aguspurnomosite.blogspot.com

aguspurnomosite.blogspot.com
Berpikir Luas Membuka Cakrawala Kehidupan! Berusaha Memberikan Yang Terbaik Untuk Masa Depan! Katakan "Go Go Go SEMANGAT" !!!

Sabtu, 02 Februari 2013

Mengapa Kita Mudah Lelah?


Jangan heran jika berbagai upaya yang sudah dilakukan untuk mengembalikan energi tubuh tak pernah berhasil. Mungkin itu karena Anda belum tahu apa penyebab tubuh selalu merasa lelah.

Inilah beberapa penyebab utama mengapa tubuh selalu merasa lelah mesti tak banyak beraktivitas.

1. Kekurangan Vitamin dan Mineral
Kadar vitamin D, B12 atau zat besi yang rendah bisa menyebabkan Anda lelah, cemas, dan merasa payah. Bahkan, kekurangan vitamin D bisa menyebabkan otot terasa lemah dan nyeri.

2. Depresi
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang menderita kesedihan berkepanjangan dan depresi empat kali lebih beresiko mengalami keletihan yang tak bisa dijelaskan dibanding orang yang sehat. Melakukan olahrag aerobik selama 30 menit empat kali dalam seminggu adalah cara terbaik untuk mengurangi depresi sedang.

3. Gangguan Kelenjar Adrenal
Kelenjar ini berfungsi mengeluarkan hormon adrenalin dan kortisol, terutama saat kita sedang stres. Jika stres yang dialami berkepanjangan beban kerja kelenjar ini jadi berlebihan.

Ketidakmampuan kelenjar ini menghasilkan kortisol di siang hari bisa menyebabkan kita kekurangan energi, sementara di malam hari akan membuat kita sulit tidur. Kembalikan keseimbangan fungsi hormonal dengan melakukan rileksasi dan meditasi.

4. Makanan dan Minuman
Kafein mungkin bisa memberikan suntikan semangat di pagi hari, tetapi minum berlebihan bisa jadi masalah karena sifat kafein yang diuretik bisa menyebabkan dehidrasi yang berujung pada rasa lelah. Selalu minum air 8 gelas setiap hari atau perbanyak jika Anda banyak mengasup serat karena menyerap air.

5. Penyakit Tak Terdeteksi
Jika tidak ada hal lain yang dicurigai sebagai penyebab kelelahan, pertimbangkan untuk menemui dokter. Ada beberapa penyebab lelah yang jarang terdeteksi misalnya fibromyalgia dan sindrom lelah kronis. Kualitas tidur yang buruk dan hipertiroid juga bisa menyebabkan kelelahan.

HUTANG KITA PADA PALESTINA


Jalur Gaza senantiasa membara. Zionis Israel kembali menghujani Negeri lahirnya Imam Syafi’i itu dengan rudal dan aneka senjata yang dilarang oleh Dewan Keamnan PBB. Bahkan, mereka tengah mempersiapkan 75.000 tentaranya di perbatasan Palestina-Israel untuk melakukan serangan darat. Hingga tulisan ini dibuat, lebih dari 85 orang gugur di medan juang, termasuk di dalamnya anak-anak, wanita dan lansia. Sementara 700 orang mengalami luka berat. Termasuk di dalamnya mereka yang harus kehilangan anggota tubuhnya dan mengalami cacat permanen.

Kita tentu prihatin dengan kejadian ini. Apatah lagi, ini bukan yang pertama. Sejak perang tahun 1948, Gaza nyaris menjadi kota mati. Wilayah Palestina-pun semakin mengerucut lantaran dicaplok oleh Zionis Israel. Ironisnya, ketika warga Palestina tengah mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mempertahankan negerinya dari penjajah, kita disibukkan dengan penjajah yang berwajah pribumi. Lihat saja mereka yang tidak tahu diri atau mereka yang memang tidak mau tahu. Mereka yang berdasi, duduk di ruangan berpendingin dan busung perutnya lantaran memakan uang rakyat. Jangankan memikirkan Palestina, warga di negerinya sendiripun, mereka kebiri. Termasuk para rakyat yang dengan sukarela menjadikan mereka terpilih menjadi salah satu peserta di kursi panas yang seringkali disalahgunakan untuk menilap uang negara.

Adapula sebagian penduduk negeri ini yang sering berujar, “Ngapain repot membantu Palestina? Ngurus Indonesia saja tidak becus? Masih banyak pengangguran, kemiskinan merajalela dan aneka ketimpangan lainnya?” Pernah, kan? Atau, jangan-jangan kitalah salah satu orang yang sempat berpikiran sepicik itu atau barangkali pernah mengucapkannya?

Palestina adalah negeri suci. Ia adalah simbol Islam lantaran di dalamnya ada masjid al Aqsha. Masjid yang menjadi saksi peristiwa Isra’ Mi’raj, masjid yang merupakan kiblat pertama umat Islam, dan masjid yang diberi pahala berlipat ganda manakala kita shalat di dalamnya dan masjid yang keberkahannya terekam jelas dalam Al Quran Surah al Isra’ [17] ayat pertama:

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Zionis Israel Ilegal

Israel adalah negara tidak sah. Ia yang awalnya diberi tumpangan oleh Palestina, kini malah mengusir dan membunuhi tuan rumah. Warga Palestina yang sejatinya pemilik resmi tanah suci itu diusir paksa. Ancamannya mengerikan, “Pergi atau mati!” Dan hal itulah yang pernah kita alami saat Belanda, Jepang dan Portugis menjajah negeri kita. Ketika dulu kita menggunakan bambu runcing, maka kini, rakyat Palestina hanya menggunakan batu. Batu keramat yang terbukti membuat tentara Zionis tunggang langgang, bahkan batu-batu kecil itu tak jarang mengenai pesawat tempur Zionis hingga akhirnya terjatuh.

Zionis Israel tidak sendiri. Ia mengajak banyak teman. Bosnya adalah negeri Paman Sam. Tercatat, negeri itu membantu sekitar 620 juta Dolar AS pertahun untuk membiayai perang Israel melawan Palestina. Belum lagi dengan bantuan senjata yang dijual murah, kekuatan diplomasi via PBB dan seterusnya. Termasuk juga melalui penjualan-penjualan produk Yahudi yang melonjak drastis di seluruh dunia, termasuk di negeri kita juga.

Bukan main peran yang dilakukan oleh Zionis Israel dalam upaya memusnahkan segala yangbermerk Palestina. Dalihnya adalah pejuang militan Palestina yang mereka labeli dengan teroris. Dari sana, mereka kemudian menembaki anak-anak, para pemuda, ibu hamil juga orang-orang jompo yang tidak berdosa. Bahkan, cara yang mereka lakukan tak kalah bejatnya.

Ada yang diberondong dengan peluru ketika shalat berjama’ah di masjid, pengantin baru yang diperkosa di depan suaminya kemudian dihabisi, ada pula pembantaian massal ketika mereka mengungsi, sampai penggunaan amunisi-amunisi terlarang saat mereka melancarkan serangan ke pemukiman penduduk di Jalur Gaza. Bom fosfor, misalnya.

Mereka juga memboikot tanah Palestina dari dunia luar. Listrik mati, air diracuni, udarapun tak lagi segar lantaran pencemaran bahan-bahan kimia yang terkandung dalam senjata yang digunakan Israel. Obat-obatan tak mereka dapati, kecuali hanya sedikit saja.

Semangat yang Menyala

Fasilitas fisik di Palestina memang hancur lebur. Mulai rumah sakit, sekolah, hingga gedung pemerintahan dan tempat ibadah. Namun, itu semua tidak menjadikan mereka menyerah atau mengeluh. Yang ada adalah semangat perjuangan yang semakin meninggi. Mereka tidak pernah gentar untuk mati sebagai pahlawan bagi negeri dan agamanya. Mereka rela menumpahkan darah demi kemerdekaan yang diimpikan. Bahkan, ibu-ibu Palestina dengan sukarela menyerahkan anaknya untuk dididik menjadi pahlawan bagi negerinya.

Adalah Ferry Nur, ketua KISPA (Kominte Indonesia untuk Solidaritas Palestina) yang seringkali menyambangi Gaza menuturkan, “Saya tidak sekalipun mendapati ada pengemis di sana. Sedangkan di negeri kita, di sana sini banyak pengemis.”

Kepedulian Tanpa Batas

Adalah Dzikrullah W Pramoedya, salah satu relawan Sahabat al Aqsha yang pernah tinggal di Damaskus bercerita. Ketika terjadi bencana di Wasior dan ‘batuknya’ Gunung Merapi di Yogyakarta, beliau mendapat panggilan telepon dari salah satu Pemimpin Pergerakan Pembebasan Palestina. Dari ujung suara, pemimpin pergerakan itu berkata, “Ustadz, segera ke kantor saya. Ada hal penting yang ingin kami bicarakan.”

Sesampainya di kantor, ustadz Dzikrullah W Pramoedya diminta oleh sang pemimpin untuk menceritakan ihwal gempa di Wasior dan merapi meletus yang tersiar kabarnya sampai ke Penjuru dunia. Setelah ustadz selesai bercerita, sang pemimpin menyodorkan uang tunai senilai 2000 dolar, “Terimalah ini, tanda cinta kami untuk saudara-saudara di Indonesia yang sedang diberi ujian cinta dari Allah. Seribu dolar untuk Wasior, Seribu dollar untuk Jogja.”

Sang ustadz tertunduk haru, matanya digenangi butiran lembut yang bening. Beliau berucap, “Jazakumullah ahsanal jaza’ (semoga Allah memberikan balasan terbaik ) ustadz, tapi apakah kami pantas menerima sumbangan dari Anda? Sementara Anda dan saudara-saudara di Palestina sedang mengalami krisis seperti ini?” Dengan tidak mengurangi senyum, Sang Pemimpin berkata lembut, “Tidak apa-apa ustadz, jangan sungkan. Kami adalah saudara Anda. Ketika kami susah, rakyat Indonesia membela kami dengan aksi dan kerja nyata. Sekarang Anda tengah diberi musibah, jadi kami terpanggil untuk memberi. Meski sedikit, setidaknya itulah bukti cinta kami. Bukankah sesama manusia adalah beraudara?”

Jawaban dari sang pemimpin itu membuat ustadz tidak bisa lagi menolak. Dan dibawalah 2000 dollar itu ke Indonesia. Palestina yang sedang dijajah itu, memberikan sumbangannya untuk Indonesia yang sudah merdeka. Dan dalam waktu berlainan, ketika ada sebagian warga Indonesia yang mencoba membantu Palestina, meski sedikit dan tak seberapa, ada saja orang Indonesia (juga) yang berkata santai, bahkan meremehkan, “Ngapain repot ngurusin Palestina?” Miris.

Hal itu terus berlanjut. Ketika mendengar bahwa di Somalia tengah terjadi krisis, serta merta warga Palestina menyiapkan bantuan. Mereka mengirimkan beberapa dokter bedah dan bahan makanan serta aneka perhiasan yang mereka miliki. Bahkan, berita ini sempat menjadi headline berita di berbagai media internasional, karena bantuan dari Palestina ke Somalia merupakan bantuan yang lebih dulu tiba dibanding bantuan dari Negara lain. Dan ketika itu (bahkan sampai sekarang), sama seperti ketika mereka membantu Yogyakarta dan Wasior, Palestina tengah dihajar oleh Zionis Israel.

Itulah kekuatan jiwa. Ketika nyawa mereka di ujung tanduk sekalipun, masih sempat mengumpulkan bantuan untuk sesamanya. Ketika ditanya, jawaban mereka tak berubah, “Bukankah sesama manusia harus saling membantu? Jika di Somalia mereka tengah kelaparan, maka kita berkewajiban untuk membantu, sesuai jangkaun tangan kita.”

Kita juga harus tahu, bahwa dua Negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Republik Indonesia tercinta ini adalah Mesir dan Palestina. Maka, cukuplah deretan fakta itu menjadi bukti, betapa banyaknya kita berhutang budi pada Palestina. Semoga Palestina segera mendapat haknya untuk merdeka. Karena Penjajahan di atas dunia tidaklah sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan. Sebagaimana dinasehatkan dalam Pembukaan UUD 1945.

Cara Mengatasi Stres Akibat “Kegagalan “ Dalam Mengajar


Banyak guru yang secara mudah menyalahkan kondisi sekolah,manajemen atau siswa sebagai penyebab turunnya prestasi belajar siswa ;Ada yang mengatakan memang input nya dari kalangan seperti itu sih,disekolah ini akan belum lengkap segala fasilitasnya ,rekan guru dan kepala sekolah nggak mau peduli sih ...masih banyak alasan lain yang diungkapkan saat siswa siswi dikelasnya prestasi belajarnya jeblok.

Padahal dengan hanya menyalahkan atau mencari alasan yang dianggap tepat untuk menutupi ketidak berhasilan tidak akan pernah mengubah apa apa ,apalagi meningkatkan prestasi belajar siswa .Maka inilah langkah mengatasi kegagalan dalam kegiatan pembelajaran tanpa stres berlebihan :

Introspeksi Diri 

‘Kebanyakan kegagalan meningkatkan konsentrasi dan minat belajar siswa lebih bukan datang dari “kebodohan’siswa melainkan datang dari diri sendiri”

.Maka ,jangan gunakan ke”tidak berdayaan diri “ dengan menghapus kekecewaan melalui mencari kambing hitam dengan menyalahkan siswa dan kondisi.

Mulailah dengan introspeksi diri seperti ; apakah anda sudah mempersiapkan dengan baik pertemuan kelas hari itu dengan segala media dan sumber belajarnya,apakah anda sudah berkomunikasi secara efektif dengan siswa saat proses kegiatan pembelajaran ,apakah anda dapat menghidupkan suasana kelas sehingga siswa terlibat secara aktif ,apakah anda dapat memberikan jawaban yang memuaskan atas sanggahan atau pertanyaan siswa. Pertanyaan pertanyaan ini membutuhkan kebesaran jiwa seorang guru .

Menutup nutupi kekeliruan ,kegagalan,keterbatasan dan rendahnya partisipasi siswa tidak akan membuat anda dapat mengatasi kesulitan siswa dalam meraih prestasi akademiknya. Tidak akan pernah mengubah apapun jika anda hanya bersikukuh pada kekeliruan anda kecuali menambah rasa stres dan dongkol yang terpendam dalam hati sendiri.hanya dengan introspeksi diri dengan mengakui kenyataan bahwa kegagalan itu datangnya dari diri sendiri,keberanian mencari akar permasalahan dan niat yang kuat untuk memperbaiki keadaan yang dapat membuat anda lebih bergairah untuk mengajar .

Menganalisa Cara Mengajar 

“Otak bisa mengalami kebosanan jika mendapatkan stimulus yang rutin ,tidak disukai ,monoton atau hal hal yang sama yang sejak awal memang membosankan”

.Seperti;penampilannya selalu marah marah begitu,tidak bersahabat,cara menerangkannya begitu saja ,cerita yang dibawakan hanya itu itu saja dsb. Untuk itu seorang guru perlu menganalisa tentang caranya mengajar seperti : “apa yang mesti kulakkan agar siswa tertarik pada kegiatan pembelajaran yang kulakkan hari ini, media dan sumber belajar apa yang relevan dengan materi yang akan aku sampaikan,Apakah aku perlu menggunakan media ICT atau multi media agar siswa dapat memahami konsep yang abstrak itu menjadi” nyata”.

Seorang guru semestinya juga bisa membayangkan bagaimana tidak nyamannya belajar dengan cara yang tidak disukai,sekaligus guru perlu memikirkan cara cara mengajar yang disukai dan ditunggu siswa sebagaimana dirinya menyukai,perlakukan siswa sebagaimana anda ingin diperlakukan .Guru perlu memikirkan sesuatu yang membuat siswa memiliki minat sehingga mereka mempunyai alasan mengapa harus belajar bersama anda...

Ciptakan Suasana Kelas yang Menyenangkan

“Milikilah kesenangan bahwa bertemu siswa adalah sebuah pertemuan yang menyenangkan,dengan demikian suasana kelas bisa menjadi menyenangkan sekaligus bisa mengatasi kelesuan mental anda”  


Bayangkan betapa motivator handal ,tokoh tokoh besar itu jika dalam kelas seminar atau diklat sangat menyenangkan untuk diikuti pembelajarannya,setidaknya mereka sangat senang bertemu anda minimal berupaya menyenangkan anda karena dirinya memang pribadi yang menyenangkan. Mereka adalah tokoh yang selalu berpikir bagaimana mengelola rasa ingin tahu atau daya konsentrasi anda. Seorang guru tidak boleh membiarkan kesamaan dalam cara dan pendekatan pada pertemuan yang sama. Milikilah informasi yang relevan sesuatu yang menarik untuk diberitahukan kepada siswa .  


Mengingat siswa saat ini memang banyak maunya ,lebih cerdik dan mudah bosan. Seorang guru dapat meningkatkan kemajuan belajar siswa dengan antusiasme .

Jangan pernah berpikir menjadi guru berwibawa itu sekedar ditakuti siswa apalagi membawa persoalan kekecewaan pribadi dalam menghadapi aneka keunikan siswa. Jika anda tidak mampu mengendalikan emosi akan terasa pada suasana belajar siswa. Miliki kemampuan mengatasi konflik pribadi lantaran memang siswa tidak berhak tahu apapun yang anda hadapi.

Cara efektif untuk menghilangkan stres saat mengajar adalah memiliki gairah belajar secara ber sungguh sungguh terutama untuk kegiatan pembelajaran... 

Jumat, 01 Februari 2013

Hukum Meminta Jabatan dalam Pandangan Islam

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah menasihatkan kepada Abdurrahman bin Samurah: “Wahai Abdurrahman bin Samurah, janganlah engkau meminta kepemimpinan, karena jika engkau diberi tanpa memintanya, niscaya engkau akan ditolong (oleh Allah dengan diberi taufik kepada kebenaran). Namun jika diserahkan kepadamu karena permintaanmu, niscaya akan dibebankan kepadamu (tidak akan ditolong)”. 

Hadist ini diriwayatkan Al-Imam Al-Bukhori dalam shahih-nya no.7146 dengan judul ”Siapa yang tidak meminta jabatan, Allah akan menolongnya dalam menjalankan tugasnya” dan no.7147 dengan judul “Siapa yang minta jabatan akan diserahkan kepadanya (dengan tidak mendapatkan pertolongan dari Allah dalam menunaikan tugasnya)”.
Diriwayatkan pula oleh Al-Imam Muslim dalam Shahih-nya no.1652 yang diberi judul oleh Al-Imam An-Nawawi “Bab larangan meminta jabatan dan berambisi untuk mendapatkannya”. 

Masih bekaitan dengan permasalahan di atas, juga didapatkan riwayat dari Abu Dzar Al-Ghifari, ia berkata: “Wahai Rasulullah, tidakkah engkau menjadikanku sebagai pemimpin” Mendengar permintaanku tersebut,beliau menepuk pundakku seraya bersabda: 

“Wahai Abu Dzar, engkau seorang yang lemah sementara kepemimpinan itu adalah amanah. Dan nanti pada hari kiamat, ia akan menjadi kehinaan dan penyesalan kecuali orang yang mengambil dengan haknya dan menunaikan apa yang seharusnya ia tunaikan dalam kepemimpinan tersebut.”(shahih, HR Muslim no.1825)  

Dalam riwayat lain, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasllam bersabda:“Wahai Abu Dzar, aku memandangmu seorang yang lemah, dan aku menyukai untukmu apa yang kusukai untuk diriku. Janganlah sekali-kali engkau memimpin dua orang* dan janganlah engkau menguasai pengurusan harta anak yatim.”(Shahih, HR.Muslim no.1826) Al-Imam An-Nawawi membawakan kedua hadist Abu Dzar di atas dalam kitab beliau Riyadush shalihin, Bab “ Larangan meminta jabatan kepemimpinan dan memilih untuk meninggalkan jabatan tersebut jika ia tidak pantas untuk memegangnya atau meninggalkan ambisi terhadap jabatan”.

Kisah Nabi Yusuf 'Alaihi Wasllam Meminta Jabatan karena Memang berilmu 

Penjelasan Asy-Syaikh Abdul Malik Ramadhani tentang Kisah Nabi YusufOrang yang berdalil dengan kisah masuknya Nabi Yusuf dalam siyasah (pemerintahan) telah tenggelam dalam kesalahan. Yaitu ketika beliau mengatakan:“Jadikanlah aku bendaharawan negara Mesir.” (Yusuf: 55) Padahal beliau tidak memasuki tugas ini kecuali setelah mendapatkan persaksian dari Allah. Tertulis pada persaksian tersebut: 

“Sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga lagi sangat berpengetahuan.” (Yusuf: 55)

Sebagaimana diherankan dari yang lain juga, yang membolehkan diri mereka menerima jabatan politik masa ini –bersamaan dengan apa yang ada di dalamnya berupa sistem parlemen kafir atau jahat– berdalil dengan perbuatan Nabi Yusuf, sembari melalaikan bahwa Nabi Yusuf tidak memintanya. Namun raja itulah yang menawarkannya kepada beliau. Beliau juga tidak menerimanya melainkan ketika raja tersebut menjamin keamanan dan kebebasan baginya. Sehingga tidak ada tekanan, atau ancaman, atau mengorbankan agama, atau tarik ulur, atau tawar menawar, atau adu argumentasi. Oleh karena itu, perhatikan urutannya dalam firman Allah: 

“Dan raja berkata: ‘Bawalah Yusuf kepadaku, agar aku memilih dia sebagai orang yang rapat kepadaku.” Maka tatkala raja telah bercakap-cakap dengan dia, dia berkata: ‘Sesungguhnya kamu (mulai) hari ini menjadi seorang yang berkedudukan tinggi lagi dipercaya pada sisi kami.’ Berkata Yusuf: ‘Jadikanlah aku bendaharawan negara (Mesir); sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, lagi sangat berpengetahuan’.” (Yusuf 12: 54-55) 

Adapun mereka (para politikus, pen), mereka telah takjub dan berbaik sangka terhadap diri mereka sendiri. Sehingga setan menggambarkan suatu gambaran yang terbayang dalam benak mereka bahwa mereka akan kokoh dalam kebenaran. Sementara sebenarnya mereka leleh dalam keridhaan terhadap aturan manusia. Allah lah tempat memohon pertolongan. 

Adapun Nabi Yusuf, beliau tidak mengorbankan agamanya dan tidak menyia-nyiakan kesungguhannya dalam siyasah (politik) yang syar’i. Tidak pula beliau melaksanakan undang-undang raja yang kafir, dengan dalih maslahat dakwah. Allahberfirman:

“Maka mulailah Yusuf (memeriksa) karung-karung mereka sebelum (memeriksa) karung saudaranya sendiri, kemudian dia mengeluarkan piala raja itu dari karung saudaranya. Demikianlah Kami atur untuk (mencapai maksud) Yusuf. Tiadalah patut Yusuf menghukum saudaranya menurut undang-undang raja, kecuali Allah menghendaki-Nya. Kami tinggikan derajat orang yang Kami kehendaki; dan di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui.” (QS. Yusuf 12: 76). 

Bandingkanlah dengan pemimpin yang katanya muslim (ntah di Indonesia, Mesir, atau negara lain yang mayoritas penduduknya muslim ) , mereka minta jabatan tanpa ia sadari, sebenarnya mereka tidaklah berilmu! Bagaimana mungkin berilmu, dengan mengusung demokrasi, setiap manusia sama-sama punya hak suara( terhitung 1 suara-AH) apakah ia pelacur, Koruptor, Orang 'alim, guru, semua sama. Belum lagi dengan jual beli suara, baik di tingkat RT, sampai Pemilu Presiden!?.

Kisah Bunga Mawar dan Pohon Bambu

Di sebuah taman, terdapat taman bunga Mawar yang sedang berbunga. Mawar-mawar itu mengeluarkan aroma yang sangat harum, dengan warna-warni yang cantik. Banyak orang yang berhenti untuk memuji sang Mawar. Tidak sedikit pengunjung taman meluangkan waktu untuk berfoto di depan atau di samping taman Mawar. Bunga Mawar memang memiliki daya tarik yang menawan. Semua orang suka Mawar. Itulah salah satu lambang cinta.

Sementara itu, di sisi lain taman, ada sekelompok pohon Bambu yang tampak membosankan. Dari hari ke hari, bentuk pohon Bambu begitu-begitu saja. Tidak ada bunga yang mekar atau aroma wangi yang disukai banyak orang. Tidak ada orang yang memuji pohon Bambu. Tidak ada orang yang mau berfoto di samping pohon Bambu.

Maka, tak heran jika pohon Bambu selalu cemburu saat melihat taman Mawar dikerumuni banyak orang.

“Hai, Bunga Mawar,” ujar sang Bambu pada suatu hari. “Tahukah kau, aku selalu ingin sepertimu. Berbunga dengan indah, memiliki aroma yang harum, selalu dipuji cantik dan menjadi saksi cinta manusia yang indah.”

Mawar, yang mendengar hal itu, tersenyum. “Terimakasih atas pujian dan kejujuranmu, Bambu,” ujarnya. “Tapi, tahukah kau, aku justri sebenarnya iri padamu.”

Sang Bambu keheranan. Dia tidak tahu apa yang membuat Mawar iri padanya. Tidak ada satu pun bagian dari bambu yang lebih indah dari mawar. “Aneh sekali. Mengapa kau iri padaku?”

“Tentu saja aku iri padamu. Coba lihat, kau punya batang yang sangat kuat. Saat badai datang, kau tetap bertahan, tidak goyah sedikit pun,” ujar sang Mawar. “Sedangkan aku dan teman-temanku, kami sangat rapuh. Kena angin sedikit saja, kelopak kami akan lepas. Hidup kami sangat singkat.”

Bambu baru sadar, bahwa dia punya kekuatan. Kekuatan yang dia anggap biasa saja, ternyata bisa mengagumkan sang Mawar.

“Tapi, Mawar, kamu selalu dicari orang. Kamu selalu menjadi hiasan rumah yang cantik, atau menjadi hiasan rambut para gadis,” kata Bambu lagi, masih penasaran.

Sang Mawar kembali tersenyum. “Kamu benar, Bambu. Aku sering dipakai sebagai hiasan dan dicari orang. Tapi, tahukah kamu. Aku akan layu beberapa hari kemudian. Tidak seperti kamu.”

Bambu kembali bingung. “Aku tidak mengerti.”

“Ah, Bambu...,” ujar Mawar sambil menggeleng. “Kamu tahu, manusia sering menggunakan dirimu sebagai alat untuk mengalirkan air. Kamu sangat berguna bagi tumbuhan yang lain. Dengan air yang mengalir pada tubuhmu, kamu menghidupkan banyak tanaman,” lanjut sang Mawar. “Aku jadi heran. Dengan manfaat sebesar itu, seharusnya kamu bahagia, bukan iri padaku.”

Bambu mengangguk. Dia kembali tersadar, bahwa selama ini dia telah bermanfaat untuk tanaman lain. Walaupun pujian itu lebih sering ditujukan untuk mawar, sesungguhnya bambu juga memiliki manfaat yang tidak kalah dengan bunga cantik itu.

Sejak saat itu, sang Bambu tidak lagi merenungi nasibnya. Dia senang mengetahui kekuatan dan manfaat yang bisa dia berikan untuk makhluk lain.  

Daripada menghabiskan tenaga dengan iri pada orang lain, lebih baik bersyukur atas kemampuan diri sendiri, apalagi jika berguna untuk orang lain

Ciri-ciri Pemimpin Menurut Islam

 Jabatan itu bukanlah kebanggaan/kemuliaan, tetapi AMANAH yang harus dipertanggung-jawabkan. Bukan saja di dunia, tetapi juga di akhirat.

Oleh karenanya, para Sahabat Nabi menangis ketika dipilih atau didaulat memegang jabatan sebagai pemimpin. Takut siksa neraka karena tidak amanah; karena dosa pemimpin itu lebih besar dibanding rakyat biasa apabila melakukan kesalahan yang sama.

Setelah dilantik jadi pemimpin, mereka harus meninggalkan pekerjaan lainnya (tidak leluasa lagi untuk nyambi, apalagi nyari proyek), karena harus fokus mengurus rakyatnya. Apabila ada rakyatnya yang terlantar, maka ancaman siksa neraka menantinya. Dia hanya mendapat gaji dan tunjangan resmi dari negara secukupnya. Pendapatan selain dari itu diharamkan. Denga gaji itulah dia menghidupi anak dan istrinya. (Sehingga hidupnya jadi pas-pasan dibanding sebelum diangkat menjadi pemimpin)

Sebagai pemimpin, dia harus punya sifat STAF, yaitu:

  • Shidiq (selalu berkata dan berikap jujur dan benar)
  • Tabligh (accountable dan auditable)
  • Amanah (credible dan capable) 
  • Fathanah (smart dan visioner) 
Pemimpin dalam Islam menyedekahkan kekayaannya untuk rakyat, bukan mencari kekayaan mumpung jadi pemimpin. (Kalo ingin jadi orang kaya, mestinya jadi pengusaha saja, bukan jadi pejabat)

Pemimpin dalam Islam hidup serderhana di tengah penderitaan dan kemiskinan rakyatnya, bukan bersenang-senang dan bermewah-mewah di atas penderitaan dan kesengsaraan rakyatnya.

Pemimpin dalam Islam yang terakhir kali bertahan dalam kancah perjuangan (ekonomi dan politik) setelah seluruh rakyatnya selamat.

Itulah sebabnya para Sahabat tidak ada satu pun yang berebut kursi atau jabatan. Takut denga ancaman Allah apabila tidak amanah. Berbeda dengan orang-orang sekarang ....

Kelebihan Mati Syahid Di Medan Peperangan

Malaikat khas akan didatangkan untuk mensyahidkan (menyaksikan) mereka yang mati syahid di medan peperangan. Mati syahid yang besar ialah mereka yang terbunuh dalam pertempuran di medan peperangan kerana mendaulatkan Islam, menegakkan perintah atau hukum Allah dan mempertahankan negeri Islam daripada serangan musuh.

Mereka Tidak Mati  


Dan jangan sekali-kali engkau menyangka orang-orang yang terbunuh (yang gugur Syahid) pada jalan Allah itu mati, (mereka tidak mati) bahkan mereka adalah hidup (secara istimewa) di sisi Tuhan mereka dengan mendapat rezeki. (Ali-Imran:169)  


Dalam mazhab Syafie, mereka yang syahid besar tidak perlu dimandikan, tidak perlu dikafan dan tidak perlu di sembahyangkan jenazah mereka kerana segala dosa mereka telah gugur (dihapuskan). Dalam mazhab Hanbali pula, mereka yang syahid besar tidak perlu dimandikan, tidak perlu dikafan dan tidak perlu di sembahyang jenazahkan kerana telah mereka sebenarnya masih hidup dan tidak mati berdasarkan firman Allah.

Baqarah [154] Dan janganlah kamu mengatakan (bahawa) sesiapa yang terbunuh dalam perjuangan membela agama Allah itu: Orang-orang mati; bahkan mereka itu orang-orang yang hidup (dengan keadaan hidup yang istimewa), tetapi kamu tidak dapat menyadarinya. 


Mereka Bersukacita di Syurga 


(Dan juga) mereka bersukacita dengan kurniaan Allah (balasan mati Syahid) yang telah dilimpahkan kepada mereka dan mereka bergembira dengan berita baik mengenai (saudara-saudaranya) orang-orang (Islam yang sedang berjuang), yang masih tinggal di belakang, yang belum (mati dan belum) sampai kepada mereka, (iaitu) bahawa tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka dan mereka pula tidak akan berdukacita. (Ali-Imran:170)

Mereka bergembira dengan balasan nikmat dari Allah dan limpah kurniaNya dan (ingatlah), bahawa Allah tidak menghilangkan pahala orang-orang yang beriman. (Ali-Imran:171)


Sakitnya Tidak Melebihi Gigitan Semut 


Dalam sebuah hadith dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda:
“Orang yang mati syahid itu tidak mendapatkan kesakitan kerana terkena pembunuhan, melainkan hanyalah sebagaimana seseorang di antara engkau semua mendapatkan kesakitan kerana terkena gigitan – semut dan sebagainya.” (Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi)

Ingin Kembali Ke Dunia Dan Mengulanginya Hingga 10 Kali  


Para Syuhada ini menerima ganjaran yang sangat istimewa sehingga sanggup kembali ke dunia untuk mengulangi kematian berbanding golongan lain seperti para wali dan orang soleh yang tidak sanggup lagi kembali ke dunia yang penuh dengan syirik, maksiat dan kezaliman.

Dari Anas bin Malik r.a, dari nabi SAW sabdanya:”Tidak ada seorangpun yang telah masuk syurga ingin kembali semula ke dunia walaupun seluruh isi bumi ini diberikan kepadanya kecuali orang-orang yang mati syahid. Orang yang mati syahid itu ingin kembali ke dunia lalu dia tewas (syahid) di dunia hingga sepuluh kali, kerana dia telah menyaksikan bagaimana mulianya orang yang mati syahid.

Kamis, 31 Januari 2013

Kisah Inspiratif para Ilmuwan Dunia

Para ilmuwan dunia seperti Albert Einstein, Thomas Alfa Edison, Isaac Newton, Charles Darwin dan lain-lain dikagumi seantero jagat karena kecemerlangan pemikirannya. Namun, seperti apakah sebenarnya cara mereka mengetahui dan mampu mengungkap ilmu yang hingga kini digunakan seluruh manusia? Inilah fenomena belajar para ilmuwan yang terungkap lewat membaca buku biografi mereka.

1. Albert Einstein 
     
Cara berbicaranya pada masa kecil tidak begitu menarik. Kemampuan berbahasa atau berbicaranya sangat lambat. Melihat kondisi itu orang tuanya sangat prihatin sehingga ia berkonsultasi dengan dokter. 

Karena kemampuan berbicaranya yang lambat membuatnya pernah gagal di sekolah dan kepala sekolah menyarankan agar ia keluar dari sekolah. Tentu saja ia memberontak kepada sekolah yang mengusirnya dan menganggapnya sebagai anak yang sangat bodoh.

Pada masa kecil, Einstein adalah anak yang baik dan ia punya karakter suka menolong, karakter ini membuatnya makin cerdas. Kemampuan berbahasanya memang lebih rendah dibandingkan kemampuan numerika atau matematika.

Ia tidak pernah gagal dalam mata pelajaran matematika. Sebelum ia berumur lima belas tahun ia telah menguasai kalkulus diferensial dan integral yang dipelajarinya secara otodidak.

Saat di sekolah dasar, dia berada di atas kemampuan rata-rata kelas, namun ia memiliki kegemaran untuk memecahkan masalah rumit dalam aritmatika terapan.

Orang tuanya ikut mendukung minat Einstein dalam matematika. Ia membelikan buku-buku teks sehingga ia bisa menguasai pelajaran angka-angka selama liburan musim panas.

2. Thomas Alfa Edison 
 
Ia belajar bagaimana cara menemukan lampu. Sebelum lampu pertamanya menyala ia melakukan 5.000 eksperimen yang selalu berakhir dengan kegagalan. Namun cara berpikir yang dimiliki oleh Thomas Alfa Edison sangatlah positif dan tahan banting, ini membawanya kepada kreativitas tingkat tinggi.

3. Isaac Newton    

Lahir di Woolsthorpe-Lincolnshire, Inggris. Ia adalah seorang fisikawan, matematikawan, ahli astronomi, filsuf alam, alkimiwan, dan teolog yang berasal dari Inggris.

Ayahnya yang juga bernama Isaac Newton meninggal tiga bulan sebelum kelahiran Newton. Newton dilahirkan secara prematur. Ketika Newton berumur tiga tahun, ibunya menikah kembali dan meninggalkan Newton di bawah asuhan neneknya.

Newton memulai sekolah saat tinggal bersama neneknya di desa dan kemudian dikirimkan ke sekolah bahasa di daerah Grantham dimana dia akhirnya menjadi anak terpandai di sekolahnya.

Saat bersekolah di Grantham dia tinggal di kost milik apoteker lokal (William Clarke). Sebelum meneruskan kuliah di Universitas Cambridge (usia 19), Newton sempat menjalin kasih dengan adik angkat William Clarke, Anne Storer. Namun Newton memfokuskan dirinya pada pelajaran dan kisah cintanya menjadi semakin tidak menentu dan putus begitu saja.

Keluarganya mengeluarkan Newton dari sekolah dengan alasan agar dia menjadi petani saja, bagaimanapun Newton tidak menyukai pekerjaan barunya.

Kepala sekolah King’s School kemudian meyakinkan ibunya untuk mengirim Newton kembali ke sekolah sehingga ia dapat menamatkan pendidikannya. Newton dapat menamatkan sekolah pada usia 18 tahun dengan nilai yang memuaskan.

Newton diterima di Trinity College Universitas Cambridge (sebagai mahasiswa yang belajar sambil bekerja untuk mengatasi masalah keuangannya). Pada saat itu, kurikulum universitas didasarkan pada ajaran Aristoteles, namun Newton lebih memilih untuk membaca gagasan-gagasan filsuf modern yang lebih maju seperti Descartes dan astronom seperti Copernicus, Galileo, dan Kepler.

Ia kemudian menemukan teorema binomial umum dan mulai mengembangkan teori matematika yang pada akhirnya berkembang menjadi kalkulus.

4. Charles Darwin 
 
Lahir tanggal 12 Februari 1809 di Shropshire, Inggris. Ia anak ke-lima Robert Waring Darwin. Ia belajar sesuai dengan kurikulum berbahasa Yunani Klasik. Ia tidak memperlihatkan prestasi yang bagus secara akademik.

Kemudian ia mengambil jurusan kedokteran tetapi tidak banyak memperoleh kemajuan. Untuk itu ia melakukan usaha lain agar bisa maju. Ayahnya menyarankan Darwin untuk menjadi pendeta dan belajar di Christ’s College untuk belajar teologi.

Tetapi ia juga tidak memperoleh kemajuan, ia malah senang berburu dan permainan menembak. Ternyata Darwin mempunyai minat dalam mengkoleksi tanaman, serangga, dan benda-benda geologi. Ia tertarik dengan bakat berburu sepupunya William Darwin.

Darwin mengembangkan minatnya dalam serangga dan spesies langka. Naluri ilmiah Darwin didorong oleh Alan Sedgewick, seorang ahli bumi, dan juga didorong oleh John Stevens Henslow, seorang professor botany.

Darwin kemudian menjadi naturalist (pencinta alam) dan ikut melakukan ekspedisi dengan HMS Beagle. Tim ekspedisi HMS Beagle berlayar dan mengunjungi banyak negeri di lautan Pasifik Selatan sebelum kembali ke Inggris melalui Tanjung Harapan Baik di Afrika Selatan, dalam rangka mengelilingi dunia.

Darwin juga sangat dipengaruhi oleh pemikiran Thomas Malthus, dengan bukunya "Essay on the Principle of PopulationI". Buku tersebut mengatakan bahwa populasi seharusnya bertambah sesuai dengan batas persediaan makanan, kalau tidak maka akan terjadi persaingan untuk memperebutkan makanan.

Setelah membaca buku ini, Darwin memfokuskan teorinya bahwa "The diversity of species centered on the gaining of food – food being necessary both to survive and to breed"- semua jenis spesies terfokus dalam memenuhi kebutuhan makanan dan makanan berguna untuk kelangsungan hidup dan untuk berkembang biak.

Dari paparan di atas terlihat bahwa sukses seorang ilmuwan berskala dunia tidak jatuh dari langit, atau diperoleh saat kelahirannya.

Kesuksesan sebagai ilmuwan diperoleh melalui proses kreatif (belajar kreatif) selama hidupnya.

Mukjizat dan Keajaiban Buah Anggur

Anggur adalah salah satu buah dari sekian banyak buah, 
salah satu makanan bergizi dari sekian banyak makanan bergizi,  salah satu obat dari sekian banyak obat,
atau salah satu minuman dari sekian banyak minuman,
ungkap Ibnu Qayyim.

Aneka ragam buah-buahan segar diciptakan Sang Khalik untuk umat manusia. Di antara sekian banyak buah-buahan itu, salah satu yang disebutkan Allah SWT dalam Alquran adalah anggur. Buah yang rasanya lezat itu, disebutkan dalam Alquran sebanyak 14 kali.

"Ini menunjukkan bahwa betapa banyak nikmat yang Allah berikan dan sediakan untuk hamba-Nya, baik ketika masih di dunia maupun kelak nanti di kehidupan abadi, yaitu surga bagi orang-orang yang bertakwa," ujar Hisham Tahlbah dalam karyanya bertajuk Al-I'jaz Al Ilmi fi Alquran wa al sunnah (Ensiklopedia Mukzijat Alquran dan Hadis). 


Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan. ( QS: An Nahl: ayat 11)

Anggur merupakan salah satu tanaman yang dikenal umat manusia sejak lama. Menurut Thlbah, anggur sudah dikenal sejak masa Nabi Nuh AS. Tanaman yang berbuah manis dan lezat itu tumbuh merambat ke atas, berlawanan arah dengan ujung kuncupnya, dan searah dengan penopang anggur.

"Anggur juga telah diketahui oleh orang-orang kuno sebagai tanaman berkhasiat tinggi dan memiliki banyak manfaat. Anggur adalah salah satu buah yang paling banyak manfaatnya," tutur Tahlbah.

Buah anggur sangat baik untuk dimakan, baik ketika masih segar ataupun sudah kering. Anggur merupakan buah yang mudah dicerna, dapat menggemukan, dan dapat menyuplai gizi yang yang cukup. Anggur hijau maupun merah memiliki khasiat yang sama, keduanya bisa dimanfaatkan untuk menjadi buah, makanan, minuman, maupun sebagai obat.

Hal senada juga dituturkan Ibnu Qayyim. "Anggur adalah salah satu buah dari sekian banyak buah, salah satu makanan bergizi dari sekian banyak makanan bergizi, salah satu obat dari sekian banyak obat, atau salah satu minuman dari sekian banyak minuman," ungkap Ibnu Qayyim.

Sebagai obat, anggur memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi. Tahlbah mengungkapkan, anggur diyakini bisa mengobati batuk, memurnikan darah, membersihkan usus, pencernaan, bahkan bermanfaat untuk orang-orang yang terkena penyakit lambung. Tak hanya itu, anggur juga bisa dimanfaatkan bagi siapa saja yang henda melakukan diet (mengatur pola makanan).

Thalbah menjelaskan dalam buku-buku pengobatan pernafasan, anggur juga memiliki manfaat sebagai obat untuk mendukung pengobatan pernafasan. Untuk mendukung pengobatan tersebut, anggur diolah menjadi minuman yang berupa jus anggur. "Perasan air anggur juga berkhasiat menurunkan panas tubuh, menghentikan batuk, dan membuat perut merasa nyaman," papar Tahlbah.

Jus anggur, menurut dia, bisa membantu penyembuhan dari penyakit hemaroid (wasir), gangguan pencernaan, batu ginjal dan gangguan kantong empedu. Untuk itu, para peneliti menganjurkan untuk meminum segelas jus anggur, sebelum sarapan dan sebelum makan malam.

Bahkan meminum segelas anggur sebelum tidur juga bisa membantu anda untuk tidur nyenyak tanpa insomnia yang mengganggu. Jus anggur juga baik untuk orang-orang yang keracunan, keletihan atau dalam masa penyembuhan atau terkena batu ginjal (kencing batu).

Menurut para peneliti, jus anggur harus segera diminum setelah pembuatannya, karena jika didiamkan terlalu lama akan berubah menjadi arak yang memabukkan.

"Dari buah kurma dan anggur, kamu membuat minuman yang memabukkan dan rezeki yang baik. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang mengerti," (QS Al-Nahl (16) ayat 67).

Anggur juga bisa digunakan sebagai cairan pelembab kulit muka dan untuk bahan kosmetika. Abu Muhammad Abdallah Ibn Ahmad Ibn al-Baitar Dhiya al-Din al-Malaqi atau akrab disapa Ibnu al-Baitar (1197 M – 1248 M) menuturkan bahwa anggur yang baik adalah anggur yang berukuran besar, berkulit tipis, berbiji jarang, dan berwarna agak kemerah-merahan. Menurutnya anggur adalah buah yang paling diminati.

"Ia juga tergolong paling baik dibandingkan buah-buahan lainnya, karena mengandung banyak lemak. Ia dapat menggemukan orang yang kurus, membersihkan darah, dan memperlancar saluran pencernaan. Anggur juga bermanfaat untuk meningkatkan libido, memulihkan orang yang sakit, dan menguatkan jantung," jelas Ibnu Baithar, ahli botani Muslim terkemuka di era kejayaan Islam di Andalusia.

Anggur muda atau anggur yang masih segar, lanjut Tahlbah, memiliki manfaat dapat memampatkan darah yang terus menerus mengalir keluar (pendarahan), menguatkan lambung, memperlancar saluran pencernaan, dan mengatasi masalah usus besar.

"Dari beberapa penelitian diperoleh kesimpulan bahwa anggur adalah buah yang memiliki banyak manfaat. Anggur sangat efektif dalam membangun, memperbaiki, dan memperkuat sel-sel tubuh. Ia juga dapat mengobati sejumlah penyakit. Selain mengobati anggur juga berfungsi untuk melindingi manusia dari serangan penyakit," tandas Tahlbah.

Fakta ini menunjukkan betapa buah-buahan yang disebutkan Sang Khalik dalam Alquran memiliki khasiat dan kegunaan yang luar biasa. Inilah salah satu bukti kemukjizatan ayat-ayat suci Alquran.

Mentimun, Obat Alami Pengobatan Islam

Selama ini, mungkin, kita hanya tahu mentimun sebagai sayuran dan pelengkap makanan. Padahal, banyak manfaat yang dikandung oleh sayuran ini, baik untuk kecantikan maupun kesehatan. Berikut ini pemaparannya sebagaimana pernah dimuat dalam Majalah Hidayatullah.

Di zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sayuran ini sudah dipakai sebagai salah satu bahan untuk kesehatan. Biasanya, mentimun dikombinasi dengan kurma segar untuk menjaga kesehatan. Dalam sebuah Hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW sering melakukannya. 


Dari Aisyah bahwasanya,
“Rasulullah sering makan mentimun dicampur dengan kurma basah.” (Riwayat Tirmidzi)

Selain untuk menjaga kesehatan, kombinasi keduanya juga untuk meningkatkan berat badan dan mengubah bentuk tubuh yang semula kurus ceking menjadi lebih berisi.

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Aisyah Radhiyallahu ‘anha (RA) ketika hendak dipertemukan dengan Rasulullah SAW, rutin mengonsumsi mentimun dan kurma basah untuk mendapatkan tubuh yang ideal. Maklum, ketika itu tubuhnya kecil dan kurus.

Aisyah berkata,
“Ibuku mengobatiku agar aku kelihatan gemuk, saat dia hendak mempertemukan aku dengan Rasulullah, dan usaha itu tidak membuahkan hasil sehingga aku memakan mentimun dengan kurma basah. Kemudian aku menjadi gemuk dengan bentuk yang ideal.” (Riwayat Ibnu Majah)

Selain itu, mengonsumsi kurma dan mentimun bisa memperbesar ukuran payudara bagi kaum wanita.

Dalam ilmu pengobatan Islam, sayur yang memiliki nama ilmiah cucumis sativus ini dikenal dengan nama qitsa’ atau khiyar.

Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebut sayuran ini dalam surat Al Baqarah: 61.
Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya”. Musa berkata: “Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik ? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta”.

Hasil penelitian modern menyebutkan bahwa mentimun mengandung 0,65% protein, 0,1% lemak, dan 2,2% karbohidrat. Selain itu, juga mengandung zat bermanfaat lain, seperti kalsium, zat besi, magnesium, fosforus, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2 dan vitamin C.

Karena banyak mengandung bahan penting itu, mentimun sangat baik digunakan sebagai tonik (menjaga kesehatan). Selain itu, ia juga bisa digunakan untuk mengobati beberapa penyakit.

Jus mentimun bersifat mendinginkan badan dan menurunkan panas pada saat demam. Juga menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi, serta menyehatkan saluran pencernaan.

Ia juga merupakan peluruh kencing yang baik, sementara irisan mentimun yang dikompreskan pada kelopak mata saat terpejam, dapat menghilangkan noda hitam pada kantung mata akibat kurang tidur.

Masker wajah dengan mentimun yang dihaluskan merupakan ramuan alami untuk meremajakan sel-sel kulit wajah agar tetap awet muda dan mencegah keriput. Sementara bila secara teratur dioleskan/dibalurkan pada pangkal paha atau bagian pantat, bisa berkhasiat menghilangkan selulit.

Beberapa khasiat lain dari mentimun juga dibahas dalam beberapa Hadist Nabi maupun dalam Al Qur`an yang pada dasarnya berkhasiat untuk kesehatan, kebugaran, dan kecantikan.