aguspurnomosite.blogspot.com

aguspurnomosite.blogspot.com
Berpikir Luas Membuka Cakrawala Kehidupan! Berusaha Memberikan Yang Terbaik Untuk Masa Depan! Katakan "Go Go Go SEMANGAT" !!!

Kamis, 13 Desember 2012

Tip Mengatasi Patah Hati

 
Setiap pasangan pasti menginginkan hubungan asmara mereka awet dan langgeng, danputus cinta menjadi hal yang paling dihindari. Bahkan tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa putus cinta adalah kejadian hidup paling buruk yang menimpa dirinya.

Patah hati yang dirasakan setelahputus cinta dapat membuat hidup seseorang menjadi kacau bahkan menurut penelitian, penolakan dari mantan kekasih dapat mengaktifkan bagian di otak yang berhubungan dengan rasa sakit secara fisik. Lalu bagaimana cara mengatasi patah hati secara tepat setelah mengalami putus cinta? Berikut adalah cara-cara mengatasi patah hati pasca putus cinta menurut pakar percintaan, seperti dirangkun Future Scopes, dan sedikit revisi dari saya.

1. Belajar Menerima
Semakin besar rasa kehilangan yang Anda rasakan, maka akan semakin besar pula rasa duka yang Anda rasakan. Maka itu, ketahuilah tahapan yang akan Anda lalui seperti kaget, penolakan, kemarahan, dan depresi serta cara mengelola hal-hal tersebut. Bagaimana Anda mengelola hal-hal tersebut akan menentukan bagaimana Anda bisa lolos ke tahap akhir penerimaan.

2. Jangan Memendam Perasaan Sendiri
Jangan berpura-pura bahwa Anda baik-baik saja padahal sebenarnya tidak. Hal tersebut akan menghilangkan dukungan penting dari orang-orang terdekat Anda karena mereka berpikir bahwa Anda tidak butuh dukungan mereka. Jangan memendam perasaan Anda karena itu hanya membuat rasa sakit yang ada menjadi semakin dalam.

3. Tidak Perlu Mencoba Kembali ke Mantan
Jangan 'menghalalkan' segala cara agar mantan Anda mau kembali, hanya karena perasaan sakit hati yang mendalam. Rasa sedih dan kehilangan adalah bagian kehidupan yang perlu Anda pelajari dan lalui.

4. Beraktivitas
Menyibukkan diri sendiri untuk meringankan rasa sedih adalah cara yang baik, namun melakukannya secara berlebihan untuk menghindari rasa sakit bukanlah hal yang benar. Jika Anda terlalu menyibukkan diri dalam pekerjaan, keluar setiap malam, atau melakukan hal lain yang tidak baik bagi diri Anda demi merasa lebih baik maka Anda hanya mencoba untuk lari dari kenyataan.

5. Jangan Buru-buru Mencari Pacar Baru
Jangan memulai hubungan asmara baru sebelum Anda benar-benar melupakan kesedihan yang dirasakan dari hubungan yang terakhir. Jika tidak, maka hubungan yang baru hanya akan menghancurkan hidup Anda.

6. Tunjukkan Emosi
Hal paling penting selama proses penyembuhan patah hati adalah berekspresi dan menunjukkan emosi Anda. Biarkan diri Anda merasakan apapun dan mencari cara untuk mengatasinya.

7. Introspeksi Diri
Saat pasca putus cinta adalah saat yang tepat untuk melakukan introspeksi diri dan lebih menghargai diri sendiri. Pelajarilah kesalahan yang dilakukan dalam hubungan yang telah berakhir dan ciptakanlah diri Anda yang 'baru'.

8. Memaafkan
Maafkanlah diri Anda sendiri atas kesalahan yang telah dilakukan dalam hubungan yang telah berakhir. Bangunlah kembali harga diri dan kepercayaan Anda setelah penolakan yang dialami.

9. Stop Menghubunginya
Hentikan hubungan dengan mantan kekasih jika hal tersebut membuat Anda merasa putus asa atau merasakan sakit yang lebih dalam. Hal tersebut dapat menyebabkan Anda semakin terpuruk dan sedih.

10. Tidak Perlu Menampung Semua Saran
Saat pasca putus cinta adalah saat yang tepat untuk menerima saran dari orang-orang terdekat, tapi tidak perlu semua sarang Anda aplikasikan. Sesuaikan dengan yang Anda butuhkan. Jika Anda menampung seluruh sarang, maka hanya membuat kondisi menjadi rumit. Anda sangat membutuhkan pendengar setia yang dapat mendukung Anda selama proses penyembuhan patah hati.

11. Menghargai Diri Sendiri
Hargailah diri Anda sendiri dan jangan merasa rendah hati. Hadapilah setiap hal yang terjadi selama proses patah hati dengan kuat dan tabah.

12. Bersiap Menghadapi Kehilangan
Orang yang telah memprsiapkan keadaan, akan menerima efek rasa sakit lebih sedikit daripada orang yang sama sekali belum mempersiapkan keadaan yang akan didapatkan. Jadi selalu bersiap menghadapi kenyataan terburuk adalah modal berharga.

13. Pahami Aturah Hidup di dunia
Di dunia, tidak ada yang abadi, setiap ada pertemuan akan selalu ada perpisahan. Jadi siapkan segalanya, nikmati saat-saat pertemuan dengan segala konsekuensinya, sehingga jika perpisahan sudah menghampiri akan lebih cepat untuk disadari.

14. Jangan Terlalu Berlebihan
Jika kita menyukai seseorang jangan berlebihan, sehingga akan menghilangkan rasional kita. Jaga bahwa kita mampu mengkontrol emosi dan jiwa kita, sehingga tak terlau terpuruk manakala perpisahan telah menerpa.

Itulah pendapat saya, bagaimana dengan pendapat anda?

Tahapan Pengembangan Kurikulum 2013

 
Pengembangan Kurikulum 2013 dilakukan dalam empat tahap. Pertama, penyusunan kurikulum di lingkungan internal Kemdikbud dengan melibatkan sejumlah pakar dari berbagai disiplin ilmu dan praktisi pendidikan. Kedua, pemaparan desain Kurikulum 2013 di depan Wakil Presiden selaku Ketua Komite Pendidikan yang telah dilaksanakan pada 13 November 2012 serta di depan Komisi X DPR RI pada 22 November 2012. Ketiga, pelaksanaan uji publik guna mendapatkan tanggapan dari berbagai elemen masyarakat. Salah satu cara yang ditempuh selain melalui saluran daring (on-line) pada halaman http: //kurikulum2013.kemdikbud.go.id), juga melalui media massa cetak. Tahap keempat, dilakukan penyempurnaan untuk selanjutnya ditetapkan menjadi Kurikulum 2013.

Inti dari Kurikulum 2013, adalah ada pada upaya penyederhanaan, dan tematik-integratif. Kurikulum 2013 disiapkan untuk mencetak generasi yang siap di dalam menghadapi masa depan. Karena itu kurikulum disusun untuk mengantisipasi perkembangan masa depan.

Titik beratnya, bertujuan untuk mendorong peserta didik atau siswa, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran. Adapun obyek yang menjadi pembelajaran dalam penataan dan penyempurnaan kurikulum 2013 menekankan pada fenomena alam, sosial, seni, dan budaya.

Melalui pendekatan itu diharapkan siswa kita memiliki kompetensi sikap, ketrampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif, sehingga nantinya mereka bisa sukses dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan di zamannya, memasuki masa depan yang lebih baik.

Pelaksanaan penyusunan kurikulum 2013 adalah bagian dari melanjutkan pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang telah dirintis pada tahun 2004 dengan mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu, sebagaimana amanat UU 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada penjelasan pasal 35, di mana kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati. Paparan ini merupakan bagian dari uji publik Kurikulum 2013, yang diharapkan dapat menjaring pendapat dan masukan dari masyarakat.

Menambah Jam Pelajaran

Strategi pengembangan pendidikan dapat dilakukan pada upaya meningkatkan capaian pendidikan melalui pembelajaran siswa aktif berbasis kompetensi; efektivitas pembelajaran melalui kurikulum, dan peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru; serta lama tinggal di sekolah dalam arti penambahan jam pelajaran.



Skema 1. menyajikan tentang Strategi Peningkatan Efektivitas Pembelajaran. Sedang gambar 1. menggambarkan tentang strategi meningkatkan capaian pendidikan, yang digambarkan melalui sumbu x (efektivitas pembelajaran melalui kurikulum, dan peningkatan kompetensi dan prefesionalitas guru), y (pembelajaran siswa aktif berbasis kompetensi) dan z (lama tinggal di sekolah dalam arti penambahan jam pelajaran).

Rasionalitas penambahan jam pelajaran dapat dijelaskan bahwa perubahan proses pembelajaran (dari siswa diberi tahu menjadi siswa mencari tahu) dan proses penilaian (dari berbasis output menjadi berbasis proses dan output) memerlukan penambahan jam pelajaran. Di banyak negara, seperti AS dan Korea Selatan, akhirakhir ini ada kecenderungan dilakukan menambah jam pelajaran. Diketahui juga bahwa perbandingan dengan negara-negara lain menunjukkan jam pelajaran di Indonesia relatif lebih singkat. Bagaimana dengan pembelajaran di Finlandia yang relatif singkat. Jawabnya, di negara yang tingkat pendidikannya berada di peringkat satu dunia, singkatnya pembelajaran didukung dengan pembelajaran tutorial yang baik.

Penyusunan kurikulum 2013 yang menitikberatkan pada penyederhanaan, tematik-integratif mengacu pada kurikulum 2006 di mana ada beberapa permasalahan di antaranya; (i) konten kurikulum yang masih terlalu padat, ini ditunjukkan dengan banyaknya mata pelajaran dan banyak materi yang keluasan dan tingkat kesukarannya melampaui tingkat perkembangan usia anak; (ii) belum sepenuhnya berbasis kompetensi sesuai dengan tuntutan fungsi dan tujuan pendidikan nasional; (iii) kompetensi belum menggambarkan secara holistik domain sikap, keterampilan, dan pengetahuan; beberapa kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan (misalnya pendidikan karakter, metodologi pembelajaran aktif, keseimbangan soft skills dan hard skills, kewirausahaan) belum terakomodasi di dalam kurikulum; (iv) belum peka dan tanggap terhadap perubahan sosial yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, maupun global; (v) standar proses pembelajaran belum menggambarkan urutan pembelajaran yang rinci sehingga membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam dan berujung pada pembelajaran yang berpusat pada guru; (vi) standar penilaian belum mengarahkan pada penilaian berbasis kompetensi (proses dan hasil) dan belum secara tegas menuntut adanya remediasi secara berkala; dan (vii) dengan KTSP memerlukan dokumen kurikulum yang lebih rinci agar tidak menimbulkan multi tafsir.



Sumber : http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/uji-publik-kurikulum-2013-1

Perbandingan Struktur Kurikulum 2013 dan KTSP


Muatan kurikulum meliputi sejumlah mata pelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan. Dalam Kurikulum sekarang (KTSP), materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian dari muatan kurikulum. Misal, untuk kurikulum SMP dan MTs, terdiri dari 10 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri yang harus diberikan kepada peserta didik.

Pada Kurikulum 2013 nanti, ada perubahan mendasar dibanding kurikulum sekarang, yaitu antara lain : 


1. Untuk SD, meminimumkan jumlah mata pelajaran dengan hasil dari 10 dapat dikurangi menjadi 6 melalui pengintegrasian beberapa mata pelajaran:
- IPA menjadi materi pembahasan pelajaran Bahasa Indonesia , Matematika, dll
- IPS menjadi materi pembahasan pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, dll
- Muatan lokal menjadi materi pembahasan Seni Budaya dan Prakarya serta Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 

- Mata pelajaran Pengembangan Diri diintegrasikan ke semua mata pelajaran
2. Untuk SD, menambah 4 jam pelajaran per minggu akibat perubahan proses pembelajaran dan penilaian 

3. Untuk SMP, meminimumkan jumlah mata pelajaran dengan hasil dari 12 dapat dikurangai menjadi 10 melalui pengintegrasian beberapa mata pelajaran:
- TIK menjadi sarana pembelajaran pada semua mata pelajaran, tidak berdiri sendiri
- Muatan lokal menjadi materi pembahasan Seni Budaya dan Prakarya
- Mata pelajaran Pengembangan Diri diintegrasikan ke semua mata pelajaran 

4. Untuk SMP, menambah 6 jam pelajaran per minggu sebagai akibat dari perubahan pendekatan proses pembelajaran dan proses penilaian


Untuk lebih jelas melihat perbedaan struktur kurikulum, dapat dilihat pada gambar berikut ini :

Struktur Kurikulum SD 

 

   

Struktur Kurikulum SMP 

 Sumber : bahan uji publik kurikulum2013  

Serial Eset Update 13 December 2012


Update 13 December 2012 


Username dan password untuk Eset Smart Security 4, 5 dan 6

Username: EAV-73195391
Password: amtuvkx7e3
Expiry Date: 01.01.2013

Username: EAV-73195395
Password: uat48vbscc
Expiry Date: 01.01.2013

Username: EAV-73390163
Password: dv8dm33unt
Expiry Date: 04.01.2013

Username: EAV-76001317
Password: kd8mbvjbe4
Expiry Date: 18.02.2013

Username: EAV-76001321
Password: ncsdjh88xc
Expiry Date: 18.02.2013

Username: EAV-76001335
Password: 856nra3pj7
Expiry Date: 18.02.2013

Username: EAV-76001355
Password: 2smfd7a37k
Expiry Date: 18.02.2013

Username: EAV-76001359
Password: kfmpphmm5v
Expiry Date: 18.02.2013

Username: EAV-76115510
Password: tpke43mxds
Expiry Date: 19.02.2013

Username: EAV-76183404
Password: rpe5fbkkvt
Expiry Date: 20.02.2013

Username: EAV-76183406
Password: j3f8mfauu2
Expiry Date: 20.02.2013

Username: EAV-76184575
Password: s34fnmj7h8
Expiry Date: 20.02.2013 



Username dan password untuk Eset Antivirus 4, 5 dan 6

Username: EAV-76007819
Password: axprxnjs44
Expiry Date: 19.02.2013

Username: EAV-76007825
Password: 6aamcex2jj
Expiry Date: 19.02.2013

Username: EAV-76007831
Password: 744su52ppk
Expiry Date: 19.02.2013

Username: EAV-76007851
Password: hmrmbnhv5a
Expiry Date: 19.02.2013

Username: EAV-76007866
Password: uuumchnv3h
Expiry Date: 19.02.2013

Koleksi Video Metro Files dari Metro TV

 
Ini adalah list video pilihan dari program Metro Files dari metroTV yang layak untuk disimak sebagai khazanah sejarah Indonesia yang sangat berharga. Saya sendiri belum mempunyai filenya secara menyeluruh, maaf kesibukan dan saluran internet saya yang amat terbatas, belum memungkinkan untuk download semuanya. Tetapi dengan IDM dapat didownload dari sumbernya MetroTV. Ukuran file beraneka ragam, tergantung waktu tayangnya. File-file yang sangat berharga untuk Anda miliki. Untuk downloadnya klik tautan yang saya berikan dibawah ini. Semoga bermamfaat!

Video Metro Files dari Metro TV :
  1. Panggilan Tanah Suci
  2. Farmasi Untuk Bangsa
  3. Pos Indonesia, Merpati Perekat Bangsa
  4. Naga Dari Timur
  5. Naga di Bumi Garuda
  6. ...dari Titik Tanjung Priok
  7. Merebut Tanah Misi
  8. Pangan untuk Rakyat
  9. Om Liem, Jejak Sang Taipan
  10. Minyak untuk Pembangunan
  11. Morotai, Padang Kurusetra di Tepi PasifikKutil, Algojo Tiga Daerah
  12. Kisah Pilu di Laut Masalembo
  13. Bulan Sabit di Ladang Tebu
  14. Pengabdian Tanpa Batas
  15. Di Bawah Bendera Demokrasi
  16. AR Baswedan Pembangun Jiwa Kebangsaan
  17. Metro Files: Jalur Sutera, Kisah Peradaban Manusia
  18. Eduard Douwes Dekker
  19. Bung Sjahrir
  20. Ketika Bahasa Mengukir Bangsa
  21. Kisah Haji Merah
  22. Panggilan Tanah Suci
  23. Jejak Gemilang Mahkamah Konstitusi
  24. Jejak Polisi
  25. Nuklir Untuk Tujuan Damai
  26. Demi Kota Tua Jakarta
  27. Kabut di Lasolo
  28. Cari Harta Dengan Ideologi
  29. Menelisik Terorisme
  30. Kemilau Cahaya Negeri Ginseng
  31. Cerita Dua Mahakarya
  32. Pembajakan Pesawat Woyla
  33. Kartini, Antara Tulisan dan Cita-Cita
  34. Cerita Kelabu di Pulau Buru
  35. Sabtu, 12 Maret 2011
  36. Sabtu, 5 Maret 2011
  37. Merah Kuning di Batavia eps.2
  38. Merah Kuning di Batavia eps.1
  39. Laksamana Muda John Lie.
  40. Lentera Bangsa
  41. Mutiara Dari Timur
  42. Tombreng : Aksi Daulat Rakyat
  43. Gerbong Ekspedisi Untuk Negeri
  44. Kekuasaan Untuk Rakyat
  45. Nasionalisme Sang Pemberontak
  46. Ketika Bahasa Mengukir Bangsa
  47. Badai 17 Oktober
  48. Merah di Langit Bulungan
  49. Pancasila di Bumi Garuda
  50. Sengketa Malaya 1963
  51. Batik Perjalanan Sebuah Jati Diri
  52. Sang Taipan Dari Deli
  53. Menuai Badai G30-S
  54. Sabtu, 11 September 2010
  55. Awan Hitam di Langit Bali
  56. PDRI Mata Rantai Republik Indonesia
  57. Harta Karun dari Yogyakarta
  58. Jejak Demokrasi di Gunung Emas
  59. Proklamator
  60. Monumen Sang Pemimpin
  61. Prahara Pulau Minyak Hitam
  62. Mutiara Bangsa
  63. Rock Masih Bergema
  64. Nasionalisme Dai Nippon
  65. Wanita-Wanita Perkasa Aceh
  66. Abdurrahman Wahid 1940-2009(2)
  67. Indonesia Menggugat
  68. Jejak Perlawanan Aceh
  69. Menyusuri Batas Nusantara
  70. Cikini 1957
  71. Sjahrir: Dalam Pergolakan Diplomasi
  72. Nasionalisme Sang Pembelot
  73. Sang Perintis
  74. Abdurrahman Wahid 1940-2009
  75. Monumen Sang Pemimpin
  76. Laksamana Muda John Lie
  77. Palagan Surabaya
  78. Tanah Kaum Terbuang
  79. Kisah Haji Merah
  80. Jejak Islam di Tanah Jawa
  81. GERAKAN KAUM PINGGIRAN
  82. Titik Nadir Badan Inteligen
  83. Sepak Terjang Intel Melayu
  84. Operasi Naga Hijau, Awas Ninja

Penemuan Angka Nol

 
Angka nol ? Siapa sih yang ga tau angka itu? Wah, bakal repot banget pastinya ya kalau di dunia ini ga ada yang namanya angka nol! Ga percaya? Ya bayangin aja gitu, kalau kita mau menulis angka 100 ga ada angka nol. Bisa? Ya jelas bisa, kan ada angka romawi.. , yap, ada C, ada L, ada X, dan sebagainya itu. Tapi gimana kalau mau nulis satu milyar? Satu juta? Angka netral? Nah loh, bingung deh tuh pastinya. 

Nah, tapi sebenarnya temen-temen tau ga sih emang siapa penemu dari angka nol? Aristoteles? Rene Descartes? Phytagoras? Newton? Einstein? Atau… Siapa? Ya! Salah semua, yang bener itu ternyata adalah seorang ilmuwan muslim. Namanya Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi.

Nah, kali ini kita akan sama-sama melihat bagaimana biografi dari penemu angka nol ini.

Bapak Matematika ( 780 – 848 M )
Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi adalah penemu ilmu Al Jabar dan tokoh ilmu pasti, paling besar di dunia Islam. Para ilmuwan Eropa mengenalnya dengan Al frismus. Dari namanya ini diambil istilah Al-Gorism atau Algoritma. 

Muhammad bin Musa al-Khawarizmi lahir pada tahun 780 M di bagian Barat kota Bagdad. Ayahnya, Musa bin Syakir adalah seorang pegawai Khalifat al-Ma’mun. Saat usianya menginjak remaja, al-Khawarizmi didaftarkan oleh ayahnya menjadi pegawai Khalifat al-Ma’mun. 

Al-Ma’mun adalah salah seorang Khalifah Abbasiyah yang sangat memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan. Ia mendirikan Baitul Hikmah (pusat ilmu pengetahuan) di kota Bagdad. Di tempat ini, ia mengumpulkan para ilmuwan fisika, matematika, astrologi, sejarawan, penyair, ahli hukum, ahli hadis dan para musafir (ahli tafsir). Al-Ma’mun meminta mereka untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang mereka miliki dan menuliskannya. Ia juga meminta para ilmuwan itu untuk menerjemahkan buku-buku ilmu pengetahuan berbahasa Yunani, Yahudi dan Cina ke dalam bahasa Arab. Selama tinggal di Baitul Hikmah, para ilmuwan itu mendapat tunjangan dan jaminan dari Khalifah al-Ma’mun. 

Penerjemah.
Khalifah Al-Ma’mun sangat tertarik oleh salah seorang pegawainya yang kelihatan cerdas dan cekatan. Orang itu tidak lain adalah Al-Khawarizmi. 

“Hai anak muda, kemarilah!” kata Al-Ma’mun.”Ada apa tuan?” jawab Al-Khawarizmi. “Maukah engkau belajar bahasa Sansekerta?” tanya Al-Ma’mun.”Tentu saja, Tuan,” jawab Al-Khawarizmi gembira. 

Pada masa itu, bahasa Sansekerta merupakan bahasa yang banyak diminati orang untuk dipelajari. Penyebabnya bahasa Sansekerta merupakan bahasa pengantar dari buku-buku ilmu pengetahuan India. 

Atas biaya dari Al-Ma’mun, Al-Khawarizmi kemudian belajar bahasa Sanskerta hingga mahir. Setelah tiu, ia diberi tugas untuk menerjemahkan sebuah buku berbahasa Sansekerta yang berjudul Siddhanta. Buku yang membahas ilmu astronomi ini, diterjemahkan Al-Khawarizmi ke dalam bahasa Arab dengan sangat baik. Pada tahun 830 M, Al-Khawarizmi mendapat tugas lagi untuk menerjemahkan buku geografi karya Ptolomeus, seorang ilmuwan Yunani. 

Penulis
Setelah sukses menjadi penerjemah Al-Khawarizmi mulai menulis buku. Buku pertama yang ditulisnya berjudul Suratul Ardhi (peta dunia). Dalam bukunya ini, Al-Khawarizmi membagi bumi menjadi tujuh daerah yang disesuaikan dengan perubahan iklim. Peta dunia karya Al-khawarizmi ini dijadikan model oleh ahli-ahli geografi Barat untuk menggambar peta dunia.
Bersama para ilmuwan lainnya, Al-Khawarizmi kemudian membuat tabel perhitungan astronomi yang dapat digunakan untuk mengukur jarak dan kedalaman bumi. Karyanya ini diterima oleh para ilmuwan di Yunani, India dan Cina. Pada tahun 1226, tabel ini mulai diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan menjadi dasar penelitian astronomi. 

Al-Khawarizmipun mulai dikenal sebagai orang jenius yang mahir dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan , terutama dalam bidang matematika. Tulisan-tulisan karya ilmuwan Yunani dikoreksi kesalahannya oleh Al-Khawarizmi, kemudian dikembangkannya sedemikian rupa sehingga menjadi mudah dipahami. 

Al-Khawarizmi menulis buku matematika yang berjudul Hisab Aljabar wal Muqabala. Buku ini berisi tentang persamaan linear dan kuadrat. Dalam bukunya ini ia menjelaskan cara menyederhanakan suatu persamaan kuadrat.
Misalnya persamaan:
x + 5x + 4 = 4 – 2x + 5x³ dengan aljabar, persamaan ini menjadi :
x + 7x + 4 = 4 + 5x³ dengan al-muqabala, persamaan ini menjadi lebih sederhana:
x + 7x = 5x³

Buku Hisab Aljabar wal Muqabala ini kemudian diterjemahkan pada abad ke 12 ke dalam bahasa Latin. Sampai abad ke 16 buku ini digunakan sebagai buku pegangan para mahasiswa yang belajar matematika di universitas-universitas di Eropa.

Riwayat Angka Nol
Al-Khawarizmi adalah orang pertama yang menjelaskan kegunaan angka-angka, termasuk angka nol. Ia menulis buku yang membahas beberapa soal hitungan dan asal-usul angka, serta sejarah angka-angka yang sedang kita gunakan. Melalui Al-Khawarizmilah orang-orang Eropa belajar menggunakan angka nol untuk memudahkan menghitung puluhan, ratusan, ribuan, dst, dst.. 

Dengan penggunaan angka tersebut maka kata Arab Shifr yang artinya nol (kosong) diserap ke dalam bahasa Perancis menjadi kata chiffre, dalam bahasa Jerman menjadi ziffer, dan dalam bahasa Inggris menjadi cipher. Bilangan nol ditulis bulat dan didalamnya kosong.
Al-Khawarizmi-pun memperkenalkan tanda-tanda negatif yang sebelumnya tidak dikenal di kalangan ilmuwan Arab. Para matematikawan di seluruh dunia mengakuinya dan berhutang budi kepada Al-Khawarizmi. Ia juga mengarang buku sundials (alat-alat petunjuk waktu dengan bantuan bayangan sinar matahari). 

Al-Khawarizmi berhasil menyusun tabel astronomi yang sangat lengkap untuk menggantikan tabel astronomi buatan Yunani dan India. Tabel ini menjadi pegangan para ilmuwan astronomi, baik di Timur maupun di Barat.  

Disalin Para Ilmuwan Barat
Para ilmuwan Barat seperti Copernicus, banyak menyalin teori-teori dari para ilmuwan muslim, diantaranya dari Al-Khawarizmi. Misalnya, tentang perhitungan ketinggian gunung, kedalaman lembah dan jarak antara dua buah objek yang terletak antara suatu daerah yang berpermukaan datar atau yang berpermukaan tidak rata. 

Bahkan, ada ilmuwan Barat lainnya yang tidak saja menyalin teori hasil pemikiran al-Khawarizmi, tetapi juga mengakuinya sebagai penemunya. Misalnya, John Napies (1550-1617 M) dan Simon Stevin (1548-1620 M) . Mereka mengaku bahwa merekalah penemu rumus ilmu ukur mengenai segitiga, daftar logaritma dan hitungan persepuluh. Padahal, para ilmuwan Muslim mengetahui bahwa Al-Khawarizmi-lah yang pertama kali menemukannya.

Wafat
Pada tahun 847 M, Al-Khawarizmi wafat dalam usia 67 tahun. Ia meninggalkan kenangan abadi bagi para ilmuwan matematika di seluruh dunia. Ia digelari Bapak Matematika karena keberhasilannya dalam memajukan cabang ilmu ini hingga mencapai puncaknya.
Dikutip dari buku : Seri Ilmuwan Muslim, Karangan : H.F Rahadian 

Pelajaran TIK SMP dan Perombakan Kurikulum

 
Seperti diketahui, dalam kurikulum 2013, pemerintah meniadakan mata pelajaran TIK untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) akan dijadikan sarana pembelajaran pada semua mata pelajaran. Artinya, tidak ada mata pelajaran TIK.

Keputusan mendikbud untuk menghapus mata pelajaran TIK kemudian memicu gelombang kritik dari para guru matpel TIK. Sebelumnya, TIK di jenjang SMP menjadi pelajaran wajib. Dengan dihilangkannya mata pelajaran ini tidak dipungkiri akan berdampak pada keberadaan guru TIK. Bagaimana dengan guru TIK yang statusnya honor, atau guru PNS yang baru saja mendapat sertifikasi (karena dengan sertifikasi ini pengajar mendapat kewajiban 24 jam tatap muka). Bisa dibayangkan keresahan yang mereka alami. Karena untuk bisa memenuhi 24 jam tatap muka itu bukanlah hal yang mudah. Apalagi kalau mata pelajaran itu dihilangkan, mau kemana mereka? Mendikbud memang menjamin bahwa tidak akan ada guru yang menganggur. Seperti solusi salah satunya mengalihkan guru TIK menjadi konsultan IT atau TU. Walaupun bagi saya keputusan itu sedikit nyeleneh, karena yang satu berkaitan dengan profesi akademik dan lainnya non akademik. Namun itu masih lebih baik dibanding membiarkan para pengajar itu kehilangan pekerjaan.

Mengutip kalimat mendikbud di sini, “Jadi TIK menjadi media semua mata pelajaran untuk jenjang SMP ini sehingga anak-anak juga bisa mengenal teknologi dengan baik,” saya ingin menyampaikan beberapa hal di bawah ini yang mudah-mudahan bisa bermanfaat.

Ada sedikit kesalahan ketika kita mendengar kata TIK. TIK seringkali diartikan sebagai pelajaran komputer. Tak bisa disalahkan, karena sebelum berubah menjadi TIK, bidang studi ini dikenal dengan mata pelajaran Komputer. Oleh sebab itu, kita masih beranggapan bahwa belajar TIK adalah belajar menggunakan aplikasi komputer seperti mengetik dan lain-lain. Sesungguhnya bukan itu. TIK diberikan kepada siswa dengan tujuan agar anak dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk membantu mereka belajar. Terutama kita tahu bahwa sekarang guru bukan satu-satunya sumber belajar. Anak dapat belajar dengan siapapun, dan dari belahan dunia manapun. Maka yang semustinya diubah adalah pendekatan pengajaran TIK kepada murid dan bukan menghapus mata pelajaran ini.

Yang ada sekarang, TIK pada jenjang Sekolah Menengah Pertama lebih banyak berkutat pada teori yang panjang. Sementara aplikasi pada pemanfaatan TIK itu sendiri untuk membantu mereka dalam pembelajaran tidak banyak, atau mungkin malah tidak ada.

Jadi kalau boleh saya menyarankan, jika kita ingin kelak pembelajaran kurikulum berbasis IT baik pada jenjang SD, SMP, dan seterusnya, mari kita sama-sama belajar secara bertahap mulai sekarang. Alih-alih menghapus mata pelajaran IT kenapa tidak memulai buku-buku pelajaran IT diperbaiki? Jika kita ingin semua mata pelajaran terintegrasi dengan TIK akan sangat baik kita mulai dari memasukkan mata pelajaran itu ke dalam buku TIK. Sebagai contoh, dengan program pengolah angka, siswa diajarkan untuk dapat membuat dan menghitung rumus statistika (mata pelajaran matematika). Dengan pengolah kata, siswa dapat membuat cerita atau mengedit kosa kata (mata pelajaran bahasa indonesia dan bahasa inggris). Dan banyak lainnya. Tantangan yang menarik bagi para satuan pendidikan untuk mencoba mengintegrasikan semua mata pelajaran ke dalam TIK. Contoh-contoh lesson plan yang mengintegrasikan TIK banyak sekali di internet, salah satunya bisa lihat di sini. Kita bisa mengadopsi dan kemudian memodifikasi agar sesuai dengan kondisi di tanah air.

Perlu dicatat, bahwa mengintegrasikan TIK ke dalam pelajaran tidak hanya mencari artikel di internet. Yang terjadi dan saya amati ketika saya menjadi guru, guru-guru memberikan tugas kepada murid dengan pesan cari di internet. Anak-anak mencari. Tanpa membaca lagi mereka kemudian menyalin dan mengumpulkan pekerjaan itu, dengan mengatasnamakan karya mereka. Di sini saya belajar bahwa kita tidak bisa melepas anak-anak begitu saja. Bukan salah mereka sepenuhnya. Itu terjadi karena kita tidak pernah mengajarkan mereka aturan-aturan atau etika ketika menggunakan teknologi. Dan saya tidak ingin ini terjadi meluas. Itu sebabnya saya masih merasa perlu adanya mata pelajaran TIK di jenjang SD, SMP, bahkan SMA dengan substansi yang berbeda.

Teknologi bisa mendatangkan kemaslahatan umat atau sebaliknya bergantung kepada pemakainya. Tanpa bekal pemahaman yang baik teknologi akan menjadi musibah. Dan tentu saja kita tidak ingin melahirkan anak-anak yang pandai teknologi namun memiliki mental penghancur.

Maka, sekali lagi, saya tidak keberatan jika suatu saat TIK terintegrasi dengan semua mata pelajaran. Namun belum saat ini. Sepatutnya kita bertanya, apakah infrastruktur negeri ini sudah merata? Apakah SDMnya sudah siap? Jika satu saja dari pertanyaan di atas belum bisa kita penuhi maka bagaimana kita bisa mengharapkan kurikulum 2013 yang berbasis IT dapat terlaksana?

Kurikulum yang bagus tanpa didukung infrastruktur dan kesiapan SDMnya tidak akan menghasilkan apa-apa. Sayang sekali, apakah tidak sebaiknya meningkatkan kompetensi guru kita dahulukan? Dengan mengenalkan berbagai metode pembelajaran yang menarik, manajemen kelas yang baik, dan lain-lain sehingga kelak tiba saatnya kita pun bisa melangkah jauh lebih baik.

Masalah lain yang begitu Urgen adalah apakah semua Guru atau Pendidik mampu menerapkan integritas TIK dalam pembelajarannya. Tidak bisa dipungkiri, guru di Indonesia adalah produk alumni dari universitas papan bawah. Dulu berdasarkan pengalaman saya sebagai alumni IKIP Negeri Surabaya, teman-teman umumnya bukan dari anak-anak terpandai disekolah asalnya. Yang pandai umunya memilih PTN ternama dan tak ada yang mau menjaid guru. Jika ada hanya segelintir anak-anak muda saja yang karena faktor ekonomi memilih untuk menjadi guru, seperti saya. Dengan jujur harus saya ungkapkan, andai saja orang tua saya dulu mampu membiayai kuliah di ITB, UGM ataupun ITS, tetap saya pilih di PTN tersebut. Di IKIP hanya pilihan terpaksa yang harus saya ambil.

Juga dari pengamatan saya tentang pelaksanaan UKG beberapa hari yang lalu, nampak sekali masih banyak guru yang belum mampu menguasai TIK dengan baik, jadi apakah masih logis jika pelajaran TIK dihilangkan untuk anak-nak dimasa mendatang. Apakah tidak sebaiknya, ditingkatkan dulu SDM guru-guru di negeri ini atau prasarana sekolah agar memenuhi kelayakan Standar Pendidikan. Bukankah masalah pendidikan begitu pelik yang kita alami?

Bagaimana dengan pendapat anda?

Tujuan Penciptaan Emas & Perak

 
Emas dan Perak adalah dua nikmat karunia Allah, dengan sarana keduanya setiap urusan duniawi dapat berjalan dengan lancar. Sebenarnya mereka tidak berarti apa-apa selain hanya sejenis batu dan tidak mempunyai suatu nilai apapun pada dirinya. Manusia ingin memiliki bahkan menguasai emas dan perak sebanyak-banyaknya, karena dengan nilai tukar merekalah berbagai barang dan komoditas dunia dapat dibeli.

Ada sebagian sarana, benda atau barang yang tidak dimiliki oleh setiap manusia dan ada sebagain sarana, benda atau barang lain yang dibutuhkan oleh setiap manusia. Sebagai contoh, sekelompok orang memiliki makanan, tetapi tidak memilik onta untuk kendaraan. Sebaliknya ada sekelompok orang yang memiliki onta tapi tidak dapat mengahasilkan makanan sendiri, padahal mereka membutuhkan makanan. Maka dari itu, di antara mereka ada kebutuhan untuk tukar-menukar kedua jenis barang tersebut dan keperluan untuk menetapkan nilai dari masing-masing barang. Tetapi nilai antara barang yang satu dengan yang lain tidak sama. Oleh karena itu, emas dan perak berperan sebagai hakim atau juri bagi semua barang untuk penetapan nilainya dan untuk mendapatkan benda-benda atau barang-barang melalui perantara mereka. Kemudian disepakati bahwa harga seekor onta adalah seratus dinar dan bahwa harga 100 ekor ayam adalah sama. Maka dengan pertolongan emas dan perak, nilai-nilai barang dagangan, seperti binatang ternak, makanan dan sebagainya disesuaikan, meskipun emas dan perak itu sendiri sebenarnya tidak mempunyai harga pada dirinya sendiri.

Allah menunjuk dan mengangkat mereka sebagai hakim untuk penentuan nilai dan harga semua benda dan untuk nilai tukar benda-benda itu. Oleh karena itu, emas dan perak ini disukai oleh manusia. Orang yang mempunyai emas dan perak dengan demikian memiliki nilai tukar itu, yang berarti memiliki benda atau barang. Sebidang cermin tidak mempunyi nilai apapun terhadap dirinya sendiri, tetapi nilainya terletak pada fakta bahwa ia menerima dan menampilkan gambar atau citra. Sama halnya dengan emas dan perak, karena dengan nilai tukar mereka, semua barang atau benda yang diperlukan manusia dapat dibeli. Ada pula rencana-rencana lain, seperti halnya sebuah kata tidak mempunyai arti apapun jika ia tidak digabungkan dengan kata-kata lainnya.

Penyalahgunaan Emas dan Perak

Orang yang dengan emas dan perak ini melakukan suatu perbuatan berlawanan dengan rencana dan kehendak Allah, berarti ia telah berbuat dosa dan durhaka kepada Allah dan tidak berterima kasih kepada nikmat karunia yang Allah berikan kepadanya. Apabila ia menggunakan keduanya namun malah menyimpannya di bawah tanah atau menimbunnya dalam jangka waktu yang lama, berarti ia telah melakukan kedzaliman yang besar dan melalaikan tujuan Allah dengan penciptaan emas dan perak itu. Emas dan perak tidak diciptakan khusus bagi Zaid atau Amar, tetapi sebagai alat tukar bagi barang dan komoditas. Mereka juga tidak diciptakan bagi makanan atau untuk dimakan. Ada tulisan Allah di alam semesta ini mengenai segala sesuatu namun tanpa kata-kata. Allah berfirman:

“…dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahulah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapatkan) siksa yang pedih” (QS At Taubah 9:34)

Emas Dan Perak Digunakan Sebagai Sarana (Wasilah)

Barang siapa yang menggunakan emas dan perak sebagai barang-barang rumah tangga, wadah atau benjana atau semacamnya, maka sesungguhnya ia telah berbuat yang bertentangan dengan tujuan penciptaan emas dan perak dan hal itu dilarang oleh Allah. Dan berarti ia telah berbuat dosa dan maksiat kepada Allah. Keadaan orang tersebut bahkan lebih buruk dari pada keadaan orang yang menimbunnya atau menyimpannya. Benjana dapat dibuat dari besi, tembaga, atau keramik namun mereka tidak mempunyai nilai tukar, dan benda-benda atau barang-barang lain tidak dapat dibeli dengan menggunakan besi, tembaga atau logam lain. Untuk tujuan sebagai alat tukar inilah emas dan perak diciptakan oleh Allah, bukan untuk dijadikan wadah dan bejana. Oleh karen itu Rasulullah bersabda,

“Barang siapa yang meminum dari bejana emas dan perak, maka seolah-olah ia menuangkan sebongkah api neraka ke dalam perutnya”

Emas dan Perak Digunakan Sebagai Alat Bunga-Membungakan Uang

Orang yang membuka usaha jual-beli emas dan perak dalam rangka memperoleh keuntungan atau dengan kata lain untuk memperoleh bunga, maka berarti ia sedang berbuat sesuatu yang berlawanan dengan rencana dan tujuan Allah dan karena itu ia berbuat dosa dan maksiat kepada-Nya. Ia dianggap tidak bersykur kepada nikmat karunia Allah, karena keduanya tidak diciptakan untuk jual-beli, namun sebagai sarana atau perantara untuk mendapatkan benda-benda atau barang-barang yang diperlukan. Ketika sesorang berdagang jenis-jenis barang yang sama, misalnya berjual-beli emas, maka disana ada perbuatan yang bertentangan dengan kehendak Allah. Rencana terhadap kedua jenis logam mulia ini seperti kata dalam sebuah kalimat, maksudnya gabungan kata-kata akan memberi arti, atau seperti warna-warna dalam sebuah cermin. Dengan demikian, alat tukar emas dan perak untuk emas dan perak tidaklah mempunyai makna, artinya sia-sia dan buang waktu saja. Seperti itulah tujuan penimbunan emas dan perak, sehingga karenanya menimbun emas dan perak akan dihukumi dengan perbuatan zalim.

Mungkin di antara kita ada yang bertanya, mengapa emas boleh (halal) dipertukarkan dengan perak?

Jawabannya adalah tujuan emas diciptakan berbeda dari tujuan penciptaan perak, karena sekeping emas dapat ditukarkan dengan beberapa keping perak. Gambarannya tidak berbeda dengan setalen dapat ditukar dengan tiga uang, satu rupee dapat ditukar seratus paisa, atau satu dolar dapat ditukar dengan 100 sen, yang dengannya banyak benda atau barang yang bernilai lebih rendah dapat dibeli. Apabila mempertukarkan emas dengan perak dilarang, maka benda-benda atau barang-barang tidak mudah dibeli atau dijual. Satu rupee dapat ditukar dengan satu rupee yang lain, karena tidak seorang pun yang ingin melakukan hal itu tanpa keuntungan, tetapi satu rupee tidak dapat ditukarkan untuk lebih dari satu rupee. Pemakaian uang tiruan (meski nilainya tertera jelas, dalam hal ini uang kertas––penerj.) tidak sah, karena pemilik mata uang emas tidak mau menerima uang tiruan sekalipun jumlah mata uang tiruan jauh lebih besar. Sistem barter juga tidak diperbolehkan karena barang yang baik dan barang yang buruk disamakan, padahal berbeda nilainya.

Menimbun bahan pangan juga tidak baik karena bahan pangan diciptakan untuk memelihara tubuh. Apabila ada upaya penimbunan barang-barang ini dalam jangka waktu yang cukup lama, maka tujuan penciptaan bahan pangan ini menjadi terabaikan. Orang yang mempunyai kelebihan bahan pangan harus memberikannya kepada orang-orang yang meminta karena membutuhkan. Orang yang menginginkan bahan pangan dengan cara dipertukarkan dengan jenis bahan pangan yang sama tidak dapat memperolehnya secara sah karena ia tidak mempunyai kebutuhan padanya. Oleh karen itu syariat mengutuk orang-orang yang menimbun bahan pangan.
Reff : fimadani.com

Sistem Kasta Pendidikan Indonesia

 
Bukan menjadi rahasia lagi saat ini pendidikan di Indonesia mengalami pergeseran tujuan. Ini bisa dilihat dari Pembukaan UUD 1945, bahwa salah satu tujuan didirikan negara ini adalah untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa. Mulai yang awalnya mengagung-agungkan Pancasila yaitu pendidikan yang merakyat serta berkeadilan sosial sekarang bergeser menjadi pendidikan yang berorientasi Persaingan Global.

Seperti bermain sulap, ketika rezim pemerintah negeri ini berganti maka gagasan pendidikan ini pun berganti. Mulai dari zamannya pendiri bangsa ini yang memulai pendidikan itu penting untuk mencerdaskan bangsa sampai dengan pemerintahan pak SBY sekarang ini saya lihat berorientasikan penghasil tenaga kerja seakan kembali kepada zaman Kolonialisme Belanda dahulu.

Bicara tentang kasta maka kita pasti akan terbayang dengan tingkatan sistem sosial yang ada pada masyarakat hindu dimana kaum miskin dan pekerja berada di tingkatan paling bawah sedangkan kaum borjuis dan kalangan spiritual berada diatasnya. Sistem sosial seperti ini sudah bukan waktunya lagi untuk diterapkan pada zaman serba komputer ini. Sistem kasta hanya akan menyebabkan kesenjangan sosial yang semakin melebar antara si kaya dengan si miskin.

Bagaimana hubungannya dengan sistem pendidikan di Indonesia? Sistem kasta ini sudah terjadi pada semua sistem pendidikan di Indonesia sekarang ini. Dimana orang kaya bisa mendapatkan pendidikan yang diinginkannya walaupun kemampuan otaknya tidak ada apa-apanya dibandingkan orang miskin yang mempunyai otak yang briliant tapi tidak bisa merasakan pendidikan di negeri ini karena terkendala dengan pembiayaan.

Coba anda baca, berapa biaya yang harus diberikan oleh calon mahasiswa kedokteran yang masuk lewat jalur undangan, bisa ratusan juta. Uang segitu mana mungkin mampu disediakan oleh rakyat jelata, meski punya anak sepintar apapun. Jangan heran, sekarang biaya perawatan atau dokter begitu mahal, karena untuk meraih titel dokter memang sangat mahal harganya. hanya kasta tertentu saja yang masih bisa merengkuhnya.

Contoh lebih simple, berapa biaya yang harus diserahkan orang tua untuk memasukkan anaknya ke sekolah SMA yang favorit,bisa puluhan juta. Anak orang miskin sepintar apapun, silahkan minggir untuk ciccipi pendidikan yang baik.

Inilah yang terjadi ketika pendidikan di negeri ini sudah dibuka sebebas-bebasnya sehingga tidak ada lagi batasan siapa yang pintar dan yang bodoh, semuanya bisa masuk merasakan pendidikan yang diinginkan. Lantas inikah yang telah dicita-citakan para pendiri bangsa ini? Pendidikan di negeri ini agaknya masih butuh perbaikan di segala bidang.

Wallahu a’lam bishawab

Sang Juara Sejati

 
Suatu ketika, ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab memang begitulah peraturannya.

Ada seorang anak bernama Mark. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibandingkan semua lawanya, mobil Mark lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya.

Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Mark bangga dengan itu semua, sebab, mobil itu buatan tangannya sendiri.

Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis start, untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang. Di setiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil, dengan 4 "pembalap" kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah diantaranya.

Namun, sesaat kemudian, Mark meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak berkomat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam, dengan tangan yang bertangkup memanjatkan doa. Lalu, semenit kemudian, ia berkata, "Ya, aku siap !".

Dor, Tanda telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. semua mobil itu pun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing. "Ayo..ayo..cepat..cepat, maju..maju", begitu teriak mereka. Ahha...sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah terlambai. Dan, Mark lah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu juga Mark. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi dalam hati. "Terima kasih."

Saat pembagian piala tiba. Mark maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahkan, ketua panitia bertanya. "Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan ?". Mark terdiam. "Bukan, Pak, bukan itu yang aku panjatkan" Kata Mark.

Ia lalu melanjutkan, "Sepertinya, tak adil untuk meminta pada Tuhan untuk menolongmu mengalahkan orang lain. Aku hanya bermohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis, jika aku kalah." Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk-tangan yang memenuhi ruangan.

Renungan
:

Anak-anak tampaknya lebih punya kebijaksanaan dibanding kita semua. Mark, tidaklah bermohon pada Tuhan untuk menang dalam setiap ujian. Mark, tak memohon Tuhan untuk meluluskan dan mengatur setiap hasil yang ingin diraihnya. Anak itu juga tak meminta Tuhan mengabulkan semua harapannya. Ia tak berdoa untuk menang, dan menyakiti yang lainnya. Namun, Mark, bermohon pada Tuhan, agar diberikan kekuatan saat menghadapi itu semua. Ia berdoa, agar diberikan kemuliaan, dan mau menyadari kekurangan dengan rasa bangga.

Mungkin, telah banyak waktu yang kita lakukan untuk berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Terlalu sering juga kita meminta Tuhan untuk menjadikan kita nomor satu, menjadi yang terbaik, menjadi pemenang dalam setiap ujian. Terlalu sering kita berdoa pada Tuhan, untuk menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata. Padahal, bukankah yang kita butuh adalah bimbingan-Nya, tuntunan-Nya, dan panduan-Nya?

Kita, sering terlalu lemah untuk percaya bahwa kita kuat. Kita sering lupa, dan kita sering merasa cengeng dengan kehidupan ini. Tak adalah semangat perjuangan yang mau kita lalui? Saya yakin, Tuhan memberikan kita ujian yang berat, bukan untuk membuat kita lemah, cengeng dan mudah menyerah. Sesungguhnya, Tuhan sedang menguji setiap hamba-Nya yang shaleh.
Reff: motivasindo.com