aguspurnomosite.blogspot.com

aguspurnomosite.blogspot.com
Berpikir Luas Membuka Cakrawala Kehidupan! Berusaha Memberikan Yang Terbaik Untuk Masa Depan! Katakan "Go Go Go SEMANGAT" !!!

Selasa, 29 Januari 2013

Wanita Yahudi Australia Beralih Ke Islam Karena Menonton Film Malcolm X

Malcolm-X. Siapa tak kagum dengan sosok pria Afro-Amerika Muslim tersebut dalam memperjuangkan hak warga kulit hitam. Dia juga dikenal sebagai tokoh antirasisme yang menginspirasi banyak orang.

Meski telah wafat sekitar 47 tahun silam, buku dan film biografinya mengekalkan visi antirasisme dan nilai humanis Islam yang ia seru selama hidupnya. Sara, wanita Australia keturunan Yahudi, adalah salah seorang yang mendapat semangat sang Malcolm.

Saat itu, Sara baru berusia 22 tahun. Bersama teman-teman kuliahnya, ia menonton film Malcolm-X yang dirilis pada 1992. Selama film diputar, tak ada yang dirasakan Sara kecuali rasa kagum. Ia bahkan berlutut selama berjam-jam di sebuah lorong sepulang menonton film, mematung dan tak mampu bergerak apalagi berkatakata. “Saat itu aku benar-benar sangat tersentuh hingga aku berlutut di lorong jalan. Aku tak tahu mengapa melakukan itu. Banyak orang menatapku, tapi aku hanya ingat melakukan itu karena sangat tersentuh,” kata Sara.

Dalam film itu, ia mengaku sangat terkesan dengan scene yang mengisahkan perjalanan Malcolm ke Tanah Suci. Saat berhaji, Malcolm yang sebelumnya menganggap warga kulit putih adalah setan, menyadari bahwa di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, seluruh bangsa, baik kulit putih maupun hitam, adalah sama. Mereka sama-sama menyerahkan diri, beribadah kepada-Nya. Malcolm pun menyadari bahwa memperjuangkan hak warga kulit hitam bukanlah dengan membenci warga kulit putih.

“Perjalanan haji telah membuka cakrawala berpikir saya. Saya melihat hal yang tidak pernah saya lihat selama 39 tahun hidup di Amerika Serikat. Saya melihat semua ras dan warna kulit bersaudara dan beribadah kepada satu Tuhan tanpa menyekutukannya. Kebenaran Islam telah menunjukkan kepada saya bahwa kebencian membabi buta kepada semua orang putih adalah sikap yang salah seperti halnya jika sikap yang sama dilakukan orang kulit putih terhadap orang kulit hitam,” kata Malcolm dalam film itu.

Ada dua hal yang membuat Sara tersentuh dari kata-kata itu. Pertama, seorang tokoh besar seperti Malcolm mengakui kesalahannya terkait pandangannya mengenai kulit putih. Kedua, fakta yang diungkap Malcolm bahwa tak ada perbedaan etnis dalam Islam. “Aku terkesan dengan kerendahan hatinya. Aku juga terkesan pada fakta bahwa ia (Malcolm) ketika pergi ke Makkah menyatakan, ‘Wow, di sini adalah tempat di mana ada kesetaraan ras.’ Hal itu benar-benar menginspirasi aku,” ujar Sara.

Meski berdarah Yahudi, Sara mengakui, keluarganya bukanlah penganut agama Yahudi yang taat. Kakeknya merupakan Yahudi murtad yang beralih ke agama Mormonisme. Ibunya pun seorang misionaris Mormon. Na un, keduanya bahkan seluruh keluarganya tak benar-benar meyakini agama mana pun, namun tak pula mengakui sebagai penganut ateis.

“Jadi, aku dibesarkan tanpa agama mana pun dengan benar, kecuali apa yang aku kira menjadi budaya Australia, seperti pergi ke sekolah Minggu dan sebagainya,” kenang Sara. Saat beranjak dewasa, Sara pindah ke Sydney untuk kuliah dan bekerja. Di sanalah ia menonton Malcolm-X, sebuah film yang mengawali perjalanan panjangnya mengenal Islam.

Sepucuk Undangan
Beberapa tahun setelah menonton film itu, Sara belum benar-benar menemukan kesejatian Islam. Namun, ia menjadi penggemar berat sosok Malcolm-X yang notabene seorang Muslim. Ia pun terus bertanya-tanya dan penasaran akan agama Islam. Namun, pernikahannya dan kesibukan berkeluarga melupakan sejenak rasa penasaran Sara.

Hingga suatu hari, ia mendapat undangan untuk menghadiri kegiatan “Hari Dakwah” yang diselenggarakan sebuah komunitas Muslimah. Kegiatan tersebut bertujuan menjembatani kesenjangan antara Muslim dan non-Muslim, terutama menyusul merebaknya kesalahpahaman terhadap Islam pascaperistiwa 11 September. Mendapati undangan dari sebuah milis (mailing list) tersebut, Sara pun teringat kembali akan ketertarikannya pada Islam. “Aku pun mengikuti kegiatan itu.”

Tiba di lokasi acara, Sara mendapati seluruh wanita mengenakan jilbab. Bahkan, wanita pertama yang menyambutnya di depan pintu memakai burqa hingga seluruh tubuhnya tertutup. Namun, Sara tak merasa terganggu.“Justru setiap saya melihat wanita yang mengenakan burqa atau niqab (cadar), saya menilai ia seorang yang amat religius,” ujar ibu dua anak tersebut.

Sara mengikuti acara dari awal hingga usai. Ia terhanyut dengan pengetahuan Is lam yang ia dapatkan di sana. Sebuah pengetahuan yang menurutnya tak mungkin diperoleh di bangku pendidikan. Sebuah pengetahuan yang sangat berharga, layaknya harta karun yang selama ini tak pernah dilihatnya. Ia benar-benar mendapat hari yang sangat menakjubkan.

Rasa takjub Sara pun memuncak saat di bacakan ayat-ayat Al-Quran. Saat itulah, ia merasa menyesal mengapa selama ini tak pernah membaca kitab suci umat Islam ini, padahal telah banyak buku agama yang ia baca. “Aku merasa ingin menangis. Itu (Al-Quran) begitu indah dan saya berpikir itu adalah hal paling suci yang pernah saya dengar.”

Sepulang mengikuti kegiatan itu, Sara diam-diam membaca Al-Quran. Selama beberapa bulan, ia terhanyut dengan isi Al-Quran yang begitu menakjubkan. Meski belum bersyahadat, Sara merasa ingin melakukan apa yang ia baca. Ia pun mulai mengenakan pakaian tertutup meski belum berjilbab. Ia bersilaturahim dengan menemui komunitas Muslim.

Perubahan Sara mulai dirasa janggal oleh sang suami. Sara pun mulai mencoba membicarakan tentang Islam pada suaminya, namun tak pernah berhasil. Sang suami selalu menganggap pembicaraan tentang Islam sebagai omong kosong dan angin lalu.

Bersyahadat Bersama Suami
Terkejut. Itulah yang dirasakan Sara tatkala suatu hari suaminya yang selama ini enggan membicarakan Islam tiba-tiba ingin bersyahadat bersamanya. Hal tersebut ber mula saat ayah mertua Sara meninggal dunia. Beberapa saat setelah kabar kematian itu datang, suaminya mendapat kiriman Alquran dari seorang teman Sara di kegiatan “Hari Dakwah”. Pasangan suami istri ini kemudian takziah ke Melbourne, tempat jenazah dimakamkan.

Di tengah kedukaan, Sara terkesima dengan pengurusan jenazah Muslim yang sangat sederhana. Meski suami Sara bukan seorang Muslim, ia merupakan keturunan Tur ki Muslim. “Saya sangat terkesan, itu sangat sederhana, indah. Orang-orang menempatkan ayah di liang lahat dengan tangan mereka. Hal itu benar-benar membuat saya tersentuh. Saya pikir itu benar-benar indah. Jadi, itu semua adalah bagian yang juga datang dari Islam,” kata Sara.

Sepulang dari pemakaman, Sara berbincang dengan sang suami di dalam mobil. Sara menyatakan telah memantapkan hati untuk bersyahadat dan benar-benar akan memeluk agama Islam. “Aku ingin melantunkan syahadat hari ini,” ujar Sara kepada sang suami.

Sungguh mengejutkan karena Sara tak mendapati penolakan ataupun penyangkalan dari sang suami. Lebih mengejutkan lagi, suaminya juga menyatakan keinginan untuk menjadi Muslim. “Aku terkejut sekaligus gembira. Selama ini, aku khawatir apa yang akan terjadi jika aku menjadi seorang Muslim sementara suami tak menginginkannya.”

Malam itu, Sara bersama suami memasuki masjid. Disak sikan sejumlah kerabat dan teman, mereka duduk di depan seorang imam. Keduanya pun mengucapkan syahadat, meyakini satu tuhan, yaitu Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan memulai perjalanan hidup sebagai seorang Muslim dan Muslimah. (Dz/disadur dari kisah Muallaf)

2 PRIA INI COBA MERASAKAN SAKITNYA MELAHIRKAN, MENYERAH DALAM 2 JAM


Allah berfirman : “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan.” (QS. Al-Ahqaaf, 46:15)
Melahirkan, terutama melalui proses normal, merupakan salah satu momen terberat sekaligus membahagiakan untuk wanita. 

Dua pria asal Belanda ini pun mencoba merasakan seperti apa sakitnya melahirkan. Seperti dikutip Daily Mail, dua pria tersebut bernama Dennis Storm dan Valerio Zena. Keduanya merupakan presenter sebuah acara televisi di Belanda, Proefkonijnen (Guinea Pigs). Dalam salah satu episode acara televisi itu, Storm dan Zena tertarik mencoba merasakan seperti apa sakitnya melahirkan. Hal itu karena berdasarkan informasi yang mereka dengar ‘melahirkan merupakan aktivitas paling menyakitkan’. Storm dan Zena kemudian diminta berbaring di tempat tidur. Seorang suster tampak memasang sebuah alat di perut mereka yang bisa menimbulkan sensasi kontraksi. Kontraksi yang dirasakan keduanya akan sama persis seperti yang dirasakan wanita ketika akan melahirkan.

“Apakah menurutmu rasa sakitnya akan membuat kami berteriak,” tanya Zena pada perawat. “Ya, sudah pasti akan membuatmu berteriak,” jawab sang suster.

Jawaban sang suster itu benar-benar menjadi kenyataan. Tidak berapa lama setelah duo presenter itu diberikan kontraksi palsu, mereka mengalami kesakitan. Meskipun Zena dan Storm tampak tertawa dan banyak bercanda selama proses eksperimen itu, wajah keduanya tidak bisa menyembunyikan sakit yang dirasakan. Dalam tayangan video tersebut tampak duo presenter itu merasakan sakit yang teramat-sangat. Storm bahkan sampai dipegangi tangannya oleh pasangannya ketika sakit kontraksi palsu itu datang.

Alhasil dalam dua jam, Storm dan Zena memilih menyerah. Proses melahirkan yang menyakitkan itu sampai membuat Zena berpikir apakah dia ingin punya anak karena istrinya akan melalui proses yang menyiksa tersebut.

Storm dan Zena bukan pria yang pertama kali menjalani eksperimen untuk mencoba merasakan sakitnya melahirkan. 

Sebelumnya pada 2009, Dr Andrew Rochford pernah mencoba hal serupa untuk sebuah acara televisi di Australia. Dalam dua jam, wajah sang dokter sudah pucat dan dia pun jadi paham kenapa wanita kerap memaki saat menjalani proses melahirkan. 

Sahabat, betapa benar apa yang disampaikan Al-Qur’an dan Al-Hadits tentang keutamaan ibu. Dan, betapa dahsyatnya sakit yang dirasakan saat ibu melahirkan kita.

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia(Allah) dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya . Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (QS al-Israa’ [17]: 23).

Allah mengajarkan kepada kita agar berbuat baik dan berbakti kepada kedua orang tua. Untuk mengatakan kepada keduanya “ah” ( perkataan yang dapat menyakiti hati keduanya ) saja kita tidak diperkenankan apalagi yang lebih dari itu.

Pernah suatu ketika datang seorang laki-laki kepada Rasulullah saw, ia bertanya kepada Rasulullah saw,” Ya Rasulullah, siapa dari manusia yang paling berhak aku utamakan? Rasulullah saw bersabda “Ibumu”. Laki-laki tersebut bertanya kembali, “kemudian siapa lagi?” Rasulullah saw bersabda, “kemudian ibumu”. Laki-laki tersebut betanya kembali, “kemudian siapa lagi?” Rasulullah bersabda, “kemudian ibumu”. “Kemudian siapa lagi?” Rasulullah bersabda, “kemudian ayahmu”. (HR Muslim ).

Imam Al-Qurthubi dalam tafsirnya “Al-Jami’ul Al-Ahkamil Qur’an” mangatakan bahwasanya hadits tersebut menunjukan tiga kecintaan dan pengorbanan seorang ibu.

Ketiga perakara itu, pertama adalah pengorbanan seorang ibu ketika dalam keadaan hamil, kedua adalah pengorbanan ketika melahirkan, dan ketika adalah pengorbanan ketika menyusui serta mendidik anak.

Ketiga perkara tersebut dilakukannya seorang diri.
Terimakasih ibu, semoga Allah menjagamu di dunia dan di akhirat mendapat surga.

Apa hikmah yang dapat kita ambil dari artikel ini sobat2 sekalian ?

Jasa-jasa dari seorang ibu tak terbalaskan sampai kapanpun… :’)
Sumber: dailymail

GAYA HIDUP HAMBA ALLAH DAN HAMBA DUNIA

Gaya Hidup sederhana adalah ciri penampilan Rasulullah SAW, seorang yang bukan hanya nabi, tetapi beliau juga seorang pemimpin tertinggi dalam negara Madinah.

Kalau mau diukur-ukur, sebenanya Rasulullah SAW bukan termasuk orang miskin dan tidak punya, sebaliknya beliau seharusnya termasuk jajaran orang paling kaya di Madinah. Sebab menurut sebuah analisa, beliau punya hak 20% dari setiap harta rampasan perang yang didapat. Sebagaimana ayat tentang khumus berikut ini:

Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang kami turunkan kepada hamba Kami di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Al-Anfal: 41)

Seperlima atau 20% itu sangat banyak, apalagi diambil dari harta rampasan perang atas penaklukan. Tentunya nilainya sangat besar dan halal, karena memang telah ditetapkan langsung oleh Allah SWT.

Logikanya, kalau seandainya Rasulullah SAW mau tampil keren, baju mahal, rumah mentereng, isterinya yang banyak itu semua dipakaikan gelang emas sebesar pelek becak, bisa-bisa saja dan sah-sah saja. Wong duitnya duit dia sendiri, halal pula. Urusan orang lain pada hidup miskin, kan perlu proses.

Tapi tidak…

Beliau tidak pernah tampil keren dengan baju yang mahal. Beliau justru merasa lebih nyaman untuk tampil seadanya. Toh, tampil sederhana dan seadanya, tidak akan membuat orang menghina dan atau merendahkannya. Dan musuh-musuh beliau tidak pernah menyerang beliau dari sisi kemiskinan dan kesederhanaan. Pembangkangan kaumnya bukan karena beliau miskin dan tampil sederhana.

Sudah bukan hal yang aneh kalau beliau pernah kelaparan berbulan-bulan, sampai harus mengganjal perutnya dengan batu. Coba pikirkan, seumur-umur kita jadi rakyat miskin di Indonesia, rasanya kalau sampai harus mengganjal perut dengan batu karena lapar, rasanya kok belum pernah kan ya?

Tapi itulah Muhammad SAW, seorang kepala negara yang di tangannya ada kekuasaan tertinggi di seluruh jazirah Arabia. Tapi dapurnya pernah tidak mengepulkan asap selama tiga bulan.

Lalu ke mana hartanya yang seabrek-abrek itu, kenapa tidak dibuat untuk mensejahterakan dapurnya? Jawabnya bahwa harta itu meski menjadi haknya, tapi tidak pernah sampai ke rumahnya. Semua kembali diserahkan kepada fakir miskin. Dan isteri-isteri beliau ridha akan hal itu.

Jadi cerita nabi kelaparan cari makan ke sana kemari, sudah menjadi pemandangan sehari-hari semasa hidupnya. Bayangkan, pernah beliau pagi-pagi ke rumah Aisyah kelaparan minta makan. Namun sama dengan suaminya, Aisyah pun tidak punya makanan.

Aneh juga ya, masak seorang kepala negara dengan wilayah yang membentang begitu luas dan kekayaan yang tak terhingga, sampai bisa kelaparan di pagi hari. Minta makan kepada isterinya, ternyata juga tidak punya makanan. Akhirnya beliau SAW pun berpuasa. Subhanallah.

Gaya hidup sederhana ini, karena dilakukan langsung oleh seorang kepala negara, pastinya akan menurun kepada para pejabat di bawahnya.

Sebut saja khalifah Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu. Beliau adalah penakluk tiga imperium besar dunia: Romawi, Persia dan Mesir. Logika sederhana, wajar dong sebagai kepala negara yang menguasai wilayah yang sedemikian luas, setidaknya punya baju lebih dari satu.

Tapi hampir tidak masuk di logika kita hari ini. Seorang Umar bisa-bisanya punya pakaian hanya satu potong saja, itu pun lengkap dengan asesoris 40 tambalannya.

Lengkap sudah keagungan agama Islam, bukan hanya teori saja, tetapi memang langsung dipraktekkan oleh para pemimpinnya. Meski kemegahan dunia dan kekayaan ada di tangan, tapi sama sekali tidak dicintainya. Mereka lebih suka tampil sederhana, bahkan terlalu sederhana.

Seorang utusan dari negeri Romawi ketika menemukan sang Khalifah tertidur di bawah pohon tanpa pengawal, sontak menyebutkan ungkapan jujur dan tercatat dengan tinta emas sejarah, “Anda telah berbuat adil, maka anda hidup dengan aman, dan anda bisa tidur nyenyak.”

Kalau yang hidup sederhana itu Abu Hurairah yang memang ahli suffah, mungkin kita masih bisa berpikir wajar. Tapi kalau seorang pemimpin level tertinggi, bisa sampai hidup sesederhana ini, maka kita pun harus berpikir ulang, kenapa mereka melakukan itu? Apakah Islam mengharamkan pejabat hidup dengan hasil keringat mereka? Apakah Islam mengharamkan kita menikmati kekayaan yang halal?

Jawabnya sederhana. Menikmati kekayaan hasil keringat sendiri memang halal dan sah. Namun ketika seorang diberi amanah untuk mengurus umat, meski memang ada jatah gaji baginya, namun nampaknya para pendahulu kita sejak awal sudah menjauhi fitnah bagi dirinya.

Ternyata hidup enak dengan berbagai fasilitas yang sah dari negara itu tidak banyak bermanfaat, bahkan fitnah dengan mudah masuk. Bukankah Utsman bin Al-Affan itu sudah kaya jauh sebelum beliau menjadi khalifah? Bukankah beliau menikmati kekayaan miliknya yang sudah dimilikinya jauh sebelum beliau mendapatkan jabatan? Bukankah memang beliau sudah kaya jauh sebelum dilahirkan orangtuanya?

Tetapi kita tahu dalam sejarah, ada begitu banyak tuduhan dan fitnah keji yang dilontarkan kepada sosok beliau, dan salah satunya adalah hidup bermewah-mewah. Kita tahu bahwa hal itu tidak betul, karena itu hanya kerjaan orang-orang yang memusuhi.

Tapi munculnya fitnah harta bagi khalifah Ustman memang ada dan tidak bisa dipungkiri. Dan cukup menjadi masalah juga bagi beliau. Walau pun kita sepakat bahwa khalifah Ustman tidak bersalah dalam hal ini. Namun tetap saja gaya hidup seorang yang kaya dengan fasilitas dan harta, cukup merepotkan.

Pejabat di Zaman Kita

Lalu bagaimana dengan pejabat kita? Bukankah mereka kebanyakan masih miskin sebelum menerima suatu jabatan?

Dan bagaimana bila sekarang ini mereka punya rumah mewah, tanah, kapling, apartemen, mobil bermilyar, satpam bejibun, pembantu dan deposito?

Padahal awalnya mereka hidup kere, hidup ngontrak di rumah petak sempit, tiap bulan dikejar-kejar pemilik rumah untuk bayar kontrakan. Bahkan tidak sedikit yang hidupnya masih numpang di rumah mertua.

Tapi kini dengan jabatan itu, mereka bisa hidup layak berkecukupan. Punya mobil mewah yang berjejer di garasi, yang bukan ukuran rakyat biasa. Rumah sudah di real estate, isterinya bolak balik shopping ke luar negeri. Umrah dan jalan-jalan ke mancanegara pakai uang rakyat. Dan semua itu didapat justru ketika dirinya diberi amanat untuk menjadi pejabat atau wakil rakyat.

Lalu di mana gaya hidup sederhana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW serta para jajaran pejabat di kalangan shahabat?

Inilah barangkali yang pada akhirnya menimbulkan rasa kurang adil dan iri hati serta hasad di hati orang yang kurang baik imannya. Dan gaya hidup sederhana jadi pilihan hidup buat Nabi SAW dan para shahabat yang jadi pejabat dan orang besar. Agar tidak ada celah sedikit pun bagi orang yang kasat hati untuk menelikung lewat fitnah harta benda.

Kalau pun mereka mau melemahkan kita, bukan lewat fitnah harta, melainkan karena memang mereka membangkang dari ajaran Islam. Sehingga tidak ada hujjah bahwa Islam dijauhi hanya karena kecerobohan kita dalam gaya hidup.

Itulah barangkali masukan buat para du’at yang kini sedang menekuni dakwah lewat jalur birokrasi. Barangkali tidak salah kalau dimulai dari gaya hidup sederhana, merakyat, bersahaja, serta tidak menunjukkan perbedaan kelas dengan orang yang paling miskin di negeri ini.

Ketika Khalifah Umar meminta kepada rakyat Himsh untuk membuat daftar fakir miskin di wilayah itu, ternyata beliau terkejut sekali. Karena di dalam daftar itu ada nama seorang yang amat dikenalnya. Nama itu adalah nama gubernur Himsh, yang belum lama ini beliau angkat. Nama sang Gubernur ikut dimasukkan ke dalam daftar orang miskin oleh petugas, karena kenyataannya beliau memang hidup miskin.

Setela diselidiki, ternyata sang Gubernur bukan sekedar miskin, tapi ‘terlalu amat sangat miskin sekali’. Bayangkan, pakaian yang dimiliki hanya satu potong saja. Setiap sebulan sekali beliau libur satu hari tidak mengurusi rakyat, karena harus mencuci pakaiannya dan menunggunya sampai kering untuk langsung dipakainya kembali. Subhanallah.

Padahal negeri Himsh itu sangat kaya dengan pendapatan daerah. Ternyata Umar tidak salah ketika memilih seorang gubernur. Kalau orang seperti ini masih ada, pasti kita sudah bilang dia ‘setengah malaikat’. Tapi dia bukan setengah malaikat, dia manusia biasa, namun beliau memang hasil pengkaderan dan pembinaan seorang murabbi besar, Muhammad Rasulullah SAW.

Lebih menarik lagi, ketika Umar mengirimkan uang untuknya sebagai gaji, sang Gubernur langsung berucap, “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.” Isterinya mendengar sang Gubernur mengucapkan lafadz yang biasa diucapkan kalau mendengar ada kematian langsung penasaran, langsung bertanya, “Ada apa? Apakah Khalifah Umar meninggal dunia?”

Sang Gubernur menjawab, “Bahkan lebih dahsyat dari itu.”

Rupanya sang gubernur mengucakan belasungkawa ketika menerima uang gaji yang memang haknya. Beliau malah membagikan uang gajinya itu untuk para fakir miskin di wilayahnya. Bahkan isterinya pun tidak tahu menahu uang itu. Dan sang Gubernur tetap dengan kesederhanaannya.

Gaya Hidup Pejabat yang Da’i

Mungkin gaya hidup sederhana ini ke depan malah menjadi media kampanye yang ditunggu-tunggu rakyat. Sebab rakyat sudah bosan dengan visi dan misi. Semua calon pejabat sama saja visinya, nyaris tidak ada bedanya.

Yang membedakannya justru pada gaya hidup. Kita lihat saja, apakah pejabat atau wakil rakyat itu hidupnya bersahaja atau tidak? Kalau masih pakai ajudan, pengawal, mobil mewah, jalan-jalan ke luar negeri, kelihatannya kurang merakyat.

Tapi kalau ke mana-mana naik bus kota, atau ke kantornya berhimpitan juga seperti rakyat naik KRL bersama pengamen, buruh, pegawai rendah, pedagang asongan termasuk tukang copet, nah yang begini nih yang kita pilih. Tidak peduli apa visi misinya, karena yang namanya lidah tidak bertulang.

Sebab yang mengaku mau memperjuangkan rakyat atau agama Islam sudah terlalu banyak, sampai kita bingung apa bedanya, semua mengaku pembela kaum lemah, tapi ke mana-mana naik mobil mewah. Jadi yang dibela itu apaan ya?

TIPS SEHAT 3 X 0,5 MENIT YANG SANGAT PENTING

Para ahli kesehatan sering berpesan?

Setiap orang harus memperhatikan 3 x Setengah-menit. Kenapa demikian ?

“3 x Setengah-menit ” adalah sesuatu yang sangat singkat?tetapi akan banyak mengurangi angka kematian secara tiba2! Kenapa demikian ?.

Sering kali terjadi seseorang siang nya masih sehat walafiat, tetapi malam nya tiba2 ada kabar dia meninggal. Tidak jarang kita mendengar cerita orang, kemarin saya masih ngobrol dengan dia, kenapa tiba2 dia meninggal ?

Penyebabnya bisa salah satunya adalah ketika bangun malam untuk kekamar mandi sering dilakukan secara terlalu cepat.

Begitu langsung berdiri, otak kekurangan darah?Mengapa perlu “3x Setengah Menit”?

Karena pola ECG (Electro Cardiogram) seseorang akan normal pada siang hari, tetapi ketika bangun tengah malam untuk melaksanakan hajat misalnya dan dia langsung bangun dengan tiba2, gambar ECG itu dapat berubah ? Kenapa demikian ?

Karena dengan tiba2 bangun, otak akan menjadi anaemic, dan mengalami gagal jantung karena kekurangan darah.

Dianjurkan oleh para ahli untuk menjalankah “3 kali Setengah-menit”, yakni:

  1. Bila terbangun jangan langsung turun dari tempat tidur, tetapi berbaringlah selama setengah menit;
  2. Duduk ditempat tidur selama setengah menit;
  3. Turunkan kaki, duduk ditepi ranjang selama setengah menit ? 
Selewat 3x Setengah-menit yang dilakukan tanpa harus membayar sesen pun tsb, otak tidak akan anaemic, dan jantung tidak akan mengalami kegagalan, mengurangi kemungkinan jatuh dan meninggal ketika bangun tengah malam seperti yang sering kita dengar.

Pernah setelah membaca tulisan ini, seorang usia lanjut menangis menyesali kenapa dia tidak mengetahui hal ini jauh2 hari.

2 tahun lalu dia bangun tengah malam untuk buang air kecil, dikamar mandi tiba2 terasa dunia berputar dan jatuh, akibatnya dia sekarang mengalami kelumpuhan dan tidak bisa meninggalkan tempat tidur lagi.

Kalau saja dia mengetahui hal ini, tidak harus menderita selama ini.

Semoga Bermanfaat

Senin, 28 Januari 2013

Wamendikbud akan gugurkan sekolah bocorkan soal UN


Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim menyatakan akan menggugurkan sekolah yang membocorkan soal Ujian Nasional 2013 kepada siswa.

"Kami akan menggugurkan sekolah yang terbukti membocorkan soal UN saat pelaksanaan ujian nasional berlangsung," katanya di Banda Aceh, Sabtu.

Musliar menjelaskan meski soal UN tersebut sulit untuk bocor dan beredar kepada siswa, namun pihaknya tetap memberikan peringatan keras kepada seluruh sekolah di seluruh Indonesia agar tidak melakukan kecurangan saat ujian tersebut diselenggarakan.

Ia mengatakan untuk antisipasi kebocoran soal tersebut pihaknya membuat 20 soal yang berbeda-beda dalam setiap ruangan ujian nasional tersebut.

"Artinya, soal yang akan dibuat pada UN kali ini ada 20 model dan soal ini akan berbeda yang diterima oleh satu siswa dengan siswa lainnya yang ada dalam satu ruangan," katanya.

Ia meyakini dengan perbedaan soal tersebut akan mampu menghasilkan lulusan yang lebih baik dan memperkecil kecurangan terhadap ujian yang berlangsung secara nasional itu.

"Dalam pelaksanaanya, UN juga akan dipantau secara ketat sebagai upaya antisipasi dari kecurangan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu," katanya.

Ia mengatakan dengan pembuatan soal yang berbeda-beda tersebut, juga dapat meminimalisir kegiatan kerja sama antara perserta ujian yang diselenggarakan secara serentak itu.

"Kami yakin peserta UN tidak bisa berkompromi dengan peserta lainnya karena soal yang dimilikinya tidak sama," demikian Musliar.

Wamendikbud akan gugurkan sekolah bocorkan soal UN

Teori Belajar


Materi Presentasi yang menjelaskan tentang Teori Belajar dari para Pakar Pendidikan Dunia dan Indonesia, sangat bermamfaat untuk diketahui oleh Guru atau Pendidik dalam menambah wawasannya tentang karakterisik Belajar Anak yang dapat diterapkan dalam Proses Pembelajaran agar diperoleh hasil yang lebih optimal. Untuk orang tua, materi ini juga sangat bermamfaat dalam memahami karakter belajar putra Anda. Semoga bermamfaat!

Materi Presentasi Teori Belajar ini terdiri dari 59 Slide dengan ukuran file sebesar 2,4 MB.

Untuk mengunduhnya, silahkan klik pada tautan yang saya sediakan dibawah ini : 

Bioteknologi dan Penyimpangan Intelektual

Seperti diketahui bahwa dalam organisasi biologis, teristimewa di dalam sel, tersimpan suatu kekuatan laten yang sewaktu-waktu muncul di permukaan. Kekuatan itu terkode dalam struktur makromolekuler yang kini lazim dikenal dengan nama DNA.

Di dalam DNA berbagai kode untuk organism masa depan dapat direkombinasi ulang dan akan melahirkan organisme superior yang sebelumnya tidak terpikirkan. Hal ini merupakan salah satu ruang lingkup bioteknologi yang memberikan peluang bagi bioteknologiawan untuk memproyeksikan organisme masa depan melampaui rintangan alamiah yang semestinya dilalui menurut alur evolusinya.

Tidak ada satu kekuatan yang begitu dahsyat (dalam konteks ilmu pengetahuan) yang mampu mengubah jalannya perkembangan suatu organisme, akan tetapi dengan bioteknologi manusia mampu memanipulasi, memperbaiki dan merusak organisasi biologis. Dan hal yang patut dipertimbangkan bahwa kelinci-kelinci percobaan yang kini sementara berlangsung dalam genetika molekuler pada akhirnya akan mengarah pada potensi biologi manusia. Berbagai rekayasa dalam bidang biologi seperti inseminasi buatan, sperma beku, embrio beku, transplantasi inti sel, hingga bayi klon merupakan jalur-jalur bioteknologi yang memberi peluang terjadinya penyelewengan yakni, antara kemanusiaan dan penyelewengan intelektual. Masalahnya akankah bioteknologi menjadi pisau bermata dua?

Intervensi bioteknologi baik pada tingkat structural, maupun fungsional dalam bidang biologi reproduksi telah memaksa kita untuk berpaling pada pandangan yang tidak lazim terhadap kehidupan seperti bagi kelangsungan hidup janin. Dengan bioteknologi memungkinkan bahwa kehidupan baru akan di budidayakan di masa yang akan datang, hal ini seiring dengan kemajuan pengetahuan di bidang biologi reproduksi.

Dewasa ini manipulasi dalam biologi reproduksi telah mencapai tingkat yang cukup meyakinkan setelah lahirnya bayi tabung pertama Lousy Jay Brown pada tanggal 25 juli 1978 yang secara teknis merupakan kasus fertilisasi invitro. Hal ini telah menimbulkan pro dan kontra di kalangan teologis. Namun terlepas dari itu teknologi bayi tabung berjalan terus, dan kini beratus-ratus pasangan suami-istri yang secara alami tidak dapat memperoleh keturunan telah memanfaatkan teknologi bayi tabung sebagai jalur alternative dan hasilnya sangat meyakinkan.

Perkembangan lebih lanjut dalam biologi reproduksi, khususnya dalam penyimpanan sperma membawa dampak tersendiri dalam pola tata nilai yang berlaku di masyarakat. Semula penyimpanan sperma dalam bentuk sperma beku lebih diperuntukkan kepada kajian-kajian ilmiah, atau sebagai suatu upaya meningkatkan produktivitas peternakan, namun dalam tahap perkembangannya, sebagian manusia telah mengintroduksi fenomena tersebut dalam kehidupannya. Kini telah lazim didengar atau dibaca pada berbagai media tentang adanya bank-bank sperma. Andaikan bank-bank sperma tersebut dimanfaatkan dalam teknologi bayi tabung, maka dapat dipastikan bahwa pola garis keturunan manusia semakin kabur. Di sinilah letak penyelewengan intelektual yang bekerja di luar garis normal moralitas yang berlaku, terlebih pada ketentuan agama.

Teknologi bayi tabung pada dasarnya fertilisasi invitro, yaitu pembuahan sel telur oleh sperma yang berlangsung di luar tubuh induknya. Secara sederhan tahapan-tahapan dalam pemanfaatan teknologi bayi tabung adalah sebagai berikut:

  1. Si ibu injeksi dengan hormon untuk merangsang pematangan telur 
  2. Telur yang telah matang dilepaskan dengan cara lapa roscopy.
  3. Telur-telur yang telah dilepaskan disimpan dalam medium tertentu di dalam gelas, dan selanjutnya dilakukan fertilisasi secara in vitro.
  4. Telur-telur yang telah dibuahi (embrio) dipelihara dalam medium tertentu hingga mencapai tahap perkembangan tertentu, yaitu dalam bentuk blastosit.
  5. Blastosit yang sehat selanjutnya di reimplantasi ke dalam rahim ibunya setelah si ibu terlebih dahulu dirangsang dengan hormon, sehingga kondisi fisiologis dan biokimiawi dari rahim si ibu siap untuk menerima embrio. 
Dengan ditemukannya teknik embrio beku dalam bidang peternakan, para ahli biologi telah mengarahkan pada manusia. Adanya embrio beku, memungkinkan seorang manusia menunda masa menopause, dengan demikian menambah waktu atau jangka untuk melahirkan anak bagi wanita yang terlambat melahirkan. Gagasan embrio beku kini telah menyentuh segi komersil.

Peter dan Singer justru melihat adanya suatu pasar yang tumbuh dari upaya reproduktif dimana embrio-embrio beku dapat dipindahkan dari rahim penghasilnya dan membuka kemungkinan bank embrio jangka panjang. Suatu kasus telah muncul dari jutawan Amerika Mario Rios dan istrinya Elsa pada tahun 1981 mereka memasuki Quen Victoria Medical Center di Melbourne, Australia dimana mereka menerima pelayanan fertilisasi invitro dan transfer embrio, namun terjadi miskram. Sisa embrio disimpan. Namun tidak lama kemudian orang tuanya meninggal dunia. Dalam kasus ini muncul kasus embrio yatim piatu. Sederet pertanyaan akan muncul antara lain: apakah tersebut mempunyai hak warisan orang tua genetisnya? SUatu hal yang tidak mustahil terjadi bahwa suatu saat para orang tua akan membekukan embrio-embrio mereka yang telah dibuahi untuk jangka waktu lama dengan meninggalkan pesan-pesan untuk kelahiran anka-anaknya kelak.

Dengan adanya embrio beku, kini memungkinkan untuk terbentuknya suku cadang bagi orang-orang penyandang cacat yang diperoleh dari embrio beku. Suatu hal yang mungkin sulit untuk dipercayai kemungkinan-kemungkinan bahwa embrio-embrio dapat ditumbuhkan sampai pada tahap perkembangan organ tertentu, dan selanjutnya organ tersebut dipisahkan dan ditumbuhkan dalam kultur sampai mereka bisa untuk digunakan dalam sistem-sistem penerimanya sehingga diperoleh suku cadang bagi orang-orang yang memerlukan pencangkokan organ tertentu. Hal tersebut akan mengarah pada penyimpangan moral dan mungkin sudah dapat dianggap sebagai penyalahgunaan potensi intelektual? Bukankan hal tersebut sama dengan budi daya organ manusia?

Dalam berbagai kasus terkadang karena alasan medis, seorang wanita yang tidak mampu mengandung embrio mereka. Untuk itu akan disewa rahim dari perempuan lain yang sehat. Sewa rahim kini menjadi lumrah pada berbagai Negara. Pada tahun 1987, untuk sebuah rahim harga rata-rata $10.000. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa potensi biologi reproduksi manusia menjadi bahan komersil untuk beberapa Negara. Dan mungkin suatu waktu menjadi bahan komoditi yang dapat menambah devisa Negara?. Suatu teka-teki yang mengerikan. Kini lebih dari 3.000 anak hasil fertilisasi invitro telah dilahirkan.

Kini para ahli dalam bidang biologi reproduksi telah mampu memanipulasi embrio manusia pada tahap yang lebih canggi dan kemungkinan untuk membuat klon vertebrata dari suatu sel tunggal. Dan hal ini telah berhasil dilakukan amphibia dan mencit yaitu dengan mentraplantasi inti sel somatik ke dalam suatu sel telur yang tidak berinti.

Penggunaan teknik tranplantasi inti telah dikembangkan oleh Briggs dan King dan Gurdon dimana ia mentransplantasikan inti epitel usus dari Xeopus dewasa ke dalam sel telur yang intinya telah diinaktifkan dengan radiasi ultra violet. Telur yang telah menerima inti sel epitel dipelihara dalam medium kultur dan berkembang menghasilkan Xenopus dewasa. Hasil-hasil tersebut menunjukkan bahwa Xenopus dewasa yang telah dihasilkan praktis mengalami perubahan genom; dan genomnya mengikuti genom dari inti yang diterimanya. Seperti diketahui bahwa inti dari sel telur yang berperan sebagai resipien telah diinaktifkan, sedangkan potensi pewarisan sifat telah terkemas dalam inti sel donor. Jadi individu yang dihasilkan merupakan klon dari induk dimana inti diperoleh, dan hasilnya adalah Xenopus yang secara genetis persis sama dengan sumber dari inti yang ditransplantasikan.

Beranjak dari hasil eksperimen-eksperimen tersebut di atas, kini para peneliti dalam bidang biologi reproduksi telah mengalihkan perhatiannya khususnya dalam memanipulasi potensi reproduksi manusia. Mereka memupuk harapan dengan keyakinan yang sangat tinggi bahwa pada suatu saat akan dihasilkan manusia satu induk atau univarental man, yang dapat berupa manusia androgenic atau manusia gynogenoues. Pada mencit hal tersebut telah dilakukan dan mencapai tahap perkembangan fetus tertentu, serta menghasilkan fetus yang secara genetis persis sama dengan tetuanya. Uniparental man merupakan istilah yang digunakan pada bayi klon. Dalam dekade terakhir ini keberhasilan klon pada domba yang dilakukan oleh para ahli Scotland telah mencapai puncak yang sangat meyakinkan. Hasil penelitian tersebut semakin mendekatkan kenyataan akan munculnya manusia klon dalam waktu dekat. Penemuan klon domba dikalangan ahli Scotland telah menimbulkan pro-kontra dikalangan para pengamat, sehingga tidak heran bila Clinton, Presiden Amerika Serikat ikut memberikan protes.

Dari hasil tersebut menunjukkan adanya lompatan intervensi teknologi dengan pemanfaatan potensi reproduksi manusia melampaui batas perjalanan evolusi secara normal dan jelas akan mengundang perdebatan yang ramai dikalangan teologis. Mungkinkanh hal ini dianggap sebagai suatu kejahiliyaan modern atau sebagai suatu kemajuan? Disini tampak jelas bahwa lonjakan-lonjakan yang dicapai dalam perkembangan bioteknologi ibarat pisau bermata dua.

Sejarah Ditemukan SINAR X

Sinar-X ditemukan secara tidak sengaja oleh Wilhelm Roentgen pada tahun 1895, ketika dia melihat pijar pada selembar kertas flouresensi yang disebabkan oleh radiasi misterius yang datang dari tabung sinar katode. Karena radiasi yang masih misterius ini, Roentgen menyebutnya sebagai sinar-X.

Tegangan listrik beberapa kilovolt digunakan untuk melepaskan elektron dari katoda. Elektron terlepas dari katode dan bergerak ke arah anode. Pada anode dipasang sebuah logam target. Ketika elektron-elektron menumbuk target, elektron-elektron tersebut berinteraksi dengan elektron-elektron dalam atom target sehingga geraknya diperlambat. Hal ini menyebabkan elektron kehilangan energi dalam bentuk radiasi sinar-X yang memiliki frekuensi tinggi.

Beberapa sifat sinar-X antara lain adalah sebagai berikut, yaitu:
1. Merambat menurut garis lurus
2. Tidak terlihat oleh mata
3. Dapat menembus benda-benda tertentu, misalnya kayu sampai beberapa cm
4. Tidak dibelokkan oleh medan magnet dan medan listrik
5. Menghitamkan film
6. Dapat melepaskan elektron-elektron dari logam yang ditumbuk

Manfaat Sinar-X

Sinar-X banyak dimanfaatkan dalam bidang kedokteran, bidang industri, kriminologi (deteksi), dan penelitian. Dalam bidang kedokteran, sinar-X digunakan untuk melihat bagian dalam tubuh seseorang, khususnya untuk melihat kondisi tulang-tulang dalam tubuh. Sinar-X mampu menembus tubuh manusia, tetapi tidak dapat menembus tulang yang keras. Akibatnya, jika di belakang tubuh manusia yang dikenai sinar-X dipasang pelat film, akan tampak bayangan dari tulang dalm tubuh. Jika terjadi suatu keretakan, dari pelat film yang dihasilkan dapat dengan jelas diketahui bagian mana dari tulang tersebut yang retak. Metode deteksi cacat tulang ini disebut radiografi.

Selain digunakan untuk mendeteksi bagian tubuh yang cedera, sinar-X juga digunakan untuk penyembuhan. Sinar-X yang memiliki frekuensi tinggi berarti memiliki energi yang tinggi, sehingga bisa menghancurkan berbagai benda, misalnya tumor dan kanker dalam tubuh manusia. Metode penyembuhan ini disebut radioterapi.

Dalam bidang industri, sinar-X digunakan untuk mendeteksi isi koper penumpang pesawat terbang, dan menguji keaslian dokumen dan lukisan. Dalam bidang penelitian, sinar-X digunakan untuk mempelajari struktur kristal zat.

Selain bermanfaat, sinar-X juga bisa berbahaya. Jika intensitas sinar-X yang diterima oleh tubuh kita melebihi batas normal yang diijinkan, sinar-X dapat merusak sel-sel tubuh yang sehat, sehingga justru bisa mengganggu fungsi sel yang sehat. Sinar-X dalam dosis yang berlebihan justru dapat menyebabkan terjadinya kanker.

Asal-usul Ubi Jalar Terpecahkan

Tim ilmuwan di Prancis mengaku telah berhasil mengungkap sejarah penyebaran ubi jalar (Ipomoea batatas), yang sampai kini berkembang ke Asia dan Afrika. Ada sejumlah teori mengenai asal-usul ubi jalar ini.

Ada teori yang menyatakan tanaman ini berasal dari Amerika Selatan, lalu berkembang di Polinesia dibawa oleh orang-orang yang berkunjung ke Amerika Selatan. Ada juga teori bibit umbi-umbian ini hanyut sampai ke Pasifik. Bahkan ada teori lain, tanaman ini asli dari Papua.

Namun sebuah laporan ilmiah di Risalah Proceedings of the National Academy of Sciences, memunculkan teori baru berlandaskan peta genetika. Teori ini sudah muncul tahun 1970-an, dilansir arkeolog Douglas Yen, yang menyatakan ubi jalar menyebar dalam beberapa gelombang di Oseania. Belakangan teori ini dikonfirmasi temuan genetika.

Ubi jalar pertama kali datang antara tahun 1000 sampai 1100 ketika pelaut Polinesia mampir di Amerika Selatan dan membawa pulang ubi jalar yang kemudian menyebar luas; kemudian orang-orang Eropa membawa pula galur ubi jalar yang lain dari Amerika Selatan ke Filipina dan Pasifik Barat dalam dua gelombang terpisah di abad 16. Sejak itu, dua ubi jalar yang berbeda galur berkembang di seluruh Oseania termasuk Indonesia.

Studi genetika ini dilakukan tim peneliti yang dipimpin Caroline Roullier, ahli botani dari Pusat Kerjasama dan Riset Pengembangan Pertanian Internasional di Montpellier, Prancis, yang meneliti sampel dari ubi jalar masa kini dan spesimen sejarah yang disimpan di herbarium.

Spesimen herbarium termasuk pula tanaman yang dikoleksi Kapten James Cook yang tahun 1769 berkunjung ke New Zealand dan Kepulauan Society. Roullier dan timnya menargetkan spesimen sejarah karena menggambarkan bagaimana varietas ubi jalar berkembang di Oseania sebelum pertukaran dan pemanenan mempengaruhi tanda genetisnya. Kisah ini berikutnya menggambarkan bagaimana ubi jalar melintas lautan, merekam hubungan kuno Polinesia dan Amerika Selatan.

"Saya senang melihat hipotesis (tiga pihak) ini dipastikan oleh penelitian mutakhir," kata Patrick Kirch, arkeolog dari Universitas California Berkeley.

Ciri Seorang Mukmin

Apa sajakah ciri seorang mukmin? Di antaranya adalah ketika disebut nama Allah bergetar hati mereka, ketika dibacakan ayat Allah bertambah iman mereka dan mereka pun tawakkal pada Allah.

Allah ta’ala berfirman ,
“Orang-orang yang beriman itu adalah orang-orang yang apabila disebutkan nama Allah maka bergetarlah hati mereka. Apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya maka bertambahlah keimanan mereka. Dan mereka hanya bertawakal kepada Rabb mereka.” (QS. Al-Anfal: 2) 

Az-Zajaj mengatakan, “Maksudnya, apabila disebutkan tentang kebesaran dan kekuasaan-Nya dan ancaman hukuman yang akan ditimpakan kepada orang-orang yang durhaka kepada-Nya maka hati mereka pun merasa takut.” (lihat Zaadul Masir, hal. 540)

‘Umair bin Habib radhiyallahu’anhu berkata, “Iman mengalami penambahan dan pengurangan.” Ada yang bertanya, “Dengan apa penambahannya?” Beliau menjawab, “Apabila kita mengingat Allah ‘azza wa jalla dan memuji-Nya maka itulah penambahannya. Apabila kita lupa dan lalai maka itulah pengurangannya.” (lihat Tafsir al-Baghawi, hal. 511)

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma berkata, “Orang-orang munafik itu tidak pernah sedikit pun meresap dzikir kepada Allah ke dalam hatinya pada saat mereka melakukan amal-amal yang diwajibkan-Nya. Mereka sama sekali tidak mengimani ayat-ayat Allah. Mereka juga tidak bertawakal [kepada Allah]. Mereka tidak mengerjakan sholat apabila dalam keadaan tidak bersama orang. Mereka pun tidak menunaikan zakat dari harta-harta mereka. Oleh sebab itulah Allah mengabarkan bahwasanya mereka itu memang bukan termasuk golongan orang-orang yang beriman.” (lihat Tafsir al-Qur’an al-’Azhim [4/11])

Imam Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan maksud dari ungkapan ‘bergetarlah hati mereka’, kata beliau, “Yaitu mereka merasa takut kepada-Nya sehingga mereka pun melaksanakan apa yang diperintahkan-Nya dan meninggalkan apa yang dilarang oleh-Nya.” (lihat Tafsir al-Qur’an al-’Azhim [4/11])

Ketika menjelaskan makna dari ‘apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya maka bertambahlah imannya’ Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata, “Di dalamnya terkandung dalil bahwasanya seringkali seorang lebih banyak mendapatkan faidah karena bacaan [al-Qur'an] oleh orang lain daripada bacaan oleh dirinya sendiri…” (lihat al-Qaul al-Mufid ‘ala Kitab at-Tauhid [2/30])

Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah menerangkan, bahwa dari ayat di atas bisa disimpulkan bahwa ciri-ciri orang beriman itu antara lain:

  • Merasa takut kepada-Nya ketika mengingat-Nya, yang dengan sebab itulah maka dia akan melakukan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya
  • Bertambahnya keimanan mereka tatkala mendengar dibacakannya al-Qur’an
  • Menyerahkan segala urusan dan bersandar kepada Allah semata (lihat al-Mulakhkhash fi Syarh Kitab at-Tauhid, hal. 269) 
Ayat di atas juga menunjukkan bahwa salah satu ciri utama orang beriman adalah bertawakal kepada Allah saja. Hatinya tidak bergantung kepada selain-Nya. Karena hanya Allah saja yang menguasai segala manfaat dan madharat. Dan tawakal inilah yang menentukan kuat lemahnya iman seorang hamba. Semakin kuat tawakalnya, semakin kuat pula imannya (lihat al-Qaul as-Sadid fi Maqashid at-Tauhid, hal. 101) 
Sumber : Muslim.Or.Id