aguspurnomosite.blogspot.com

aguspurnomosite.blogspot.com
Berpikir Luas Membuka Cakrawala Kehidupan! Berusaha Memberikan Yang Terbaik Untuk Masa Depan! Katakan "Go Go Go SEMANGAT" !!!

Kamis, 01 Agustus 2013

History Of Al

Di awal abad 20, seorang penemu Spanyol, Torres y Quevedo, membuat sebuah mesin yang dapat men’skak-mat’ raja lawannya dengan sebuah ratu dan raja.

Perkembangan secara sistematis kemudian dimulai segera setelah diketemukannya komputer digital. Artikel ilmiah pertama tentang Kecerdasan Buatan ditulis oleh Alan Turing pada tahun 1950, dan kelompok riset pertama dibentuk tahun 1954 di Carnegie Mellon University oleh Allen Newell and Herbert Simon. Namun bidang Kecerdasan Buatan baru dianggap sebagai bidang tersendiri di konferensi Dartmouth tahun 1956, di mana 10 peneliti muda memimpikan mempergunakan komputer untuk memodelkan bagaimana cara berfikir manusia. Hipotesis mereka adalah: “Mekanisme berfikir manusia dapat secara tepat dimodelkan dan disimulasikan pada komputer digital”, dan ini yang menjadi landasan dasar Kecerdasan Buatan.

AI berkaitan erat dengan disiplin ilmu lain antara lain (has roots in a number of scientific disciplines)

  • computer science and engineering (hardware and software)
  • philosophy (rules of reasoning/aturan pertimbangan)
  • mathematics (logic, algorithms, optimization/ logika, algoritma,optimasi)
  • cognitive science (ilmu kognitif) and psychology (modeling high level human/animal thinking/ pemodelan pemikiran tingkat tinggi untuk manusia dan hewan)
  • neural science (ilmu syaraf) (model low level human/animal brain activity/pemodelan aktivitas otak tingkat rendah untuk manusia dan hewan))
  • linguistics (ilmu bahasa),Ekonomi dll. 
1. The birth of AI (1943 – 1956)   
  • Pitts and McCulloch (1943): simplified mathematical model of neurons (resting/firing states) can realize all propositional logic primitives (can compute all Turing computable functions). Rangkaian Boolean model pikiran. Penyederhanaan model neuron yang dapat direalisasikan dengan semua logika primitive proposional.
  • Allen Turing: Turing machine and Turing test (1950). Mesin Turing dan Turing Test.
  • Claude Shannon: information theory; possibility of chess playing computers. Teory informasi, kemungkinan dalam permainan catur oleh computer. 
2. Early enthusiasm (1952 – 1969) 
  • 1956 Dartmouth conference. Dalam konferensi “Artificial Intelligence” diadopsi dan dianggap sebagai kelahiran AI.
  • 1958 Emphasize on intelligent problem soving: Penekanan pada intelligent problem solving antara lain : John McCarthy mengembangkan bahasa pemrograman AI yaitu LISP;
  • Marvin Minsky membuat mesin neural network pertama (first neural network machine);
  • Alan Newell and Herbert Simon mengembangkan GPS (analis means-ends);
  • Resolution by John Robinson: John Robinson menyelesaikan algoritma untuk pertimbangan dan ini menjadi dasar untuk pembuktian teorema secara otomatis (basis for automatic theorem proving); 
3. Emphasis on knowledge (1966 – 1974)  
  • AI menemukan kompleksitas komputasi, penelitian Neural network hampir lenyap. Muncul paradigma representasi pengetahuan (Knowledge representation paradigms atau KR)
  • declarative vs. procedural representation: Muncul pertentangan antara representasi deklaratif dan representasi procedural.
  • 1972 Bahasa PROLOG (Programming in Logic) pertama kali dikembangkan oleh Alain Colmenrauer dan P.Rousssel di universitas Marseilles Perancis.  
4. 1969 – 1979 Pengembangan awal system berbasis pengetahuan (Knowledge-based systems):
  • DENDRAL: the first knowledge intensive system (determining 3D structures of complex chemical compounds/ menentukan struktur 3D senyawa kimia kompleks)
  • MYCIN: first rule-based expert system (containing 450 rules for diagnosing blood infectious diseases). merupakan system pakar berbasis aturan pertama yang memuat/terdiri atas 450 aturan untuk mendiagnose penyakit infeksi darah.
  • PROSPECTOR: first knowledge-based system that made significant profit (geological ES for mineral deposits). Sistem berbasis pengetahuan pertama yang membuat keuntungan yang berarti. Sistem ini merupakan sistem pakar (ES) geologi untuk endapan mineral. 
5. AI became an industry (1980 – 1989). AI menjadi suatu industri.  
  • wide applications in various domains. Penggunaan AI secara luas dengan berbagai variasi domain.
  • commercially available tools. Pengkomersialan AI. Penjualan hardware berbasis AI ke perusahaan-perusahaan. 
6. 1986-1988. Neural Networks kembali popular  
7. Current trends (1990 – present)   
  • more realistic goals (Tujuan dibuat lebih realistic)
  • more practical (application oriented). Lebih praktis berorientasi aplikasi.
  • distributed AI and intelligent software agents.
  • resurgence of neural networks and emergence of genetic algorithms. Munculnya algoritma genetika 
Beberapa definisi AI:
  1. Studi tentang bagaimana membuat computer dapat mengerjakan sesuatu yang dapat dikerjakan oleh manusia (Rich, 1991).
  2. Cabang ilmu computer yang mempelajari otomatisasi tingkah laku cerdas (Setiawan, 1993).
  3. Suatu perilaku mesin yang jika dikerjakan oleh manusia akan disebut cerdas (Turing, et al, 1996).
  4. Untuk mengetahui dan memodelkan proses-proses berpikir manusia dan mendesain mesin agar dapat menirukan perilaku manusia (John McCarthy, 1956)
Para pakar setuju bahwa Kecerdasan Buatan berhubungan dengan dua ide dasar:
  1. Menyangkut studi proses berpikir manusia.
  2. Berhubungan dengan merepresentasikan proses tersebut melalui mesin (komputer, robot dll). 
Manusia dikatakan cerdas dalam menyelesaikan permasalahan harus mempunyai bekal pengetahuan dan pengalaman. Pengetahuan diperoleh dari belajar. Semakin banyak bekal pengetahuan yang dimiliki tentu akan lebih mampu menyelesaikan permasalahan. Tapi bekal pengetahuan saja tidak cukup, manusia juga diberi akal untuk melakukan penalaran, mengambil kesimpulan berdasarkan pengetahuan & pengalaman yang dimiliki. Tanpa memiliki kemampuan untuk menalar dengan baik, manusia dengan segudang pengalaman dan pengetahuan tidak akan dapat menyelesaikan masalah dengan baik. Demikian juga dengan kemampuan menalar yang sangat baik,namun tanpa bekal pengetahuan dan pengalaman yang memadai,manusia juga tidak akan bisa menyelesaikan masalah dengan baik.

Oleh karena itu agar mesin bisa cerdas (dapat bertindak sebaik & seperti manusia), maka mesin harus diberi bekal pengetahuan & kemampuan untuk menalar.

Perbedaan Kecerdasan Buatan dan Kecerdasan Alami

Di Postingan kali ini saya akan menjelaskan sedikit perbedaan antara kecerdasan alami dan kecerdasan buatan, mungkin dengan penjelasan in teman-teman bisa mengerti perbedaan tersebut dan menggangap kecerdasan buatan dan alami sama.

Semoga bermanfaat ...

Kecerdasan Buatan:  

  1. Lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami bisa berubah karena sifat manusia pelupa. Kecerdasan buatan tidak berubah selama sistem komputer & program tidak mengubahnya. 
  2. Lebih mudah diduplikasi & disebarkan. Mentransfer pengetahuan manusia dari 1 orang ke orang lain membutuhkan proses yang sangat lama & keahlian tidak akan pernah dapat diduplikasi dengan lengkap. Jadi jika pengetahuan terletak pada suatu sistem komputer, maka pengetahuan tersebut dapat disalin dari komputer tersebut & dapat dipindahkan dengan mudah ke komputer yang lain. 
  3. Lebih murah. Menyediakan layanan komputer akan lebih mudah & murah dibandingkan mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat lama. 
  4. Bersifat konsisten karena kecerdasan buatan adalah bagian dari teknologi komputer sedangkan kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah. 
  5. Dapat didokumentasi.Keputusan yang dibuat komputer dapat didokumentasi dengan mudah dengan cara melacak setiap aktivitas dari sistem tersebut. Kecerdasan alami sangat sulit untuk direproduksi.
  6. Lebih cepat.
  7. Lebih baik  
Sedangkan kecerdasan Alami: 

  1. Kreatif : manusia memiliki kemampuan untuk menambah pengetahuan, sedangkan pada kecerdasan buatan untuk menambah pengetahuan harus dilakukan melalui sistem yang dibangun. 
  2. Memungkinkan orang untuk menggunakan pengalaman secara langsung. Sedangkan pada kecerdasan buatan harus bekerja dengan input-input simbolik. 
  3. Pemikiran manusia dapat digunakan secara luas, sedangkan kecerdasan buatan sangat terbatas. Reff 

Kecerdasan buatan (Artificial Inteligence)

Kecerdasan buatan (Artificial Inteligence) adalah ilmu yang mempelajari tentang kecerdasan, Kecerdasan buatan telah menghasilkan banyak produk yang sangat mengesankan dan penting, walaupun produk tersebut masih dalam pengembangan. Walaupun tak seorang pun dapat memprediksi masa depan secara detail, tetapi komputer dengan kecerdasan kita saat ini dan peradaban manusia di masa yang akan datang. Kecerdasan buatan adalah sistem yang dapat berpikir seperti manusia dan bertingkah laku seperti manusia, yang dapat berpikir secara rasional dan dapat bertindak secara rasional. Kecerdasan buatan merupakan terobosan baru dalam ilmu komputer yang berkembang sangat pesat. Ada beberapa cabang dalam perkembangan kecerdasan buatan, antara lain sistem pendukung keputusan, jaringan saraf tiruan, dan sistem pakar. Diantara itu sistem pakar adalah salah satu bidang yang sangat menarik untuk dikembangkan. (Dr. Suyoto, 2004).

Tujuan utama dari Kecerdasan Buatan adalah untuk membuat komputer menjadi lebih pintar, sehingga dapat melakukan suatu tugas, yang bila dikerjakan oleh manusia akan membutuhkan suatu keahlian.

Kecerdasan buatan (artificial intelegence) banyak diterapkan pada bidang pengetahuan. Beberapa tugas dapat dikerjakan dengan Kecerdasan buatan atara lain (rich dan knight) adalah tanggapan terhadap sesuatu, implementasi dalam bahasa pemprograman natural, pengendalian robotika, permainan (games), penyelesaian persamaan matematika, perancangan teknik, analisis ilmiah, diagnose penyakit, analisis keuangan, serta bidang-bidang lain yang semakin berkembang dan memerlukan intelegensia semu.

Kecerdasan buatan mengkombinasikan berbagai aspek seperti aspek psikologi, ilmu komputer, bahasa dan filosofi. Oleh karena itu, Kecerdasan buatan disebut juga sebagai bidang multi disiplin dengan dua tujuan utama, yaitu untuk menciptakan kemampuan komputer yang dapat membantu manusia memecahkan masalah, dan untuk memberikan kemudahan salam menjelaskan penalaran, pembelajaran, pengertian dan pemikiran. (Penerbit andy, 2003).

Teknik yang digunakan dalam kecerdasan buatan memungkinkan dibuatnya sebuah program yang setiap bagiannya mengandung langkah independen dan dapat diidentifikasi dengan baik untuk memecahkan sebuah atau sekumpulan persoalan. Setiap potong bagian program adalah seperti sepotong informasi dalam pikiran manusia. Jika informasi tersebut diabaikan, pikiran kita secara otomatis mengatur cara kerjanya untuk menyesuaikan diri dengan fakta atau informasi baru tersebut. Kita tidaklah perlu mengingat setiap potong informasi yang telah kita pelajari. Hanya yang relevan dengan persoalan yang dihadapi yang digunakan.


Agar komputer bisa bertindak seperti dan sebaik manusia, maka komputer juga harus diberi bekal pengetahuan, dan mempunyai kemampuan untuk menalar.

Konsep dasar kecerdasan buatan.

Pada umumnya terdapat beberapa dasar-dasar penting yang melandasi aplikasi sistem pakar (Artificial Inteligence). Ada beberapa dasar yang harus dipahami dalam kecerdasan buatan, diantaranya :

Turing test – Metode Pengujian Kecerdasan
Turing test merupakan sebuah metode pengujian kecerdasan yang dibuat oleh Alan Turing. Proses uji ini melibatkan seseorang penanya (manusia) dan dua obyek yang ditanyai. Yng satu adalah seorang manusia dan satunya adalah sebuah mesin yang akan diuji. Penanya tidak bisa melihat langsung obyek yang ditanyai. Penanya diminta untuk membedakan mana jawaban komputer dan mana jawaban manusia berdasarkan jawaban kedua obyek tersebut. Jika penanya tidak dapat membedakan mana jawaban mesin dan mana jawaban manusia maka turing berpendapat bahwa mesin yang diuji tersebut dapat diasumsikan cerdas.

Pemrosesan Simbolik
Komputer semula didesain untuk memproses bilangan / angka-angka (pemrosesan numeric). Sementara manusia dalam berpikir dan menyelesaikan masalah lebih bersifat simbolik, tidak didasarkan kepada sejumlah rumus atau melakukan komputasi metematis. Sifat penting dari AI adalah bahwa AI merupakan bagian dari ilmu komputer yang melakukan proses secara simbolik dan non-algiritmik dalam penyelesaian masalah.

Heuristic
Istilah heuristic diambil dari bahasa Yunani yang berarti menemukan. Heuristic merupakan suatu strategi untuk melakukan proses pencarian (search) ruang problema secara selektif, yang memandu proses pencarian yang kita lakukan disepanjang jalur yang memiliki kemungkinan sukses yang paling besar.

Penarikan kesimpulan 
(Inferencing)
AI mencoba membuat mesin memiliki kemampuan berpikir atau mempertimbangkan (reasoning). Kemampuan berfikir (reasoning) termasuk didalamnya proses penarikan kesimpulan (Inferencing) berdasarkan fakta-fakta dan aturan dengan menggunakan metode heuristic atau metode pencarian lainnya.

Pencocokan Pola (Pattern Matching)
AI bekerja dengan metode pencocokan pola (pattern matching) yang berusaha untuk menjelaskan obyek, kejadian (event) atau proses, dalam hubungan logic dan komputasional.

Bidang ilmu kecerdasan buatan.

Makin pesatnya perkembangan teknologi menyebabkan adanya perkembangan dan perluasan lingkup yang membutuhkan kehadiran keceradasan buatan. Karakteristik cerdassudah mulai dibutuhkan si berbagai disiplin ilmu dan teknologi. Kecerdasan buatan tidak hanya dominan di bidang ilmu komputer (informatika), namun juga sudah merambah di berbagai disiplin ilmu yang lain. Irisan antara psikologi dan kecerdasan buatan melahirkan sebuah area yang dikenal dengan nama cognition dan psycolinguistics. Irisan antara teknik elektro dengan kecerdasan buatan melahirkan berbagai ilmu seperti pengolahan citra, teori kendali, pengolahan pola dan robotika.

Adapun bidang utama dalam kecerdasan buatan adalah :

  • Sistem Pakar (Expert System). Disini komputer digunakan sebagai sarana untuk menyimpan pengetahuan para pakar. Dengan demikian komputer akan memiliki keahlian untuk menyelesaikan permasalahan dengan meniru keahlian yang dimiliki oleh pakar.
  • Pengolahan Bahasa Alami (Natural Language Processing). Dengan pengolahan bahasa alami ini diharapkan user dapat berkomunikasi dengan komputer dengan menggunakan bahasa sehari-hari.
  • Pengenalan Ucapan (Speech Recognition). Melalui pengenalan ucapan diharapkan manusia dapat berkomunikasi dengan komputer menggunakan suara.
  • Robotika dan Sistem sensor (Robotics & Sensory System)
  • Computer Vision, mencoba untuk dapat menginterpretasikan gambar atau obyek-obyek tampak melalui komputer.
  • Intelligent Computer aided instruction. Komputer dapat digunakan sebagai tutor yang dapat melatih dan mengajar.
  • Game playing.
Namun, seiring dengan perkembangan teknologi, muncul beberapa teknologi yang juga bertujuan untuk membuat agar komputer menjadi cerdas sehingga dapat menirukan kerja manusia sehari-hari. Teknologi ini juga mengakomodasi adanya keridakpastian dan ketidaktepatan data input. Dengan didasari pada teori himpunan, maka pada tahun 1965 muncul logika fuzzy. Kemudian pada tahun 1975 Jhon Holland mengatakan bahwa setiap problem berbentuk adaptasi (alami maupun buatan) secara umum dapat diformulasikan dalam terminologi genetika. Algoritma genetika ini merupakan simulasi proses evolusi Darwin dan operasi genetika atas kromosom. (Kusrini, 2005)

Perbandingan kecerdasan buatan dengan kecerdasan alamiah. 


Berikut adalah perbandingan antara kecerdasan buatan dan kecerdasan alamiah yaitu :
  • Kecerdasan buatan lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami akan mengalami perubahan . Hal ini dimungkinkan karena sifat manusia yang pelupa. Kecerdasan buatan tidak akan berubah sepanjang sistem komputer dan program tidak mengubahnya.
  • Kecerdasan buatan lebih mudah diduplikasi dan disebarkan. Mentransfer pengetahuan manusia dari satu orang ke orang lain membutuhkan proses yang sangat lama, dan juga suatu keahlian. Reff 

Otak Cerdas Bermula dari Pencernaan yang Sehat?

Kondisi saluran cerna anak ternyata turut berperan untuk menentukan kecerdasan otak anak, kata dokter spesialis dari Divisi Tumbuh Kembang Anak RS Dr.Soetomo, Dr. Ahmad Suryawan, SpA (K).

"Untuk menyehatkan otak anak, saluran cerna juga harus sehat," kata Ahmad Suryawan pada jumpa pers program Happy Tummy Council, di Jakarta, Senin.

Ahmad Suryawan mengungkapkan bahwa otak dengan saluran cerna memiliki hubungan yang sangat erat dan memiliki komunikasi dua arah.

"Komunikasi dua arah antara saluran cerna dengan otak melalui berbagai mekanisme, saat ini dikenal dengan istilah gut-brain axis," jelas Ahmad Suryawan.

Komunikasi ini saling mendukung proses kerja masing-masing organ.

Pada otak, sinap atau sambungan antar sel otak bekerja melalui proses sinyal yang dikirim otak, jelas dia.

"Saluran cerna berfungsi tidak hanya untuk menampung nutrisi, namun juga mampu mempengaruhi sinyal di otak melalui mikrobiota usus," ungkap Ahmad Suryawan.

Selain itu, otak juga membutuhkan energi untuk dapat menjalankan fungsinya dengan baik, melalui nutrisi yang diserap baik oleh saluran cerna dan dialirkan kepada otak.

Sementara dari otak, neurotransmiter dapat mempengaruhi perkembangan mikrobiota usus. "Oleh sebab itu, saluran cerna yang sehat harus memiliki mikrobiota berupa kuman atau bakteri baik, supaya sinap otak juga dapat bekerja dengan baik," tukas dia. 

Source

Orang Tua Wariskan Kecerdasan

Kecerdasan orang tua diwariskan kepada anaknya. Sebuah penelitian mengungkapkan, pewarisan ini mencapai hingga 40 persen. Ilmuwan dari Universitas Queensland, Australia, yang menyatakan penemuan ini. Mereka menganilisis data genetik berupa sampel DNA dan skor IQ ribuan anak dari empat negara.

Data tersebut berasal dari 18 ribu anak berusia antara enam hingga 18 tahun. Mereka berasal dari Australia, Belanda, Inggris, dan Amerika Serikat (AS). Fokus utama peneliti itu adalah memastikan apakah kecerdasan itu alamiah atau diwariskan. Mereka melihat kenyataan antara 20 dan 40 persen IQ anak-anak terkait faktor-faktor genetik.

Hasil ini berbeda dari penelitian sebelumnya yang angkanya menyentuh 40-50 persen. “Perkiraan ini mengacu pada informasi DNA. Memang lebih rendah, tetapi konsisten dengan kesimpulan bahwa kecerdasan dapat diwariskan,” kata peneliti Beben Benyamin kepada ABC, pekan lalu. Ia menambahkan, gen yang dikenal dengan nama FNBP1L secara signifikan berhubungan dengan kecerdasan anak.

Gen yang sama juga menunjukkan bagian kecerdasan orang-orang dewasa. Biasanya, para ilmuwan memperhatikan gen bernama single-nucleotide polymorphisms (SNPs) untuk mendapatkan informasi tepat mengenai informasi genetik. Namun, Benyamin menyatakan timnya tak berhasil mengungkapkan keberadaan SNPs pada kecerdasan anak.
Source

Ciri Orang-orang Yang Bertaqwa : Menjauh dari Popularitas

Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaqwa dan menyembunyikan ketaqwaannya. Ketika mereka tidak ada, orang-orang tidak merasa kehilangan…Jika mereka ada , orang-orang tidak mengetahuinya serta tidak mengetahui kalau mereka adalah mercusuar yang menerangi. Mereka keluar dari setiap kegelapan. Berusahalah agar engkau senantiasa berada dalam ketaatan kepada Allah...

Jika apa yang engkau perbuat ketahuan dan tersebar, maka hiduplah dalam peribadatan kepada Rabb mu. Jauhilah ketenaran tersebut dari apa-apa yang menghalangi dirimu untuk mendekat kepada Tuhanmu. Apabila engkau tidak dapat menghindarinya, maka jadilah salah satu dari golongan orang-orang yang mulia.

Camkanlah, bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta’aala melihat dan memperhatikanmu. Barangsiapa yang lambat dalam beramal, maka dia tidak akan mempercepat kedudukannya. 


“Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya , lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha menyaksikan segala sesuatu”. (Qs Al Mujaadilah (58): 6)

Maka bertakwalah kepada Allah dimana saja engkau berada, baik dalam kesendirianmu ataupun ketika engkau berada di tengah keramaian. Takutlah kepada Allah atas dasar kedekatan-Nya kepadamu serta ketetapan-Nya untukmu, karena engkau tidak akan pernah keluar dari ruang lingkup kekuasaan dan kerajaan-Nya kepada kekuasaan serta kerajaan lainnya. Di hadapan Allah Jalla wa ‘ala’ tidak ada amal sekecil dzarrah pun yang akan sia-sia, semua itu akan dibalas. Abu Hurairah meriwayatkan dari Rasulullahu Shallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasanya beliau bersabda, 

“Jika Allah mencintai seorang hamba, Dia berfirman kepada Jibril, “Aku telah mencintai si fulan, oleh karena itu cintailah ia. “Maka Jibril pun mencintainya. Lalu dia menyeru kepada penduduk langit, “bahwasanya Allah telah mencintai si fulan, maka cintailah dia. Penduduk langit pun mencintainya, kemudian menjadikannya orang yang diterima di atas permukaan bumi” (Shahih: HR Bukhari dan Muslim)

Abu Hurairah meriwayatkan pula dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwasanya beliau bersabda, 

“Tujuh orang yang dinaungi oleh Allah dalam naungannya, pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya.” Dia menyebutkan diantaranya, “Seseorang yang bersedekah lalu dia menyembunyikannya, sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.” Juga dia menyebutkan , “Seseorang yang mengingat Allah dalam kegelapan malam hingga menetes air matanya, dan seseorang yang diajak (berzina) oleh wanita yang memiliki kedudukan lagi cantik jelita lalu dia berkata, “Sesungguhnya aku takut kepada Allah.” (Shahih: Mutafaqqun ‘Alaihi).

Jadikanlah dirimu senantiasa kepada Allah, baik ketika engkau berada di kampung halamanmu ataupun ketika engkau berpergian. Ketika engkau berani ataupun ketika engkau takut. Dalam perkataan juga perbuatanmu. Mohonlah kepada Allah akan keutamaan-Nya, karena tidak seorangpun yang menentang Allah kecuali dia akan binasa.