Berpikir Luas Membuka Cakrawala Kehidupan! Berusaha Memberikan Yang Terbaik Untuk Masa Depan! Katakan "Go Go Go SEMANGAT" !!!

Selasa, 25 Desember 2012

Cara Belajar Efektif dan Mudah Paham

 
1. Pahami belajar adalah Kewajiban
Dalam hadist Nabi disebutkan, menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap Muslim dari buaian sampai liang lahat. Sebagai seorang Muslim, siapa lagi yang kita jadikan panutan kalo tidak Rasul akhir jaman. Sebaik-baik contaoh adalah Rasulullah. Dan menuntut ilmu tidak mungkin tidak tanpa belajar, maka belajar adalah juga ibadah.

2. Belajar tanpa Mood 
Belajarlah karena kesungguhan kita untuk berubah, jangan belajar hanya dengan berlandaskan mood saja. iya kalau pas nice mood, la kalau pas bad mood kita jadikan alasan untuk kita tidak belajar, saya berani jamin ilmu yang anda pelajari akan sama halnya dengan air yang menetes di lapangan panas, sangat mudah menguap. Jadi jangan pernah belajar berdasarkan mood ya kalau ingin hasil yang memuaskan. Jadikan belajar adalah kebutuhan, maka manakala kebutuhan kita tercapai kita akan merasa senang dan bahagia.

2. Belajarlah di manapun anda suka 
Carilah tempat yang nyaman dan dapat menenangkan pikiran kita sewaktu belajar, dengan keadaan yang nyaman kita akan lebih mudah dalam memahami materi. Di tempat yang kalian benar-benar bisa fokus itulah adalah kuncinya. Didalankamar adalah tempat yang nyaman, karena privasi tetap terjaga, adalah tempat ideal untuk belajar. Di taman, dengan mengamati hijau dedaunan, juga bagus, yang penting kerasan belajar berlama-lama untuk belajar.

3. Jangan belajar terlalu banyak ketika akan ujian 
Inilah sebuah doktrin yang saya rasa sangat keliru, "kamu harus belajar sungguh-sungguh, besok ada ujian". Kira-kira teman-teman sudah mendengar nasehat atau ocehan yang seperti itu? Ini adalah kesalahan, sebenarnya ketika akan ujian itu kita gunakan untuk merehat otak sekejap, justru pas hari-hari biasalah kita harus sungguh-sungguh. Sistem KS (kebut semalam) sangat merusak cara berpikir kita, karena hanya akan menimbulkan tekanan bukan pengetahuan. Belajar yang baik adalah step by step, paham satu konsep baru melangkah ke konsep berikutnya. Saya setuju dengan ungkapan pisau yang terbuat dari besi dapat lebih tajam dari pisau terbuat dari baja, asal rajin mengasahnya. Apalagi kalo kita punya pisau dari baja dan juga rajin mengasahnya.

4. Belajar sambil diskusi 
Belajar secara kelompok memang dimaksudkan agar seseorang yang kurang mampu memahami materi bisa berdiskusi dengan orang yang sudah paham. Sehingga pertukaran ide terus berjalan, yang pintar tidak semakin pintar, begitu pula yang bodoh tidak semakin terperosok. Semua bisa menjadi seimbang. Ilmu berbaeda karakter dengan uang, jika uang kita gunakan akan habis, sementara ilmu sebaliknya, semakin sering digunakan, tidak akan semakin habis, malah akan semakin dalam, mantap dan tajam. Jadi share ilmu sesama teman takkan ada yang dirugikan, semua kan mengalami keuntungan.

5. Belajar dengan diiringi musik 
Musik memang bisa meningkatkan konsentrasi kita dalam belajar, namun hal ini tidak selalu terjadi pada setiap orang. Ada beberapa orang yang malah suka keadaan yang hening. Jadi, jika musik bisa membantumu berkonsentrasi, just listen it! Belajar sambil mendengarkan musik klasik atau lembut, kadangkala dapat membantu untuk memusatkan pikiran, asal kita sendiri sadar dan tidak larut dalam alunan musik tentunya.  

6. Jangan hanya menghafal 
Metode menghafal mungkin bisa menyukseskan kita dalam mencari "nilai-yang-baik", namun apakah pengetahuan kita bertambah? tidak. Pahamilah materi dengan mempelajari konsep-konsepnya, bagaimana hal itu bisa terjadi, mengapa, apa selanjutnya, begitulah cara berpikir yang harus dikembangkan meskipun memakan waktu yang cukup lama. Sehingga kita akan tahu betapa indahnya Ilmu Pengetahuan itu. Dalam film 3 idiots, ada sebuah quotes yang sangat mengena: "Dengan menghafal, kamu bisa menghemat waktumu selama 4 tahun di universitas, namun kau telah menghancurkan 40 tahun hidupmu kedepan"

7. Jangan malu-malu untuk bertanya 
Bila kita ada yang belum paham mengenai materi yang diajarkan, cukup dengan acungkan jari dan bertanyalah kepada bapak/ibu guru, jangan malu bertanya bila kita tidak bisa, jangan jadikan gengsi "takut dibilang lambat oleh teman2" sebagai alasan, karena hal yang seperti itu tidak masuk akal! Bertanya bukanlah kelemahan, tetapi kearifan untuk mengatasi rasa ketidak tahuan. Saya yakin, dimana saja guru-guru akan menyambut pertanyaan siswanya dengan antusias sebagai wujud kepeduliannya terhadap anak didiknya.

8. Coba dan Gagal (Trial and Error) 
Dalam hidup ini, gagal adalah teman kita juga, jadi jangan pernah menghindar darinya. Kita terjatuh, untuk apa? agar kita tahu bagaimana cara untuk bangun. Kita tidak akan pernah tahu yang benar itu bagaimana jika kita tidak kenal dengan KESALAHAN dulu. Materi yang sesulit apapun, pasti akan bisa kita kuasai asal tidak ada kata menyerah memahaminya. Coba terus, gagal sudah biasa.

9. Cintailah mata pelajaran yang anda suka 
Anda tidak bisa dalam fisika (misal), namun anda sangat mencintai pelajaran yang satu ini. Maka dengan kecintaan itu, suatu saat akan menjadikan anda seorang fisikawan hebat, karena sesuatu yang dilakukan sepenuh hati akan menghasilkan hasil yang memuaskan. Sekarang tidak bisa, namun karena kecintaan tersebut anda mempelajarinya setiap waktu, tunggulah hingga mimpi indah tiba. You'll be the best, but wait until the time's coming on.

10. Ingatlah tujuan utama kita sekolah 
Tujuan utama kita sekolah ialah untuk mencari ilmu pengetahuan, bukan hanya menerima "Cara Untuk Memperoleh Nilai yang Baik" saja. Nilai tidak akan bisa mencerminkan kualitas seseorang, lihatlah kenyataannya. Tidak masalah kita ada di peringkat berapapun, yang terpenting ialah belajar bukan untuk mencapai kesuksesan..tetapi untuk membesarkan jiwa. ini merupakan Cara Belajar paling Efektif yang terus saya gunakan, karena saya yakin ilmu bukan sebatas CORETAN NILAI, tapi banyaknya kita berbagi kepada sesama.

11. Kunci semua metode belajar 
Kuncinya terletak pada kesungguhan kita dalam berdo'a, karena saya masih ingat betul ada yang bilang kecerdasan seseorang 73% dari kesungguhan do'anya, sedangkan 27% dari belajar. Intinya do'a sangatlah penting, sebagai bentuk pasrah kita Kepada Allah. Namun belajar juga sangatlah penting, ingat! Tidak bisa mencapai 100% tanpa ada yang 27% tersebut.

12. Selalu berusaha tanpa mengenal putus asa
Dalam sustu ayat diterangkan, bahwa Alloh tidak akan merubah nasib sustu kaum, selama kaum itu tidak berusaha merubah nasibnya. Ini namanya ihtiar, setelah itu baru tawakal. Seorang siswa takkan pernah menjadi pinta hanya dengan duduk diam tanpa belajar, seorang takkan menjadi hanya hanya dengan duduk tanpa bekerja. Inilah Sunatulloh, ada usaha ada hasil.
Semoga saran saya diatas dapat bermamfaat untuk siswa-siswa yang mau berubah menjadi lebih baik. Man Jadda Wa Jadda!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar