu tersebut akan menjadi ‘stagnan’ alias diam ditempat, tidak berkembang dan lupa untuk belajar.

Salah satu jembatan yang bisa menghubungkan antara antusiasme, suasana hati seorang guru dan tugas kesehariannya sebagai pendidik adalah hal yang disebut sebagai ‘perencanaan’. Dengan merencanakan guru bisa menikmati profesinya sambil bisa menikmati kehidupan sosialnya. Saya tidak akan menulis tentang bagaimana cara merencanakan yang baik, tetapi saya akan ajak mengenali guru-guru yang merencanakan pembelajarannya dengan baik. 


Adapun ciri-ciri mereka adalah : 
  1. Sudah ada di kelas sebelum kelas dimulai, waktunya bisa 5 sampai 10 menit sebelum siswa datang ke kelas. Dengan demikian ia tidak sering berdiri membelakangi siswa saat menulis atau melakukan persiapan sesuatu dalam mengajar.
  2. Tidak sekedar membawa ‘dirinya’ saja, tapi juga tampil dengan bahan dan sumber belajar, seperti misalnya kartu permainan untuk guru bahasa, dan alat peraga yang sederhana yang sifatnya bersifat ‘hands on’ yang bisa dipakai oleh siswanya di kelas.
  3. Mulai kelas dengan tepat waktu, guru yang merencanakan pembelajarannya dengan baik tidak sabar untuk segera mencoba ‘formulanya’ di kelas.
  4. Jika mengajar hanya satu jam pelajaran ia akan memaksa siswanya untuk siap segera memulai kegiatan dan langsung memberikan arahan serta instruksi pekerjaan pada siswa. Ia tidak akan membiarkan siswa kehilangan arah dan mulai berulah mengobrol atau mengganggu temannya. Semuanya sibuk karena sudah ada pekerjaan yang mesti dikerjakan.
  5. Jika ia mengajar lebih dari 2 jam pelajaran, ia akan membagi siswanya dalam group dengan rotasi dengan alokasi waktu yang sama. Group berguna untuk membuat siswa mnjadi sibuk. Siswa yang sibuk apalagi dengan tugas bermakna menjadi ciri suasana pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan.
  6. Ia akan banyak mengajukan pertanyaan pada siswanya di kelas, siswa akan diarahkan dengan pertanyaan dan bukan dengan ceramah atau perintah.
  7. Penugasan kepada siswa dilakukan dengan pola penugasan ‘paket’ yang terdiri dari soal yang sedikit, ringkas tapi menantang.
  8. Ia akan selalu melihat jam, tapi bukan karena ia bosan. Ia melihat jam demi memastikan semua target pembelajarannya hari ini tercapai dan memenuhi hasrat pengabdian profesional sebagai guru.
  9. Selalu tersenyum saat menerangkan dan tidak mudah marah saat ada siswa yang berbuat kesalahan. Hal ini terjadi karena ia yakin dengan arah pembelajarannya dan panik hanya karena ada satu saja siswa yang berulah.
  10. Suasana kelasnya ‘turun naik’, artinya tidak melulu sunyi senyap, tapi juga ‘meriah’ jika siswa sedang diajak untuk belajar dengan debat, kuis atau kompetisi kecil yang menyenangkan. Saat itu terjadi ia akan cepat menutup pintu khawatir akan mengganggu kelas lain, hal ini cepat diantisipasi karena masuk dalam perencanaannya sebelum mengajar.
  11. Sumber

KENAPA AYAM MAMPU MELIHAT MALAIKAT, SEDANGKAN KELEDAI TIDAK?

Banyak sudah penelitian ilmiah yang membuktikan kebenaran sabda-sabda Nabi SAW secara ilmiah. Berikut ini adalah salah satunya. Nabi SAW bersabda:

“Bila engkau mendengar suara ayam jantan maka mintalah karunia kepada Allah karena ia melihat malaikat, sedangkan bila engkau mendengar ringkikan keledai, maka berlindunglah kepada Allah dari Setan karena dia melihat setan.” (Shahih, diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

Kita sering kali mendengar hadits ini tetapi bisa jadi jarang memikirkannya dan tidak terlintas dalam benak kita untuk meneliti secara ilmiah mengapa itu terjadi.

Kemampuan sistem visual manusia di dunia ini terbatas. Dalam hal ini justru kalah dengan sistem visual keledai dan ayam jantan. Pandangan mata manusia terbatas dan tidak dapat melihat apa yang berada di bawah sinar infra merah atau di atas sinar ultraviolet.

Tapi kemampuan indera ayam jantan dan keledai melewati batas itu. Pertanyaannya sekarang, bagaimana keledai dan ayam bisa melihat setan dan malaikat, bukan sebaliknya?

Keledai itu dapat melihat dengan sinar infra merah, sedangkan setan sendiri berasal dari jin yang diciptakan dari api. Artinya, setan termasuk dalam lingkup infra merah. Karena itulah, keledai dapat melihat setan, tetapi tidak bisa melihat malaikat.
Adapun ayam jantan, ia mampu melihat sinar ultraviolet, sedangkan malaikat diciptakan dari cahaya, artinya dari sinar ultraviolet. Karena itulah, malaikat dapat dilihat oleh ayam jantan.

Hal ini menjelaskan kepada kita mengapa setan melarikan diri saat disebutkan nama Allah. Penyebabnya adalah karena para malaikat datang ke tempat yang disebut nama Allah itu, sehingga setan melarikan diri.

Mengapa setan menghindar bila ada malaikat?

Jawabannya adalah karena setan terganggu bila melihat cahaya malaikat. Dengan kata lain, jika sinar ultraviolet bertemu dengan sinar inframerah di satu tempat, maka sinar merah memudar.

Maha Besar Allah atas segala kuasanya…!
Sumber

Selasa, 22 Januari 2013

Edmodo, Situs Microbloging Guru dan Murid

Sebelumnya kita semua pasti tahu akan yang namanya Facebook. Facebook adalah situs jejaring sosial yang dibuat oleh Marck Zuckerberg yang sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Bahkan Presiden, artis, anak kecil, muda, orang tua pun menggunakan facebook. Kini hadir situs jejaring sosial bagi guru dan murid yang dapat membantu guru dan murid dalam pendidikan bernama Edmodo.

Bicara sejarah mengenai Edmodo, Edmodo didirikan oleh Nicolas Borg dan Jeff O’Hara, dua orang yang bekerja di sekolah terpisah di daerah Chicago. Edmodo sendiri adalah media social network microblogging yang aman bagi siswa dan guru. Pada situs ini orangtua pun dapat bergabung serta berkomunikasi dengan guru dan orangtua siswa lain, selain tentu saja dengan putra atau putri mereka sendiri. Sekarang Edmodo sudah berkembang pesat dan sudah memiliki kurang lebih 7 juta akun yang terdiri dari guru dan murid.

Edmodo adalah situs microblogging yang dapat digunakan di dalam kelas maupun rumah. Edmodo juga dapat membantu guru yang tidak bisa mengajar di kelas dengan memberikan materi pembelajaran secara online. Dalam Edmodo, Guru bisa memberikan tugas yang bisa ditentukan waktu pengumpulannya serta meng-upload materi belajar. Murid juga bisa berbagi pemikiran atau ide lewat posting-nya di Edmodo atau jika disamakan dengan facebook, bisa dikatakan Update Status. Lebih tepatnya lagi, edmodo adalah “Facebook Guru dan Murid” karena fitur yang ditawarkan hampir sama dengan facebook. ^^

Fitur yang ditawarkan adalah :
  • Bisa meng-edit Profile Picture dan Nama.
  • Tampilan yang sama seperti facebook.
  • Assignment yang dapat diposting guru sebagai PR (pekerjaan rumah) / tugas.
  • Pengaturan jadwal event-event penting.
  • Satu anak bisa menjadi murid banyak guru.
  • Edmodo bisa diakses melalui handphone. 
Edmodo sendiri bisa diakses melalui mobile, dan sudah tersedia untuk smartphone Android dan iPhone. Semakin mudah saja untuk belajar dan semoga saja dengan adanya situs ini dapat menyama ratakan pendidikan di Indonesia.

7 Kelebihan Syetan Atas Manusia

Setan merupakan salah satu makhluk ciptaan Tuhan, yang berasal dari api. Pasukan dan keturunan Iblis ini, mempunyai misi untuk selalu merayu dan menghasut para cucu Adam, agar menjadi pengikutnya di neraka kelak.

Di dalam kehidupannya, para setan ini memiliki kelebihan-kelebihan dibanding manusia sebagai musuh utama mereka. Berikut adalah kelebihan para setan :

1. Pantang Menyerah ... 


Setan tidak akan pernah menyerah, selama keinginannya untuk menggoda manusia belum tercapai. Sedangkan manusia, banyak yang mudah menyerah dan malah sering mengeluh.

2. Selalu Berusaha ...

Setan akan mencari cara apapun untuk menggoda manusia, agar tujuannya tercapai, selalu kreatif, dan penuh dengan ide mutakhir. Sedangkan manusia, ingin enaknya saja, banyak yang malas.

3. Konsisten ...

Setan dari mulai diciptakan tetap konsisten pada pekerjaannya, tidak pernah mengeluh dan berputus asa. Sedangkan manusia, banyak yang mengeluhkan pekerjaannya, padahal banyak manusia lain yang masih mengaggur.

4. Solider ...  


Sesama setan tidak pernah saling menyakiti, bahkan selalu bekerjasama untuk menggoda manusia. Sedangkan manusia, jangankan peduli terhadap sesama, kebanyakan malah saling bunuh dan menyakiti.

5. Jenius ...
Setan paling pintar mencari cara agar manusia tergoda dan terhasut olehnya. Sedangkan manusia, banyak yang tidak kreatif, bahkan banyak yang jadi peniru dan plagiat.

6. Tanpa Pamrih ...

Setan itu bekerja 24 Jam tanpa mengharapkan imbalan apapun. Sedangkan manusia, apapun harus dibayar.

7. Suka Berteman ...

Setan adalah makhluk yang selalu ingin berteman, terutama dengan manusia. Agar banyak temannya di neraka kelak. Sedangkan manusia, banyak yang lebih memilih mementingkan diri sendiri dan egois.

Tujuh kelebihan setan ini, harus menjadi motivasi bagi seluruh umat manusia di muka bumi ini, agar dapat lebih baik tentunya dibandingkan mereka para setan ini.

Wallahu’alam bishshawab, ..

Edmodo, Sosial Networking untuk Guru dan Siswa

Pembelajaran virtual bisa juga dilaksanakan secara asynchronous dan gratis (di luar biaya koneksi internet. Salah satu website yang cukup banyak memiliki fitur untuk mendukung pembelajaran adalah Edmodo. (www.edmodo.com) 

Edmodo biasanya digambarkan sebagai Twitter untuk siswa dan guru. Dalam kenyataannya karena pada dasarnya Edmodo memberikan sebuah layanan micro-blogging untuk sekolah dengan built-in fitur keamanan yang memberikan kontrol atas privasi guru di kelas virtual mereka.

Salah satu fitur bagus adalah bahwa siswa bahkan tidak perlu alamat email untuk bergabung dengan kelas. Hal yang mereka butuhkan adalah kode sign up khusus yangdibuat oleh guru ketika mereka membuat lingkungan belajar virtual. Jika seorang siswa sudah bergabung di kelas lain dalam Edmodo maka mereka dapat log in seperti biasa dengan kelas baru mereka yang ditugaskan untuk mereka. Edmodo juga menyediakan beberapa fitur untuk mendukung e-learning seperti penugasan, kuis dan penilaian.

Edmodo menyediakan alat-alat media sosial untuk guru dan siswa, memungkinkan mereka untuk berbagi catatan, link, dan file dalam cara modern. Guru jugamemiliki kemampuan untuk mengirimkan peringatan kepada siswa tentang kegiatan dan tugas. Mereka juga akan memiliki pilihan untuk mengirim item ke timeline publik . Hal yang berguna juga adalah kalender yang bisa membuat semua orang mengetahui tentang ujian yang akan datang dan acara lainnya dan kegiatan khusus.

Berikut sekrincut edmodo :

Interface untuk Guru

Interface untuk Siswa

Interface untuk Orang Tua Siwa

Silahkan dicoba, its free. Why not.
Sumber : Bianbiun dan Syamsul Hadi

Alasan Mengapa Guru Perlu Menggunakan Sosial Media Edmodo di Kelas

Bayangkan situasi berikut ini :
Di dalam kelas yang anda ajar, ada dua orang anak, yang satu sangat aktif bertanya dan satu lagi sangat pendiam. Keduanya sama sama senang belajar dan senang mencoba sesuatu hal yang baru. Sebagai seorang guru jika ada orang lain bertanya mengenai kedua anak tersebut, yang mana yang akan anda bisa ceritakan dengan baik dan gamblang, atau mana anak yang menurut anda pintar? 
Tentu saja anak yang banyak bicara dan bertanya kan? Demikian juga menurut pandangan saya. Padahal belum tentu. Saya yakin di setiap kelas dimanapun sekolah berada, isinya hanya terdiri dari 3 tipe.
  • Tipe berisik (senang bicara, bekerja sama dan senang bergurau)
  • Tipe biasa (senang berbicara dan bercanda namun semuanya serba pas tidak berlebihan
  • Tipe pendiam (hanya berbicara jika ditanya, hanya bekerja jika disuruh dan cenderung hemat dalam berkata-kata)  
Seorang guru yang professional mesti mampu berusaha keras dengan segala daya dan upaya agar ketiga tipe standar siswa diatas bisa menunjukan potensi terbaiknya. Cara yang paling mungkin dan bisa dilakukan adalah menganggap kelas sebagai komunitas. Komunitas adalah kumpulan individu dengan minat dan hobi serta tujuan yang sama. Sebuah komunitas selalu dilekatkan dengan kegiatan yang sering secara bersama-sama dilakukan oleh anggota komunitas tersebut. Dalam hal ini sebuah kelas adalah komunitas pembelajar (karena baik guru dan siswanya keduanya adalah seorang pembelajar )

Dengan demikian kelas adalah komunitas. Kelas adalah sarana siswa berlatih untuk bisa menjadi warga masyarakat yang baik sekarang (dan bukan nantinya). Mengapa saya garis bawahi kata-kata sekarang, karena banyak pendidik selalu katakan ‘nanti’ pada saat menyemangati siswanya. “Nanti kalian akan tahu kegunaan dari ilmu ini saat kamu dewasa”, demikian tutur kata seorang guru seperti yang biasa kita dengar. 

Kembali kepada cara menangani tiga tipe siswa agar bisa mengeluarkan potensi terbaiknya, saya punya jawabannya. Jawabannya adalah gunakan edmodo. Saat ini semua siswa tipe apapun dia cenderung menyenangi teknologi dan akrab dengannya. Hampir tidak ada siswa yang tidak punya akun di facebook, bahkan anak usia SD pun banyak yang sudah punya. 


Edmodo adalah sebuah situs yang diperuntukan bagi pendidik untuk membuat kelas virtual. Situs tersebut gratis dan gampang digunakannya selama seorang guru dan murid bisa terhubung dengan internet. Edmodo adalah sebuah jawaban bagi sebuah ruang kelas virtual yang nyaman dan aman, dikarenakan :

  • Siswa bisa berinteraksi dalam pantauan gurunya (bebas cyber crime dan cyber bullying). Guru bisa ‘mengunci’ siswa dengan demikian ia hanya bisa membaca dan tidak bisa berkomentar pada seisi ‘kelas’ namun tetap ia bisa berkomunikasi langsung dengan gurunya. 
  • Tidak ada orang luar yang bisa masuk dan melihat kelas virtual yang dibuat oleh seorang guru tanpa mendapat kode khusus dari guru yang bersangkutan
  • Guru bisa memulai pertanyaan, menaruh foto atau video, menaruh presentasi bahan ajar, yang kesemuanya bebas untuk diunduh oleh siswa dan dikomentari
  • Murid bisa kembali kapan saja untuk mengulang materi yang diberikan gurunya, bahkan PR bisa diberikan melalui edmodo. Murid juga bisa mengumpulkan PR nya lewat edmodo, tinggal unggah saja.
  • Edmodo bisa dipadukan dengan situs lain seperti wall wisher, glogster dan lain sebagainya.
  • Guru bisa menaruh nilai dari pekerjaan siswa sebagai acuan bagi siswa. 
  • Kelas virtual yang dibuat seorang guru tidak terbatas, guru bisa menaruh bahan ajar untuk digunakan di angkatan atau tahun ajaran berikutnya
  • Siswa bisa bekerja sama dengan siswa lain dalam grup kecil yang dibentuk oleh gurunya. Saat mengerjakan sebuah proyek bersama mereka bisa menaruh semua dokumen yang diperlukan dalam pengerjaannya.
  • Edmodo memungkinkan guru menaruh bahan ajar yang sangat berguna bagi siswa yang tidak masuk atau berhalangan saat melakukan tatap muka.
  • Siswa yang pendiam bisa bebas berkata-kata dan berpendapat tanpa khawatir dipermalukan, sementara si anak tipe aktif bisa posting pertanyaan kapan saja asal ia terhubung dengan internet.
  • guru bisa mengajarkan tata cara yang berlaku di dunia maya seperti cara berkomentar dan sederet tata krama di dunia maya yang perlu siswanya ketahui. 
    Jadi tunggu apa lagi, jika anda bisa membaca posting saya ini berarti anda guru yang punya facebook dan email serta tak asing dengan yang namanya sosial media, yuk gunakan dan biarkan kelas kita menjadi kelas virtual yang isinya adalah para pembelajar yang percaya diri dan merasa dihargai.
Sumber : Guru Kreatif

Pembelajaran Lewat Social Media ? Kenapa tidak ..!!

Pembelajaran adalah suatu proses yang terus menerus berlangsung sebagai upaya mentransfer ilmu pengetahuan dari guru kepada siswa. Namun seiring dengan berjalannya waktu dan juga perkembangan metode pembelajaran yang terus berkembang, menuntut ( kalau bisa dikatakan begitu) para pendidik ( guru – red), mau tidak mau juga harus menyesuaikan dengan kondisi tersebut.  


Di era keterbukaan seperti saat ini, menjadi keniscayaan bagi guru/pendidik mengikuti perkembangan teknologi informatika. Salah satunya mengenal macam-macam social media ( media sosial) yang bisa kita terapkan dalam pembelajaran. Guru/pendidik sudah harus “melek” dengan teknologi informatika, sehingga apabila ada siswa yang bercerita tentang facebook, twitter, MySpace, atau media-media sosial yang lain, kita tidak merasa asing  dengan istilah-istilah tersebut. 

Pembelajaran dengan Media sosial ? Ada apa dengan Media sosial ? Mengutip pendapat dari bapak Agus Sampurno ( salah seorang penggiat media sosial dalam pembelajaran), di era internet seperti saat ini guru/pendidik jangan sampai kalah dengan yahoo, google, dll karena siswa-siswa kita saat mendapat tugas dari guru, mereka akan searchinglewat situs-situs tadi, atau mencari artikel-artikel pelajaran. Sehingga boleh jadi saat guru menerangkan di depan kelas, siswa sudah mengetahui materi tersebut bahkan ( mungkin), lebih dari yang dimiliki guru. Karena itu guru/pendidik mesti mengenal dunia internet yang sangat tidak terbatas ruang dan waktu. Banyak informasi yang bisa kita dapatkan lewat internet ( yang berhubungan dengan pendidikan tentunya). Kita tidak boleh alergi dengan siswa-siswa kita yang sangat “maju” dalam hal media sosial ( facebook, twitter, dll), justru kita mesti mengenal dan juga memilikinya ( account- red).  

 

Salah satu medi sosial yang bisa kita pergunakan sebagai media pembelajaran adalah edmodo.com. Kenapa edmodo ? Edmodo adalah salah satu media sosial yang mirip dengan facebook namun khusus untuk guru dan siswa ( untuk pendidikan). Di sini kita bisa berinteraksi dengan siswa atau memasukkan tugas, materi sesuai dengan bidang studinya dan siswa bisa terlibat di dalamnya. Dengan slogannya “Secure social learning network for Teacher and Students“, edmodo memberikan pengalaman yang baru bagi guru dan siswa. Kebetulan saya sudah menggunakan media sosial ini untuk mata pelajaran yang saya ampu yaitu sejarah dan antropologi.  

Saya terinspirasi dari pengalaman bapak Agus Sampurno(www.gurukreatif.wordpress.com) yang telah menggunakan media ini dalam pembelajaran. Ternyata setelah saya coba dan praktikkan, respon siswa sangat luar biasa. Mereka mendapatkan pengalaman baru yang sebelumnya belum mereka rasakan, terutama saat mereka memberi komentar postingan yang saya buat dan saya memberi balasan, terjadi komunikasi yang terbuka dan “bebas”. Karena ada siswa yang selama klasikal kelas mereka takut-takut untuk bertanya ataupun menjawab, melalui media ini mereka bisa “mengekspresikan” pendapat mereka secara “bebas” ( tentu tetap dengan batasan-batasan akademik). Bagaimana agar bisa bergabung di edmodo ? Seperti halnya facebook, kita sebelum bergabung harusregister dulu di edmodo.com.   

  
Yang membedakan dengan facebook adalah untuk langkah awal guru/pendidik yang membuatkan accountnya karena nanti dia sebagai adminnya. Di edmodo ada istilah Group yaitu suatu kelompok/komunitas yang telah dibuat sebelumnya, namanya bisa mengambil nama kelas, mata pelajaran, dll ( seperti group dalam facebook) yang dibuatkan oleh guru. Masing-masing group yang telah dibuat memiliki Code Group ( kode group) yang nantinya digunakan oleh siswa untuk mendaftar di group yang telah dibuat oleh guru. 

Jadi prinsipnya ada dua langkah dalam hal hal ini :
  1. Langkah pertama, pembuatan group dan account oleh guru selaku admin
  2. Langkah kedua, siswa mendaftar dalam group dengan memakai code group yang telah diberikan oleh guru. Untuk lebih jelas bisa dilihat di edmodo.com tentang tata cara pendaftaran yang lebih lengkap. 
Setelah itu guru dan siswa sudah tergabung dalam suatu jaringan (network) sesuai dengan groupnya masing-masing. Seperti yang sudah saya laksanakan, saya membuat group sesuai dengan bidang pelajaran yang saya ampu yaitu sejarah dan antropologi, jadi nama groupnya adalah Sejarah XII IPA 1, Sejarah XII IPA 2, Antropologi XI BHS, dst.  

 
Kesemuanya merupakan sebuah ikhtiar guru/pendidik untuk lebih meningkatkan kualitas pembelajaran terutama di era informatika seperti saat ini. Hal ini juga dengan tidak meninggalkan metode pembelajaran yang telah ada selama ini, namun sebagai sebuah langkah maju, guru juga tidak perlu sungkan untuk terus meng-update metode pembelajarannya.
Sumber : History1978

Cara membuat Grup Kelas di Edmodo

 
Bila anda adalah seorang pengajar, tentunya anda mengajar di beberapa kelas atau bahkan mata pelajaran yang berbeda. Nah untuk mengelola kelas maka kita perlu membuat kelas/group. Di group nanti akan mendapatkan kode dari edmodo, nah kode inilah yang kita berikan kepada siswa kita nanti, karena pada saat pendaftaran di edmodo, para siswa nanti diharuskan mengisi kode groupnya. Jadi hanya siswa yang diberikan kode tersebut yang bisa masuk dikelas itu, jadi kecil kemungkinan orang lain bisa masuk ke kelas tersebut. Oke dah langsung...:-)Di sidebar sebelah kiri pilih " Create " di option Group, lihat gambar dibawah:

 

Kemudian isilah option group name, grade, subject area sesuai dengan kelas anda. Kalau sudah klik " Create " 

 

Kemudian kita akan mendapatkan kode dari kelas yang baru saja kita buat, nah kode itulah yang kita berikan kepada siswa kita untuk mendaftar. 

 
Dan inilah tampilan kelas/group yang sudah kita buat tadi. Di sebelah kanan (yang saya beri coretan merah itu adalah kode kelas), kemudian di member nanti akan berisi daftar siswa yang sudah mendaftar di kelas kita. have Fun :-)

 

Sumber : BianBiun.com

Cara Membuat Badge di Edmodo

Badge alias lencana di edmodo ini digunakan oleh guru untuk memberikan semacam appreciation kepada siswa atau kelompok atau kelas berdasarkan penilaian guru. Tentunya badge ini bisa membuat siswa merasa senang dan termotivasi lagi karena mendapatkan perhatian dari guru nya. Di edmodo sendiri juga menyediakan badge namun jumlahnya masih sedikit dan tentunya belum seperti yang kita inginkan,karena penghargaan yang ingin kita berikan tentunya berbeda-beda. Nah mending kita buat badge sendiri supaya sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Pilih "Create badge for your students" 

 
  
Pilih " New Badges", kemudian isi badge title, description dan upload gambar dari komputer anda (ukuran gambar 114x114 pixels. 


  

Klik Created Badge. Dah jadi deh :-)